
Keputusan Vanya
Sedangkan Vanya pun terperangah dengan pertanyaan yang dilontarkan salah satu wartawan yang kebetulan diam-diam sedang meliputnya. Belum sampai Vanya menjawab ternyata dijawab oleh Erlin yang ternyata datang menyusul Vanya dan Aldo bersama sang Suami dengan membawa Baby daffa bersama baby sisternya.
"Mereka hanya berteman, dan Aldo adalah Ayah dari anak-anak..." jelas Erlin, sontak saja Vanya dan Aldo terkejut dengan ucapan Erlin.
"Kakak Ipar...??
"Dokter Erlin...??" Vanya dan Aldo berucap secara bersamaan.
"Maksudku Aldo adalah Ayah dari kedua anak-anak angkat Vanya dan Edward, dan Aldo merupakan orang pertama yang mengasuh mereka..., jadi tolong sekarang tinggalkan Kami dan jangan memata-matai aktifitas Adik Ipar ku lagi..." ucap Erlin pada media yang sedang meliput Aldo dan juga Vanya.
"Oh begitu...??, lalu apakah benar gosip antara dokter Vanya dan tuan Aldo menjalin hubungan..??" tanya sedang Wartawan pada Erlin tapi belum sempat Erlin menjawab, Vanya memotong pembicaraannya.
"Itu dulu dan sekarang tidak, tolong jangan memberikan pertanyaan yang sangat tidak masuk akal kepada Kami..." tutur Vanya dengan tatapan dingin pada awak media yang meliputnya.
"Dan satu lagi perlu kalian catat bahwa Saya tidak akan menikah lagi, karena Saya sangat mencintai almarhum Suami Saya, jadi jangan berharap lebih padaku untuk menikah lagi, jika tak ada yang mendesak ku" terang Vanya, seketika ucapan Vanya membuat Aldo terkejut sekaligus menatap tak percaya dengan apa yang diucapkan Aldo.
Begitu pula dengan Erlin dan Aditya yang mendengar ungkapan dari Vanya pun juga ikut terkejut mendengarnya.
"Vanya... Kau..." ucap Erlin terkejut.
"Kalau begitu kalian menikahlah, Kami akan merestui hubungan kalian..." timpal Aditya pada Vanya dan Aldo, seketika saja membuat Vanya ternganga dengan apa yang dikatakan Kakak Iparnya berbeda dengan Aldo yang sama sekali tidak berkutik, hanya diam termangu, Ia sendiri tak percaya diri jika Vanya mau menerimanya lagi.
"Tapi Kak..." ucap Vanya terhenti.
"Mas..., apa yang Kau katakan??" ucap Erlin penuh dengan pertanyaan dengan apa yang diputuskan oleh sang Suami.
__ADS_1
"Sayang..., ini demi kebaikan anak-anak.." ucap Aditya berusaha menjelaskan pada sang Istri.
"Tapi bukan begitu caranya Kak..., Vanya nggak akan setuju jika kalian akan menjodohkan ku dengannya, apalagi tanpa ada persetujuan dari anak-anak sangatlah sulit bagiku menerimanya, karena bagaimanapun kebahagiaan mereka ditentukan dengan cinta dan kasih sayang bukan karena tujuan tertentu..." Vanya menegaskan ketidak setujuannya panjang lebar, sambil menatap Aldo sekilas.
"Vanya..., tapi bagaimana dengan perusahaan apa Kamu sanggup untuk menggantikan posisi Edward untuk sementara waktu...??, Ada benarnya yang dikatakan Mas Aditya lho..., pikirkan baik-baik ucapan Mas Aditya" ucap Erlin bertanya, dan mengingatkan Vanya.
"Kakak Ipar selagi Aku mampu kenapa tidak, Aku bisa memimpin perusahaan tanpa harus menikah lagi, dan satu lagi jangan berharap terlalu banyak padaku, jika kalian tidak ingin menyesal dikemudian hari..." tutur Vanya pada sepasang Suami Istri tersebut.
"Vanya apa Maksudmu...??" tanya Aditya dan Erlin secara bersamaan.
"Aku akan menyelesaikan misi Suamiku Kak..., dan itu adalah sebuah misi tersembunyi, menyangkut kebahagiaan Sahabatku sekaligus Adik dari Kak Aditya, maaf Aku tidak dapat mengatakan itu disini.." ucap Vanya tanpa sadar, sedangkan Erlin dan Aditya mengerutkan keningnya bingung dengan maksud Adik Iparnya.
"Apa maksudmu Vanya??" tanya Erlin
"Nanti Kita bicarakan di rumah..., dan Vanya berjanji kalau Vanya sudah menyelesaikan misi dari Mas Edward, Aku akan menikah tapi entah dengan siapa pun itu, bukan berarti Aku harus menikah dengan Aldo" jelas Vanya sambil menatap sekilas Aldo, Aldo yang merasa ditatap pun lalu mengalihkan perhatiannya dengan menyuapi El.
