Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik

Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik
Episode 120


__ADS_3

Permintaan El dan Neysa


Vanya pun berjalan keluar melewati Aldo dan Kekasihnya yang masih berada di ambang pintu, sontak Aldo pun lalu mencekal tangan Vanya yang sudah melewati satu langkah darinya sambil berkata:" Jangan menghindar dariku dokter Vanya... " ucapnya dingin tanpa menoleh ke arah Vanya, seketika tanpa bicara Vanya pun menghempaskan cekalan tangan Aldo lalu pergi begitu saja. sedangkan semua orang menatap ke arah Aldo heran dengan sikapnya terhadap Vanya.


****


Di Sisi lain Vanya berjalan cepat menyusuri lorong RS sambil menangis sesegukan, entah mengapa setelah sekian lama tak bertemu semenjak keributan itu, Vanya merasa sakit hati melihat Aldo kembali lagi bersama dengan Kekasihnya. sementara Edward yang baru saja sampai di RS melihat Vanya yang sedang menangis, Ia pun berniat menghampirinya.


" Vanya... " teriak Edward memanggil Vanya, tapi siapa sangka justru Vanya pura-pura tidak mendengarnya, Ia malah semakin berjalan cepat meninggalkan Edward. Edward pun juga tidak tinggal diam saja, Ia berusaha mengejar Vanya, sampai akhirnya Edward pun bisa menyamai langkahnya, dan langsung menarik tangan Vanya lalu memeluknya, sontak Vanya pun terkejut dan menangis sejadi-jadinya di pelukan Edward.


" Hiksss... hikss... Edward..., kenapa Aku begitu lemah jika berhadapan dengan pria br*ngs*k itu... hikss... hikss.... " ucap Vanya sambil menangis sesegukan di pelukan Edward.


" Ssssttt.... Vanya... Vanya... tenangkan dirimu okey... " ucap Edward berusaha menenangkan Vanya yang berada di pelukannya, sambil mengelus-elus rambutnya.


" Edward Aku benar-benar tak sanggup lagi..., menikahlah denganku secepatnya... " ucapnya sambil melepaskan pelukannnya lalu menatap mata Edward dalam-dalam meminta persetujuan.


Ya semenjak kejadian keributan tersebut, hubungan Vanya dan Edward sudah semakin dekat saja, bahkan hubungan mereka tidak bisa disebut sebagai teman dan juga tidak bisa juga disebut sebagai Kekasih, hanya karena Aldo lah mereka bersandiwara menjadi sepasang Kekasih.


" Vanya... apa Kau sudah yakin..??, bahkan Aku tak mau membuatmu kerepotan nantinya jika banyak media yang meliput pernikahan kita, Kau ingat sendiri bukan jika Kau saja sudah menjadi bintang Iklan di perusahaanku.. " ucap Edward berusaha meyakinkan Vanya. Ya memang setelah kejadian tersebut Vanya memutuskan untuk meneruskan perjanjiannya dengan Edward menjadi bintang iklannya di perusahaannya, dan Vanya pun menyelesaikannya dengan sangat baik, sampai-sampai banyak yang ingin bekerja sama dengan perusahaan Sanjaya Entertainment hanya gara-gara Vanya.


" Aku tak peduli Ed..., Kau sendiri bukan yang memintaku untuk menikah denganku..??, apa Kau mau jika saja Aku nanti dinikahi pria br*ngs*k itu..., apa Kau mau jika Aku menderita menjadi Istri kedua dari Pria br*ngs*k itu...??" ucap Vanya mencecar berbagai pertanyaan pada Edward penuh emosi.


" Ssstt..., sudah Vanya... jangan berkata seperti itu.. tenangkan dirimu.., banyak orang menatap ke arah kita.., ya sudah nanti kita bicarakan baik-baik...,okey..." ucap Edward berusaha menetralisir keadaan, tiba-tiba saja Neysa dan El datang dari arah berlawanan, dan berkata: " Lohh Om Edward kenapa Bunda dokter nangis sih..??" tanya El bingung, begitu juga dengan Neysa.


" Iya.., Bunda kenapa menangis...?? tanya Neysa bertanya pada Vanya yang terlihat seperti sehabis menangis.


