
Resepsi Pernikahan Vanya dan Edward
" Ohhh.... jadi begitu... " ucap Erlin yang tiba-tiba memotong pembicaraan bahkan sampai-sampai seluruh tamu undangan menatap ke arah Erlin.
" Siapa Lo..., nggak usah ikut campur urusanku dengan Aditya, deh..!!" lantang Risa menatap sinis Erlin.
" Risaa..., apa-apaan Kamu....!!" tegas Aditya menegur Risa.
" Memangnya Lo tuh siapa berani-beraninya ngatur-ngatur Gue..., Gue berhak ikut campur Lo apalagi berhubungan dengan Suamiku..." ucaap Erlin penuh penekanan.
" Erlin Sayang... tenangkan dirimu...." ucap Aditya berusaha menenangkan sang Istri.
" Cukup Mas..., Aku sudah dengar sendiri jika Dia menyukaimu.."
" Kenapa Kau justru malah membelanya sih Dit.. bukan malah membelaku...??" potong Risa manja, sedangkan Erlin yang melihat Risa bergelayut manja di tangan sang Suami pun menatapnya dengan tatapan yang tak dapat di artikan.
" Cukuuupp Sa..., Dia Istriku...., jadi Aku berhak membela, dan melindunginya..." tegas Aditya menjawab pertanyaan dari Risa.
" Kur*ng aj*r.... Kau Wanita j*la*g berani-beraninya Kau telah merebutnya dariku....
" Heh... apa..??, nggak salah...??, yang ada Elo tuh yang ngerebut Suami Guee...., dasar pelakor... " balas Erlin sinis.
" Apaa Kau bilang??" tanya Risa sambil menatap Erlin dengan tatapan penuh arti.
" Pe-la-kor...." eja Erlin, sengaja memancing emosi Risa.
" Dasar Wanita tak tahu diri..." ucap Risa akan melayangkan tangannya ke arah Erlin, dan..
Greepp...
sayangnya tangan Risa berhasil ditahan oleh Aditya.
" Risa..., kalau Kau datang kemari hanya untuk mengacaukan acara..., lebih baik Kau pergi dari sini..." ucap Aditya sambil menatap tajam Risa, dan menunjukkan jarinya.
" Kau mengusirku Aditya..., tega Kamu..." balas Risa dengan memelas.
" Hmmm..." jawab Aditya dengan deheman, sementara Erlin hanya diam saja, menyimak perdebatan tersebut.
" Yaa... ini semua karena Wanita m*rah*n sepertimu..." ucap Risa sambil menunjukkan jarinya ke arah Erlin.
" Cukup hentikan Nak... Kamu tahu tidak sedang berhadapan dengan siapa...??" ucap Mamah dari Risa memotong pembicaraan, berusaha mengingatkan Risa, sementara yang lainnya hanya menyaksikan keributan tersebut.
" Tapi Mah... Dia sudah merebutnya dariku..."
" Risaaa..., stop.... apa-apaan Kamu..., bahkan Aku hanya menganggap mu sebagai teman, tak lebih dari itu....!!" tegas Aditya menampik tangan Risa, dan menatap tajamnya.
" Sudah cukup....., Pengawal... cepat bawa Wanita ini keluar dari sini.., Dia sudah berani merusak acara keluargaku...!!" tegas tuan Ferrari sambil menunjuk ke arah Risa, bahkan ucapannya pun berhasil memecah suasana yang tadinya ribut menjadi diam seketika, dan seketika itu pula Risa dan orangtuanya terpaksa keluar dari pesta resepsi Pernikahan Vanya dan Edward. Yaa Risa ini adalah Adik sepupu dari Vanya, tapi jika dengan Vanya Ia juga tidak pernah akur.
*****
Setelah kejadian tersebut berlalu, hari pun sudah mulai semakin larut, para tamu undangan sudah sangat menantikan kedua mempelai yang telah resmi menjadi pasangan Suami Istri tersebut, siapa lagi kalau bukan Vanya dan Edward yang sedari tadi di tunggu kehadirannya karena sempat tertunda karena sebuah insiden.
" Perhatian..., mohon maaf untuk para tamu yang sudah berkenan hadir di acara resepsi pernikahan Nona Vanya dan Tuan Edward, sambil menunggu kedua mempelai, kini ada seseorang yang mau menyumbangkan sebuah lagu untuk seseorang yang Ia cintai.., dan Ia juga mempersembahkan lagu tersebut untuk menyambut kedatangan pasangan pengantin kita..., siapa lagi kalau bukan Nona Vanya Pricilia Ferrari, dan Tuan Edward Dirgantara Sanjaya.., mari tuan..., waktu Kami persilahkan..." ucap salah seorang pembawa acara di resepsi pernikahan tersebut.