*****
"Astaga Vanya.. apa yang Kamu lakukan Nak..., Kau sudah membuat pernyataan yang menyakiti perasaan Aldo..." ucap Nyonya Valen keceplosan, tanpa menghiraukan keluarga besan, karena memang mereka sebenarnya juga menyetujui hubungan Vanya dan juga Aldo jika mereka berdua ingin bersatu lagi, tapi kembali lagi ke Vanya nya.
"Mom.. tenangkan dirimu, jika itu sudah keputusan Vanya jangan dibantah lagi, Mommy tau sendiri bukan Vanya itu berbeda dari Sahabatnya yang lain, kepribadiannya hampir mirip Vitalia anak tuan Sanjaya" tutur tuan Ferrari mencoba menenangkan sang Istri.
"Tapi Ferrari..., Kau merasa aneh bukan jika Vanya menyebutkan ingin menyelesaikan misi dari Edward, memangnya misi apa itu...??" tuan Sanjaya menimpali dengan mengerutkan keningnya bingung dengan maksud pernyataan dari Vanya melalui awak media.
"Hmm..., Kau benar Sanjaya... ada yang janggal dengan maksud perkataan dari Vanya, misi tersembunyi apa yang Dia maksud...??" sambung tuan Wijaya ikut bertanya-tanya.
"Sudah biarkan mereka yang menyelesaikan masalah mereka sendiri, mereka sudah dewasa pasti menemukan jalan terbaik buat Vanya kedepannya" ucap Mamih Dewi menimpali.
__ADS_1
"Tapi ini sangat aneh Jeng..., Saya curiga seperti berhubungan dengan putriku Vitalia"
"Apa maksudmu Mah...??" tanya tuan Wijaya pada yang Istri mengerutkan keningnya.
"Jadi begini, waktu Mamah sedang berobat ke RS, Mamah ingin menemui Vanya, tapi Mamah tidak jadi menemuinya karena Mamah mendengar jika Vanya berbicara sendiri dan berkata, harus ke jepang mencari tahu soal Vitalia, dan Mamah mendengar jika Edward mempunyai misi soal itu" terang Mamah Ita.
"Apa...??, tapi apa mungkin hanya karena itu lah Vanya memutuskan untuk menjauhi Aldo??, tapi itu sangat mustahil Mah..." ucap tuan Wijaya pada sang Istri.
"Mamah tidak tahu Pah..., yang jelas waktu Mamah ke RS, Mamah mendengarkan Vanya seperti sedang berbicara sendirian..." sambung Mamah Ita lagi.
*****
Sementara di cafe ab masih banyak wartawan yang meliput Vanya dan juga Aldo, begitu pula dengan kedatangan Erlin dan juga sang Suami yaitu Aditya, membuat suasana berubah menjadi tegang karena pernyataan Vanya yang tidak masuk akal dan tidak dimengerti.
"Dokter Vanya lantas apakah setelah menyelesaikan misi tersebut anda akan menikah dengan tuan Aldo ataukah mencari pria yang lain, atau memilih hidup sendirian bersama anak-anak angkat Anda dan anak yang anda kandung...??" tanya seorang wartawan lagi dengan berbagai pertanyaan yang dilontarkan.
"Mungkin untuk saat ini, itu tidak mungkin Saya menikah lagi, Saya akan menikah lagi jika Sahabat Saya atau bisa dibilang Adiknya Kakak Ipar Saya kembali lagi kesini... " terang Vanya pada salah satu wartawan yang sedang mewawancarainya, sontak penjelasan dari Vanya membuat Erlin dan Aditya menoleh menatap bingung dengan apa yang dikatakan Sahabatnya sekaligus Adik Iparnya.
"Apaaa...??, Vanya apa yang Kau katakan..!!" lantang Erlin.
"Iya Kak..., Vanya akan berangkat ke Jepang bersama Ibu Irma dan anak-anak..., dan nanti Vanya akan mencari pekerjaan disana..., disana Vanya akan menyelesaikan misi dari Suamiku Kak..., dan Aku berjanji itu..." sambung Vanya.
"Dan buat teman-teman wartawan, maaf Saya tidak ada hubungan dengan tuan Aldo, Saya bersamanya karena anak-anak angkat Saya juga merupakan anak-anak dari tuan Aldo, sekali lagi Kami tak ada hubungan apapun, dan untuk Kakak Ipar, Vanya akan menikah lagi jika itu memungkinkan" terang Vanya memutuskan sesuatunya sendiri.
Jangan lupa Vote, Like, Komen, dan Favorite Yaa.. Terimakasih 🥰🥰🙏🙏
Oh yaa jangan lupa mampir kisah dari Vitalia di novel Author yang berjudul Dokter Misterius vs Mafia Kejam
__ADS_1