" Tidak apa-apa kok Sayang..., kalian tenang saja ya..., Oh ya kalian kesini sama siapa..?? " tanya Vanya sambil mengusap air matanya, berusaha mengalihkan pembicaraan, sayangnya pertanyaan dari Vanya pun tak diindahkan oleh El,dan juga Neysa.


" Beneran ya Bun...??, Ney nggak mau Bunda sampai kenapa-kenapa lagi..." ucap Neysa bertanya dan memastikan jika Bundanya tidak kenapa-kenapa.


" Iya Bun..., El juga nggak mau jika Bunda kenapa-kenapa lagi.., pokoknya El mau Bunda menikah dengan Om Edward saja, El nggak mau Bunda menikah dengan Ayah Aldo, karena Ayah Aldo sudah jahat pada Kami... " ucap El sontak pernyataan El pun membuat Vanya dan Edward terkejut, tak di sangka jika El meminta Bunda dokter nya menikah dengan Edward, padahal dulunya El sangat menginginkan Vanya menikah dengan Aldo, justru sekarang berbanding terbalik dengan ucapannya. El sendiri merasa sakit hati sudah sebulan lebih Aldo tak memberi kabar sama sekali dengan Keluarganya, bahkan hanya karena seorang Wanita sampai-sampai Aldo mencampakkan Ibu kandungnya dan anak-anak angkatnya.

__ADS_1


Kini Vanya dan Edward pun saling pandang karena ucapan El, sedangkan Neysa menatap Vanya dan Edward yang terlihat bingung, lalu berkata:" Bunda..., Om... jika ini adalah keinginan dari El..., Neysa sangat memohon pada kalian turutilah kemauan El..., karena kemauan El adalah kemauan Neysa juga..., Kami tidak ingin sendiri tanpa adanya orang tua... " ucap Neysa penuh harap, sedangkan Vanya dan Edward menatap iba Neysa dan El yang sangat memohon pada mereka.


" Sayang..., sudah kalian tenang saja, Om janji akan menikahi Bunda kalian secepatnya... " ucap Edward, sontak membuat Vanya terperangah dengan pernyataan Edward, dan Vanya pun lalu ikut menganggukkan kepalanya tanda setuju dan berkata:" Benar Sayang... kalian jangan khawatir lagi..., jika Kami berdua akan segera menikah sesuai dengan keinginan kalian.. " ucapnya sambil menyetarakan tingginya dengan El.


" Benar bunda...?? tanya El dan Neysa memastikan, dan mendapatkan anggukan dari Vanya, lalu El dan Neysa menghambur memeluk Vanya dan Edward senang, mereka pun saling berpelukan seperti teletubbies.


Seketika itu juga ada seseorang yang mengganggu kebahagiaan mereka, dengan berteriak


" Apa-apaan ini...??, ini semua pasti terpengaruh olehmu bukan dokter Vanya... " ucap Aldo yang datang bersama sang Kekasihnya. Ya setelah menjenguk Erlin Aldo dan Kekasihnya berniat menemui Vanya, tak di sangka mereka berdua justru bertemu dengan Vanya di lorong RS bersama Edward dan Anak-anak angkatnya.


" Tidak Ayah..., Kami sama sekali tidak dipengaruhi oleh Bunda dokter dan Om Edward, tapi justru Ayah lah yang dipengaruhi oleh perempuan itu... " tegas Neysa melawan perkataan Ayah angkatnya.


" Neysaa..., jaga ucapanmu...!!" lantang Aldo sambil mengangkat tangannya ke atas, tapi di hentikan oleh Vanya.


" Stop tuan Aldo...., mau Kau apakan anakku..." ucap Vanya tegas sampai-sampai semua orang yang mendengarkannya pun melihat ke arah mereka yang sedang berdebat.


" Kalau berani tampar saja Aku..." ucap Vanya lantang menantang Aldo, sambil menatapnya tajam, dengan tatapan membunuh.


" Br*ngs*k ini semua gara-gara Kau juga Edward... " ucap Aldo akan melayangkan pukulan pada Edward tapi terhenti dengan kedatangan seseorang yang menghentikannya.


" Ibu... " gumam Aldo pelan.


" Apa-apaan Kamu Do..., setelah apa yang Kamu perbuat Kamu berani menyalahkan tuan Edward dan Nak Vanya..." ucap Ibu Irma.


