
Ketika Hans dan Erlin akan membahas rencana mereka, tiba-tiba ada suara ketukan pintu
tok.. tok.. tok....
" Masuk..... " teriak Erlin.
Ceklek....
" Loh mbak Mirna...???
" Iyaa Er... mbak kebetulan ada jadwal jaga malam, dan tadi sempet di kasi kabar sama si tomboy...
" Huh... Pantesan....." jawab Erlin,sambil memijit keningnya.
Braaakkk....
"Astaghfirullahalazim.... teriak kedua wanita itu termasuk Hans yang ikut terkejut melihat kedatangan Aldo yang tanpa permisi.
" Eh..... emmm maaf dokter Erlin.... sayaaa...
" asisten Aldo...??? tanya Erlin mengerutkan keningnya.sementara Hans hanya menggelengkan kepalanya melihat perilaku sahabatnya itu, ya Aldo juga merupakan sahabat baik dari Hans begitu pula Aditya.
" Iy... iyaaa dokter Erlin.... , saya kemari diutus sama tuan Aditya untuk mengawasi anda bersama Hans... " ucap Aldo, sambil memegang dadanya karna masih ngos-ngosan.
" Maafkan sahabat saya Nona Erlin dia memang seperti itu.... " ucap Hans meminta maaf pada Erlin karena ulah sahabatnya.
" Huh... Iyaaaa.... , tenang saja..... ,, yasudah kita susun rencana kita dari sekarang, " ucap Erlin.
dr.Mirna pun akhirnya menutup pintu ruangan Erlin agar tak banyak orang yang mengetahuinya., ya sebenarnya banyak pengawal yang di kirim ke RS Wijaya untuk mengawal mereka, tapi Erlin meminta mereka agar pengawalan mereka dari luar RS saja.
" Nona Erlin kita harus mengambil rekaman cctv tempat tuan Aditya menginap waktu meeting di luar kota kemarin....
" Hmmm... duhh... terus gimana nih...??? tanya Erlin panik.
" Er... tenangkan pikirmu.... " ucap dr.Mirna menenangkan Erlin.
" Huh.... iyaa mbak.... jawab Erlin, sambil menarik nafasnya panjang.
" Benar yang dikatakan Nona Mirna, dok... dokter Erlin harus yakin, kita pasti berhasil menggagalkan rencana busuk wanita itu." ucap Aldo, berusaha membuat Erlin agar tetap bersemangat. Erlin pun hanya menganggukkan kepala tanda mengiyakan perkataan Aldo, karna memang yang dikatakan Aldo itu benar.
" Jadi gimana Hans...?? apa kita kita perlu kesana....???
" Benar Nona Erlin... hanya dengan cara itulah, kita bisa mengungkap kebenaran.. "
" Baiklah Ayoooo..... ucap Erlin lalu berdiri dari tempat duduknya, bergegas ke luar ruangannya,tanpa persetujuan mereka bertiga. sementara yang lain hanya bisa melongo, mendengar perkataan Erlin, dengan sangat terpaksa mereka mengikuti langkah Erlin..
" Nona.... Nona Erlin.... tunggu.... "teriak Hans pada Erlin yang sudah akan membuka pintu mobilnya. ia pun berhenti sejenak.
__ADS_1
" Ada apa sih Hans......,, kita nggak punya banyak waktu lagi..... " ucap Erlin kesal.
" Iyaa Nona.... tapi tolong kendalikan emosi anda Nona Erlin.... semua orang melihat ke arah anda... " ucap Hans menenangkan, tapi Erlin pun hanya diam tak menjawab ucapan dari Hans.
" Benar Er.... Lo harus bisa meredam emosi Lo.... , sudah kamu jangan nyetir... , biarkan Aldo atau Hans yang nyetir, bisa bahaya kalau kamu yang nyetir..... " ucap dr.Mirna memperingatkan Erlin.
" Kalau begitu saya saja yang nyetir... " ucap Aldo, menawarkan diri.
" Yasudah... Ayo....... ucap Erlin. mereka berempat pun akhirnya berangkat ke luar kota, untuk mencari bukti yang valid mengenai kebenaran kehamilan Clara. akan tetapi Aldo mempunyai ide brilian, ia mengarahkan mobilnya menuju ke sebuah apartemen yang cukup mewah... , mereka heran karna Aldo mengarahkan ke sebuah apartemen mewah..
" asisten Aldo... kenapa kamu malah mengarahkan mobilnya kesini...??? tanya Erlin mengerutkan keningnya bingung.
" Tenang dokter Erlin.. kita akan menemukan bukti juga di apartemen ini....
" Maksudmu ini apa ada hubungannya dengan Clara....??? tanya Erlin.
" Benar Nona....,ini adalah apartemen yang Clara tempati..,,Erlin pun hanya mengangguk saja, tanda mengerti.tak lama merka pun sampai di apartemen mewah itu.
" Yasudah jangan lama-lama... ayo kita masuk kedalam sana... ucap dr.Mirna meminta agar semua masuk ke dalam apartemen.
" Tunggu.....,, jangan gegabah... cukup Saya dan Aldo saja yang kesana...karena banyak mata-mata yang sedang mengintai kita...," cegah Hans, pada Erlin dan Mirna.
" Yasudah.... Hati-hati... kita nunggu disini..., dan ya... tolong kabari jika terjadi sesuatu segera hubungi saya... titah Erlin.
" Baik Nona..... jawab Aldo dan Hans serempak.
" Ayoo...,, do.....!!!! ajak Hans untuk segera keluar dari mobil.
Akhirnya pun ia langsung menuju ke sebuah ruangan yang khusus untuk memantau cctv.
