Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik

Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik
Episode 168


__ADS_3

Pilihan Untuk Vanya


Setalah perbincangan panjang tersebut, kini Exsel membuka suaranya dengan memanggil Vanya agar keluar dari ruang perawatan El, karena Dia ingin membicarakan sesuatu dengannya.


“Emhemmb ..., maaf Vanya .., bisakah Kita keluar sebentar??” tanya Exsel bertanya pada Vanya. Sontak Vanya pun membuyarkan lamunannya lalu berkata, “Hemmbb... baiklah ...” ucapnya seadanya. El pun lalu menimpalinya dengan berkata, “Bunda jangan tinggalin El ..., Bunda mau kemana sama Om itu ...??” tanya El pada Vanya sambil menarik ujung pakaian yang dikenakan oleh Vanya. Vanya pun lalu menjawabnya. “Sudah ..., pokoknya El tenang saja, Bunda nggak bakalan pergi kok, Bunda ada urusan sebentar dengan Om Exsel.” balas Vanya dengan tersenyum ramah sambil mengusap-usap rambut El.


Sedangkan Aldo hanya menatap tajam kepergian Vanya dan juga Exsel karena begitu mudahnya Vanya menuruti perintah dari Pria selain Dirinya. Padahal Dirinya saja tidak pernah diperlakukan seperti itu oleh Vanya. Aldokali ini benar-benar cemburu buta melihat keakraban Vanya dan juga Exsel, padahal setahunya Vanya telah di culik oleh Exsel tapi nyatanya justru Vanya malah begitu nurutnya dengan Exsel.


Plak....


Aditya menyenggol lengan Aldo lalu berkata, “Hey..., Kau kenapa.. ??, cemburu ... ??” tanya Aditya memecah suasana agar tidak terjadi ketegangan di antara Aldo dan Exsel. Aldo menjawabnya dengan berkata, “Ck .., bukan urusanmu Dit ..”


“Ayah Aldo cemburu ya lihat Bunda Vanya dengan Om itu ... ??” Aldo dan Aditya tak menyangka jika El bisa menanyakan hal yang seperti itu. Aldo pun menjawabnya dengan santainya berkata, “Jika El cemburu melihat Bunda Vanya dengan Om itu, maka Ayah juga ikut cemburu Nak.” Jawabnya sambil tersenyum manis ke arah El.


“Berarti benar dong kalau Ayah Aldo cemburu??, karena El juga cemburu melihat Bunda dengan Om itu ...” balas El dengan polosnya. Aldo pun menanggapinya dengan tersenyum lalu berkata, “Hehehe ..., bisa saja anak Ayah, Ya sudah kalau begitu El istirahat ya, biar Ayah Aldo yang menemanimu.” ucapnya.


“Benar sayang, pokoknya El harus dibanyakin istirahat biar sehat ya .., El tahu nggak Ayah Aditya dan Bunda Erlin sudah menyiapkan hadiah spesial buat El loh, makanya El harus semangat buat sembuh.” ucap Aditya menimpali. El pun lalu mengangguk bersemangat menuruti perintah dari Aditya, “Benar Yah ... ??” tanya El memastikan. Dan Aditya pun lalu mengangguk mengiyakan sambil terseyum  manis ke arah El.


****

__ADS_1


Sementara Vanya kini sedang berada di sebuah taman RS.Wijaya bersama Exsel. Sesampainya di taman tersebut, Vanya pun mulai membuka obrolan dengan bertanya, “Exsel, sebenarnya apa yang mau Kau bicarakan denganku ... ??” tanya Vanya bingung mengapa tiba-tiba saja Exsel mengajaknya untuk berbicara.


Exsel pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Sebenarnya siapa Pria yang bernama Aldo itu ... ??, mengapa anak itu memanggilnya Ayah, apa Kau sudah menikah dengannya ... ??” berbagai pertanyaan dilontarkan oleh Exsel karena memang Dirinya sangatlah penasaran ada hubungan apa diantara Mereka.


Vanya pun menjawabnya dengan menghembuskan napas pelannya, “Hufftt, Dia adalah Ayah dari anak-anak angkat ku ...”


“Apaaa ...??, jadi kalian ...??” tanya Exsel terhenti mengernyitkan dahinya bingung. Vanya pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Jangan berpikir yang aneh-aneh, Aku sama sekali tidak ada hubungannya dengan Aldo, dan mengenai anak-anak memanggilnya dengan sebutan Ayah karena sedari awal Aldo lah yang pertama kali mengangkat anak dari anak-anak angkat ku, dan Edward pun tahu akan hal itu.” ucap Vanya menjelaskan dengan apa yang sebenarnya.


“Oh... begitu, lalu setelah ini apa Kau menuruti permintaan dari El anak angkat mu ... ??” tanya Exsel pada Vanya dan Vanya pun menjawabnya dengan tersenyum tipis lalu bekata, “Kita lihat saja nanti, lagi pula Aku tidak ada niatan untuk menikah lagi, tapi jika keadaan yang memaksaku agar Aku menikah mau tak mau Aku juga menikah lagi, tapi entahlah untuk saat ini Aku masih ingin sendiri.” ucap Vanya sambil berjalan membelakangi Exsel.


