Ketika Cinta Harus Memilih

Ketika Cinta Harus Memilih
Pengajian


__ADS_3

"Bel , kamu hari ini mau pergi ke kajian bareng teman barumu ya." tanya April kepada Anabel.


"Iya Ma, ini sedang nunggu Ana Dateng." ucap Anabel.


Tak seberapa lama Ana pun datang, dan Anabel pun segera berangkat bersama Ana. Sedangkan David sudah di titipkan ke April yang akan mengajak David jalan jalan ke rumah Bu Nila dan Pak Anang. Sedangkan Bulan dan Bintang masih sekolah. Sesampainya di kajian, Anabel dan Ana pun tersenyum ke beberapa orang yang menyapa mereka dan segera mencari tempat duduk untuk mendengarkan apa yang di sampaikan kajian nanti.


10 menit kemudian , ustadzah pembimbing kajian pun datang .


"Assalamualaikum."


"Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh." jawab mereka yang hadir termasuk Ana dan Anabel.


"Oke perkenalkan saya Bu Azizah. kalian bisa panggil bu Jijah." ucap bu Jijah (ustadzah tersebut)


Usadzah Bu Jijah pun mulai memberikan sedikit ceramah.


Hingga satu jam kemudian, Bu Jijah pun sudah selesai ceramahnya....

__ADS_1


"Nah sekarang kita sudah tau kan hadist tentang anak yatim dan 7 keutamaan menyayangi anak yatim."


Tapi perlu di ingat kembali, kita harus tau siapa sih yang bisa di sebut anak yatim? apakah bila baru baligh apakah masih bisa di sebut anak yatim?


Mari kita simak penjelasan berikut ya." ucap ustadzah Jijah .


Disebut yatim jika anak tersebut belum baligh. Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda:


"Tidak lagi disebut yatim anak yang sudah bermimpi (baligh)." (HR. Abu Daud dari Ali bin Abi Thalib). (Sunan Abi Daud, Kitab Al-Washaya No. 2489).


"Nah , begitulah penjelasannya. Sekarang sudah faham kan siapa yang bisa di sebut anak yatim atau tidak." ucap ustadzah Jijah


"Tidak bu ustadzah, Alhamdulillah sudah faham, terimakasih atas penjelasannya." ucap salah satu dari mereka.


"kalau begitu kita tutup pengajian ini, Alhamdulillah, waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh" ucap ustadzah Jijah


*****

__ADS_1


"Mbak Ana, terimakasih ya sudah ajak aku ke pengajian gini, jangan bosan ya mbak ajak aku lagi." ucap Anabel


"Iyaa deeek sama sama." ucap Ana


"Nanti kita pulang naik apa mbak?"


"Hemm naik angkot aja ya sama bareng teman teman lainnya." jawab Ana


"Mbak Ana , Aku mau nanya dong ..apa itu salah satu alasan mbak kerja di panti ? " tanya Anabel.


"Iya bel Karena aku suka anak kecil juga dan aku di sana bukan kerja cari uang, tapi lebih tepatnya membantu dengan keihklasan hati karena gak di gaji pun." ucap Ana tersenyum.


"Masya Allah mbak , aku semakin ingin sering berkunjung ke panti." ucap Anabel


"Iyaaa, Ayuk nanti kita bikin eskrim bareng David hehehe." ucap Ana.


Dan mereka pun pulang..

__ADS_1


Sepulang dari panti kemarin, Anabel benar benar ingin hari ini di rumah dulu dan tidak kemana mana. Jujur saja ia merasakan tubuhnya capek dan ingin remuk sehingga untuk hari ini Anabel ingin benar benar di rumah. Belum lagi kecemburuan Amel kemarin benar benar membuat Anabel semakin pusing..


Hari ini Bulan, Bintang pun libur sekolah sehingga rumah kali ini benar benar ramai. Amel sedikit tenang setidaknya anak anak bisa ia suruh menjaga Afnan terlebih kondisinya saat ini yang benar benar ingin sendiri untuk mengembalikan mood nya. Anabel pun segera ke dapur memasak masakan sederhana untuk di makan pagi ini, setelahnya ia ingin benar benar beristirahat.


__ADS_2