
Semakin hari Cleo semakin mendekati
Bintang dan berusaha untuk mendapatkan hati Bintang.
Sementara Bintang semakin merasa risih
dengan sikap Cleo yang seolah mencari perhatiannya, hingga Bintang pun menjauh
perlahan dari Cleo, dan membuat Cleo sedih dan sempat menyerah.
Tapi Bulan meminta Cleo tak menyerah
dan agar terus mendekati Bintang untuk mendapatkan hati Bintang.
Bulan melakukan hal tersebut karena ia
cemburu dengan Yusuf yang semakin dekat dengan Bintang, sedangkan Bulan sudah
jatuh hati kepada Yusuf.
Hingga perlahan cinta yang hadir di
antara mereka, membuat hubungan kedua saudara itu sedikit renggang.
************
"Ah, aku nyerah deh, susah
mendekati Bintang, sekarang ia justru semakin deket dengan Yusuf.
Bintang juga terlihat semakin
menjauhiku apa karena Yusuf ya?
Apa aku menyerah saja, Bulan?
Aku lelah mengejarnya yang semakin
menjauhiku." ujar Cleo yang sedang curhat kepada Bulan.
" What? Lo mau nyerah ngejar
saudara gue? jangan dong.. lo harus kejar jika lo benar benar mencintainya.
Buktikan kalau Lo benar benar
mencintainya dan bisa dapetin hatinya.
Ah, gitu aja nyerah, payah Lo.!!"
jawab Bulan.
"Lagipula gue yakin Bintang dan
Yusuf gak mungkin mereka pacaran, secara mereka sama sama paham agama dan orang
tua gue juga gak bolehin kami pacaran jadi kagak mungkin.
kalau ayah atau Bunda tau, akan kena
marah itu Bintang.
Jadi jalan Lo dapetin Bintang, saudara
gue sebenernya mudah saja Bro, kalau Lo mau usaha, jangan dikit dikit
nyerah." ujar Bulan kembali.
"Serius mereka gak pacaran ya?
wah... tapi terus gimana cara bisa dapetin hati Bintang? ini saja gak mudah,
sulit dan terlebih Bintang menjauhiku apalagi kalau mereka memiliki hubungan
seperti pacaran gitu, ah gak bayangin gue sob." ujar Cleo.
"Gue punya ide." ucap Bulan.
"Apa?" tanya Cleo.
Dan Bulan pun membisikkan sesuatu
kepada Cleo.
Hemm kira kira apa ya??......
*****************
Sejujurnya ini sudah kedua kalinya
mereka seperti ini, kala itu Bulan dan Bintang jatuh hati kepada David, yang
seharusnya sudah menjadi bagian keluarga mereka meski mereka tidak sedarah.
Namun karena berulangkali Anabel dan
Ferdi menasehati, itu di sebabkan oleh kedekatan mereka, sudah seharusnya
ketika beranjak remaja Bulan juga Bintang tetap harus menjaga batas dengan
David karena bagaimanapun mereka bukan saudara kandung.
Anabel dan Ferdi pun berulangkali
__ADS_1
mengingatkan agar mereka dekat sewajarnya sebagai saudara, tidak lebih dan
tidak terlalu dekat hingga melanggar batasan agama.
Anabel dan Ferdi pun berulangkali
berpesan kepada Bulan dan Bintang tentang hal itu karena Ferdi dan Anabel tak
ingin sesuatu yang tak seharusnya terjadi.
Ferdi dan Anabel tak ingin Bintang dan
Bulan jatuh cinta dengan David.
David tumbuh menjadi lelaki dewasa
yang baik agamanya, sopan santun, kata katanya juga selalu lembut dan
menyayangi mereka sebagai adiknya juga menyayangi keluarganya. David juga
lelaki yang bertanggung jawab.
Hingga siapapun perempuan tentu akan
jatuh hati dengan sikap David.
Dan itu salah satu sebab Bintang dan
Bulan pernah jatuh hati kepada kakak angkatnya sendiri.
Terlebih mereka selalu dekat dan
bermain bersama, juga satu rumah.
Namun Anabel dan Ferdi menasehati
berulangkali kepada anaknya karena bagaimanapun Ferdi dan Anabel sudah
menganggap David seperti anaknya dan tak ingin ada cinta di antara kedua
puterinya dengan David.
Hingga perlahan mereka menyadari dan
perlahan rasa cinta yang baru tumbuh itu hilang dan tergantikan dengan cinta ke
lelaki lain yang membuat mereka kagum.
Namun sayang, Cinta yang hadir itu
membuat persaudaraan mereka sedikit renggang dan di bumbui dengan rasa cemburu.
Anabel dan Ferdi bersyukur karena kini
Bulan dan Bintang sudah tak mencintai kakak angkatnya.
mengetahuinya, Cinta yang kini hadir di antara kedua puterinya dengan lelaki
lain membuat persaudaraan mereka renggang dan di bumbui rasa cemburu juga
konflik, tentu mereka akan sedih dan senyum senyum sendiri melihat kisah cinta
kedua puterinya.
