Ketika Cinta Harus Memilih

Ketika Cinta Harus Memilih
Episode Terbaru 52


__ADS_3

"Bintang, aku ingin berbicara


serius denganmu." ujar Cleo, yang lagi dan lagi membuyarkan lamunan


Bintang kembali.


Sedangkan Bintang hanya mampu menatap


Cleo dalam diam dan segera menunduk kembali.


"Aku menyukaimu dan aku rela


melakukan apapun asal aku tidak perlu kehilanganmu lagi, aku menyukaimu


Bintang, apa kamu tau itu? apa kamu tau perasaanku ini?" lirih Cleo.


Sedangkan Bintang sedikit terkejut dengan pernyataan Cleo padanya, jika Cleo


benar benar menyukainya. Meski ia pun tau akan hal itu dan menduganya akan hal


tersebut, tapi Bintang tidak tau bila Cleo akan mengungkapkan perasaannya


dengan serius padanya, tapi Bintang hanya mampu menjawab ucapan Cleo dengan


diam.


"Bintang, aku tau kamu tidak


ingin berpacaran dan sebentar lagi kamu akan melanjutkan mondok kan di


pesantren?" ucap Cleo kembali.


"Iya, Cleo..." ucap Bintang,


singkat.


karena ia pun bingung harus menjawab


bagaimana, dan ia pun tak mengerti maksud atas pertanyaan yang Cleo lontarkan


padanya.


"Apa bisa kelak jika kita


berjodoh? karena tidak mungkin saat ini kita berpacaran, tentu kamu tidak ingin


dan kamu kan ingin melanjutkan mondok di pesantren." ujar Cleo kembali,


yang membuat Bintang terdiam sesaat.


"Wallahualam Cleo, semua atas


izin Allah mengenai kelak kita berjodoh atau tidak.


Aku juga gak yakin kelak berjodoh


denganmu karena kita beda agama dan aku tidak mungkin menikah dengan orang yang


beda agama Cleo." ujar Bintang kembali.


"Kamu benar, jodoh tanya Tuhan


yang tau, terlebih kita beda agama. Tapi jika kita satu agama, tidak menutup


kemungkinan kita berjodoh kan? dan seandainya kamu berjodoh denganku mau kan?


jika aku satu agama denganmu?" tanya Cleo kembali.


"Maksudnya??" tanya Bintang


yang bingung maksud Cleo.


"Aku ingin masuk Islam."


lirih Cleo, yang membuat Bintang terdiam dan sedikit terkejut.


"Kamu ingin masuk Islam? serius?

__ADS_1


karena aku?" tanya Bintang yang terkejut dengan ucapan Cleo barusan.


"Hummmm..." Cleo hanya mampu


menjawab dengan gumaman.


"Cleo, untuk masuk Islam harus


benar benar dari hati, bukan karena paksakan atau karena manusia, karena itu


panggilan hari antara diri dengan Tuhan." ucap Bintang, mencoba


mengingatkan Cleo.


"Iya kamu benar, maaf aku


salah... Aku memang sejak awal pernah sempat tertarik Islam, karena dulu ibuku


Islam sedangkan ayahku tidak.


Dulu aku pun sempat masuk Islam dan


mempelajari Islam ketika kecil tapi tentu tanpa sepengetahuan Ayah.


Semenjak ibu meninggal, aku marah pada


Tuhanku, mengapa ia mengambil ibuku saat aku benar benar ingin mempelajari


Islam.


Dan sejak saat itu, aku mengikuti


agama ayahku. Dan itu sudah semenjak lama..


Dan pertemuanku dengan beberapa murid


di sini yang mereka selalu melaksanakan ibadah Sunnah di tengah aktivitas


mereka sekolah ini membuatku berfikir mengapa mereka mau melakukannya sedangkan


Tapi semua fikiranku berubah semenjak


bertemu denganmu Bintang, kamu membuat cara berfikirku berbeda, aku kagum


padamu walau fikiran itu sempat terbesit ketika melihatmu.


