
Perdebatan Aditya Dan Erlin
Waktu terus berlalu, tiba waktunya untuk resepsi pernikahan Vanya dan Edward, dan semenjak kejadian kemarin Aldo memutuskan menginap di Apartemen milik Laras, sementara Erlin sejak menerima telpon dari seorang Wanita yang tertera di ponsel sang Suami, masih mendiamkan Aditya sampai sekarang, sampai-sampai Vanya dan Edward pun heran melihatnya.
Di ruang Rias
" Er..., Lo kenapa sih...??" tanya Vanya bingung melihat Sahabatnya yang tidak seperti biasanya.
" Kenapa..??, nggak kenapa-kenapa Van..." jawab Erlin, berusaha menyembunyikan sesuatu.
" Bohong..., muka Lo tuh yaa..., dari selesai acara kemarin itu beda banget tau nggak..." ucap Vanya tak percaya, karena tatapan Erlin seperti orang yang sedang berbohong.
" Hehehe... beda gimana sih...??" tanya Erlin sambil tertawa.
" Nggak usah ketawa..., Gue serius tauk..." ucap Vanya, tiba-tiba saja Aditya datang memotong pembicaraan Vanya dan Erlin, dengan berdehem.
" Ehemmm..." dehem Aditya, seketika itu pula Vanya, Edward, dan juga Erlin menoleh keep arah sumber suara, dan...
" Van..., Gue permisi dulu ya..., kasian Baby Daffa sendirian di bawah sama mbok Inah..." pamit Erlin, karena melihat kedatangan sang Suami.
" Sayang.... mau kemana sih Yang...." ucap Aditya sambil menghampiri Erlin.
" Bukan urusanmu..., minggir....!!" seru Erlin ketus, lalu keluar dari ruangan tersebut.
" Sayang... tunggu....!!" ucap Aditya lalu mengejar sang Istri, sedangkan Vanya dan Edward yang melihat tingkah sepasang Suami Istri yang tidak seperti biasanya pun heran, saling tatap dan saling mengendikkan pundaknya tak tahu.
*****
Sementara Aditya masih mengejar Erlin, yang berjalan cepat menuruni anak tangga, dan di anak tangga terakhir Aditya berhasil menghentikan langkah sang Istri.
" Sayang..., Kamu kenapa sih...??" tanya Aditya bingung dengan simak Erlin yang berubah terhadapnya.
" Mas bisa minggir nggak sih Mas..., lepasin nggak..." ucap Erlin berusaha melepaskan cekalan tangan sang Suami.
" Sayang..., masih marah ya sama yang kemarin..., itu temenku bukan siapa-siapa Yang..." ucap Aditya berusaha menjelaskan pada sang Istri.
" Tapi Sayangnya Aku nggak percaya Mas..." ucap Erlin, lalu melepaskan cengkraman tangan Aditya, sementara mbok Inah yang sedang bersama Baby Daffa pun bingung melihat perdebatan sepasang Suami Istri tersebut, yang tak seperti biasanya.
" Sepertinya mereka sedang bertengkar hebat, dan Mbok pikir harus bilang nih sama Tuan besar dan Nyonya besar..." gumam Mbok Inah, lalu pergi ke arah taman yang sudah dipenuhi para tamu, Ya resepsi Vanya dan Edward sendiri terselenggara secara out door.
Dreettt... dreeettt.... dreettt...
ponsel Aditya pun berbunyi di saku jas Aditya dan suara itu terdengar di telinga Erlin, sontak membuat Erlin dan Aditya berhenti berdebat mengalihkan perhatian ke arah sumber suara.
" Risa... " gumam Aditya pelan, di dengar oleh Erlin, tapi tak di angkat oleh Aditya.
" Heh..., jadi Wanita itu lagi..., berarti Aku tidak salah menilai, jika duagaanku ini benar..." ucap Erlin dengan nada meninggi.
__ADS_1
" Sayang... tidak seperti itu..., kan Aku eudah hilang kalau Dia cuma temanku saja nggak lebih, coba Kamu tanya sama Clara Dia tau semuanya..." ucap Aditya berusaha merayu sang Istri, tapi sayangnya tidak ditanggapi baik oleh Erlin:" Bodo amat Mas..." jawab Erlin memutar bola matanya jengah, lalu meninggalkan Aditya.
*****
Sementara Mbok Inah yang sudah sampai di taman, melaporkan kejadian tersebut pada sang majikan.
" Tuan... Nyonya...." panggil Mbok Inah pada kedua majikannya.
" Mbok Inah ada apa Mbok..., kok seperti di kejar sesuatu...??" tanya Dewi bingung melihat Mbok Inah.
" Anu Nyonya.. Tuan..., emmm Tuan Muda Aditya sama Nyonya Muda bertengkar hebat di dalam..." jelas Mbok Inah.
" Apaaa..???" ucap Dewi dan Sanjaya terkejut dengan ucapan Artnya.
" Iyaa tuan Nyonya... sepertinya Nyonya Muda marah besar pada Tuan Muda Aditya yang ketahuan selingkuh..." terang Mbok Inah lagi.
" Apaaa...???, Aditya selingkuh...??, mana mungkin Mbok.., mungkin Mbok salah dengar kali..." ucap Dewi.
" Enggak Nyonya besar..., Saya dengar sendiri kok kalau Tuan Muda Aditya itu selingkuh.., makanya Baby Daffa Saya bawa kesini takut mendengar keributan diantara kedua orangtuanya.
" Kurang aj*r Kau Aditya..." ucap Tuan Sanjaya mulai tersulut emosi.
" Mas mending jangan berpresepsi buruk dulu deh sama Aditya.., lagian kita belum tahu itu benar atau tidak... " ucap Dewi pada sang Suami, tak lama kemudian Erlin pun datang diikuti oleh Aditya dibelakangnya.
