
Si Penyelamat Pernikahan 2
Betapa terkejutnya semua orang yang menghadiri acara pernikahan tersebut melihat kedatangan Vitalia dengan menggunakan jas dokternya.
"Vv.. Vitalia..." ucap seluruh keluarga yang menghadiri acara tersebut dibuat melongo menatap tak percaya dengan siapa yang ia lihat saat ini. Termasuk Aditya yang begitu terkejut melihat kehadiran sang adik.
"Batalkan acara pertunangan malam ini!" lantang Vitalia menentang pertunangan kakaknya tersebut. Seketika saja Dera pun menuruni panggung untuk menghampiri Vitalia.
Greeppp....
Dera memeluk Vitalia. Dan dengan senang hati Vitalia membalasnya. "Vitalia, hiks.. hiks.. hiks.., untung kau datang tepat waktu Vit, aku tak tau lagi kalau kau tak datang ke sini..." ucap Dera menangis sesenggukan memeluk Vitalia.
"Sudah tenangkan dirimu, aku sudah membawa dia ke sini." ujar Vitalia menjelaskan dengan tersenyum ramah.
"Benarkah?" tanya Dera antusias. Belum sampai Vitalia menjawabnya Ibu Nia membuka suaranya dengan berkata, "Siapa kau? Beraninya kau merusak acara pertunangan putriku!" serunya tak terima.
"Dengan tersenyum sinis Vitalia menjawabnya dengan berkata, "Ibu lupa aku siapa? Oh ya, mungkin keluargaku dan semua orang yang berada di sini lupa siapa aku. Aku adalah Vitalia Putri Wijaya yang merupakan Putri dari Tuan Aditama Wijaya dulu merupakan korban kecelakaan pesawat yang jatuh di perairan Jepang.."
"Apa..." ucap semua orang terkejut mendengar pernyataan dari Vitalia. Kecuali para keluarga dan para sahabatnya termasuk juga Erlin yang masih menangis sesenggukan melihat kedatangan Vitalia di saat dirinya sedang terpuruk.
"John, cepat bawa rekaman suara itu kemari!" perintah Vitalia agar menyerahkan rekaman suara itu kepadanya. "Seluruh keluargaku dan rekan-rekan wartawan tolong dengarkan baik-baik rekaman ini!" pintanya pada Ibu Nia agar mau mendengarkan rekaman tersebut.
Dalam rekaman tersebut :
"Ibu itu kurang apa sih De.., bisa-bisanya kau bikin rumit masalahnya!" omel Ibu Nia pada Dera yang terdengar dari rekaman suara tersebut.
"Yang bikin rumit itu Ibu, tau nggak! Dera nggak akan pernah meminta pertanggungjawaban dari Aditya, karena Dera merasa bukan Aditya yang menghamili Dera, Bu!" tegasnya yang akhirnya ia mengungkapkan kebenarannya.
"Apa kau bilang? Lalu kalau bukan dia siapa lagi, Dera! Jelas-jelas Aditya yang menidurimu, bisa-bisanya bilang kek gitu!" ujar Ibu Nia dengan nada meninggi terdengar di rekaman tersebut.
"Karena sebelum sama Aditya, Dera sudah tidak perawan, Bu! Hiks.. hiks.. hiks.." jawab Dera menangis sesenggukan.
Plaaakkkk...
Sebuah tamparan keras terdengar dari suara rekaman tersebut.
"Apa maksudmu, ha?" bentak Ibu Nia tersulut emosi.
"Aku hiks.. hiks.., sebelum dengan Aditya aku.. hiks... hiks.." ucapnya tak jelas.
"Katakan dengan jelas Dera! Jangan berbelit-belit!"
"Aku hamil anak orang lain Bu, bukan hamil anak Aditya! Hiks... hiks..." Tegas Dera dengan menangis sesenggukan.
Plakkkk....
Lagi-lagi terdengar suara tamparan keras di balik rekaman suara tersebut.
"Cukup Dera, omong kosong apa lagi ini?" ucap Ibu Nia dengan suara meninggi.
"Maafkan aku, Bu! Aku hamil anak orang lain Bu, bukan hamil anak Aditya! Hiks.. hiks.. hiks.."
"Katakan siapa yang berani menghamilimu?" sahut Ibu Nia dengan bertanya.
"Dia..., hiks.. hiks.. Dia seorang pengusaha dari luar negeri, Bu! Aku melakukan hubungan bad*n dengannya juga tak sengaja! Kami tak tau, Bu! Hiks... hiks.. hiks.." ujarnya menjelaskan.
"Apa? Tidak mungkin Dera!" tegasnya menentang pernyataan Dera.
