
Hari ini Bintang sangat bahagia,
Kemarin ia sudah mempersiapkan buku banyak untuk rumah baca dan perpustakaan
yang sudah ia siapkan untuk mereka yang akan pinjam baik yang akan memberikan
uang atau hanya cuman cuman karena bagi mereka yang tak mampu, Bintang akan
memberikan gratis bagi mereka yang ingin baca dan pinjam tentu dengan waktu
yang sudah ia tentukan.
Antara 3 hari atau seminggu buku itu
harus segera di kembalikan.
Karena Bintang tak ingin bukunya tak
terawat apabila mereka yang tak pandai menjaga buku tersebut, sehingga Bintang
pun sudah menentukan waktu untuk mereka selama meminjam buku tersebut.
Untuk mereka yang mampu, Bintang akan
memberikan denda bagi yang telat mengembalikan buku tersebut.
Semua itu Bintang lakukan bukan hanya
semata uang saja tapi Bintang lakukan itu untuk menjaga kedisiplinan mereka.
Untuk mereka yang tak mampu dan telat
mengembalikan buku, Bintang hanya akan menasehati mereka beberapa kali dan jika
mereka tak bisa konsisten maka Bintang takkan meminjamkan mereka lagi.
Karena Bintang hanya ingin mereka
tetap disiplin.
Bukan uang yang Bintang inginkan tapi
Bintang tak ingin mereka memanfaatkan kebaikan atau permalukman yang Bintang
beri.
Setelah pulang sekolah, Bintang
berencana akan ke rumah baca dan perpustakaan tersebut.
Saat Bintang senyum senyum sendiri
membayangkan rumah baca dan perpustakaan yang sudah ia bangun sejak awal dan
sudah semakin banyak buku yang ia taruh di sana, membuatnya bahagia.
Di tengah lamunannya, seseorang
membuyarkannya.
"Bintang, lagi bayangin apa? kok
senyum senyum sendiri? " tanya Yusuf.
__ADS_1
"Eh, Yusuf, kamu di sini? aku gak
sabar deh, sepulang sekolah mau ke rumah baca dan perpustakaan yang sudah aku
bangun juga persiapkan untuk mereka." ucap Bintang dengan tersenyum dan
rasa bahagianya.
"Wah, kamu punya rumah baca dan
perpustakaan? seruuu ya pasti... Boleh dong aku mampir lihat lihat ke
sana?" tanya Yusuf.
"Hemm, boleh. Pulang sekolah ntar
ya.." ucap Bintang dengan tersenyum.
"Oke, boleh. Tapi mungkin besok
kali ya.." ujar Yusuf.
"Loh kenapa? ada urusan ya hari
ini? iya gak papa." jawab Bintang.
"Bukan, sepertinya hari ini ada
tambahan les kan? jadi kemungkinan pulang sore deh sekolahnya ini." ujar
Yusuf kembali.
"Oooh gitu ya, Eh serius ada les?
gak papa. Kalau pulang sore, mungkin aku tetap akan sempatin ke sana bentar
sebelum magrib. Tapi kalau kamu besok, ya gak papa aku paham kok. Besok aku tunggu
ya." ucap Bintang.
"Iya katanya pulang sore, ya
karena ada les itu. Iya gak papa kan besok aja? humm gitu ya berarti kamu tiap
harinya selalu sempatin ke sana ya? tiap pulang sekolah? kalau malam hari
berarti gak pernah ke sana ya?" tanya Yusuf.
"Iya gak papa, santai aja. Sesuka
dan sesenang kamu sajalah, kapan ada waktunya boleh ke sana. Iya aku tiap hari
selalu ke sana, baik hari libur atau pulang sekolah. Malam hari jarang, karena
kami harus belajar dan bunda juga pasti gak izinkan karena cukup jauh juga dari
rumah jaraknya.
Tapi pernah beberapa kali asal tidak
pulang terlalu malam dan ke sana nya harus habis isya pas masih awal awal
waktu." Bintang mencoba menjelaskan kepada Yusuf.
__ADS_1
"Humm begitu, kereen ya. Jadi
penasaran dengan tempat tersebut aku, hihi gak sabar ke sana." jawab
Yusuf.
"Ohya kalau hari libur berarti
bisa lama ya di sana? bisa jadi tempat refreshing juga bagi introvert seperti
kamu?" ucap Yusuf dengan tersenyum, dan beberapa saat Bintang sempat
terpanah.
Untuk beberapa saat Bintang berdeham
untuk menetralkan detak jantungnya..
"Iya aku kalau hari libur aku
suka lama di sana. Bisa hampir seharian, kadang dari pagi sampe sore, kalau
malam minggunya malamnya ke sana juga. Ohya kamu tau aku introvert dari mana?
kok tau aku introvert sih?" tanya Bintang dengan tersenyum.
"Ya karena lihat dari
kepribadianmu aku bisa tau kalau kamu tipe introvert. Wah senang ya pasti
seharian bisa di rumah baca dan perpustakaan, baca buku.. humm dari kami suka
baca buku saja, aku tau kalau kamu tipe introvert.
Karena biasanya hanya orang introvert
yang hobi baca buku dan gak mudah bosan," ucap Yusuf dengan tersenyum.
"Omong omong, aku jadi gak sabar
buat ke rumah baca dan perpustakaan kamu deh." ucapnya kembali tersenyum
yang membuat Bintang terpanah kembali
"Iya boleh saja, ntar kalau ada
waktu luang, mampir saja." ucap Bintang dengan tersenyum yang juga membuat
Yusuf terpanah untuk beberapa saat.
_Teeeeeet_
"Eumm Bel masuk dah bunyi tu, yuk
masuk kelas, nanti ketahuan guru bisa gak di bolehkan masuk dan ikut pelajaran
loh." ujar Yusuf.
"Hemm oke yuk masuk. "
Bintang pun segera berdiri menuju kelasnya, begitupun dengan Yusuf meski mereka
di kelas berbeda.
__ADS_1