Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik

Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik
Episode 47


__ADS_3

Di mansion Sanjaya.


Entah mengapa hati Erlin kini sedang tak tenang, ia berusaha memejamkan matanya tapi tak bisa, hatinya merasa gelisah seakan ada yang hilang dari dalam hatinya, padahal jam sudah menunjukkan pukul 12 malam.


" Duhhh.... Astaghfirullahalazim.. kenapa hati gue nggak tenang sih... Astaghfirullahalazim... " ucap Erlin seraya beristighfar.ia pun lalu beranjak pergi dari tempat tidurnya menuju kamar mandi mengambil air wudhu, untuk melaksanakan sholat tahajud. Saat Erlin sedang beribadah tiba-tiba ponsel Erlin berbunyi terus menerus.


tut.... tut... tut...


" Ayo.... sayang... angkat pleaseee.... demi hubungan kita.... "ucap Aditya di seberang sana, sambil mondar-mandir menunggu jawaban dari Erlin. Yaa yang menghubungi Erlin adalah Aditya.


tut... tut.... tut...


" ayo angkat yang..... ucap Aditya lagi yang sudah tampak panik, karena telponnya tak di angkat oleh Erlin..


Erlin yang baru menyelesaikan ibadahnya pun lalu mengambil ponselnya yang ada di atas nakas...


" Adityaaaa....??? ngapain dia telpon malam-malam gini... ?? tanya Erlin dalam hati, dan akhirnya Erlin memutuskan untuk menelpon balik Aditya, tapi Aditya yang di hubungi pun malah menelpon Erlin kembali.


tut....


" Maaf telpon yang anda hubungi sedang sibuk... silahkan hubungi sesaat lagi " ucap suara dari operator.


" Kok nggak bisa sih.... ?? ada apa sebenarnya..?? kok perasaanku ada yang aneh..nggak biasanya Aditya menghubungiku malam-malam.... " batin Erlin.


" Ck... siaallll....... arrrrghhhhhh.... ucap Aditya kesal sambil mengacak-acak rambutnya, ia sangat merasa tak berguna bagi Erlin, padahal Erlin selama ini hanya wanita satu-satunya yang ia nikahi, bukan wanita yang lain.


" Bagaimana ini.... ???!! sedangkan besok gue menikah dengan Clara.... ,gue harus ke mansion sanjaya sekarang juga.... ya gue harus kesana..." gumam Aditya lalu ia segera mengambil kunci mobilnya,ketika ia membuka pintu kamarnya tapi ia tak bisa membukanya...,ya karna pintu kamarnya terkunci, lebih tepatnya dikunci oleh sang papah. Aditya pin sangat kesal karna ulah sang papah.


" Arrrgghhhhh....... sial..... " teriak Aditya sambil menjambak-jambak rambutnya sendiri. ia berusaha menghubungi sang adik tapi tak bisa dihubungi.


Sementara Erlin, sejak dihubungi oleh Aditya ia tampak khawatir..


" Astagaaa.... ada apa dengan diriku... astaghfirullahalazim.... huh... ucap Erlin sambil meminjat pelipisnya. Tiba-tiba ponselnya pun berbunyi


Drettt... dreettt.... drettt...

__ADS_1


" itu pasti Aditya.... gumam Erlin,lalu mengambil ponselnya,tapi perkiraannya salah ternyata yang menghubunginya adalah sahabatnya yaitu Vitalia.


" Vitalia....??? ngapain jam segini telpon?? batin Erlin, ia pun segera mengangkat telponnya.


" Halo... Vit.... Assalamu'alaikum... ucap Erlin.


" Wa'alaikumsalam......,, duhh Er... gawatttt.... jawab Vitalia khawatir.


" gawat kenapa...??? tanya Erlin penasaran.


" Entah gue bingung mau cerita darimana..., tapi tadi Clara kesini, meminta pertanggung jawaban sama kak Aditya, dan papah pun mengiyakan pernikahan mereka akan dilaksanakan besok Er.....


Duaaarrrr.....


bagai tersambar petir disiang hari, Erlin tiba-tiba terdiam lalu meneteskan air matanya, akan tetapi ia berusaha tetap tenang.


" Er.... Er.... halo... Erlin.... lo denger gue kan Er..., Lo nggak papa kan Er....??!! teriak Vitalia panik.


" Eh... mmmm iy iyaaa... jawab Erlin terbata sambil berusaha menahan rasa sedihnya., entah mengapa hatinya begitu hancur saat mendengarkan kabar dari sahabatnya, sekaligus adik dari Aditya.


" Tapi Vit.... tak semudah.... ucap Erlin terpotong.


" Nggak Er... Lo harus berjuang demi kakak gue... , gue tau Lo sebenarnya tak ada rasa sama kakak gue, kalian hanya kekasih bohongan saja tapi untuk kali ini Er pleaseee hargai perasaan Lo.... , gue tau perasaan Lo sekarang beda dengan perasaan Lo yang duli...., Lo itu sekarang cinta sama kakak gue.... tapi Elo gengsi untuk mengungkapkannya.... iyaaa kan Erlin.. jawab Er..... ??!!!!! tanya Vitalia dengan penuh penekanan. sedangkan Erlin yang mendengarkan Vitalia hanya bisa diam dan meneteskan air matanya.


