
Ohya rencana Bulan dan Bintang mau
lanjut ke mana nih?" tanya David, yang melanjutkan kembali perbincangan
mereka.
"Insya Allah Bulan ada rencana
ingin meneruskan kuliah di jurusan bahasa Inggris dan melukis kak." jawab
Bulan.
"Wah, kereeen dong. Kakak setuju
dan pasti dukung banget." ujar David.
"Ohya kalau Bintang mau
meneruskan ke mana dan rencana ingin ambil jurusan apa?" tanya David
kembali, sedangkan Anabel dan Ferdi ingin menyimak pembicaraan mereka .
"Bintang, insya Allah ingin ambil
jurusan ke dokteran sama mau nulis beberapa novel kak, karena salah satu cita
cita Bintang juga ingin jadi penulis." jawab Bintang.
"Wah, Masya Allah kereeen ih,
kakak setuju dan dukung banget pasti cita cita Bintang, jangan ragu ya.. tapi
apa? kok terlihat ragu? Kakak yakin Bintang pasti bisa gapai cita cita
Bintang." ujar David dengan tersenyum, menyemangati Bintang yang ragu akan
cita cita dan mimpinya.
"Iya kak terimakasih ya semangat
dan dukungannya. Tapi Bintang ragu, takut jika cita cita dan mimpi Bintang ini
terlalu tinggi sehingga gak jadi nyata tapi hanya angan semata." ucap
Bintang kembali.
"Loh, jangan ragu dong. Bintang
harus yakin akan cita cita dan mimpi Bintang.
Tidak ada yang terlalu tinggi dan
bukan angan semata, bisa kok jadi kenyataan asal Bintang terus berusaha gapai
cita cita Bintang dan tak menyerah, selalu optimis dan yakin dengan cita cita Bintang."
ucap David mencoba menasehati dan menyemangati Bintang.
"Kalau kakak boleh tau, kenapa
sih Bintang ingin jadi dokter dan penulis?" tanya David.
"Kalau di tanya, kenapa Bintang
ingin jadi dokter ya karena dokter pekerjaan mulia, menyembuhkan mereka yang
sakit bahkan bisa menolong nyawa orang.
Dan kalau kenapa Bintang ingin jadi
penulis karena dengan menulis terkadang Bintang bisa menuliskan apa yang sulit
di ungkapkan secara gamblang.
Menulis seperti terapi untuk Bintang
supaya jika Bintang sedih, bahagia atau apapun yang Bintang rasa, gak perlu
bingung harus curhat ke mana dan ke siapa." ujar Bintang kembali, mencoba
menjelaskannya.
"Wah Masya Allah kereeen loh
alasan kenapa di balik cita citamu itu, kakak pasti dukung dan yakin Bintang
bisa menggapainya.
Jangan ragu ya. Tetap semangat ya
dek." ujar David menyemangati adeknya kembali.
__ADS_1
"Aamiin, iya kak insya Allah
Bintang terus semangat. Terimakasih ya kak terus menyemangati Bintang. Doakan
Bintang terus ya kak." ujar Bintang kembali.
"Iya dek, kakak pasti doakan kamu
terus. Ohya gimana kabar hafalan kamu? sudah hafal berapa juz dan berapa hadist
nih?" tanya David kembali.
"Makasih ya kak, Alhamdulillah
Bintang sudah hafal 30 juz Alquran kak dan sudah banyak hadist yang Bintang
hafal juga." ujar Bintang kembali tersenyum.
"Masya Allah Alhamdulillah, kakak
senang loh dengarnya dek. Pertahankan ya dek hafalanmu, tingkatkan terus, jaga
hafalanmu ya dek, semoga Istiqomah. Doa kakak selalu terbaik untukmu."
ujar David dengan tersenyum.
"Aamiin, semoga Bintang bisa
selalu Istiqomah. Bintang hanya harap doa terbaik dari kalian saja kak."
ujar Bintang kembali.
"Iya dek, Aamiin.." ujar
David.
"Ohya kalau Bulan, apa alasan di
balik cita cita Bulan? dan kenapa ingin memilih jurusan bahasa Inggris dan
melukis?" tanya David.
