Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
56. KENCAN PERTAMA 2


__ADS_3

----- Kebun Binatang Surabaya ------



1 jam perjalanan dari rumah, Mansur dan Risma telah sampai di Kebun Binatang Surabaya(KBS). Sesampainya di KBS, Mansur dan Risma menuju loket untuk membeli tiket. Setelah itu Mansur dan Risma menyusuri KBS melihat binatang binatang disana. Mansur bingung tempat binatang apa yang dikunjunginya dulu, tanpa ragu Mansur mencoba bertanya pada Risma


"ris, kita lihat binatang apa dulu ya?" tanya Mansur


"hmm...aku ingin lihat jerapah" jawab Risma


"kamu suka jerapah?" tanya Mansur


"iya mas, kalau mas sendiri suka binatang apa?" tanya balik Risma


"mas suka yang ekstrem ekstrem" jawab Mansur


"hah..maksudnya ular, buaya dan sebangsanya itu ???" tanya Risma


"iya, kamu juga suka?" tanya balik Mansur


"ih...gak mau ah..aku takut" jawab Risma


"ya udah kita ke tempat jerapah dulu" saut Mansur


Mansur dan Risma mengunjungi tempat jerapah. Disana Risma terlihat bahagia bisa memberi makan jerapah. dan juga tak lupa Risma meminta foto dirinya dan jerapah pada Mansur

__ADS_1


"mas fotoin dong jangan bengong" ucap Risma


"iya baik, mas juga fotoin ya nanti" jawab Mansur


"iya mas, jangan lupa foto berdua juga" ucap Risma


"hmm..iya baik" saut Mansur


Setelah melihat jerapah, Mansur mengajak Risma ke tempat ular. Risma sebenarnya sudah bersikeras menolak ajakan itu karena takut, tapi terpaksa diterimanya karena Risma merasa kasihan dengan Mansur jika tidak melihat atau berfoto dengan hewan kesukaanya.


Sesampainya di tempat ular, Mansur dibantu petugas mengalungkan ular di pundaknya. Mansur melihat istrinya dari jauh bergidik ngeri melihat ular yang dikalungkan dipundaknya. Mansur yang melihat Risma ketakutan membujuk Risma agar mau berfoto dengan ular


"ris, ayo sini foto bentar sama mas" ajak Mansur masih mengalungkan ular di pundaknya


"nggak mas, aku takut, mas aja yang foto" jawab Risma


"mas, kok cemberut gitu sih, ya udah deh aku mau ikut foto" ucap Risma


"beneran gak takut, kalau takut mas tidak apa apa kok foto sendiri" jawab Mansur


"nggak mas, udah cepet keburu takutnya datang lagi" saut Risma


Risma akhirnya memberanikan diri berfoto disamping Mansur dengan kalungan ular di pundaknya. Namun saat ular hendak dikalungkan, baru sedikit menyentuh pundak Risma, Risma sudah berteriak ketakutan dan menangis.


"eh..eh...mas...mas...tolong aku mas, aku gak mau dipatok" teriak Risma memejamkan matanya

__ADS_1


"santai aja ris, ularnya jinak kok, ada petugas juga, bukalah matamu kita foto dulu" jawab Mansur


Risma akhirnya membuka matanya dalam hatinya berharap foto bersama ular cepat selesai.


"Cekrek cekrek" (foto berhasil diambil)


Setelah foto dengan ular, Mansur melihat Risma yang cemberut dengan pipinya sembab dan bibirnya manyun. Risma seperti balita yang merajuk karena tidak dibelikan permen. Risma terus berjalan kedepan kesembarang arah meninggalkan Mansur. Mansur yang khawatir tidak tinggal diam, dirinya mengikuti istrinya dari belakang seperti seorang ayah yang mengejar putri kecilnya.


Saat Risma berjalan, Risma menemukan penjual gula kapas. Risma menghentikan langkahnya ingin membeli gula kapas itu. Namun Risma lupa dirinya tidak membawa uang. Risma menoleh ke suaminya yang dari tadi berjalan mengikutinya mencoba membujuk suaminya agar membelikanya gula kapas


"mas.." sapa Risma


"iya ada apa" tanya Mansur


"aku mau itu, gula kapas" jawab Risma


"hmm baik, mas beli 2 ya" saut Mansur


"iya pak" ucap pedagang gula kapas


Beberapa menit kemudian dua gula kapas yang masih hangat sudah jadi. Mansur membayar gula kapas yang dibelinya mengajak Risma duduk di taman menyantap gula kapasnya.


___________


@@@@@

__ADS_1


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2