" Jawab Er.... !!! , ingat Erlin selemah apapun kamu, jangan lemah dihadapan orang, apalagi dia sudah berani merebut kekasihmu, setahu gue Elo itu orangnya kuat Er.... gue yakin Elo bakal bisa melewati semuanya Er.... ,Lo harus berkorban... " ucap Vitalia menginginkan Erlin. Erlin pun lalu menghapus air matanya dan berusaha untuk tetap tegar dengan masalah yang ia hadapi sekarang. sedetik dia detik... akhirnya Erlin pun menjawab pertanyaan Vitalia.


" Iyaa Vitalia... kamu benar guee harus berkorban demi cinta gue......


" Hmmm.... bagusss.. sekarang buktikan kalau kamu benar-benar cinta sama kak Aditya, tolong Pleaseee Erlin perjuangin cinta Lo... , dan Ya gue ingetin sekali lagi..., orang gue sudah ada di RS mau bantuin Lo, sekarang secepatnya Lo kesana...,karna besok jam 10 pelaksanaan Ijab qobulnya ,, tak ada waktu lagi Er....cepetan..... !! " tegas Vitalia, Erlin pun tanpa berfikir panjang lalu mematikan ponselnya segera bergegas ke RS ,tanpa menghiraukan dirinya yang masih memakai baju tidurnya, ia keluar mansion tanpa berpamitan dengan keluarganya.


" Gue harus segera sampai di RS...." gumam Erlin, sambil menyetir mobil dengan kecepatan tinggi.


" Tapi... tunggu dulu kenapa Aditya tak dapat dihubungi...??? apa tadi??? ah sudah lah yang penting guee harus nemuin bukti sebelum besok jam 10 pagi... demi guee,, demi Aditya.. dia nggak boleh nikah sama wanita ular itu... " gumam Erlin, sambil menghapus air matanya yang sempat keluar, dan ia berusaha menyemangati dirinya sendiri. tak lama pun akhirnya Erlin pun sampai di RS.


Di lorong RS, Erlin berjalan cepat, sambil menengok kanan kiri.. melihat situasi.. karna ia sudah di beri pesan oleh para sahabatnya agar lebih hati-hati dimanapun berada. banyak para suster dan dokter melihat keberadaan Erlin dengan terheran-heran, karena baru pertama kali ini, Erlin ke RS hanya mengenakan baju tidurnya, apalagi ini bukan jadwal jaganya, Erlin yang biasanya tersenyum ramah menyapa rekan-rekannya, tapi kali ini dia tak seperti biasanya. sampai para teman sejawatnya maupun tenaga medis lainnya dibuat heran dengan tingkah laku Erlin yang sangat aneh.... ,

__ADS_1


" Eh.. dokter Erlin kenapa ke RS pakai baju tidur ya... ?? terus kenapa dia ke RS malam-malam..?? kan beliau nggak ada jadwal buat jaga malam...??? tanya seorang suster.


" Mana ku tahuuu..... " jawab seorang dokter yang merupakan teman sejawat Erlin, yaitu dokter Intan. lalu tak lama pun dokter Mirna yang mendengar ucapan rekan-rekannya pun menyahut...


" Erlin.... ??? kalian yakin dokter Erlin kesini..?? tanya seorang dokter, yaitu dokter Mirna


" Yaa yakin lah.... kalau nggak yakin, terus tadi kita liat siapa...??? jelas dokter Intan.


" Gue harus temuin Erlin sekarang.... gumam dokter Mirna masih terdengar oleh rekan-rekannya, lalu pergi meninggalkan rekan-rekannya.


" Ehh.... dokter Mirna.. mau kemana...?? tanya dokter Intan.


" Sebentar saya ada urusan.... " ucap dr.Mirna lalu berlari terburu-buru,meninggalkan para rekan-rekan tenaga medisnya. mereka pun dibuat penasaran oleh tingkah dr.Mirna yang terlihat aneh, ditambah dr.Erlin yang datang-datang seperti terburu-buru, cuek terhadap semua tenaga medis yang ada di RS yang sedang jaga malam.


Sementara Erlin sudah sampai di ruangannya di kejutkan dengan sosok Pria yang sudah menunggunya...


Cekleekkkk....


" Astaghfirullahalazim....


" Tu.. tuan... ??? ucap Erlin terbata.


" Nona Erlin... maaf saya lancang sudah masuk ke ruangan anda tanpa seizinmu... ucap Pria itu sopan.


" Anda siapaa...??? tanya Erlin menyelidik.


" Maaf Nona... saya diutus oleh Nona Vitalia untuk menemui Nona Erlin.... " jelas Hans.


" Jadi.... kamu orang yang suruhan Vitalia.... ??? tanya Erlin.


" Iyaaa Nona.... perkenalkan saya Hans Pratama, biasa di panggil Hans, saya orang kepercayaan dari keluarga Wijaya Nona, tapi untuk saat ini tuan Wijaya belum mengetahui rencana busuk wanita itu, sedangkan tuan Aditya dan Nona Vitalia sudah mengetahui semuanya Nona, dan dengan kejadian yang barusan terjadi..., tuan Wijaya berhasil dihasut oleh wanita itu Nona Erlin.... saya harap rencana yang akan kita rencanakan ini berhasil


" Kalau begitu kita bahas rencana kita...Hans...,, karena kita tidak punya banyak waktu...."titah Erlin, agar Hans segera menyusun strategi.


" Ok... baiklah..... Nona... " ucap Hans menyetujui.

__ADS_1


__ADS_2