Ketika Cinta Harus Memilih

Ketika Cinta Harus Memilih
Episode Terbaru 48


__ADS_3

Sebelum lanjut baca, jangan lupa like,


komen dan share ya..


Like jika kalian suka dengan cerita


ini


Dan jika kalian ingin memberikan


kritik dan saran, tulis di kolom komentar dengan bahasa yang sopan ya...


Dan jangan lupa beri vote hehe, itu


jika kalian berkenan tentunya...


Iya udah, silahkan lanjut baca lagi 😁


\=\=\=\=\=


Setelah hampir 2 jam mata pelajaran


pun selesai, dan beberapa murid berhamburan keluar kelas mereka masing masing,


begitupun dengan Bintang, Yusuf, Bulan dan Cleo.


"Alhamdulillah les nya sudah


selesai, Ku mau mampir ke rumah baca dan perpustakaan dulu deh, baru nanti


pulang ke rumah." ucap Bintang yang segera keluar kelas menuju pelataran


sekolahan.


"Assalamualaikum Bintang, kamu


mau ke rumah baca ya? aku ikut boleh?" tanya Yusuf.


"Waalaikumussalam, iya nih mau ke


rumah baca, kamu mau ikut? tapi ini hampir sore loh...gak mau besok saja?"


ucap Bintang.


"Iya sih, .. tapi gak papa kan


kebetulan les nya kita pulang awal jam setengah 3 sudah selesai, masih jauh


magribnya juga." ujar Yusuf.


"Humm iya juga sih, okeee... yuk


kita sekarang ke rumah baca." ucap Bintang.


"Yuk..." ujar Yusuf, dengan


senyumnya, membuat Bintang terpanah beberapa saat. Namun Bintang segera


mengalihkan tatapannya dan menundukkan pandangannya ketika ia menyadari apa


yang baru saja ia lakukan.


Dan mereka pun segera menuju rumah


baca dan perpustakaan.


************


"Gimana kamu jadi laksanakan


rencana kamu?" tanya Bulan.


"Humm, aku masih bingung nih.


Ohya kata kamu Bintang hari ini ke rumah baca dan perpustakaan ya? kamu juga


kah? kalau iya aku ikut juga lah mau ke sana atau gak, kasih aku alamatnya ya,


aku ingin ke sana.." ujar Cleo.


"Iya, aku kemungkinan ke sana


deh. Meski agak malas sih, jujur aku sama Bintang masih sering dia yang ke


sana. Humm, tapi sepertinya kali ini aku ikut deh. Karena tadi aku lihat


sepertinya Yusuf juga akan ke sana, jadi aku ingin ikut juga ke sana."


ucap Bintang.


"Nah, itu mereka kan jalan bareng


sepertinya mau ke rumah bacalah tu. Panjang umur kan, aku omongin


hehehe..." ujar Bintang kembali.


"Iya ya itu mereka, yaudah yuk

__ADS_1


kita segera ikutin mereka. " ujar Cleo, yang segera mengikuti langkah


Bintang juga Yusuf.


"Aih, tunggu aku juga


napa...." Bulan pun mengikutinya.


*************


Beberapa menit kemudian mereka pun


sampai....


"Nah, ini rumah baca nya, di


dalam nya dan di samping ada perpustakaan juga. Yuk masuk." ucap Bintang


yang segera merogoh kantongnya untuk mengambil kunci dan membuka pintu


tersebut.


"Wah, Masya Allah aku


suka...." ujar Yusuf, yang juga mengikuti langkah Bintang dan melihat


lihat ke dalam rumah baca dan perpustakaan tersebut.


"Iya, di sini mood boosterku


bangeeeet, karena aku juga sering ajar anak anak di sini, di rumah baca dan


mereka pun sering pinjam bukuku, aku juga sering dogengin mereka dengan buku


koleksiku. Buku dan anak anak mood boosterku banget." ujar Bintang.


"Iya ya, aku pun demikian, hehe.


Gak nyangka ya mood booster kita samaan. Jadi anak anak juga sering ke sini ya?


aku jadi ingin bertemu dan bermain bersama mereka." ujar Yusuf, yang masih


menyunggingkan senyumnya.


"Hehe iya.. Jadi kamu juga suka


anak kecil ya selain buku?" tanya Bintang.


"Iya, Bintang..." ujar


"Yaudah yuk lihat lihat lagi, ke


sebelah sana yuk.." ujar Bintang dan mereka pun kembali melihat lihat.


