
Bintang masih menunggu di tempat
tersebut, menunggu kedatangan Ferdi dan Anabel.
Bintang menangis dalam diam dengan di
temani hembusan angin yang dingin menusuk tubuhnya.
Ia pun semakin mengeratkan jaketnya
agar tak merasakan kedinginan.
Entah mengapa hawa hari ini sangat
dingin, sedingin hatinya.
Di temani hujan yang mulai jatuh
rintik rintik ke bumi, tangis Bintang pun semakin pecah, tak bisa ia pendam
lagi.
Namun Bintang masih berusaha membekap
mulutnya dengan tangannya agar tangisnya tak terdengar.
Sedangkan Cleo yang menyaksikan hal
tersebut seakan tercubit hatinya.
Ingin mendekati Bintang, dan mencoba
menenangkannya entah dengan pelukan atau memberikannya pundak untuk Bintang
bersandar, namun Cleo tau yang ia lakukan akan percuma karena Bintang takkan
mau menerima hal tersebut justru Bintang akan semakin menjauhinya bila ia
berani mendekati Bintang dan melakukan hal tersebut padanya.
Di tengah lamunan dan kekalutan hati
mereka masing masing, tak begitu lama, Anabel dan Ferdi pun kembali setelah
beberapa menit kemudian.
Ferdi dan Anabel pun segera
menghampiri Bintang, terlebih cukup terkejut dengan Bintang yang menangis
seperti itu.
Sedangkan Bintang masih tak menyadari
kehadiran kedua orangtuanya, Ferdi dan Anabel.
"Bintang, kamu kenapa? yuk
pulang, uda mulai gerimis juga." ujar Anabel yang menghentikan lamunan dan
tangis Bintang, begitupun Cleo cukup terkejut dengan kehadiran kedua orang
Bintang yang menghampiri Bintang dalam keadaan kalut seperti itu.
"Bunda? ayah? sudah balik? sudah
selesai kah?" tanya Bintang kembali yang mulai menegakkan tubuhnya dan
menghapus bulir bulir air matanya yang telah mengering karena kedatangan kedua
orang tuanya.
"Iya, kami sudah kembali. Yuk
pulang, dah mulai gerimis juga keburu hujan deras nanti yang di takutkan dan
kita gak bisa pulang lagi. Ohya kenapa Bintang anak bunda kok nangis?"
tanya Anabel.
"Hemm, gak papa Bunda.. Bintang
hanya sedikit sedih akan berpisah dari teman teman juga guru di sini dan akan
meninggalkan sekolah ini dengan sejuta kenangannya walau terbilang masih cukup
__ADS_1
baru Bintang di sini, namun kenangan di sini akan dikit Bintang lupakan begitu
saja, Bintang takkan lupakan dan akan selalu Bintang rindukan." ucap
Bintang dengan lemah.
"Iya sayang, Bunda paham dan tau
bagaimana rasanya, karena bunda pernah rasain juga pindah sekolah jaman bunda
se kamu an." ucap Anabel yang membuat Bintang terdiam.
"Ayah juga pernah merasakannya,
pasti berat buat kamu. Tapi bukankah ini keputusanmu?" ujar Ferdi, seakan
menyadarkan Bintang tentang pilihan yang telah di ambilnya.
"Iya Ayah, Iya Bunda ini pilihan
Bintang, maaf jika Bintang yang masih...." ucap Bintang, yang terpotong
karena Ferdi memeluknya.
"Iya, ayah paham." Ferdi pun
memeluk Bintang.
"Yasudah yuk, pulang, keburu
hujannya makin deras." ucap Anabel, mengajak Bintang dan Bintang pun
megangguk.
Mereka pun segera pergi dari tempat
tersebut untuk berlalu untuk pulang.
Namun saat mereka berjalan, tanpa
sengaja Anabel melihat teman Bintang, dan mereka pun berhenti untuk sejenak.