"Bulan memilih jurusan bahasa
Inggris karena Bulan ingin jadi dosen bahasa Inggris kak dan Bulan pilih
jurusan melukis karena Bulan juga ingin jadi pelukis, karena semenjak kecil
Bulan kan suka melukis dan bahasa Inggris.
pusing, kakak hebat ih bisa hidup berdampingan dengan matematika hehe,
Bintang juga sih suka bahasa Inggris,
cuman sayang banget gak di terusin, padahal jago bahasa Inggris. " ujar
Bulan.
"Masya Allah kereeen juga, kakak
pasti dukung Bulan, terus semangat ya.. Hehe kamu bisa aja, kata katanya lebay,
matematika gak serumit dan semengerikan di bayangkan kok. Kita sebenarnya bisa
saja hidup berdampingan dengan matematika seperti kamu yang berdampingan dengan
bahasa Inggris, atau melukis dan menulis.
Semua sama aja, tentu ada kesulitannya
tapi juga akan puas bila kita bisa dan terus berusaha mempelajarinya. "
ujar David, mencoba memberikan penjelasan kepada adiknya.
"Hehehe iya, oke deh kak."
ucap Bulan.
"Ohya kalau Afna gimana? sudah
ada bayangan pengen lanjut ke mana dan cita citanya apa?" tanya David
kembali.
"Humm, Afnan masih bingung kak.
Belum tau, doakan saja yang terbaik untuk Afnan ya kak." ujar Afnan.
"Owh gitu, gak papa. Kan masih
panjang juga perjalananmu menuju sana, kamu juga masih bisa pikirin dengan
__ADS_1
masih meneruskan sekolah kamu ini. kakak pasti doakan kamu terus." ujar
David kepada Afnan.
"Aamiin, terimakasih kak
semangatnya. Doakan terus ya kak." ujar Afnan kembali.
"Iya kakak pasti doakan kalian
terus, jadi kalian terus semangat ya dengan cita cita kalian. Kakak dukung
terus, kalian pasti bisa bila Allah telah berkehendak insya Allah." ujar
David Kembali.
"Aamiin terimakasih kak
semangatnya." ujar mereka bertiga kepada David.
"Alhamdulillah kami juga senang,
kalian saling menyemangati satu sama lain. Ayah dan bunda doakan kalian selalu
semoga sukses dan terus semangat ya.." ujar Ferdi dan Anabel dengan
tersenyum bahagia melihat anaknya saling mendukung dan menyemangati.
*************
Untuk yang penasaran kelanjutan kisah
mereka, antara Bulan, Bintang, Yusuf dan Cleo juga David dan Syakira bisa terus
baca cerita ini ya, .....
Humm kira kira jodoh mereka siapa?
Dan mereka akan jadi apa?
Jika penasaran, bisa ikuti cerita ini.
Dan untuk yang penasaran bagaimana
kelanjutan kisah Ana dan anaknya, juga Ferdi dan Anabel bisa ikutin kelanjutan
cerita ini juga ya..
Di episode selanjutnya, akan di
ceritakan semuanya ya, termasuk Ana dan Syakira akan bertemu dengan Ferdi, dan
bagaimanakah pertemuan mereka? juga dengan Anabel?
Jika penasaran, bisa ikutin terus ya
cerita ini, sebentar lagi menuju ending.
Jika masih sempat, akan ada ekstra
part juga.
Sebenarnya awalnya cerita ini mau ku
buat sad ending, cuman takut pembaca kecewa yasudah ku buat happy ending ya.
Tapi tentu cerita ini gak akan
tertebak dan akan ku buat sedikit rumit menuju happy ending
Dan mungkin akan ada konflik dahulu
sebelum menuju ending..
Siapin hati ya.. karena akan menguras
emosi di part selanjutnya tentang pertemuan Ana dengan Ferdi😁
Dan sebenarnya jika di bilang happy
ending, sebenarnya ada sedihnya juga di akhir cerita,tapi akan aku usahakan
happy ending kok🤭😁😊
Hummm, boleh bisa komen ingin sad
ending atau happy ending nih?? ......
Jangan lupa vote, like dan komen ya
agar terus semangat nulisnya, terimakasih😘
__ADS_1
Apresiasi vote, like dan komen kalian
buat aku semangat nulis😊