Suara denting gitar berbunyi mengiringi kedatangan sepasang pengantin baru, dan...
Not sure if you know this
But when we first met
I got so nervous I couldn't speak
In that very moment
I found the one and
__ADS_1
My life had found its missing piece
Semua mata tertuju ke arah kedua pasang pengantin, dan menikmati alunan lagu yang dibawakan oleh Aditya.
So as long as I live I love you
Will have and hold you...
You look so beautiful in white...
And from now 'til my very last breath
This day I'll cherish..
You look so beautiful in white...
Tonight....
Treng... teng... treng.. teng.... treng.. teng.. teng...
Semua orang terkagum-kagum mendengar suara Aditya yang ternyata merdu termasuk Erlin sang Istri, sangat terpana dengan aksi Suaminya, selain itu para tamu yang menghadiri acara tersebut begitu terpana melihat kecantikan Vanya, dan ketampanan Edward.
What we have is timeless
My love is endless
And with this ring I
Say to the world..
You're my every reason
You're all that I believe in
With all my heart I mean every word....
So as long as I live I love you
Will haven and hold you
You look so beautiful in white
And from now 'til my very last breath
This day I'll cherish
You look so beautiful in white
Tonight
Treng.... treng... treng... treng....
Mereka pun berdansa dengan pasangan masing-masing begitu pula dengan para tamu undangan yang berpasangan dengan pasangannya masing-masing.
You look so beautiful in white, yeah yeah
Treng...teng..treng...teng... (suara gitar)
Na na na na
Erlin terlihat salah tingkah sendiri melihat sang Suami tersenyum sambil bernyanyi dihadapannya dan para tamu undangan.
So beautiful in white....
Tonight...
__ADS_1
And if a daughter is what our future holds
I hope she has your eyes
Finds love like you and I did
Yeah, and if she falls in love, we'll let her go
I'll walk her down the aisle
She'll look so beautiful in white, yeah yeah...
Aditya sambil menggoda Erlin, begitu pula dengan Edward yang begitu terlihat mesra dengan Vanya, sedangkan para orang tua yang melihatnya pun merasa terharu, dan bahagia melihat anak-anaknya yang sangat mencintai pasangannya masing-masing.
dung... tak...dung.. tak.... dung...
So beautiful in white
So as long as I live I love you
Will have and hold you
You look so beautiful in white
And from now 'til my very last breath
This day I'll cherish
You look so beautiful in white
Tonight
treng... treng... treng... treng... treng...
Na na na na
So beautiful in white
Tonight....
" Maafin Aku ya Sayang..., Aku berjanji tidak akan menghianatimu, meskipun banyak Wanita yang mengejarku..." ucap Aditya pada sang Istri, seketika Erlin memalingkan wajahnya malu.
Blusshhh....
" Iya Mas... kali ini Aku memaafkanmu..."
" Terimakasih Yang..." ucap Aditya lalu memeluk Erlin dengan erat, dan di balasnya dengan mesra.
" Cieee... cieee..... tepuk tangan buat semua yang sudah hadir di acara ini...." ucap pembawa acara memecah kemesraan Aditya dan Erlin.
prokk... prokk.. prokk...
" Waaaduhhh... waduhhh... para hadirin yang ada disini pecahhh seketika..., amazing nggak sih..., para Suami Istri berpasang-pasangan.., yang sepasang menyanyi, yang sepasang berdansa... Aaaaa... kalian memang benar benar pasangan terkereennn tahun ini..." ucap pembawa acara dengan penuh semangat.
" Mana tepuk tangannya untuk mereka berempat, yang sudah membuat suasana menjadi hidup..." sambungnya lagi.
Prokk... prokk... prokk...
" Ehh.. tunggu-tunggu... kalian kenapa diam saja...., jangan mau kalah dong sama Tuan Muda Aditya dan Nyonya muda Erlin..., kan kalian Raja dan Ratunya malam ini..." ucap pembawa acara tersebut menggoda sepasang pengantin baru tersebut, siapa lagi kalau bukan Vanya dan Edward, dan ucapan pembawa acara tersebut disambut gelak tawa para tamu undangan termasuk sepasang pengantin baru tersebut yang terlihat salah tingkah sendiri.
******
Kali ini Author buat happy dulu deh..., setelah ini apakah Edward dan Vanya bisa melewati ujian setelah pernikahannya..??, dan Akankah kedatangan pihak ketiga membuat Aditya dan Erlin pisah...??
Jangan Lupa Vote, Like, Komen, dan Favorite Yaa... Terimakasih... 🥰🥰🙏🙏
__ADS_1
Sambil menunggu Author lanjut di episode berikutnya yuk baca novel teman author, karya dari kak Eveliniq