"Memang kenyataannya begitu, Bu! Dera yakin sekali sebelum kejadian itu, Dera memang sudah telat m*nstruasi, dan itu artinya hiks... hiks..., janin yang ku kandung bukan anak dari Aditya, Bu! Hiks... hiks.." ujar Dera menjelaskan lagi kepada sang Ibu.
__ADS_1
"Kalau memang benar dia yang menghamilimu? Dia kemana Dera? Apa dia perduli denganmu? Tidak kan? Terus bagaimana dengan anakmu nanti? Apa kau tak memikirkannya, jika bapaknya saja tak mau bertanggungjawab?" Ibu Nia mencecar berbagai pertanyaan kepada Dera.
" Tidak, Bu! Dia akan bertanggungjawab kok, Bu! Nggak lama lagi dia akan tiba lagi ke Indonesia!" ucapnya dengan penuh percaya diri.
"Cukup Dera! Pokoknya, Ibu nggak mau tau, kau harus menikah dengan Aditya. Dia harus bertanggungjawab atas semua ini!"
"Tapi masalahnya Dera bukan hamil anak Aditya, Bu!"
Plaaakkk...
Lagi-lagi suara tamparan terdengar di rekaman tersebut.
"Hanya itulah jalan satu-satunya Dera!"
"Apa kau tak malu jika para tetangga kita tau, kalau kau hamil, dan bapaknya pergi meninggalkanmu?"
"Bagaimana Ibu menjelaskan kepada mereks, Nak? Apa kau tak kasihan melihat anakmu nanti menderita hanya gara-gara bapaknya tak bertanggungjawab!
"Tolong Dera kali ini saja, turutilah perkataan Ibu, Nak, jika kau benar-benar sayang sama Ibu buktikan baktimu pada Ibumu ini," ucap Ibu Nia dengan nada memelas di depan Dera.
"Ibu, dengarkan aku, Bu! Bukan ya Dera tak mau menuruti perintah Ibu, tapi.."
"Cukup Dera! Ibu nggak mau tau pokoknya kau harus menikah dengan Aditya! Ibu nggak mau tau, bagaimanapun caranya kau harus menikah dengannya! Hanya dialah harapan satu-satunya Dera! Ingat itu!" seru Ibu Nia.
Tik..
Vitalia pun lalu mematikan rekaman suara tersebut. Sementara semua orang menghadiri acara pertunangan itu pun dibuat terkejut. Betapa tidak, mereka terkejut karena Ibu Nia telah mengaku kepada pihak keluarga Aditya, bahwa putrinya telah dihamili Aditya. Namun kenyataannya lain.
Begitu pula dengan Erlin yang tak kalah terkejutnya, mendengarkan bukti yang dibawa oleh sahabat sekaligus adik sepupunya. Seketika saja Erlin berlari memeluk Vitalia.
Greeppp....
Tak terasa air mata Vitalia pun ikut menetes dengan begitu saja setelah mendengar pernyataan dari Erlin. "Maafkan aku kak, aku bukanlah bagian keluarga Wijaya lagi..." batinnya sambil membalas pelukan dari Erlin.
Sementara Ibu Nia, yang tidak mau kalah begitu saja pun membuka suaranya dengan berkata, "Itu rekaman palsu! Dia berbohong, itu semua tidak benar!"
Namun di saat itu pula Aditya yang sedari tadi hanya diam tak berkutik karena melihat kedatangan adiknya kini mulai membuka suaranya.
"Sampai kapan kau akan terus menuduh ku Ibu Nia?"
"Apakah kau belum puas dengan apa yang sudah kau perbuat?" sambungnya lagi sambil berjalan menuruni panggung menuju ke arah Ibu Nia.
"Belum puas Aditya, karenamu putriku hamil!" balas Ibu Nia yang masih tak mau kalah.
Namun tiba-tiba saja ada seseorang yang menyahutnya dari arah belakang Vitalia
"Bukan karena dia Dera hamil. Tapi aku yang telah menghamili Dera!" tegas seseorang itu.
Seketika saja semua mata mengarahkan pandangan ke arah seseorang itu. Betapa terkejutnya semua orang yang melihat kedatangan Reymond. Begitu pula dengan Dera. Ia tak menyangka jika sosok yang tidur dengannya adalah Reymond.
"Reymond..." ucap semua orang serempak
"Tu.. Tuan Reymond?"
"Tapi Vit, bagaimana bisa dia? ucap Dera masih tak percaya dengan kenyataan bahwa orang yang telah menghamilinya adalah Reymond.
"Iya De..., dialah orang yang selama ini menghubungimu, dan dia hilang kontak karena ada suatu urusan."
"Bukankah begitu Emon?" tanya Vitalia sambil menaik-naikkan alisnya.
