Ketika Cinta Harus Memilih

Ketika Cinta Harus Memilih
Episode Terbaru 46


__ADS_3

Hari ini Bintang sangat bahagia,


Kemarin ia sudah mempersiapkan buku banyak untuk rumah baca dan perpustakaan


yang sudah ia siapkan untuk mereka yang akan pinjam baik yang akan memberikan


uang atau hanya cuman cuman karena bagi mereka yang tak mampu, Bintang akan


memberikan gratis bagi mereka yang ingin baca dan pinjam tentu dengan waktu


yang sudah ia tentukan.


Antara 3 hari atau seminggu buku itu


harus segera di kembalikan.


Karena Bintang tak ingin bukunya tak


terawat apabila mereka yang tak pandai menjaga buku tersebut, sehingga Bintang


pun sudah menentukan waktu untuk mereka selama meminjam buku tersebut.


Untuk mereka yang mampu, Bintang akan


memberikan denda bagi yang telat mengembalikan buku tersebut.


Semua itu Bintang lakukan bukan hanya


semata uang saja tapi Bintang lakukan itu untuk menjaga kedisiplinan mereka.


Untuk mereka yang tak mampu dan telat


mengembalikan buku, Bintang hanya akan menasehati mereka beberapa kali dan jika


mereka tak bisa konsisten maka Bintang takkan meminjamkan mereka lagi.


Karena Bintang hanya ingin mereka


tetap disiplin.


Bukan uang yang Bintang inginkan tapi


Bintang tak ingin mereka memanfaatkan kebaikan atau permalukman yang Bintang


beri.


Setelah pulang sekolah, Bintang


berencana akan ke rumah baca dan perpustakaan tersebut.


Saat Bintang senyum senyum sendiri


membayangkan rumah baca dan perpustakaan yang sudah ia bangun sejak awal dan


sudah semakin banyak buku yang ia taruh di sana, membuatnya bahagia.


Di tengah lamunannya, seseorang


membuyarkannya.


"Bintang, lagi bayangin apa? kok


senyum senyum sendiri? " tanya Yusuf.

__ADS_1


"Eh, Yusuf, kamu di sini? aku gak


sabar deh, sepulang sekolah mau ke rumah baca dan perpustakaan yang sudah aku


bangun juga persiapkan untuk mereka." ucap Bintang dengan tersenyum dan


rasa bahagianya.


"Wah, kamu punya rumah baca dan


perpustakaan? seruuu ya pasti... Boleh dong aku mampir lihat lihat ke


sana?" tanya Yusuf.


"Hemm, boleh. Pulang sekolah ntar


ya.." ucap Bintang dengan tersenyum.


"Oke, boleh. Tapi mungkin besok


kali ya.." ujar Yusuf.


"Loh kenapa? ada urusan ya hari


ini? iya gak papa." jawab Bintang.


"Bukan, sepertinya hari ini ada


tambahan les kan? jadi kemungkinan pulang sore deh sekolahnya ini." ujar


Yusuf kembali.


"Oooh gitu ya, Eh serius ada les?


gak papa. Kalau pulang sore, mungkin aku tetap akan sempatin ke sana bentar


sebelum magrib. Tapi kalau kamu besok, ya gak papa aku paham kok. Besok aku tunggu


ya." ucap Bintang.


"Iya katanya pulang sore, ya


karena ada les itu. Iya gak papa kan besok aja? humm gitu ya berarti kamu tiap


harinya selalu sempatin ke sana ya? tiap pulang sekolah? kalau malam hari


berarti gak pernah ke sana ya?" tanya Yusuf.


"Iya gak papa, santai aja. Sesuka


dan sesenang kamu sajalah, kapan ada waktunya boleh ke sana. Iya aku tiap hari


selalu ke sana, baik hari libur atau pulang sekolah. Malam hari jarang, karena


kami harus belajar dan bunda juga pasti gak izinkan karena cukup jauh juga dari


rumah jaraknya.


Tapi pernah beberapa kali asal tidak


pulang terlalu malam dan ke sana nya harus habis isya pas masih awal awal


waktu." Bintang mencoba menjelaskan kepada Yusuf.

__ADS_1


"Humm begitu, kereen ya. Jadi


penasaran dengan tempat tersebut aku, hihi gak sabar ke sana." jawab


Yusuf.


"Ohya kalau hari libur berarti


bisa lama ya di sana? bisa jadi tempat refreshing juga bagi introvert seperti


kamu?" ucap Yusuf dengan tersenyum, dan beberapa saat Bintang sempat


terpanah.


Untuk beberapa saat Bintang berdeham


untuk menetralkan detak jantungnya..


"Iya aku kalau hari libur aku


suka lama di sana. Bisa hampir seharian, kadang dari pagi sampe sore, kalau


malam minggunya malamnya ke sana juga. Ohya kamu tau aku introvert dari mana?


kok tau aku introvert sih?" tanya Bintang dengan tersenyum.


"Ya karena lihat dari


kepribadianmu aku bisa tau kalau kamu tipe introvert. Wah senang ya pasti


seharian bisa di rumah baca dan perpustakaan, baca buku.. humm dari kami suka


baca buku saja, aku tau kalau kamu tipe introvert.


Karena biasanya hanya orang introvert


yang hobi baca buku dan gak mudah bosan," ucap Yusuf dengan tersenyum.


"Omong omong, aku jadi gak sabar


buat ke rumah baca dan perpustakaan kamu deh." ucapnya kembali tersenyum


yang membuat Bintang terpanah kembali


"Iya boleh saja, ntar kalau ada


waktu luang, mampir saja." ucap Bintang dengan tersenyum yang juga membuat


Yusuf terpanah untuk beberapa saat.


_Teeeeeet_


"Eumm Bel masuk dah bunyi tu, yuk


masuk kelas, nanti ketahuan guru bisa gak di bolehkan masuk dan ikut pelajaran


loh." ujar Yusuf.


"Hemm oke yuk masuk. "


Bintang pun segera berdiri menuju kelasnya, begitupun dengan Yusuf meski mereka


di kelas berbeda.

__ADS_1


__ADS_2