" Tuan Aldo.... ??? tanya salah satu petugas cctv.
" Iya Pak... ,, mana rekaman itu...
" Ok.... sekarang Lo hubungi Nona Erlin sama Nona Mirna suruh kesini sekarang juga... "titah Hans pada Aldo.
" Baiklah....
dan akhirnya Erlin dan Mirna disuruh masuk keruangan tersembunyi yang ada di apartemen tersebut, Yaa sebetulnya apartemen tersebut adalah milik keluarga Wijaya, karna memang semenjak ia pulang dari Luar Negeri,Clara menempati di sebuah apartemen milik keluarga Wijaya, itupun tanpa sepengetahuan dari Clara. Erlin dan Mirna pun segera masuk ke sebuah tempat tersembunyi.
" Ayo mbak....!!! ucap Erlin.
" Hati-hati Er.... ,, sama liat-liat sekitar... ucap Mirna memperingatkan Erlin.
Akhirnya mereka pun sampai disebuah ruangan tersembunyi yang dimaksud oleh Hans.
" Nona Erlin.., ini ada sebuah rekaman yang terjadi di kamar wanita itu... " ucap Aldo menjelaskan. Erlin pun mengerutkan keningnya bingung, ia berfikir kenapa bisa rekaman cctv ada di kamar Clara.
__ADS_1
" Ini....??? beneran...??!! tanya Erlin.
" Iyaa Nona... ternyata tuan Aditya selama ini telah menggunakan cctv untuk memantau perkembangan dari Nona Clara... dengan memasang cctv dikamarnya....,terang Hans.
" Berarti selama ini..." ucap Erlin terpotong.
" Jangan berfikir yang tidak-tidak Er...., Aditya memang dulu mantan tunangan dari Clara... ,apalagi tingkah Aditya yang sangat posesif terhadapnya Sampai-sampai memasang cctv di kamar apartemennya untuk memantaunya, padahal mereka sudah bukan tunangan lagi...., tapi sekarang beda cerita... dia sudah cinta sama kamu Er... , dia sekarang sadar betul atas kesalahannya, karna memilih orang yang salah.... " terang Mirna. Aldo dan Hans pun menyetujui perkataan Mirna.
" Benar yang dikatakan Nona Mirna, dr.Erlin..
karna selama ini Nona Mirna sangatlah dekat dengan tuan Aditya..." ucap Aldo.
" Iyaaa... aku tahu...., dan akupun yakin kalau Aditya tak melakukan perbuatan itu... dan ini pun tentu belum cukup bukti..." ucap Erlin.
" Tenang Nona.... ini belum seberapa... nanti kita lihat bukti rekaman cctv di tempat penginapan tuan Aditya waktu meeting di luar kota... dan saya yakin ini pasti ulah wanita itu...." ucap Hans.
" Baiklah sekarang putarkan videonya do.... " titah Erlin.
" Siap... dokter Erlin " ucap Aldo, lalu ia memutar videonya. dan pada saat menit ke 8 mereka mata terbelalak kaget dengan perilaku Clara selama ini..
" Astaghfirullah... pria itu.....?? ucap Erlin terhenti, sambil menutup mulutnya tak percaya.
" Kamu kenal Er.... ??? tanya Mirna
" Mbak dia pasienku... tuan Alex.... " jawab Erlin, mereka bertiga tercengang mendengarkan perkataan Erlin. karna mereka bertiga sangatlah mengenal pria yang ada bersama Clara di rekaman video itu.
" Apaaaa.....??? kamu yakin Er.... ??? maksudku kamu tau orang itu... ?? tanya Mirna berusaha meyakinkan Erlin.
" Iyaa mbak... aku nggak bohong...." jawab Erlin serius.
" Nona.. Erlin.... saya minta anda harus berhati-hati dengan orang itu Nona.... karena sangat berbahaya..., tapi tenang saja Nona dia tidak jahat seperti Nona Clara...
" Lantas apa hubungannya dengan Clara, lalu dokter Irsyad....???" tanya Erlin penasaran.
" Apa mereka benar-benar sekongkol.. Hans..?? tanya dr.Mirna
" Ya yang anda katakan itu benar dr.Mirna... " ucap Hans.
" Haahhh.... astagaaa... jadi selama ini benar dong dugaan Vitalia,mereka bersekongkol untuk menghancurkan hubungan Erlin dengan Aditya... " ucap Mirna.
" Yang bersekongkol hanyalah Nona Clara dengan dokter Irsyad, Nona...., sedangkan tuan Alex tak mengetahui semuanya... ucap Aldo menjelaskan.
" Astagaaa.... Claraaa.... Lo berhubungan badan dengan pria itu tapi kamu yang menyalahkan Aditya.... k...ng aj*r kamu Ra... menjij*kkan.... " ucap Erlin geram dengan kelakuan Clara yang tak senonoh di dalam video itu.
" Sudah jam 4 pagi.... kita harus buru-buru.. mencari bukti yang lain.... " ucap Mirna cemas.
" Kalau gitu kita langsung saja ke kota Y saja, Nona... untuk mencari bukti selanjutnya... " ucap Hans.
__ADS_1
" Hmmm.... baiklah... ayo....!!! kita tak punya banyak waktu lagi.... " ucap Erlin penuh semangat untuk mencari bukti selanjutnya, karna dengan bukti pertama, ia yakin bahwa bukan Aditya lah yang menghamili Clara. Mereka pun lalu bergegas menuju ke kota Y, di sebuah tempat penginapan Aditya,waktu meeting seminggu yang lalu.
" Mohon maaf ada sedikit ralat ya.... teman-teman... 🙏🙏