
Rahasia Aldo
Setelah perdebatan panjang antara dr.Vanya,dan Aldo, kini Erlin sebagai Istri dari seorang Direktur utama RS.Wijaya turun tangan atas kejadian tadi,sementara Aditya kini sedang fokus mengurus perusahaan Wijaya Group seminggu kedepan, Erlin sangat penasaran, apa yang sebenarnya terjadi antara Vanya dan Aldo, selain itu ia juga penasaran dengan apa yang dikatakan Sahabatnya Vanya yang terasa begitu mengganjal,mungkin dengan menyuruh Aldo untuk berdiskusi tentang masalah tersebut Aldo mau terus terang dengan apa yang sebenarnya terjadi.
Di ruang direktur utama.
Seketika Erlin membuka pembicaraan dengan Aldo, sedangkan Vitalia ia ingin menyimak,dan ingin tahu apa yang akan dibicarakan oleh Kakak Iparnya.
Ya memang Vitalia ini adalah seorang dokter yang di kenal sangat misterius,bahkan para Sahabatnya pun tak ada satu pun yang tahu mengenai sosok Vitalia yang sebenarnya, tapi Erlin sempat mencurigainya,ketika ia mengetahui informasi tentang kesepakatan dirinya dan Kakaknya,padahal Vitalia waktu itu masih berada di luar negeri,dan dirinya juga jarang sekali berhubungan dengannya, entah kenapa alasan Vitalia menyembunyikan identitas aslinya seperti dr.Mirna/Kakak sepupu dari Aditya, dan Vitalia.sedangkan Aditya mengapa tak menyembunyikan identitas aslinya,bahkan sampai sekarang Erlin belum ada niatan untuk bertanya soal itu pada Suaminya,karena baginya ia tidak ingin ikut campur urusan pribadi mereka, pikirnya,tapi herannya ia justru dibuat penasaran juga dengan Aldo yang menyembunyikan semua identitas dari keluarganya,dari keluarga Wijaya,padahal keluarga Wijaya selama ini sangat berjasa pada Aldo, Erlin berfikir bahwa Vanya tadi pasti sedang membahas tentang hal ini ketika mereka berdebat,dan Vanya juga tak terima dengan apa yang sudah Aldo lakukan terhadap keluarganya, Erlin juga yakin kalau sebenarnya semua orang bahkan dari pihak keluarganya juga pasti penasaran dengan keluarga Aldo.
" Saya mau tanya sama kamu, Do... " ucap Erlin sambik bersedekap dada.
" Katakan dokter Erlin...,tapi mohon maafkan saya atas kejadian tadi..."ucap Aldo sambil menundukkan kepala merasa bersalah.
" Sudah Saya maafkan..., tapi ada baiknya kamu berkata jujur sekarang...,mumpung disini juga ada perwakilan dari pihak keluarga Wijaya... " ucap Erlin pada Aldo dengan tatapan dingin, sementara Vitalia masih bingung belum bisa mencerna ucapan dari Sahabat sekaligus Kakak Iparnya, karena ia memang tak tahu dengan apa yang akan dibahas.
" Maksudmu apa sih Kak...?? tanya Vitalia, ia mulai membiasakan dirinya untuk memanggil Erlin dengan sebutan Kakak Ipar.
" Vitalia kau pasti juga bertanya-tanya mengenai Keluarga Aldo bukan...?? atau Elo mungkin sudah mengetahuinya tanpa sepengetahuan dari keluargamu...??" tanya Erlin pada Vitalia..., sejenak Vitalia mulai mencerna perkataan Kakak Iparnya,sedangkan Aldo terperanjat ketika Erlin berucap seperti itu,ia tak menyangka jika situasi menjadi seperti ini.
" Ap... apaaa...,mana mungkin Gue tahu sih Kak...,???" Vitalia malah tambah bingung, dengan apa yang dikatakan Kakak Iparnya, karna sebetulnya ia juga penasaran dengan Aldo, tapi kenapa Kakak Iparnya justru berfikir kalau ia sudah mengetahuinya, padahal Vitalia belum sempat mencari tahu tentang keluarga Aldo, walaupun ia ada niatan untuk mencari tahu kebenaran tentang keluarga Aldo.
" Ck... sudah lah.... " ucap Erlin cuek lalu bertanya lagi dengan Aldo yang sedari tadi hanya diam.
