
Sebelum lanjut baca, jangan lupa like,
komen dan share ya..
Like jika kalian suka dengan cerita
ini
Dan jika kalian ingin memberikan
kritik dan saran, tulis di kolom komentar dengan bahasa yang sopan ya...
Dan jangan lupa beri vote hehe, itu
jika kalian berkenan tentunya...
Iya udah, silahkan lanjut baca lagi 😁
\=\=\=\=\=
Setelah hampir 2 jam mata pelajaran
pun selesai, dan beberapa murid berhamburan keluar kelas mereka masing masing,
begitupun dengan Bintang, Yusuf, Bulan dan Cleo.
"Alhamdulillah les nya sudah
selesai, Ku mau mampir ke rumah baca dan perpustakaan dulu deh, baru nanti
pulang ke rumah." ucap Bintang yang segera keluar kelas menuju pelataran
sekolahan.
"Assalamualaikum Bintang, kamu
mau ke rumah baca ya? aku ikut boleh?" tanya Yusuf.
"Waalaikumussalam, iya nih mau ke
rumah baca, kamu mau ikut? tapi ini hampir sore loh...gak mau besok saja?"
ucap Bintang.
"Iya sih, .. tapi gak papa kan
kebetulan les nya kita pulang awal jam setengah 3 sudah selesai, masih jauh
magribnya juga." ujar Yusuf.
"Humm iya juga sih, okeee... yuk
kita sekarang ke rumah baca." ucap Bintang.
"Yuk..." ujar Yusuf, dengan
senyumnya, membuat Bintang terpanah beberapa saat. Namun Bintang segera
mengalihkan tatapannya dan menundukkan pandangannya ketika ia menyadari apa
yang baru saja ia lakukan.
Dan mereka pun segera menuju rumah
baca dan perpustakaan.
************
"Gimana kamu jadi laksanakan
rencana kamu?" tanya Bulan.
"Humm, aku masih bingung nih.
Ohya kata kamu Bintang hari ini ke rumah baca dan perpustakaan ya? kamu juga
kah? kalau iya aku ikut juga lah mau ke sana atau gak, kasih aku alamatnya ya,
aku ingin ke sana.." ujar Cleo.
"Iya, aku kemungkinan ke sana
deh. Meski agak malas sih, jujur aku sama Bintang masih sering dia yang ke
sana. Humm, tapi sepertinya kali ini aku ikut deh. Karena tadi aku lihat
sepertinya Yusuf juga akan ke sana, jadi aku ingin ikut juga ke sana."
ucap Bintang.
"Nah, itu mereka kan jalan bareng
sepertinya mau ke rumah bacalah tu. Panjang umur kan, aku omongin
hehehe..." ujar Bintang kembali.
"Iya ya itu mereka, yaudah yuk
__ADS_1
kita segera ikutin mereka. " ujar Cleo, yang segera mengikuti langkah
Bintang juga Yusuf.
"Aih, tunggu aku juga
napa...." Bulan pun mengikutinya.
*************
Beberapa menit kemudian mereka pun
sampai....
"Nah, ini rumah baca nya, di
dalam nya dan di samping ada perpustakaan juga. Yuk masuk." ucap Bintang
yang segera merogoh kantongnya untuk mengambil kunci dan membuka pintu
tersebut.
"Wah, Masya Allah aku
suka...." ujar Yusuf, yang juga mengikuti langkah Bintang dan melihat
lihat ke dalam rumah baca dan perpustakaan tersebut.
"Iya, di sini mood boosterku
bangeeeet, karena aku juga sering ajar anak anak di sini, di rumah baca dan
mereka pun sering pinjam bukuku, aku juga sering dogengin mereka dengan buku
koleksiku. Buku dan anak anak mood boosterku banget." ujar Bintang.
"Iya ya, aku pun demikian, hehe.
Gak nyangka ya mood booster kita samaan. Jadi anak anak juga sering ke sini ya?
aku jadi ingin bertemu dan bermain bersama mereka." ujar Yusuf, yang masih
menyunggingkan senyumnya.
"Hehe iya.. Jadi kamu juga suka
anak kecil ya selain buku?" tanya Bintang.
"Iya, Bintang..." ujar
"Yaudah yuk lihat lihat lagi, ke
sebelah sana yuk.." ujar Bintang dan mereka pun kembali melihat lihat.
