Ketika Cinta Harus Memilih

Ketika Cinta Harus Memilih
Episode Terbaru 54


__ADS_3

Bintang masih menunggu di tempat


tersebut, menunggu kedatangan Ferdi dan Anabel.


Bintang menangis dalam diam dengan di


temani hembusan angin yang dingin menusuk tubuhnya.


Ia pun semakin mengeratkan jaketnya


agar tak merasakan kedinginan.


Entah mengapa hawa hari ini sangat


dingin, sedingin hatinya.


Di temani hujan yang mulai jatuh


rintik rintik ke bumi, tangis Bintang pun semakin pecah, tak bisa ia pendam


lagi.


Namun Bintang masih berusaha membekap


mulutnya dengan tangannya agar tangisnya tak terdengar.


Sedangkan Cleo yang menyaksikan hal


tersebut seakan tercubit hatinya.


Ingin mendekati Bintang, dan mencoba


menenangkannya entah dengan pelukan atau memberikannya pundak untuk Bintang


bersandar, namun Cleo tau yang ia lakukan akan percuma karena Bintang takkan


mau menerima hal tersebut justru Bintang akan semakin menjauhinya bila ia


berani mendekati Bintang dan melakukan hal tersebut padanya.


Di tengah lamunan dan kekalutan hati


mereka masing masing, tak begitu lama, Anabel dan Ferdi pun kembali setelah


beberapa menit kemudian.


Ferdi dan Anabel pun segera


menghampiri Bintang, terlebih cukup terkejut dengan Bintang yang menangis


seperti itu.


Sedangkan Bintang masih tak menyadari


kehadiran kedua orangtuanya, Ferdi dan Anabel.


"Bintang, kamu kenapa? yuk


pulang, uda mulai gerimis juga." ujar Anabel yang menghentikan lamunan dan


tangis Bintang, begitupun Cleo cukup terkejut dengan kehadiran kedua orang


Bintang yang menghampiri Bintang dalam keadaan kalut seperti itu.


"Bunda? ayah? sudah balik? sudah


selesai kah?" tanya Bintang kembali yang mulai menegakkan tubuhnya dan


menghapus bulir bulir air matanya yang telah mengering karena kedatangan kedua


orang tuanya.


"Iya, kami sudah kembali. Yuk


pulang, dah mulai gerimis juga keburu hujan deras nanti yang di takutkan dan


kita gak bisa pulang lagi. Ohya kenapa Bintang anak bunda kok nangis?"


tanya Anabel.


"Hemm, gak papa Bunda.. Bintang


hanya sedikit sedih akan berpisah dari teman teman juga guru di sini dan akan


meninggalkan sekolah ini dengan sejuta kenangannya walau terbilang masih cukup

__ADS_1


baru Bintang di sini, namun kenangan di sini akan dikit Bintang lupakan begitu


saja, Bintang takkan lupakan dan akan selalu Bintang rindukan." ucap


Bintang dengan lemah.


"Iya sayang, Bunda paham dan tau


bagaimana rasanya, karena bunda pernah rasain juga pindah sekolah jaman bunda


se kamu an." ucap Anabel yang membuat Bintang terdiam.


"Ayah juga pernah merasakannya,


pasti berat buat kamu. Tapi bukankah ini keputusanmu?" ujar Ferdi, seakan


menyadarkan Bintang tentang pilihan yang telah di ambilnya.


"Iya Ayah, Iya Bunda ini pilihan


Bintang, maaf jika Bintang yang masih...." ucap Bintang, yang terpotong


karena Ferdi memeluknya.


"Iya, ayah paham." Ferdi pun


memeluk Bintang.


"Yasudah yuk, pulang, keburu


hujannya makin deras." ucap Anabel, mengajak Bintang dan Bintang pun


megangguk.


Mereka pun segera pergi dari tempat


tersebut untuk berlalu untuk pulang.


Namun saat mereka berjalan, tanpa


sengaja Anabel melihat teman Bintang, dan mereka pun berhenti untuk sejenak.


