Ketika Cinta Harus Memilih

Ketika Cinta Harus Memilih
Episode Terbaru 45


__ADS_3

Semakin hari Cleo semakin mendekati


Bintang dan berusaha untuk mendapatkan hati Bintang.


Sementara Bintang semakin merasa risih


dengan sikap Cleo yang seolah mencari perhatiannya, hingga Bintang pun menjauh


perlahan dari Cleo, dan membuat Cleo sedih dan sempat menyerah.


Tapi Bulan meminta Cleo tak menyerah


dan agar terus mendekati Bintang untuk mendapatkan hati Bintang.


Bulan melakukan hal tersebut karena ia


cemburu dengan Yusuf yang semakin dekat dengan Bintang, sedangkan Bulan sudah


jatuh hati kepada Yusuf.


Hingga perlahan cinta yang hadir di


antara mereka, membuat hubungan kedua saudara itu sedikit renggang.


************


"Ah, aku nyerah deh, susah


mendekati Bintang, sekarang ia justru semakin deket dengan Yusuf.


Bintang juga terlihat semakin


menjauhiku apa karena Yusuf ya?


Apa aku menyerah saja, Bulan?


Aku lelah mengejarnya yang semakin


menjauhiku." ujar Cleo yang sedang curhat kepada Bulan.


" What? Lo mau nyerah ngejar


saudara gue? jangan dong.. lo harus kejar jika lo benar benar mencintainya.


Buktikan kalau Lo benar benar


mencintainya dan bisa dapetin hatinya.


Ah, gitu aja nyerah, payah Lo.!!"


jawab Bulan.


"Lagipula gue yakin Bintang dan


Yusuf gak mungkin mereka pacaran, secara mereka sama sama paham agama dan orang


tua gue juga gak bolehin kami pacaran jadi kagak mungkin.


kalau ayah atau Bunda tau, akan kena


marah itu Bintang.


Jadi jalan Lo dapetin Bintang, saudara


gue sebenernya mudah saja Bro, kalau Lo mau usaha, jangan dikit dikit


nyerah." ujar Bulan kembali.


"Serius mereka gak pacaran ya?


wah... tapi terus gimana cara bisa dapetin hati Bintang? ini saja gak mudah,


sulit dan terlebih Bintang menjauhiku apalagi kalau mereka memiliki hubungan


seperti pacaran gitu, ah gak bayangin gue sob." ujar Cleo.


"Gue punya ide." ucap Bulan.


"Apa?" tanya Cleo.


Dan Bulan pun membisikkan sesuatu


kepada Cleo.


Hemm kira kira apa ya??......


*****************


Sejujurnya ini sudah kedua kalinya


mereka seperti ini, kala itu Bulan dan Bintang jatuh hati kepada David, yang


seharusnya sudah menjadi bagian keluarga mereka meski mereka tidak sedarah.


Namun karena berulangkali Anabel dan


Ferdi menasehati, itu di sebabkan oleh kedekatan mereka, sudah seharusnya


ketika beranjak remaja Bulan juga Bintang tetap harus menjaga batas dengan


David karena bagaimanapun mereka bukan saudara kandung.


Anabel dan Ferdi pun berulangkali

__ADS_1


mengingatkan agar mereka dekat sewajarnya sebagai saudara, tidak lebih dan


tidak terlalu dekat hingga melanggar batasan agama.


Anabel dan Ferdi pun berulangkali


berpesan kepada Bulan dan Bintang tentang hal itu karena Ferdi dan Anabel tak


ingin sesuatu yang tak seharusnya terjadi.


Ferdi dan Anabel tak ingin Bintang dan


Bulan jatuh cinta dengan David.


David tumbuh menjadi lelaki dewasa


yang baik agamanya, sopan santun, kata katanya juga selalu lembut dan


menyayangi mereka sebagai adiknya juga menyayangi keluarganya. David juga


lelaki yang bertanggung jawab.


Hingga siapapun perempuan tentu akan


jatuh hati dengan sikap David.


Dan itu salah satu sebab Bintang dan


Bulan pernah jatuh hati kepada kakak angkatnya sendiri.


Terlebih mereka selalu dekat dan


bermain bersama, juga satu rumah.


Namun Anabel dan Ferdi menasehati


berulangkali kepada anaknya karena bagaimanapun Ferdi dan Anabel sudah


menganggap David seperti anaknya dan tak ingin ada cinta di antara kedua


puterinya dengan David.


Hingga perlahan mereka menyadari dan


perlahan rasa cinta yang baru tumbuh itu hilang dan tergantikan dengan cinta ke


lelaki lain yang membuat mereka kagum.


Namun sayang, Cinta yang hadir itu


membuat persaudaraan mereka sedikit renggang dan di bumbui dengan rasa cemburu.


