Ketika Cinta Harus Memilih

Ketika Cinta Harus Memilih
Episode Terbaru 69


__ADS_3

Syakira yang mendengar kabar ibunya


meninggal sedih dan menangis, hatinya sungguh kalut.


Sedangkan David begitu sedih melihat


Syakira yang seakan terpukul mendengar kabar kematian ibunya karena selama ini


ia menyiksa Syakira, Syakira termasuk perempuan yang kuat dan tak mengeluh


bahkan jarang menangis karenanya meski ia sakitin Syakira berulangkali.


David pun semakin terpukul mendengar


kabar bila Ana lah yang mendonorkan ginjalnya ke Anabel hingga Anabel selamat


juga bayinya.


Meski di sisi lain ia juga bahagia


bundanya dan adiknya pun dapat lahir selamat.


David pun berjanji akan menebus


kesalahannya dan dosa yang selama ini ia lakukan kepada Syakira dan ia akan


mencintai Syakira sepenuh hati, karena sepertinya mulai tumbuh benih benih


cinta di hati David untuk Syakira beberapa hari ini ia pun merasakannya meski


berulangkali mencoba mengelaknya.


Begitupun Bulan pun segera


melaksanakan pernikahan dengan Cleo karena kala itu Cleo telah jatuh cinta


dengan Bulan semenjak Bintang mondok di pesantren.


Setelah sukses dan bekerja Cleo


meminta ke keluarga Anabel untuk menikahi Bulan.


Begitupun dengan Yusuf yang segera


menikahi Bintang.


Tak butuh waktu lama setelah


pernikahannya, Bintang di nyatakan positif hamil, sungguh ia bahagia,


kebahagiaan yang sempurna dan ia berjanji akan menjaga calon bayinya dan takkan


merasakan kesalahan seperti orang tuanya.


Bulan yang harus menunggu waktu 3


tahun untuk memiliki keturunan, dan karena kesabarannya ia pun memiliki bayi


kembar laki dan perempuan.


Bulan pun berjanji akan menyayangi


calon anaknya dan takkan melakukan kesalahan seperti orang tuanya.


Meski saat awal ia sempat cemburu


dengan Bintang yang hamil terlebih dahulu.


Namun ia kini sadar Allah akan


memberikan di waktu yang tepat dan ia berjanji akan menyayangi saudaranya


karena ia tak ingin kehilangan Bintang Sebagai saudara terbaiknya.


Begitupun dengan David setelah ia


mencintai Syakira dan mereka pun melakukan ibadah malam pertama yang kala itu


tertunda, Syakira di nyatakan hamil.


David pun bersyukur dan berjanji tak


lagi mengulangi kesalahannya, ia akan menyayangi Syakira dan calon anaknya


dengan memberikan cinta secara penuh para mereka dan tak melakukan kesalahan


seperti orang tuanya.


Kini mereka menyadari Benci dan dendam


akan menghancurkan diri sendiri seiring berjalannya waktu karena dendam tak


akan pernah berhasil dengan menghancurkan kebahagiaan orang lain terlebih


melawan ketulusan.


Memaafkan dan tetap berbuat baik


adalah membalas dendam terbaik.


Kini David mulai menyadari bila dendam

__ADS_1


yang ia tanam sejak kala itu menghancurkan dirinya sendiri, seharusnya sejak


lama ia memaafkan dan mengikhlaskan apa yang pernah terjadi di hari lalu kala


itu...


*********


Begitupun kini Ferdi menyadari


pernikahan yang tidak di awali karena Allah yang seringkali karena cinta saja


atau nafsu akan berakhir tak harmonis.


Meski pada awalnya merebut kebahagiaan


orang lain seakan membuat diri senang, namun nyatanya kesenangan itu hanya


sementara yang seringkali membuat diri seakan di atas awan.


Sehingga terkadang muncul rasa cemburu


ketika suami berpihak ke salah satu istrinya, memang seharusnya sebelum


mengambil keputusan untuk menikah kembali dan membangun istana untuk dua orag,


suami seharusnya benar benar memikirkan keputusannya, bila tidak istana yang


telah di bangunnya cukup lama bisa saja roboh karena pertahanannya tak kuat


kembali.


Begitupun saat suami memasukkan


penumpang lain di kapal mereka yang tengah berlayar, sedangkan ombak bisa saja


tiba tiba datang dan menggoyahkan kapal mereka.


Sedangkan seorang suami yang sebagai


sang nakhoda pun bisa saja tak bisa membawa kapal tersebut hingga ke tepian


bahkan kapal tersebut bisa saja tenggelam karena tak kuat menahan beban untuk


orang baru yang ia masukkan ke dalam kapalnya yang tengah berlayar.