" Kenapa kamu hanya diam, Do....?? kalau kamu masih tetap diam, Saya terpaksa akan panggil Mas Aditya untuk ke RS menyelesaikan masalahmu yang sebenarnya, Saya yakin kalau kamu menyembunyikan identitas keluargamu adalah niat baikmu..." ucap Erlin.
" Benar Do..., ceritakanlah semuanya pada kami..., kami berjanji akan membantumu... " ucap Vitalia menyela obrolan Erlin.
" Vitalia... kamu yakin akan bantu Aldo.., bukannya kalian sedang bersekongkol...?? tanya Erlin membuat Vitalia bingung, ia sekarang mulai berfikir Kakak Iparnya sudah mulai curiga terhadapnya.
__ADS_1
" Aduhh.... Kakak Ipar... sumpah demi apapun... Gue nggak pernah bersekongkol mengenai ini dengan Aldo Kak... jangan su'udzon dulu..,pleasee kali ini saja percaya sama Gue... " ucap Vitalia ia tak mau ambil pusing.
" Sudahlah, Do... mending Lo sekarang jujur saja...., dari pada Gue dituduh sama Kakak Ipar Gue yang enggak-enggak... " ucap Vitalia, lalu Aldo pun mulai memberanikan diri untuk membuka suara.
" Hmmm...maaf dr.Erlin jujur sebenarnya Nona Vitalia tak ada sangkut pautnya dengan identitas keluarga Saya, begitu pula dengan tuan Aditya ia tidak mengetahuinya sama sekali..." ucap Aldo.
" Tuhh dengerin tuh...ucapan dari Aldo..." ucap Vitalia sambil memutar bola matanya jengah, tapi Erlin tak menghiraukannya.
" Lantas apa yang membuatmu menyembunyikan identitas keluargamu,Do...?? bahkan keluarga Wijaya saja tak ada satu pun yang mengetahuinya...,Gue yakin Mas Aditya juga pasti bertanya-tanya soal ini, tapi Mas Aditya mungkin belum ada waktu saja untuk bertanya soal keluargamu..." tanya Erlin menyelidik.
" Saya menyembunyikan identitas Keluarga Saya sejak dulu....karena Ibu Saya dan anak-anak angkat Saya sedang dalam bahaya...itupun atas permintaan Ibu..." terang Aldo, membuat Erlin dan Vitalia tercengang.
" Maksudmu...?? tanya Erlin,dan Vitalia bersamaan.
" Ibu sebenarnya sedang ada masalah dengan Ayah saya sejak saya ikut dengan Aditya...,makanya Ibu sampai sekarang masih menyembunyikan identitasnya bersama anak-anakku..." terang Aldo.
" Apa...??,anak-anakmu..?? tanya Erlin.
" Lantas mengapa Lo justru tidak menyembunyikan identitasmu...??" tanya Vitalia menimpali.
" Saya tidak menyembunyikan identitas saya sendiri karena Ayah saya memang sudah mengetahui keberadaan Saya sejak dulu Nona Vitalia...,meskipun begitu Saya tetap melindungi Ibu Saya,agar tetap tidak diketahui identitas dan keberadaannya...,karena Ayah dan Istri barunya,sampai sekarang masih mencari keberadaan Ibu Saya,dan anak-anak yang akan dijadikan korban selanjutnya..." terang Aldo.
" dijadikan korban...??, maksudmu..?? tanya Vitalia penasaran.
" Iya Nona Vitalia Ibu akan dijadikan korban selanjutnya, karena sebetulnya Ayah saya seorang mafia yang kejam, ia ingin menghukum Ibu saya yang sudah dituduh selingkuh dengan Ayah saya,sementara Istri barunya adalah seseorang yang telah merusak hubungan diantara Ayah dan Ibuku, ia tiba-tiba datang dan mempengaruhi Ayahku...,dan mereka pun menikah...,semenjak itulah Ibu pergi dari rumah mencari kontrakan,sementara saya sendiri menyusul Ibu, Ibu bilang padaku jika saya tak boleh ikut bersama dengannya dalam waktu yang bersamaan,karna agar Ayahku tidak curiga padaku,dan tetap dalam pantauanku... " terang Aldo, seketika mata Erlin dan Vitalia membulat tak percaya dengan apa yang diterangkan oleh Aldo.
" Astaghfirullah..., tapi kenapa kamu menyembunyikan semua dari kami, Do.... " ucap Erlin pada Aldo.
" Saya sebenarnya ingin bercerita dengan keluarga Wijaya tapi Saya takut merepotkan kalian... " terang Aldo sambil menunduk merasa bersalah karena tak memberi tahu sejak awal.