"Itu, bukannya temannya Bintang
"Humm, temennya Bintang ya? kok
gak masuk kelas? Bintang hari ini mau pindah sekolah." ujar Anabel kepada
teman Bintang, sedangkan Bintang hanya sedikit terkejut dan merespon dengan
diam kehadiran temannya tersebut.
"Iya Tante, saya Yusuf temen
Bintang." ujar Yusuf, membuat Bintang menatapnya untuk sejenak.
Sedangkan tanpa mereka sadari Cleo
tanpa sengaja melihat bagaimana akrabnya perbincangan mereka antara Yusuf
dengan Anabel, bundanya Bintang.
Membuat Cleo di landa cemburu dan
hatinya seakan tercubit.
Tanpa mereka sadari, Bintang pun
melihat kehadiran Cleo dan melirik kembali ke arah Yusuf, ia benar benar kalut,
mengapa cinta serumit ini.
Kesedihannya belum usai tentang
Kepergiannya dari sekolah ini, kini ia harus berada di antara cinta yang rumit.
Bagai benang kusut, begitulah hati dan
kisah cintanya.
Bintang hanya berharap semoga ini yang
terbaik sehingga tak ada hati yang terluka nantinya karena ia tak ingin memilih
di antara mereka.
__ADS_1
Dan semoga dengan ini, hubungannya
dengan Bulan kembali baik.
Bintang pun akan mendukung bila Bulan
mencintai atau dekat dengan Yusuf, selama mereka tak menjalin hubungan yang tak
seharusnya.
Karena baginya Yusuf pemuda yang baik
dan pasti paham agama, tak mungkin memilih menjalin hubungan tak halal, walau
tak bisa di elakkan seringkali cinta membutakan dan membuat seseorang salah
dalam memilih ataupun melangkah.
Tapi Bintang berharap semoga itu tak
terjadi padanya atau hubungan mereka.
Bagi Bintang, lebih baik ia kehilangan
cinta daripada hubungan persaudaraannya dengan Bulan tidak baik kembali.
Dan saat ini ia ingin fokus ke
sekolahnya dan meraih cita citanya untuk membahagiakan kedua orang tuanya juga
saudaranya, untuk keluarganya.
Setelah perbincangan antara Yusuf
dengan Anabel dan Ferdi selesai, mereka mengajak kembali Bintang untuk pulang.
Untuk sejenak, sebelum melanjutkan
perjalanan pulang, Bintang melihat ke arah Yusuf, begitupun dengan Yusuf dan
mereka saling memandang untuk beberapa saat, setelah mereka sadar atas apa yang
baru saja mereka lakukan, baik Yusuf ataupun Bintang saling menunduk dan
melanjutkan perjalanan mereka.
Dan tanpa mereka sadari kembali, Cleo
yang melihat Bintang dan Yusuf saling bertatap seperti itu, seakan menginsyaratkan
cinta membuatnya terluka dan Kecewa pada perasaannya yang tak bisa memiliki
hati Bintang.
Hatinya seakan tercubit dan ingin
berteriak kencang.
Setelah Kepergian mereka semua, hujan
pun semakin deras, dan Cleo menangis juga berteriak kencang di bawah guyuran
hujan yang semakin deras untuk mengurai emosinya, agar siapapun tak ada yang
mendengarnya ataupun melihatnya, bila ia terlalu lemah akan hal cinta.
Dulu ia sudah kehilangan sosok ibu
yang begitu ia sayangi, kini ia harus kehilangan orang yang ia cintai, dan
harus rela melepasnya.
Ia pun menyadari esok ketika ia
kembali ke sekolah, tak lagi ia temukan kehadiran Bintang di sini, perempuan
istimewa yang telah merubah cara pandangnya dan membuatnya kagum juga jatuh
cinta untuk pertama kalinya setelah ia merasa terluka dan kecewa karena cinta.
\=\=\=\=
Jangan Lupa Like, Komen dan Votenya ya
😁
__ADS_1