
Syakira yang mendengar kabar ibunya
meninggal sedih dan menangis, hatinya sungguh kalut.
Sedangkan David begitu sedih melihat
Syakira yang seakan terpukul mendengar kabar kematian ibunya karena selama ini
ia menyiksa Syakira, Syakira termasuk perempuan yang kuat dan tak mengeluh
bahkan jarang menangis karenanya meski ia sakitin Syakira berulangkali.
David pun semakin terpukul mendengar
kabar bila Ana lah yang mendonorkan ginjalnya ke Anabel hingga Anabel selamat
juga bayinya.
Meski di sisi lain ia juga bahagia
bundanya dan adiknya pun dapat lahir selamat.
David pun berjanji akan menebus
kesalahannya dan dosa yang selama ini ia lakukan kepada Syakira dan ia akan
mencintai Syakira sepenuh hati, karena sepertinya mulai tumbuh benih benih
cinta di hati David untuk Syakira beberapa hari ini ia pun merasakannya meski
berulangkali mencoba mengelaknya.
Begitupun Bulan pun segera
melaksanakan pernikahan dengan Cleo karena kala itu Cleo telah jatuh cinta
dengan Bulan semenjak Bintang mondok di pesantren.
Setelah sukses dan bekerja Cleo
meminta ke keluarga Anabel untuk menikahi Bulan.
Begitupun dengan Yusuf yang segera
menikahi Bintang.
Tak butuh waktu lama setelah
pernikahannya, Bintang di nyatakan positif hamil, sungguh ia bahagia,
kebahagiaan yang sempurna dan ia berjanji akan menjaga calon bayinya dan takkan
merasakan kesalahan seperti orang tuanya.
Bulan yang harus menunggu waktu 3
tahun untuk memiliki keturunan, dan karena kesabarannya ia pun memiliki bayi
kembar laki dan perempuan.
Bulan pun berjanji akan menyayangi
calon anaknya dan takkan melakukan kesalahan seperti orang tuanya.
Meski saat awal ia sempat cemburu
dengan Bintang yang hamil terlebih dahulu.
Namun ia kini sadar Allah akan
memberikan di waktu yang tepat dan ia berjanji akan menyayangi saudaranya
karena ia tak ingin kehilangan Bintang Sebagai saudara terbaiknya.
Begitupun dengan David setelah ia
mencintai Syakira dan mereka pun melakukan ibadah malam pertama yang kala itu
tertunda, Syakira di nyatakan hamil.
David pun bersyukur dan berjanji tak
lagi mengulangi kesalahannya, ia akan menyayangi Syakira dan calon anaknya
dengan memberikan cinta secara penuh para mereka dan tak melakukan kesalahan
seperti orang tuanya.
Kini mereka menyadari Benci dan dendam
akan menghancurkan diri sendiri seiring berjalannya waktu karena dendam tak
akan pernah berhasil dengan menghancurkan kebahagiaan orang lain terlebih
melawan ketulusan.
Memaafkan dan tetap berbuat baik
adalah membalas dendam terbaik.
Kini David mulai menyadari bila dendam
__ADS_1
yang ia tanam sejak kala itu menghancurkan dirinya sendiri, seharusnya sejak
lama ia memaafkan dan mengikhlaskan apa yang pernah terjadi di hari lalu kala
itu...
*********
Begitupun kini Ferdi menyadari
pernikahan yang tidak di awali karena Allah yang seringkali karena cinta saja
atau nafsu akan berakhir tak harmonis.
Meski pada awalnya merebut kebahagiaan
orang lain seakan membuat diri senang, namun nyatanya kesenangan itu hanya
sementara yang seringkali membuat diri seakan di atas awan.
Sehingga terkadang muncul rasa cemburu
ketika suami berpihak ke salah satu istrinya, memang seharusnya sebelum
mengambil keputusan untuk menikah kembali dan membangun istana untuk dua orag,
suami seharusnya benar benar memikirkan keputusannya, bila tidak istana yang
telah di bangunnya cukup lama bisa saja roboh karena pertahanannya tak kuat
kembali.
Begitupun saat suami memasukkan
penumpang lain di kapal mereka yang tengah berlayar, sedangkan ombak bisa saja
tiba tiba datang dan menggoyahkan kapal mereka.
Sedangkan seorang suami yang sebagai
sang nakhoda pun bisa saja tak bisa membawa kapal tersebut hingga ke tepian
bahkan kapal tersebut bisa saja tenggelam karena tak kuat menahan beban untuk
orang baru yang ia masukkan ke dalam kapalnya yang tengah berlayar.
Sehingga seorang suami sebelum
memutuskan memasukkan orang baru di bahtera rumah tangganya ia harus
memikirkannya dengan betul betul karena ketika berpoligami bukanlah hal mudah
mampu meyakinkan bahwa ia hanya mencintai istrinya dan menolak kehadiran
perempuan lain, jika tidak ia akan salah memilih pada akhirnya karena tak mampu
adil dan akan menyakiti kedua istrinya juga anak anaknya dan akan menciptakan
trauma juga dendam bagi mereka.
