Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
175. CUTI KULIAH


__ADS_3

---- Di Rumah Mansur dan Risma ----


20 menit kemudian Mansur dan Risma sudah sampai di rumah. Sesampaiya di rumah, Mansur dan Risma memasuki kamar. Di kamar Risma tidak tenang memikirkan tugas kuliahnya yang belum selesai. Tanpa berpikir panjang Risma keluar dari kamar menuju ruang tamu. Namun saat Risma baru sampai di pintu kamar, tiba tiba Mansur menghentikan langkah Risma.


"mau kemana" tegas Mansur


"aku mau ke ruang tamu mas, melanjutkan mengerjakan tugas kuliahku" jawab Risma


"kamu harus istirahat, jangan banyak pikiran" saut Mansur


"gimana aku nggak banyak pikiran jika tugasku belum selesai mas, aku mau ke ruang tamu mau mengerjakan tugasku" ucap Risma


Risma melanjutkan langkahnya menuju ruang tamu meninggalkan Mansur di kamar. Sesampainya di ruang tamu, Risma duduk disofa lalu membuka laptop di hadapanya. Risma melanjutkan mengerjakan tuganya yang belum selesai. Disaat mengerjakan tugas Risma merasa geram dengan teman satu kelompoknya yang tidak ikut mengerjakan.


"Ih sebel...tugasku numpuk kan jadinya gara gara kamu, besok lusa presentasi awas saja ya kamu kalau ngelantur" gerutu Risma


Risma terus mengerjakan tugasnya hingga akhirnya tugasnya selesai.Setelah tugasnya selesai Risma kembali kedalam kamar mendapati Mansur sibuk dengan ponselnya. Risma tidak peduli dengan kesibukan suaminya dirinya lebih memilih kembali ke ruang tamu untuk mengerjakam tugas lainya yang deadline nya masih lama.


Mansur dalam hatinya bergidik kesal pada Risma selalu yang selalu sibuk dengan tugas kuliahnya yang menumpuk.Mansur beranjak dari kamar menuju ruang tamu. Di ruang tamu, Mansur melihat Risma fokus dengan kalkulator dan coretan di kertas. Berkali kali Mansur menatap Risma menggeleng, menepuk, dan menggaruk kepalanya. Mansur yang melihat Risma terlalu memikirkan tugasnya langsung duduk disamping Risma lalu menegurnya

__ADS_1


"ris, ingat pesan dokter kamu jangan banyak pikiran nanti kamu stress dan berdampak pada kehamilanmu," ucap Mansur


"aku hanya mengerjakan soal akutansi ini mas" jawab Risma


"ris, secara tidak langsung apa yang kamu kerjakan saat ini mempengaruhi kehamilan kamu" ucap Mansur


"aku nggak ngerti deh mas" jawab Risma


Mansur sontak memegang bahu Risma dengan kedua tanganyam.Mansur menarik nafasnya dengan dalam dan mengeluarkanya secara kasar. Kemudian Mansur memberi pengertian pada Risma tentang pengaruh kuliahnya terhadap kehamilan.


"risma, dengerin mas, selama kamu hamil kamu lupa makan, lupa minum susu. lupa minum obat, selalu mas yang ngingetin karena kamu sibuk dengan kuliahmu. Dan hari ini tadi perutmu kram seiring perkembangan janin dalam rahimu. apalagi ada tiga janin di rahimu, dokter bilang janin di rahimu beratnya kurang karena pola makanmu yang telat dan ceroboh.kamu paham kan maksud mas?" ucap Mansur


"Iya kamu mengerti juga akhirnya" jawab Mansur


"Lha terus mas ingin aku apa?" tanya Risma


"Cuti kuliah" saut Mansur


Degg..

__ADS_1


Risma terkejut dengan permintaan Mansur yang menginginkan dirinya cuti kuliah. Risma menolak keras permintaan Mansur. Tanpa ragu Risma memperlihatkan dirinya sehat dan tidak perlu cuti..


"mas, aku tidak mau cuti kuliah, aku sehat kok mas, kram tadi juga normal bagi ibu hamil. pokoknya aku tetap akan kuliah mas" ucap Risma


"tidak, kamu harus merawat anak kita, berat badan tiga janin di rahimu masih kurang kata dokter" saut Mansur


"aku benci sama mas, mas telah menghancurkan masa depanku" jawab Risma menangis


"risma, dengerin mas" saut Masur


Risma tak menggubris ucapan Mansur langsung beranjak dari sofanya berjalan menuju kamar tidur. Didalam kamar tidur Risma hanya bisa pasrah menagisi keputusan suaminya yang menginginkan diri cuti kuliah demi kehamilanya.


--------------


@@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga

__ADS_1


__ADS_2