"Itu, bukannya temannya Bintang


"Humm, temennya Bintang ya? kok


gak masuk kelas? Bintang hari ini mau pindah sekolah." ujar Anabel kepada


teman Bintang, sedangkan Bintang hanya sedikit terkejut dan merespon dengan


diam kehadiran temannya tersebut.


"Iya Tante, saya Yusuf temen


Bintang." ujar Yusuf, membuat Bintang menatapnya untuk sejenak.


Sedangkan tanpa mereka sadari Cleo


tanpa sengaja melihat bagaimana akrabnya perbincangan mereka antara Yusuf


dengan Anabel, bundanya Bintang.


Membuat Cleo di landa cemburu dan


hatinya seakan tercubit.


Tanpa mereka sadari, Bintang pun


melihat kehadiran Cleo dan melirik kembali ke arah Yusuf, ia benar benar kalut,


mengapa cinta serumit ini.


Kesedihannya belum usai tentang


Kepergiannya dari sekolah ini, kini ia harus berada di antara cinta yang rumit.


Bagai benang kusut, begitulah hati dan


kisah cintanya.


Bintang hanya berharap semoga ini yang


terbaik sehingga tak ada hati yang terluka nantinya karena ia tak ingin memilih


di antara mereka.

__ADS_1


Dan semoga dengan ini, hubungannya


dengan Bulan kembali baik.


Bintang pun akan mendukung bila Bulan


mencintai atau dekat dengan Yusuf, selama mereka tak menjalin hubungan yang tak


seharusnya.


Karena baginya Yusuf pemuda yang baik


dan pasti paham agama, tak mungkin memilih menjalin hubungan tak halal, walau


tak bisa di elakkan seringkali cinta membutakan dan membuat seseorang salah


dalam memilih ataupun melangkah.


Tapi Bintang berharap semoga itu tak


terjadi padanya atau hubungan mereka.


Bagi Bintang, lebih baik ia kehilangan


cinta daripada hubungan persaudaraannya dengan Bulan tidak baik kembali.


Dan saat ini ia ingin fokus ke


sekolahnya dan meraih cita citanya untuk membahagiakan kedua orang tuanya juga


saudaranya, untuk keluarganya.


Setelah perbincangan antara Yusuf


dengan Anabel dan Ferdi selesai, mereka mengajak kembali Bintang untuk pulang.


Untuk sejenak, sebelum melanjutkan


perjalanan pulang, Bintang melihat ke arah Yusuf, begitupun dengan Yusuf dan


mereka saling memandang untuk beberapa saat, setelah mereka sadar atas apa yang


baru saja mereka lakukan, baik Yusuf ataupun Bintang saling menunduk dan


melanjutkan perjalanan mereka.


Dan tanpa mereka sadari kembali, Cleo


yang melihat Bintang dan Yusuf saling bertatap seperti itu, seakan menginsyaratkan


cinta membuatnya terluka dan Kecewa pada perasaannya yang tak bisa memiliki


hati Bintang.


Hatinya seakan tercubit dan ingin


berteriak kencang.


Setelah Kepergian mereka semua, hujan


pun semakin deras, dan Cleo menangis juga berteriak kencang di bawah guyuran


hujan yang semakin deras untuk mengurai emosinya, agar siapapun tak ada yang


mendengarnya ataupun melihatnya, bila ia terlalu lemah akan hal cinta.


Dulu ia sudah kehilangan sosok ibu


yang begitu ia sayangi, kini ia harus kehilangan orang yang ia cintai, dan


harus rela melepasnya.


Ia pun menyadari esok ketika ia


kembali ke sekolah, tak lagi ia temukan kehadiran Bintang di sini, perempuan


istimewa yang telah merubah cara pandangnya dan membuatnya kagum juga jatuh


cinta untuk pertama kalinya setelah ia merasa terluka dan kecewa karena cinta.


\=\=\=\=


Jangan Lupa Like, Komen dan Votenya ya


😁

__ADS_1


__ADS_2