" Bukan begitu Bu.... tapi..." ucap Aldo terhenti.


" Sudahlah Do..., Ibu tidak mau tahu lagi denganmu.., bahkan Kamu sudah menghianati Ibu dan anak-anak angkatmu demi seorang Wanita yang tak tahu diuntung itu... " ucap Ibu Irma sambil melirik ke arah Laras Ke kasih dari Aldo.


" Tapi Bu..., Aldo janji Bu akan menuruti perintah Ibu.. dengan menikahi dokter Vanya sekaligus Laras Bu..." ucap Aldo sambil memohon pada Ibu Kandungnya.


Plaaakkk

__ADS_1


tamparan dari Ibu Irma dilayangkan di pipi sisi kiri milik Aldo.


" Jaga mulutmu Aldo...!!, Ibu tidak menyangka jika Anak Ibu ternyata Putra Ibu benar-benar berubah..., dan satu lagi Ibu tidak akan membiarkanmu menikahi dokter Vanya, biarkan dokter Vanya berbahagia bersama tuan Edward... " ucap Ibu Irma, membuat semua orang menatap tak percaya dengan perkataan Ibu Kandung dari Aldo.


" Apa Bu...??, kenapa Ibu berkata seperti itu...??" tanya Aldo heran betapa terkejutnya Ia, karena sang Ibu telah membela Vanya dan juga Edward.


" Karena ini semua adalah akibat dari ulahmu Do.., dan ya selain itu.., ini merupakan keinginan dari anak-anak angkatmu.... " ucap Ibu Irma sembari menahan tetesan air matanya, sementara Vanya dan Edward hanya diam menyimak pembicaraan antara Ibu dan Anak tersebut.


" Benar Yah..., El nggak mau sama Ayah Aldo lagi... Ayah Aldo jahat..., Ayah Aldo sudah tega meninggalkan Kami.., El maunya bunda dokter menikah dengan Om Edward... " ucap El menimpali ucapan Ibu Irma.


" El..., sudah Sayang..." ucap Vanya pelan, sambil mengelus-elus rambut El.


" El ada apa denganmu Nak...??, kenapa berkata seperti itu...??? ucap Aldo sambil menghampiri El yang sedang memeluk Vanya. belum sampai El menjawab Neysa pun memotongnya, dan berkata:" Kalau Ayah Aldo memilih Kekasih Ayah itu, itu berarti Bunda juga harus menikah dengan Om Edward.., bukan dengan Ayah yang sudah menghianati Kami..." sambung Neysa memotong pertanyaan dari Aldo.


" Sudah jelas bukan..., jika anakmu sendiri yang meminta..." ucap Ibu Irma menatap sang Anak sinis sambil berusaha menahan tetesan air matanya.


" Bu sudah tenangkan dirimu.." ucap Vanya berusaha menenangkan Ibu Irma, dan mendapatkan anggukan.


" Sudahlah... Ibu tidak ingin berdebat lagi denganmu, apa lagi bertemu denganmu..." ucap Ibu Irma berusaha tetap tegar dengan apa yang Ia utarakan.


" El... Neysa... lebih baik kalian ikut dengan Nenek lihat dedek bayi ya Sayang..., nanti biar Bunda dokter sama Om Edward menyusul kalian.. " ucap Vanya pada El dan Neysa penuh kasih sayang, seketika ucapannya tersebut membuyarkan lamunan dari Ibu Irma dan Aldo.


" Ya sudah kalau begitu Ibu permisi dulu ya Nak.." ucap Ibu Irma berpamitan, tanpa menghiraukan Aldo yang hanya diam mematung menatap kepergian Ibu Kandungnya, tak terasa air matanya pun terjatuh begitu saja. Ya semenjak Ibu Irma pulang dari rumah sakit sebulan yang lalu, Ibu Irma memutuskan untuk pindah ke rumah yang Vanya dan Edward beli bersama anak-anak.


*******


Waduhhh gimana nih...???, akankah Aldo akan mencegah pernikahan Vanya dan Edward...???


Sambil menunggu update episode selanjutnya yuk baca karya baru dari teman Author, karyanya dari Mama Reni


__ADS_1



...Jangan lupa Vote, Like, Komen, dan Favorite ya.... Terimakasih... 🥰🥰🙏🙏...


__ADS_2