
"Bun kenapa gak telfon Tante Ana aja, kan tante Ana sering mengasuh anak kecil mungkin tante Ana tau bagaimana cara menanganinya." ujar David, membuat Anabel berfikir kembali dengan saran yang di berikan David.
Hingga akhirnya Anabel pun memutuskan untuk menelfon Ana .
"Gimana bun tante Ana mau ke sini?" tanya David, ketika panggilan telfon itu telah selesai.
"Iya , tante Ana akan segera ke sini." ucap Anabel.
Setengah jam kemudian Ana sampai di rumah Anabel.
"Assalamualaikum.." suara Ana dari luar
"Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh tante Ana." ucap David
"David sayang kenapa dengan kalian ? ada apa? " tanya Ana
"Bulan dan Bintang tantrum tante." lirih David.
"Sedangkan dek Afnan nangis, bundaa bingung mana yang harus di s dulu." ucap David lagi , dengan mengembuskan nafas panjang.
"Yaa Allah..yaudah biar bunda urus dedek Afnan, tante ana urus Bulan dan Bintang ya." ucap Ana.
__ADS_1
Ana pun segera menghampiri Anabel dan meminta Anabel mengurus Afnan, sedangkan dirinya akan mengurus Bintang dan Bulan. Ana pun segera menghampiri Bulan dan Bintang.
"David.." panggil Ana , setelah ia mencoba memeluk Bulan dan Bintang untuk menenangkan nya.
"Iya tante Ana." jawab David.
"Tante Ana boleh minta tolong gak ke David? Tolong ambilkan Buku tante ana di tas itu , judulnya tentang menangani anak tantrum." ucap Ana kepada David.
"Baik tante." David pun segera mengambilkan buku tersebut dan memberikannya kepada Ana.
"Tante tantrum itu apasih? boleh tolong jelaskan ke David? David juga ingin tau." ucap David.
"Iya nih tante baca sekalian jelaskan kepada David ya." ucap Ana.
"Nah seperti itu David pengertian tantrum pada anak dan cara mengatasinya, paham kan?." ucap Ana kepada David dengan tersenyum setelah menjelaskan secara detail apa itu tantrum.
"iya paham tante Ana." ucap David.
"Okeee sekarang tante mau mempraktekkan nya ya, ke Bintang dan Bulan. Semoga berhasil." ucap Ana.
__ADS_1
"David bantuin boleh tante?" ucap David.
"Boleeeeh yuk." ucap Ana.
Ana pun mencoba memeluk dan mempraktekkan nya ke Bulan juga Bintang seperti apa yang sudah ia baca. Begitupun di bantu oleh David.
15 menit kemudian..
Ana sangat bersyukur Bulan dan Bintang akhirnya bisa tenang kembali.
"Syukur tante An, Bulan dan Bintang akhirnya tenang kembali." ucap David.
"Iya sayang, Alhamdulillah syukur." ucap Ana.
"ohya David bisa tolong lihat bunda kamu sedang apa sekarang?."
"Iya tante An, David lihat dulu ya." ucap David.
David pun segera ke kamar Anabel, Anabel sedang tertidur dengan menyusui Afnan.
"Hemm kasiaaaan bunda mungkin kecapean." ucap David.
__ADS_1
"aku harus segera memberitahukan tante An, mungkin tante An bisa bantu untuk urus Afnan." lirihnya lagi .
David pun segera kembali dan memberitahu Ana.