" Sayang jangan begitu dong..., masa' nggak malu sih dilihat orang-orang loh Yang..." ucap Aditya membuntuti sang Istri.
Sedangkan dari kejauhan Mamah Dewi dan Tuan Sanjaya yang melihatnya pun lalu membuka suaranya:" Tuh Mbok lihatlah..., mereka baik-baik saja bukan...??, orange mesra gitu kok... " ucap Dewi.
" Tapi Nyonya tadi Mbok lihat sendiri..." ucap Mbok Inah menatap tak percaya kedatangan Aditya dan Erlin yang sangat berbanding terbalik dengan kejadian yang ada di dalam tadi.
" Sudah Mbok..., mungkin ada miss komunikasi antara mereka berdua..., untung saja tadi Wijaya tak mendengar Kamu ngomong begitu Mbok..." ucap Tuan Sanjaya.
" Makanya lain kali jangan main tuduh dulu ya Mbok... " ucap Dewi mengingatkan artnya tersebut.
" Maaf Tuan..., Nyonya..." ucap Artnya itu meminta maaf, dan di angguki oleh kedua majikannya tersebut.
*****
Sesampainya Aditya dan Erlin di sekeliling para tamu undangan, dan keluarganya, Erlin pun lalu menghampiri Baby Daffa yang terlihat sedang tertidur pulas di kereta dorongnya.
" Pulasnya.... kesayangan Mommy..." ucap Erlin sambil mencubit pipi buah hatinya pelan.
" Kalau tidur gitu mirip Mommy nya nggak sih..." goda Dina pada Sahabatnya.
" Sepertinya sih Iyaa.., Din... kalau dilihat-lihat..." ucap Clara menimpali.
" Namanya juga Anakku Din... Ra..., masa' iyaa sih mirip kalian..." jawab Erlin.
__ADS_1
Dreettt... dreettt.... dreettt...
lagi-lagi ponsel Aditya pun bergetar, dan Erlin yang mendengarkan Ponsel suaminya bergetar pun lalu menoleh ke arah sumber suara.
" Siapa..., Mas...?? tanya Erlin menyelidik.
" Emm... bukan siapa-siapa kok Sayang..., cuma rekan kerja saja..." jawab Aditya apa adanya.
Tak lama pula ada seorang Wanita beserta keluarga besarnya pun datang ke pesta resepsi pernikahan Vanya dan Edward.
" Aditya.... " panggil Risa pada Aditya yang terlihat sedang bersama Wanita lain pikirnya. Ya seseorang itu adalah Risa, Risa merupakan teman masa kuliah Aditya. seletika itu pula mereka menoleh ke arah sumber suara, bet apa terkejutnya Aditya melihat Risa yang datang ke pesta pernikahan Adik Iparnya, begitu juga dengan Erlin yang menatap tak suka pada Risa.
" Hey Dit..., kenapa Kamu tak pernah mengangkat telponku sih...??" tanya Risa menghampiri Aditya dengan genitnya, sementara Erlin yang melihatnya pun hanya diam mencoba mengamati gerak-gerik dari Wanita itu.
" Hmmm maaf Saya sibuk.... " jawab Aditya dingin, sambil melirik ke arah sang Istri, yang menatapnya dengan tatapan membunuh.
" Oh jadi Dia yang namanya Risa... " batin Erlin, sedangkan Clara yang memperhatikan Erlin tampak diam, Ia pun berkata:" Erlin... siapkan mentalmu, Kau harus berhati-hati dengan Wanita ular itu..., Dia sangat licik..." ucap Clara berbisik ditelinga Erlin.
Sementara sambil menunggu sepasang pengantin, Aditya dengan santainya masih ngobrol dengan Risa bahkan saking asiknya mengobrol..., mereka berdua tak menyadari jika ada banyak tamu yang melihat ke arah mereka, termasuk Erlin yang sedari tadi menatap mereka tak suka.
" Dit..." panggil Risa pada Aditya.
" Hmmm..." jawab Aditya dingin.
" Dari dulu kuliah Kamu memang terlihat tampan ya..." ucap Risa.
" Memang Aku tampan... " jawab Aditya dengan percaya dirinya.
" Saking tampannya banya Wanitayang mengejarmu, termasuk Aku... " ucap Risa to the point, seketika ucapan Risa pun membuat Aditya terkejut, Ia baru tersadar jika Dia sekarang sedang berada diantara para tamu undangan.
" Apaaa...???" tanya Aditya dengan nada terkejutnya.
" Dit..., maukah Kau jadi Kekasihku..??" tanya Risa pada Aditya, sementara Erlin yang mendengar pertanyaan dari Risa untuk sang Suami pun membelalakkan matanya terkejut, dan mulai tersulut emosi.
" Tapi Risa..., Aku..." ucap Aditya terpotong.
" Apalagi sih Dit..., bukannya dulu Kau mencintaiku juga..." ucap Risa.
" Itu dulu Risa.., sekarang Aku..." jawab Aditya lagi-lagi terpotong, oleh suara seorang Wanita
" Ohhh.... jadi begitu... " ucap Erlin yang tiba-tiba memotong pembicaraan bahkan sampai-sampai seluruh tamu undangan menatap ke arah Erlin.
Waduhh.... ada-ada saja masalah Aditya dan Erlin..., gimana kisah mereka selanjutnya??, lalu bagaimana dengan Laras??, apakah Dia jadi menemui Vanya...??" simak terus ya....
Jangan Lupa Vote, Like, Komen, dan Favorite Yaa... Terimakasih 🥰🥰🙏🙏
Sambil menunggu update episode berikutnya yuk mampir yuk ke novel teman Author.
__ADS_1