Aku kagum denganmu yang tetap


menguatkan imanmu di tengah pergaulan anak zaman sekarang.


Aku kagum denganmu Bintang, aku


kagum..


Islam begitu kamu pegang erat dan tak


kamu lepaskan bagaimana seharusnya prinsip menjadi muslimah." ujar Cleo


mengungkapkan perasaannya, yang membuat Bintang terdiam dan kelu untuk beberapa


saat setelah mendengar penuturan Cleo.


"Masya Allah jadi kamu pernah


mempelajari Islam? hanya saja semua berubah semenjak kematian ibu kamu?


Innalilahi wa innailaihi raji'un, aku turut berduka cita ya dan aku benar tidak


mengetahui tentang hal ini." ujar Bintang sedih, ketika mengetahui


pernyataan dari Cleo mengenai dirinya.


"Humm, Cleo, maaf sebelumnya,


sebaiknya kamu tidak perlu kagum denganku.


Karena aku tidak ingin kamu kecewa

__ADS_1


nantinya dan aku hanya menjalankan seharusnya yang sudah agamaku tetapkan


sebagaimana seharusnya aku menjadi seorang muslimah." ujar Bintang


kembali, mencoba memberikan penjelasan kepada Cleo.


"Iya begitulah, aku pernah


menjadi Islam dan mempelajari agama tersebut sebelum kematian ibuku dan merubah


cara pandangku terhadap Islam hingga aku mengikuti agama ayahku." ujar


Cleo.


"Dan kamu tak perlu khawatir


dengan aku yang akan kecewa nantinya, karena aku sudah menyiapkan hati untuk


kecewa semenjak awal aku mengenalmu, semenjak aku pun tau perempuan sepertimu


tak mungkin menyukaiku. Tapi ini beda, aku mengagumi bukan hanya tentang


kecantikanmu dan aku tau kamu mencoba menjalankan sebagaimana seharusnya


menjadi seorang muslimah. Tapi kamu beda dari teman temanmu, kamu tidak


berpacaran, kamu tidak mendengarkan musik seperti teman teman, kamu lebih


banyak menghabiskan waktumu untuk ibadah, membaca Al Qur'an, dan pakaianmu


tertutup, kamu juga selalu menjaga batasanmu dengan lawan jenis, aku kagum


denganmu sebagaimana kami menjaga aturan agamamu dan menjadi muslimah


seharusnya yang secara kaffah ya.." ucap Cleo dengan tersenyum.


"Maafkanku ya bila membuatmu


kecewa.. dan Aamiin, semoga aku bisa menjadi muslimah secara kaffah ya. Doakan


saja dan jangan terlalu mengagumi aku ya karena gak baik juga nanti jatuhnya


kecewa, dan mereka seperti itu mungkin karena mereka belum memahaminya, cukup


doakan mereka juga ya." ucap Bintang dengan tersenyum.


"Iya, gak papa karena untuk


mengagumimu perlu menyiapkan hati yang luas untuk rasa kecewa yang kapan saja


akan aku rasakan. Dan aku juga akan selalu mendoakanmu juga mengagumimu dalam


diamku." ujar Cleo kembali.


"Terimakasih.." lirih


Bintang, hanya kata tersebut yang mampu ia ucapkan.


"Hemm yasudah aku permisi duluan


ya, aku harus masuk kelas lagi karena beberapa menit kemudian pak Hamdan guru


yang terkenal killer akan masuk kelas, dan kalau telat bisa kena hukuman."


ujar Cleo yang tersenyum, dan membuat Bintang beberapa saat terpanah dengan


senyumnya.


Cleo pun segera pergi berlalu ke


kelasnya


\=\=\=\=


Jangan Lupa Like, Komen dan Votenya ya


😁

__ADS_1


__ADS_2