Anabel dan Ferdi bersyukur karena kini


Bulan dan Bintang sudah tak mencintai kakak angkatnya.


mengetahuinya, Cinta yang kini hadir di antara kedua puterinya dengan lelaki


lain membuat persaudaraan mereka renggang dan di bumbui rasa cemburu juga


konflik, tentu mereka akan sedih dan senyum senyum sendiri melihat kisah cinta


kedua puterinya.


Sedangkan David sudah mengenalkan


calonnya kepada Anabel dan Ferdi,


Tapi mereka meminta David


menyelesaikan sekolahnya, dan agar kuliah juga bekerja terlebih David seorang


lelaki.


Anabel dan Ferdi pun meminta keempat


anaknya agar tidak berpacaran dan fokus dengan sekolahnya hingga mereka kuliah


dan bekerja, jika pun mereka sedang jatuh hati dengan seseorang, Anabel dan


Ferdi meminta mereka untuk memendamnya dan mengikhlaskan bagaimanapun Ferdi dan


Anabel tak ingin keempat anaknya menjalin hubungan tidak halal dengan seseorang


yang bukan mahramnya.


Meski bisa saja Ferdi dan Anabel


menikahkan mereka di usia muda terlebih Anabel dan Ferdi bukan orang miskin


bahkan kini David mulai merintis Perusahaan di usianya yang muda dan sesekali


membimbing rapat juga menemani Ferdi dalam bertemu kliennya.


Begitupun dengan Bintang dan Bulan


yang sudah memulai membuka lestoran juga perpustakaan tempat baca untuk mereka


yang meminjam buku dan bagi yang tidak mampu.


Hanya saja Ferdi dan Anabel ingin


keempat anaknya benar benar fokus meraih cita citanya, fokus dengan sekolahnya

__ADS_1


saat ini hingga mereka bisa mewujudkan mimpi mereka.


Karena Anabel dan Ferdi yang sudah


makan asam garam kehidupan mengetahui pernikahan bukanlah hal mudah yang di


jalankan, banyak emosi yang harus kita pandai atur untuk keutuhan bahtera rumah


tangga yang sedang di jalankan.


Untuk mempertahankan keutuhan


keluarga.


Karena untuk memulai melaksanakan


pernikahan terkadang mudah saja bagi mereka yang mempunyai uang cukup, bukan


hal sulit untuk memulai pernikahan dengan dekor yang megah, atau akad dengan


hal yang sudah di rencanakan.


Tapi bukan itu yang menjadi pertimbangan


Anabel dan Ferdi,


Mereka mempertimbangkan mental mereka


yang siap atau tidak dalam menjalani pernikahan di usia dini atau yang masih


muda sebab itu Anabel memiliki prinsip dan menginginkan keempat anaknya agar


meraih cita cita mereka dan tidak memikirkan percintaan dulu.


Karena dalam membina membina


percintaan butuh kedewasaan mental dan hati yang lapang juga ketidak egoisan


untuk keutuhan hubungan tersebut, terlebih bagi mereka yang akan membina rumah


tangga butuh kedewasaan mental juga hati yang lapang dan tidak egois untuk


keutuhan rumah tangga yang telah di bangunnya nanti.


Karena bukan tentang siapa yang menang


dan kalah tapi tentang saling memahami dan mampu mengerti satu sama lain.


Dan apa iya anak seusia mereka mampu


menjalani kerumitan cinta dalam rumah tangga tersebut?


Yang tentunya bukan hanya tentang


cinta saja tapi juga konflik yang ada.


Baik yang berpacaran pun akan memiliki


konflik,bukan ?


Oleh sebab itu Anabel dan Ferdi tidak


menginginkan keempat anaknya menjalani pernikahan dini ataupun masuk dalam


kerumitan konflik cinta yang akan membingungkan dan membuat konsentrasi belajar


mereka terganggu.


Cinta boleh saja namun harus benar


benar bisa bagaimana mengaplikasikan cinta itu.


Karena Anabel dan Ferdi pun menyadari


bila anak remaja atau yang telah tumbuh dewasa tentu akan merasakan perasaan


cinta namun yang terpenting bagaimana cara pengaplikasiannya agar tak berakhir


berpacaran dan penyesalan ketika mereka tidak di cintai atau cinta mereka


bertepuk sebelah tangan dan di tinggalkan begitu saja saat mereka sedang cinta


cintanya.


Anabel dan Ferdi tak ingin mengulangi


kesalahan yang sama yang mereka lakukan dulu ketika remaja dan dewasa.


Mereka tak ingin keempat anaknya


merasakan cinta dengan segala konfliknya yang cukup menguras hati dan batin mereka


juga fikiran mereka terlebih di usia mereka yang masih muda, yang seharusnya


fokus untuk sekolah dan meraih cita cita mereka.


Cinta memang indah namun terkadang


cinta tak seindah seperti yang di bayangkan.


Cinta akan memiliki konflik dan


kerumitannya sendiri.

__ADS_1


Rasa kecewa juga sedih tentu akan


hadir di antara cinta tersebut yang tak bisa di elakkan.


__ADS_2