__ADS_1
" Ck... Do... Kau anggap kami ini sebagai apa...??, Haaa...." bentak Vitalia ia mulai tersulut emosi karena Aldo menyembunyikan rahasia keluarganya,yang sebesar itu sendirian.
" Maafkan saya Nona Vitalia.,dokter Erlin... " ucap Aldo sambil bersimpuh dihadapan mereka berdua.
" Sudah tak ada gunanya kamu meminta maaf, Do..., lebih baik sekarang kamu jujur dengan dr.Vanya, karena anak-anakmu sudah sangat akrab dengannya, bahkan sudah menganggap dr.Vanya sebagai Ibu dari anak-anak angkatmu..jadi dia juga berhak tahu identitas kalian,Do..." ucap Erlin memberi nasehat pada Aldo.
sedangkan Vitalia masih dalam mode diam, dia berusaha mengontrol emosinya,ia benar-benar marah dengan Aldo,karena selama ini ia sudah merahasiakan rahasia terbesar pada keluarganya, yang bahkan Aldo sendiri sudah dianggap seperti anak sendiri dengan orangtua Vitalia maupun Aditya.
" Hmmm tapi dokter... bisakah kalian jangan memberitahu masalah ini pada dokter Vanya... saya hanya ingin dia mencari tahu sendiri tentang identitas keluarga kami...,apa dia mampu mencari informasi tentang keluarga kami,dan apakah dia mampu membantuku??,, jika dia mampu berarti memang dia benar-benar perhatian pada keluarga kami... dan Saya berjanji akan menjadikannya sebagai seorang pendamping hidup Saya sekaligus Bunda dari anak-anak.... " terang Aldo, membuat Erlin dan Vitalia terkejut dengan pernyataan Aldo.
" Hah.... yang benar saja Lo, Do...?? tanya Erlin, dan Vitalia serius.
" Serius Nona...,dokter..." ucap Aldo.
" Ck... kenapa kalau kamu suka sama Vanya nggak jujur saja sih Do...,jangan pura-pura saling cuek deh kalian...jadi makin ribet saja nih..." ucap Erlin.
" Yaaa kaya' Elo dengan Kak Adit..bukan sih Kak...??,,saling cuek akhirnya bucin juga...hahahaha " ledek Vitalia,pada sang Kakak Ipar,tapi Erlin hanya menatap Arik Iparnya tajam.
" Hmmm,,nampaknya Kisah Cinta CEO dan Dokter Cantik part 2 sudah dimulai deh ini, tapi masalahnya, Elo yang bikin kisruh sih Do... ikut pusing kan kita...." ucap Vitalia lagi, sambil memijat pelipisnya, sementara Erlin menggelengkan kepalanya karena tingkah Adik Iparnya, bisa-bisanya ia bercanda di saat sedang mode serius.
" Ehh sebentar deh terus Elo sama Vanya tadi ribut tadi karna masalah apa...???" tanya Vitalia lagi.
" Masalahnya Vanya sudah membawa anak-anak tanpa seijin dariku, Nona... saya hanya khawatir ada orang suruhan dari Ayah melihat anak-anak..., karna sebetulnya Ayahku sudah mengetahui wajah dari anak-anak,tapi mereka belum pernah bertemu... " jelas Aldo.
" Kok bisaaa...?? " tanya Erlin.
" Iya dok... karna memang ayahku mengetahuinya dari orang suruhannya... " ucap Aldo.
" Ck... ya sudah deh, benar yang dikatakan Kakak Ipar tadi...,mending Lo buruan minta maaf sama dr.Vanya deh Do..., sebelum masalah Lo lebih rumit lagi...,dan ingat ya Do masalah ini harus Lo ceritakan pada keluarga kami...jangan sampai Papah sama kak Aditya marah,karena Elo tidak jujur dengan mereka..,apalagi Elo sudah dipercaya sama Papah dan Kakak untuk memimpin perusahan cabang..." ucap Vitalia sambil menatap Aldo tajam.
__ADS_1
" Huhh...Baiklah kalau begitu...." ucap Aldo sambil menghembuskan nafas kasarnya, ia bahkan tak mampu melawan Adik dari sahabatnya sekaligus Bosnya, karena keluarganya sudah banyak berbuat baik padanya, mereka pun akhirnya mengakhiri perbincangan mereka,dan kembali dengan pekerjaannya masing-masing.
..." Buat Readers jangan lupa Vote, Like, dan Komen yaa....😉😉Trimakasih...🙏🙏🥰🥰 "...