
Jam 8 malam ana pun akhirnya datang, dan mengobrol sebentar bersama Amel juga Anabel dan David.
"Assalamualaikum." ucap seseorang dari luar
"waalaikumussalam." jawab mereka serempak.
"sapa toh yang datang?" tanya Bu panti
"oooh ana toh yg datang..ayok masuk ana." jawab bu panti.
Ana yang memakai cadar pun menjadi pusat perhatian Anabel dan Amel.
"perkenalkan ini loh ana mbak Amel , mbak Anabel." ucap bu panti.
"iyaaa salam kenal juga Ana, Aku Anabel dan ini di sampingku namanya Amel." ucap Anabel mencoba memperkenalkan diri.
"iya salam kenal mbak Anabel,mbak Amel." ucap Ana.
Setelah mereka cukup puas mengobrol, Amel dan Anabel juga David pun pulang , mereka berjanji akan kemari lagi..
"Kami pamit dulu ya, soalnya sudah malam juga, insya Allah kami janji akan kembali ke sini lagi. Kami sangat senang di sini dan bisa bermain dengan anak anak panti, memasak bareng terutama David merasa gak sendiri dan punya teman dengan kondisinya seperti ini." ucap Anabel.
"iya nak hati hati ya, sering sering ke sini." ucap bu panti
"iya bu, insya Allah kami akan sering ke sini tentunya." ucap Anabel.
"Mbak ana kami pulang dulu ya." pamit Anabel.
__ADS_1
"iya mbak Anabel hati hati ya." ucap Ana.
"Loh David kenapa sedih gitu?" tanya Ana
"David sedih karena kondisinya mbak Ana." ucap Anabel, sedangkan David yang di tanya hanya diam saja.
"David sayang, jangan sedih ya. Ujian/Cobaan itu juga merupakan kebaikan. Janganlah kita pernah resah dengan musibah-musibah yang menimpa diri kita dan janganlah pernah mengeluh dengan kegetiran-kegetiran yang datang bertubi-tubi karena Rasulullah alahi wasallam pernah bersabda" Sesungguhnya Allah jika mencintai suatu kaum, maka DIA akan mendatangkan cobaan kepada mereka. Dan barangsiapa rela dengan ujian itu, maka dia akan memperoleh kerelaan-NYA. Dan barangsiapa membencinya maka dia akan memperoleh kebencian-NYA" (HR. Tirmizi, 2396 dan Ibnu Majah, 403) " ucap Ana mencoba menghibur David "
"Jadi ujian itu tanda Allah sayang ke hambanya David, David jangan sedih..mau kan di cintai Allah? ya dengan cara di uji tentunya." lanjut Ana dengan tersenyum dan memeluk David.
"Iya David mau di cintai Allah, jadi dengan David duduk di kursi roda tanda Allah sayang ke David ya?." ucap David sambil menahan Isak tangisnya.
"Iya David, Allah sedang sangat menyayangi David." ucap Ana dengan tersenyum.
"Ohya besok kalau David ke sini lagi gimana kita bikin eskrim." ucap Ana dengan tersenyum.
"iya tentu saja duaaaaa riussss, Hehehe" ucap Ana.
"Okeee David jangan sedih lagi karena David sedang di cintai Allah dan David punya banyak teman di sini, David juga boleh Anggep kakak sebagai kakak atau tante David, masih banyak yang sayang David jangan sedih ya..di sini sudah rumah kedua seperti David, jadi David boleh kapanpun datang ke sini." ucap Ana dengan tersenyum.
"ohya satu lagi..kalo David sedih..gak jadi bikin eskrim bareng." ucap Ana pura pura ngambek.
"Jangaaaan Tante Ana.. David mau esklim" ucap David dengan nada di buat buat hingga membuat semua orang yang berada di ruangan pun tertawa.
"Yaudah pamit dulu ya, Uda kemalaman hehe, insya Allah kapan ke sini lagi.. assalamualaikum." ucap Anabel dan David.
Sedangkan Amel hanya diam saja, karena dia cemburu ketika tau Anabel dekat dengan Ana teman barunya hingga ia seakan di lupakan.
__ADS_1
"waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh., hati hati jangan bosan ke sini" jawab ana dan anak anak panti juga ibu panti serempak.
"Iyaaaaa pastiiiii." ucap Anabel dan David barengan.
"Bun nanti kapan kita ke sini lagi ya beberapa hari lagi." ucap David
"iyaaa, karena memang kita di ajarkan bagaimana menyayangi anak yatim kan?" ucap Anabel dengan tersenyum.
"Siapp bunda." ucap David.
"Mel kamu kenapa mulai tadi diam aja?."
"gak papa." jawab Amel .
"Yakin gak papa? gak usah bohong sama aku Mel, aku tau kamu kenapa napa."
"Mel, maaf kalau aku tadi kurang memperhatikan mu tapi anak anak panti butuh kasih sayang dan perhatian lebih, jarang ke sana juga, ku ingin memberikan perhatian ku ke mereka." ucap Ana.
"Iya gak papa Bel." ucap Amel lalu berlalu pergi begitu saja sehingga membuat Anabel dan David bingung.
"Mel..Mel..Mel.." teriak anabel memangilnya, namun yang dia panggil seakan gak peduli terus berjalan hingga Anabel kehilangan jejaknya.
"Bun kenapa tante Amel,kok sepertinya marah ke kita bun?" tanya David
"Hemm .. mungkin tante Amel sedang capek David makanya pulang duluan atau Mungkin tante Amel seperti itu karena lagi banyak masalah sehingga tante Amel ingin sendiri dulu, kita coba pahami aja ya David." ucap Anabel kepada David
"Iyaa Bun." ucap David.
__ADS_1