***********


Jangan Lupa Like dan Komennya ya 😁


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Itu mereka, nah ini rumah baca kami yang ku maksud. Yuk masuk..."


ujar Bulan, sengaja mengajak Cleo masuk.


"Bagus dan kereeen juga ya. Ya


lah yuk masuk, penasaran juga diriku..." ujar Cleo yang segera mengikuti


langkah Bulan.


"Wah rumah bacanya kereeen dan


bagus ya. Buku bukunya juga lengkap." ujar Cleo penuh kegaguman.


"Iyalah kereeen dan bagus secara


kan kami yang bangun." ucap Bulan bangga.


"Orang tua kalian


maksudnya?" tanya Cleo.


"Bukanlah. Kami berdua, aku dan


Bintang. Ya walaupun sebenarnya, lebih banyak Bintang sih yang kontribusi di sini


dan yang mengurus segalanya.


Aku cuman sesekali nengok dan


kontribusi di sini, karena aku lebih fokus dengan lestoran yang juga aku


bangun." ucap Bulan.


"Owh begitu... Ohya, wah keren ya


jadi kamu punya lestoran sendiri selain rumah baca dan perpustakaan ini? ya

__ADS_1


wajar sih kamu lebih sibuk di lestoran, biar Bintang saja yang ngurus ini kan


dia ndak terlalu sibuk mungkin ngurus lestoran." ujar Cleo.


"Enggaklah, Bintang juga punya


lestoran sendiri. Jadi awalnya kami punya lestoran berdua tapi bercabang, aku


buka cabang sendiri begitupun dengan Bulan.


Cuman Bintang semangat banget dan


konsisten ngurus keduanya ya meski sesekali di percayakan pada salah satu


pegawai yang ia percayai. Beda kalau aku lebih fokus di lestoran dan gak


terlalu fokus keduanya karena lelah, bisa keteteran nanti hehehe." ucap


Bulan yang mencoba menjelaskan.


"Owh... wah keren ya, calonku


juga punya lestoran... Humm berarti Bintang produktif kali ya, beda sama kamu


yang.... Eh tapi Bintang juga jangan terlalu percaya dengan pegawainya takutnya


bisa di manfaatkan." ujar Cleo.


"Iya begitulah Bintang orangnya.


Eh kenapa dengan gue? beda apanya? awas Lo.... " ujar Bulan yang menatap


tajam ke arah Cleo.


"Iya begitulah Bintang, pernah


gue ingatkan kok dia, tapi Bintang orangnya terlalu percaya dengan orang lain,


bisa di bilang Bintang itu terlalu polos. Eh tapi apa Lo bilang? Bintang calon


Lo? hahahaha jangan ngarep deh Lo.." ujar Bulan kembali.


"Hahahaha, jangan marah dan


ngambek lah, hahahaha. Dan iya kan emang benar Bintang calon gue. Napa masalah


buat Lo? hahahaha." tawa Cleo pun pecah.


"Iya ya terlebih calon gue


orangnya polos banget." ucap Cleo dengan raut wajah yang di buat seolah


sedih.


"Bah, calon.. calon. Calon dari


mana? ngarep Lo itu mah!! Lo aja mau dekatin dia dah mau nyerah, gimana mau


jadi calonnya?!" tegas Bulan, yang mulai kesal dengan Cleo yang bilang


suka pada Bintang tapi tak berani ngambil hati Bintang.


"Hahahaha ada yang kesal nih.


Issh tapi jangan bahas itu lah..." ucap Cleo yang juga kesal, karena Bulan


yang terus mengingatkan dia yang hampir menyerah mendekati Bintang.


"Hahaha, Yaudah yuk lanjut


jalan..." ujar Bulan


"Iya yuk." ujar Cleo yang


tersadar dari lamunannya dan mereka pun kembali melihat lihat buku di sana.


"Cleo ? Bulan kamu ke sini juga?


kamu sama Cleo ke sini nya?..... " tanya Bintang yang terkejut dengan


kehadiran Cleo bersama Bulan.


"Hem iya, kamu juga ya sama


Yusuf? kok bisa kebetulan? dan aku cukup terkejut seorang Bintang membawa laki


laki ke sini? wowww jarang loh, apa Yusuf orang spesial bagimu, Bintang?"


tanya Bulan.


Pertanyaan Bulan, yang ia ajukan


kepada Bintang, membuat mereka sedikit terkejut dan terdiam.


Mereka pun saling melihat satu sama


lain...

__ADS_1


__ADS_2