***********
Jangan Lupa Like dan Komennya ya 😁
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Itu mereka, nah ini rumah baca kami yang ku maksud. Yuk masuk..."
ujar Bulan, sengaja mengajak Cleo masuk.
"Bagus dan kereeen juga ya. Ya
lah yuk masuk, penasaran juga diriku..." ujar Cleo yang segera mengikuti
langkah Bulan.
"Wah rumah bacanya kereeen dan
bagus ya. Buku bukunya juga lengkap." ujar Cleo penuh kegaguman.
"Iyalah kereeen dan bagus secara
kan kami yang bangun." ucap Bulan bangga.
"Orang tua kalian
maksudnya?" tanya Cleo.
"Bukanlah. Kami berdua, aku dan
Bintang. Ya walaupun sebenarnya, lebih banyak Bintang sih yang kontribusi di sini
dan yang mengurus segalanya.
Aku cuman sesekali nengok dan
kontribusi di sini, karena aku lebih fokus dengan lestoran yang juga aku
bangun." ucap Bulan.
"Owh begitu... Ohya, wah keren ya
jadi kamu punya lestoran sendiri selain rumah baca dan perpustakaan ini? ya
__ADS_1
wajar sih kamu lebih sibuk di lestoran, biar Bintang saja yang ngurus ini kan
dia ndak terlalu sibuk mungkin ngurus lestoran." ujar Cleo.
"Enggaklah, Bintang juga punya
lestoran sendiri. Jadi awalnya kami punya lestoran berdua tapi bercabang, aku
buka cabang sendiri begitupun dengan Bulan.
Cuman Bintang semangat banget dan
konsisten ngurus keduanya ya meski sesekali di percayakan pada salah satu
pegawai yang ia percayai. Beda kalau aku lebih fokus di lestoran dan gak
terlalu fokus keduanya karena lelah, bisa keteteran nanti hehehe." ucap
Bulan yang mencoba menjelaskan.
"Owh... wah keren ya, calonku
juga punya lestoran... Humm berarti Bintang produktif kali ya, beda sama kamu
yang.... Eh tapi Bintang juga jangan terlalu percaya dengan pegawainya takutnya
bisa di manfaatkan." ujar Cleo.
"Iya begitulah Bintang orangnya.
Eh kenapa dengan gue? beda apanya? awas Lo.... " ujar Bulan yang menatap
tajam ke arah Cleo.
"Iya begitulah Bintang, pernah
gue ingatkan kok dia, tapi Bintang orangnya terlalu percaya dengan orang lain,
bisa di bilang Bintang itu terlalu polos. Eh tapi apa Lo bilang? Bintang calon
Lo? hahahaha jangan ngarep deh Lo.." ujar Bulan kembali.
"Hahahaha, jangan marah dan
ngambek lah, hahahaha. Dan iya kan emang benar Bintang calon gue. Napa masalah
buat Lo? hahahaha." tawa Cleo pun pecah.
"Iya ya terlebih calon gue
orangnya polos banget." ucap Cleo dengan raut wajah yang di buat seolah
sedih.
"Bah, calon.. calon. Calon dari
mana? ngarep Lo itu mah!! Lo aja mau dekatin dia dah mau nyerah, gimana mau
jadi calonnya?!" tegas Bulan, yang mulai kesal dengan Cleo yang bilang
suka pada Bintang tapi tak berani ngambil hati Bintang.
"Hahahaha ada yang kesal nih.
Issh tapi jangan bahas itu lah..." ucap Cleo yang juga kesal, karena Bulan
yang terus mengingatkan dia yang hampir menyerah mendekati Bintang.
"Hahaha, Yaudah yuk lanjut
jalan..." ujar Bulan
"Iya yuk." ujar Cleo yang
tersadar dari lamunannya dan mereka pun kembali melihat lihat buku di sana.
"Cleo ? Bulan kamu ke sini juga?
kamu sama Cleo ke sini nya?..... " tanya Bintang yang terkejut dengan
kehadiran Cleo bersama Bulan.
"Hem iya, kamu juga ya sama
Yusuf? kok bisa kebetulan? dan aku cukup terkejut seorang Bintang membawa laki
laki ke sini? wowww jarang loh, apa Yusuf orang spesial bagimu, Bintang?"
tanya Bulan.
Pertanyaan Bulan, yang ia ajukan
kepada Bintang, membuat mereka sedikit terkejut dan terdiam.
Mereka pun saling melihat satu sama
lain...
__ADS_1