Exsel pun lalu membalasnya dengan berkata, “Kalu begitu, masih ada kesempatan buatku bukan ... ??” tanya Exsel dengan tatapan penuh harapan. Vanya pun lalu membalikkan badannya, belum sampai Ia menjawabnya ada


“Aldo ... “ ucap Vanya lirih tapi masih terdengar di telinga Exsel dan Aldo. Ya seseorang yang datang itu adalah Aldo. Dan kebetulan ruangan El berdekatan dengan taman tempat Vanya dan Exsel berbicara.


“Aldo apa maksudmu ... ??” tanya Vanya mengernyit bingung.


“Kau itu milikku Van, bukan milik Exsel .. !!” lantang Aldo. Vanya pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Apaaa ... ??, lagi pula siapa yang mengatakan Aku itu milikmu atau milik Exsel ... ??, heh Kau itu Aldo selalu saja mengharapkan sesuatu yang sangat  mustahil.” ucap Vanya sambil menggelengkan kepalanya pelan dan tersenyum sinis. Aldo yang merasa dirinya diremehkan oleh Vanya pun menyahutnya dengan berkata, “Tidak Vanya, itu tidak mustahil, Kau tahu sendiri bukan jika El dan Neysa meminta Kita untuk menikah ... ??” tanya Aldo pada Vanya.


“Tapi bukan berati Aku menikah dengan Anda, Tuan Aldo ..., sudah ku katakan berkali-kali bukan, jika Aku untuk saat ini tidak mau menikah, tapi kalau kalian masih saja ngotot bertanya dan menyuruhku untuk memilih di antara kalian berdua, maka bersainglah secara sehat, tapi Aku tidak berjanji untuk menikah dengan siapa pemenangnya, karena Aku masih mencintai Suamiku Edward, meskipun Dia telah tiada setidaknya Dia masih terukir di hatiku.” ucap Vanya dingin lalu pergi meninggalkan Aldo dan juga Exsel dengan begitu saja, bahkan sampai membuat Aldo dan Exsel terdiam seribu bahasa.

__ADS_1


*****


Sementara kini berjalan cepat menuju ke ruangan Anak angkatnya, dilihatnya Erlin dan Dina yang ada di ruangan tersebut. Ya Erlin sendiri sebenarnya sudah pulih Dan diperbolehkan untuk pulang ke rumah. Akan tetapi Erlin sebelum pulang ke rumah ingin bertemu dengan El, meskipun El bukan anaknya Ia sudah menganggapnya seperti anaknya sendiri. Ia pun lalu berkata, “Vanya, sebenarnya apa maksudmu hingga Kau menghilang dan tiba-tiba kembali dengan begitu saja .. ??” tanya Erlin pada Adik Iparnya dengan penuh tatapan selidik. Vanya yang merasa ditatap pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Ya kan El sakit, Kak maafkan Aku jika sudah membuat khawatir kalian, dan untuk Exsel maafkanlah Dia Kak, Dia hanya salah paham karena kejadian masa lalu.” ucap Vanya mencoba menjelaskan.


Dina pun lalu menimpalinya dengan berkata, “Vanya, Lo tuh benar-benar keterlaluan ya, orang sudah menculik mu dan Babby Daffa Kau bela, sebenarnya alpa maksudmu sih Van, kalau Kau masih cinta sama Exsel; bilang Van, jangan begitu caranya.”


“Dina ..., cukup !!, Aku sama sekali tidak mencintai Exsel ingat itu.” bentak Vanya tak terima dengan apa yang dikatakan Sahabatnya. Erlin pun lalu berusaha menengahi perdebatan diantara Vanya dan Dina dengan berkata, “Sssssttt... sudah tidak usah ribut lagi, kasihan El baru istirahat, dan untuk Kau Van, jika Kau tidak mencintai Exsel, menikahlah dengan Aldo karena itu permintaan dari El dan Neysa ... !!” seru Erlin.


“Hah.., tapi Kak bagaimana bis..” belum sampai Vanya menyelesaikan ucapannya Erlin pun barkata, “Turuti saja kemauan anak-anak, apalagi Kau juga membutuhkan seorang pendamping yang pas untuk menemani Babby yang sedang Kau kandung kelak agar Dia tak bertanya tentang siapa ayahnya.” Ucap Erlin berusaha memberi pengertian pada Vanya. Sayangnya Vanya hanya terdiam tak menggubris ucapan Kakak Iparnya. Saat ini Ia benar-benar bingung, kenapa semua orang mendesaknya agar Dirinya segera menikah lagi.


*****


Tahan Guyss....


Bagaimanakah Kisah selanjutnya .. ??, akankah Vanya mau menerima persyaratan dari Kakak Iparnya ... ??


Jangan lupa tinggalkan jejak


Vote, Like, Komen Yaaa.....

__ADS_1


Terimakasih.... 🥰🥰🙏🙏


__ADS_2