Sehingga seorang suami sebelum


memutuskan memasukkan orang baru di bahtera rumah tangganya ia harus


memikirkannya dengan betul betul karena ketika berpoligami bukanlah hal mudah


mampu meyakinkan bahwa ia hanya mencintai istrinya dan menolak kehadiran


perempuan lain, jika tidak ia akan salah memilih pada akhirnya karena tak mampu


adil dan akan menyakiti kedua istrinya juga anak anaknya dan akan menciptakan


trauma juga dendam bagi mereka.


(hanya pesan singkat yang ku tulis


sendiri dan berharap semoga bisa menjadi renungan)


_END_


Maaf bila akhir cerita ini cukup


mengecewakan dan tidak seperti yang di harapkan, tapi semoga puas ya dengan


kelanjutannya dan ada yang di petik dari kisah ini.


Cerita ini berakhir Happy ending dan


maaf bila tak ada ekstra part seperti sebelumnya yang aku bilang 🙏


Terimakasih sudah menyempatkan waktu


untuk membaca cerita ini hingga akhir, jika suka cerita ini jangan lupa like,


komen dan vote ya ..dan bagaimana tanggapan kalian mengenai cerita ini, boleh


di sampaikan di kolom komentar ya tentu dengan bahasa yang baik ya, dan maaf


sekali lagi bila tak seperti yang di harapkan.


Tolong jangan komen yang bikin down


ya, setidaknya hargai tulisan ini, karena menulis dan mengarang cerita tidak


semudah itu hehe.


Hiks, jujur sedih ya Ana pun meninggal


...


Ohya jangan lupa juga baca novelku


lainnya ya..


_Terimakasih_

__ADS_1


\=\=\=\=


Cerita Tambahan Untuk Kalian 😘😘


\=\=\=


Ferdi pun mendekati Anabel dan


berulangkali meminta maaf padanya, karena Ferdi benar benar menyesalinya.


"Sayang, mas minta maaf atas


kesalahan kesalahan mas.. mas janji gak akan mengulangi lagi, dan


mengkhianatimu,


mas janji ...maafin Mas ya," ucap Ferdi menunduk di hadapan Anabel untuk


meminta maaf karena ia benar benar menyesali perbuatannya.


"Mas, janji akan menjadi ayah dan


suami yang baik bagimu.." ujar Ferdi kembali.


"Iya Fer, sudah tak apa.. aku


sudah memaafkanmu dan kita mulai bangun rumah tangga ini dari awal ya.."


ujar Anabel.


"Iya sayang, kamu yakin gak papa


merawat anak dari Ana, keenan?" tanya Ferdi, hati hati.


"Sudahlah, Mas .. semua sudah


berlalu, kita mulai semua dari awal ... kasian juga Kenaan sudah jadi piatu


kalau kita gak ngurus siapa lagi? aku juga sudah maafkan Ana, yang berlalu


biarlah berlalu.. kita mulai semua dari awal lagi bahtera rumah tangga ini dan


ku mohon jangan ada lagi pengkhianat dan kebohongan bila kamu lakukan itu aku


takkan memaafkanmu dan aku akan meminta pisah padamu. Ini yang terakhir kalinya


aku memberikanmu kesempatan setelah sekian kalinya, ku mohon jangan sia


siakan," ujar Anabel.


"Yaa Allah, betapa mulianya


hatimu sayangku.. sungguh beruntung aku memiliki istri sepertimu dan ku


berjanji takkan menyia nyiakanmu dan kesempatan yang telah kau berikan pada


Mas... Aku janji, bila aku mengulangi lagi kamu pantas marah dan meminta pisah,


tapi ku janji takkan menyia nyiakannya bila ku menyia nyiakan kesempatan ini


betapa bodohnya aku dan aku akan menjadi lelaki yang bodoh telah menyia nyiakan


kesempatan itu..." ujar Ferdi dengan menahan tangisnya dan segera memeluk


Anabel.


Begitupun Anabel tersenyum mendengar pengakuan Ferdi padanya, dan ia harap


Ferdi kali ini takkan mengulangi pengkhianatannya dan bisa setia..


Anabel pun memeluk Ferdi kembali.


"Ah iya sayang, nanti mau gak


kita liburan atau semisal bulan madu, gimana? anak anakkan sudah besar bisa


kita titipkan kalau yang masih kecil ini Keenan dan Puteri sa'diah bisa kita


titipkan mama, gimana yank?" tanya Ferdi menatap dalam ke arah Anabel.


"Boleh mas, makasih mas... ku


harap kamu memenuhi janjimu padaku dan tidak mengulangi kesalahan lagi, ataupun


pengkhianat dan kebohongan yang takkan pernah ku maafkan lagi.." ujar


Anabel.


"Iya sayang, iya..." jawab


Ferdi dengan tersenyum dan memeluk Anabel lagi.


Ferdi kini benar benar menyesali


kesalahannya dan bertekad menjadi suami juga ayah yang baik juga takkan


mengecewakan dan melukai hati Anabel kembali..


Berulangkali Ferdi melontarkan kata maaf pada Anabel karena ia benar benar


menyesali perbuatannya.

__ADS_1


__ADS_2