(hanya pesan singkat yang ku tulis
sendiri dan berharap semoga bisa menjadi renungan)
_END_
Maaf bila akhir cerita ini cukup
mengecewakan dan tidak seperti yang di harapkan, tapi semoga puas ya dengan
kelanjutannya dan ada yang di petik dari kisah ini.
Cerita ini berakhir Happy ending dan
maaf bila tak ada ekstra part seperti sebelumnya yang aku bilang 🙏
Terimakasih sudah menyempatkan waktu
untuk membaca cerita ini hingga akhir, jika suka cerita ini jangan lupa like,
komen dan vote ya ..dan bagaimana tanggapan kalian mengenai cerita ini, boleh
di sampaikan di kolom komentar ya tentu dengan bahasa yang baik ya, dan maaf
sekali lagi bila tak seperti yang di harapkan.
Tolong jangan komen yang bikin down
ya, setidaknya hargai tulisan ini, karena menulis dan mengarang cerita tidak
semudah itu hehe.
Hiks, jujur sedih ya Ana pun meninggal
...
Ohya jangan lupa juga baca novelku
lainnya ya..
_Terimakasih_
__ADS_1
\=\=\=\=
Cerita Tambahan Untuk Kalian 😘😘
\=\=\=
Ferdi pun mendekati Anabel dan
berulangkali meminta maaf padanya, karena Ferdi benar benar menyesalinya.
"Sayang, mas minta maaf atas
kesalahan kesalahan mas.. mas janji gak akan mengulangi lagi, dan
mengkhianatimu,
mas janji ...maafin Mas ya," ucap Ferdi menunduk di hadapan Anabel untuk
meminta maaf karena ia benar benar menyesali perbuatannya.
"Mas, janji akan menjadi ayah dan
suami yang baik bagimu.." ujar Ferdi kembali.
"Iya Fer, sudah tak apa.. aku
sudah memaafkanmu dan kita mulai bangun rumah tangga ini dari awal ya.."
ujar Anabel.
"Iya sayang, kamu yakin gak papa
merawat anak dari Ana, keenan?" tanya Ferdi, hati hati.
"Sudahlah, Mas .. semua sudah
berlalu, kita mulai semua dari awal ... kasian juga Kenaan sudah jadi piatu
kalau kita gak ngurus siapa lagi? aku juga sudah maafkan Ana, yang berlalu
biarlah berlalu.. kita mulai semua dari awal lagi bahtera rumah tangga ini dan
ku mohon jangan ada lagi pengkhianat dan kebohongan bila kamu lakukan itu aku
takkan memaafkanmu dan aku akan meminta pisah padamu. Ini yang terakhir kalinya
aku memberikanmu kesempatan setelah sekian kalinya, ku mohon jangan sia
siakan," ujar Anabel.
"Yaa Allah, betapa mulianya
hatimu sayangku.. sungguh beruntung aku memiliki istri sepertimu dan ku
berjanji takkan menyia nyiakanmu dan kesempatan yang telah kau berikan pada
Mas... Aku janji, bila aku mengulangi lagi kamu pantas marah dan meminta pisah,
tapi ku janji takkan menyia nyiakannya bila ku menyia nyiakan kesempatan ini
betapa bodohnya aku dan aku akan menjadi lelaki yang bodoh telah menyia nyiakan
kesempatan itu..." ujar Ferdi dengan menahan tangisnya dan segera memeluk
Anabel.
Begitupun Anabel tersenyum mendengar pengakuan Ferdi padanya, dan ia harap
Ferdi kali ini takkan mengulangi pengkhianatannya dan bisa setia..
Anabel pun memeluk Ferdi kembali.
"Ah iya sayang, nanti mau gak
kita liburan atau semisal bulan madu, gimana? anak anakkan sudah besar bisa
kita titipkan kalau yang masih kecil ini Keenan dan Puteri sa'diah bisa kita
titipkan mama, gimana yank?" tanya Ferdi menatap dalam ke arah Anabel.
"Boleh mas, makasih mas... ku
harap kamu memenuhi janjimu padaku dan tidak mengulangi kesalahan lagi, ataupun
pengkhianat dan kebohongan yang takkan pernah ku maafkan lagi.." ujar
Anabel.
"Iya sayang, iya..." jawab
Ferdi dengan tersenyum dan memeluk Anabel lagi.
Ferdi kini benar benar menyesali
kesalahannya dan bertekad menjadi suami juga ayah yang baik juga takkan
mengecewakan dan melukai hati Anabel kembali..
Berulangkali Ferdi melontarkan kata maaf pada Anabel karena ia benar benar
menyesali perbuatannya.
__ADS_1