Sedangkan David sudah mengenalkan
calonnya kepada Anabel dan Ferdi,
Tapi mereka meminta David
menyelesaikan sekolahnya, dan agar kuliah juga bekerja terlebih David seorang
lelaki.
Anabel dan Ferdi pun meminta keempat
anaknya agar tidak berpacaran dan fokus dengan sekolahnya hingga mereka kuliah
dan bekerja, jika pun mereka sedang jatuh hati dengan seseorang, Anabel dan
Ferdi meminta mereka untuk memendamnya dan mengikhlaskan bagaimanapun Ferdi dan
Anabel tak ingin keempat anaknya menjalin hubungan tidak halal dengan seseorang
yang bukan mahramnya.
Meski bisa saja Ferdi dan Anabel
menikahkan mereka di usia muda terlebih Anabel dan Ferdi bukan orang miskin
bahkan kini David mulai merintis Perusahaan di usianya yang muda dan sesekali
membimbing rapat juga menemani Ferdi dalam bertemu kliennya.
Begitupun dengan Bintang dan Bulan
yang sudah memulai membuka lestoran juga perpustakaan tempat baca untuk mereka
yang meminjam buku dan bagi yang tidak mampu.
Hanya saja Ferdi dan Anabel ingin
keempat anaknya benar benar fokus meraih cita citanya, fokus dengan sekolahnya
__ADS_1
saat ini hingga mereka bisa mewujudkan mimpi mereka.
Karena Anabel dan Ferdi yang sudah
makan asam garam kehidupan mengetahui pernikahan bukanlah hal mudah yang di
jalankan, banyak emosi yang harus kita pandai atur untuk keutuhan bahtera rumah
tangga yang sedang di jalankan.
Untuk mempertahankan keutuhan
keluarga.
Karena untuk memulai melaksanakan
pernikahan terkadang mudah saja bagi mereka yang mempunyai uang cukup, bukan
hal sulit untuk memulai pernikahan dengan dekor yang megah, atau akad dengan
hal yang sudah di rencanakan.
Tapi bukan itu yang menjadi pertimbangan
Anabel dan Ferdi,
Mereka mempertimbangkan mental mereka
yang siap atau tidak dalam menjalani pernikahan di usia dini atau yang masih
muda sebab itu Anabel memiliki prinsip dan menginginkan keempat anaknya agar
meraih cita cita mereka dan tidak memikirkan percintaan dulu.
Karena dalam membina membina
percintaan butuh kedewasaan mental dan hati yang lapang juga ketidak egoisan
untuk keutuhan hubungan tersebut, terlebih bagi mereka yang akan membina rumah
tangga butuh kedewasaan mental juga hati yang lapang dan tidak egois untuk
keutuhan rumah tangga yang telah di bangunnya nanti.
Karena bukan tentang siapa yang menang
dan kalah tapi tentang saling memahami dan mampu mengerti satu sama lain.
Dan apa iya anak seusia mereka mampu
menjalani kerumitan cinta dalam rumah tangga tersebut?
Yang tentunya bukan hanya tentang
cinta saja tapi juga konflik yang ada.
Baik yang berpacaran pun akan memiliki
konflik,bukan ?
Oleh sebab itu Anabel dan Ferdi tidak
menginginkan keempat anaknya menjalani pernikahan dini ataupun masuk dalam
kerumitan konflik cinta yang akan membingungkan dan membuat konsentrasi belajar
mereka terganggu.
Cinta boleh saja namun harus benar
benar bisa bagaimana mengaplikasikan cinta itu.
Karena Anabel dan Ferdi pun menyadari
bila anak remaja atau yang telah tumbuh dewasa tentu akan merasakan perasaan
cinta namun yang terpenting bagaimana cara pengaplikasiannya agar tak berakhir
berpacaran dan penyesalan ketika mereka tidak di cintai atau cinta mereka
bertepuk sebelah tangan dan di tinggalkan begitu saja saat mereka sedang cinta
cintanya.
Anabel dan Ferdi tak ingin mengulangi
kesalahan yang sama yang mereka lakukan dulu ketika remaja dan dewasa.
Mereka tak ingin keempat anaknya
merasakan cinta dengan segala konfliknya yang cukup menguras hati dan batin mereka
juga fikiran mereka terlebih di usia mereka yang masih muda, yang seharusnya
fokus untuk sekolah dan meraih cita cita mereka.
Cinta memang indah namun terkadang
cinta tak seindah seperti yang di bayangkan.
Cinta akan memiliki konflik dan
kerumitannya sendiri.
__ADS_1
Rasa kecewa juga sedih tentu akan
hadir di antara cinta tersebut yang tak bisa di elakkan.