__ADS_1
"Itu betul sekali!" seru Reymond.
"Jadi kau yang telah menghamili anakku? Mmm mmm maafkan aku Tuan Reymond, ak akuu benar-benar tak tau jika kau lah yang telah menghamili putriku..." ucap Ibu Nia merasa tak enak hati karena ternyata Putrinya telah hamil anak dari seorang pengusaha kaya dari luar negeri.
Dengan melangkahkan kakinya ke arah Ibu Nia, Reymond menjawabnya dengan berkata, "Hmmm, sudahlah Bu, Ibu tenang saja. Rey akan membahagiakan Ibu dan putri Ibu..." ucap Reymond sambil merangkul Ibu Nia.
"Kau serius, Tuan?" tanya Ibu Nia memastikan.
"Iya Bu, Saya serius, dua rius malah.." jawab Reymond dengan tingkah lucunya, dengan diikuti gelak tawa seluruh tamu undangan yang hadir.
Di sisi lain Aditya mulai berjalan menghampiri Erlin. Ia kemudian membuka suaranya dengan berkata, "Er..." panggil Aditya pada Erlin. Seketika itu pula Erlin langsung memeluk Aditya dengan begitu saja.
Greeppp....
"Hiks... hiks... maafkan aku mas, aku..." belum selesai Erlin menyelesaikan ucapannya Aditya memotongnya.
"Sssttt..., Sayang kenapa kau meminta maaf? Harusnya aku yang meminta maaf kepadamu."
"Tidak Mas, justru kau tidak salah dalam hal ini..., aku yang pantas disalahkan atas kesalahpahaman ini, aku benar-benar bodoh Mas, kenapa aku sampai..." belum sampai Erlin menyelesaikan ucapannya Aditya tiba-tiba memeluknya.
Greeppp...
Aditya memeluk sang Istri untuk menenangkannya. "Aku sudah memaafkanmu Istri ku. Sampai kapanpun kau tak akan pernah tergantikan dalam hidupku!"
"Terima kasih, Mas. Aku benar-benar sangat beruntung mempunyai suami sepertimu.." saat Aditya akan mencium bibir sang Istri tiba-tiba ada seseorang yaang datang mengganggunya.
Ehemmm... eheeemmmm....
"Cieee elaaahhh..., mentang-mentang sudah baikan, kita diabaikan... Noh tuh liat banyak wartawan tuh..." celetuk Dina menggoda Aditya dan Erlin.
"Makanya cepetan nikah, dong!" seru Aditya dan Erlin secara bersamaan, termasuk juga dengan yang lainnya. Bahkan suara tersebut membuat Dina tutup kuping.
"Astaga..., kenapa Gue yang disorakin? Awas saja kalian!" ancam Dina sambil memanyunkan bibirnya kesal dengan sikap para sahabatnya yang sudah menyorakinya.
"Hahahaha..."
Mereka semua pun akhirnya hidup bahagia. Termasuk dengan Dera yang kini melangsungkan pertunangannya dengan Reymond. Sementara Erlin dan Aditya merayakan kebahagiaannya dengan menghabiskan waktunya di atas ranjang.
**
Erlin POV :
Sebuah kenangan yang tak akan pernah terlupakan dalam diriku, dari pertemuan pertamaku dengannya hingga membuatku jatuh cinta kepadanya. Sebuah pertemuan yang tanpa sengaja membawa kita ke gerbang pernikahan, dari menabrak mobilnya dari belakang hingga kita membuat sebuah perjanjian dengan menjadi kekasih bohongan, sampai kami berniat kabur dari rumah karena sebuah perjodohan. Dan berujung dengan sebuah lamaran yang ternyata orang yang dijodohkan denganku adalah kekasih bohonganku.
TAMAT....
...****************...
...----------------...
Notes :
Nah untuk kisah Vitalia dan juga Dina, masih bersambung di novel Author yang berjudul Dokter Misterius vs Mafia Kejam dan KekasihMu MiliKKu ya guys... keduanya masih on going... jangan lupa mampir yak... Author sangat menantikan kehadiran dan dukungan dari kalian... 🥰🙏
Oh ya setelah kedua novel itu nanti selesai Author sudah menyiapkan sebuah cerita dari anak-anak yang ada di dokter cantik ini gessss ... 😅😅 Tunggu kehadirannya yaa...
Terima kasih sudah setia menunggu up dari Author. Maaf bila selama ini ada salah-salah kata dari saya... sekian dari Author.
Sehat selalu untuk kalian semuaaaa.... 🥰🥰🙏🙏
__ADS_1
Jumpa lagi dengan Author di novel Author yang lainnya ya...