
Malam Pertama Yang Sempat Tertunda
Sementara kini Aditya dan Erlin memutuskan untuk pulang ke apartemen milik Erlin,karena memang Erlin pengen menginap di apartemen miliknya,Aditya pun hanya menuruti keinginan sang Istri yang rindu menempati apartemennya..,sesampainya di apartemen,Aditya pun memarkirkan mobilnya,di tempat parkir,lalu Erlin pun membuka pintu,dan turun dari mobil diikuti sang Suami..,mereka kini berjalan berdampingan dengan mesra seakan seperti mereka baru menikah kemarin sore,banyak yang melihat ke arah mereka dengan tatapan kagum,karena memang mereka benar-benar pasangan yang serasi..tak lama akhirnya ia sampai di depan pintu,dan Erlin pun memencet tombol otomatis
Ceklek....
“ Assalamualaikum....”ucap Erlin tapi tak ada sautan juga.
“ Kok sepi sih Yang..,bukannya di apartemen ada Mbok Inah ya..??tanya Aditya memastikan.
“ Nggak tau deh Mas...,kok nggak ada ya...,bentar deh Mas mungkin mbok Inah di belakang kali ya...” ucap Erlin sambil menuju ke arah dapur diikuti sang sang Suami,yang membuntutinya.
“ Loh... kok Mbok Inah nggak ada sih...??huh.... gumam Erlin,sambil meletakkan kedua tangannya di pinggangnya. ya memang Mamih Dewi sengaja menyuruh Mbok Inah untuk ke mansion Sanjaya,karena mengetahui Aditya dan Erlin pulang ke apartemen.
“ Sayang..sudah nggak usah dicari lagi...mungkin Mbok Inah baru di mansion Sanjaya kali Yang...” ucap Aditya yang tiba-tiba memeluknya dari belakang,dan menciumi pipinya.
“ Mas...hentikan...Ishh...,malu tau kalau sampai Mbok Inah datang...” elak Erlin,berusaha menghindari sang suami lalu melepaskan pelukannya,dan ia segera mengambil air putih di dalam kulkas lalu di tuangkan ke dalam gelas yang sudah disiapkan di atas meja makan..,ia kali ini benar-benar gerogi menghadapi suami sendiri,ketika sedang berdua.
“ Sayang.... kenapa kamu menghindariku sih...hmmm...?? tanya Aditya dan berjalan menghampiri sang Istri,lalu memeluknya lagi dari belakang.
Greeeppp...,
Aditya kini memeluk sang Istri dari belakang dengan meletakkan dagunya di pundak sang Istri,membuat Erlin merinding.
“ Mmm mas....!! “ ucap Erlin,karena ia benar-benar gugup,tapi Aditya tak menghiraukan Istrinya yang terpekik geli.
“ Astagaaa....kali ini jantungku benar-benar seakan mau copot...,bagaimana kalau Mas Aditya minta haknya malam ini...?? aduh... mati aku....”gumam Erlin dalam hati,berusaha menetralkan jantungnya yang berdegup kencang. Ya karena memang kemarin waktu ia sedang berbulan madu dinegara X mereka menunda malam pertamanya,karena Erlin sedang berhalangan,akan tetapi kali ini berbeda ia sudah selesai masa menstr*asinya.
“ Mas...jangan begitu..., ini di minum dulu...” ucap Erlin seketika berbalik badan,sambil memberikan minumnya pada sang Suami.
“ Hmmm... baiklah...,tapi ingatnya jangan menghindar dariku lagi...” ucap Aditya.
“ Ishhh..ck... Iyaaa iyaa...,ya sudah cepetan diminum...”titah Erlin pada sang Suami,dan Aditya pun meminumnya sampai habis..,sedangkan Erlin berjalan menuju anak tangga,meninggalkan sang suami yang masih berada di dapur.
__ADS_1
“ Eh...sayang...tunggu...”teriak Aditya lalu berlari menyusul sang Istri,yang sudah terlihat jalan di anak tangga.
“ Habisnya Mas lama banget sih..,Erlin capek tau Mas...” ucap Erlin berhenti sejenak menunggu sang suami.
“ Yang romantis sedikit kenapa sih Yang...” ucap Aditya sambil tersenyum semanis mungkin,dihadapan sang Istri.
Blusshh..
seketika wajah Erlin berubah seperti tomat.
“ Bodo amat...” ucap Erlin sambil memutar bola matanya jengah,lalu meninggalkan Suaminya yang sedang terkikik geli karena berhasil menggoda sang Istri,ia pun segera menyusul sang Istri yang sudah berada di atas..,ya apartemen milik Erlin sangatlah mewah,berbeda dengan yang lain.
Kini Erlin sudah berada di kamarnya,dan langsung membaringkan tubuhnya yang terlihat sedang kelelahan
“ Huuuh.... akhirnyaaa.... bisa tiduran disini juga...”ucap Erlin sambil menghempuskan nafas kasarnya,tiba-tiba saja Aditya datang dan..
Bruuukkk....,
Erlin pun terpekik kaget,melihat Suaminya yangdatang-datang langsung menubruknya tepat berada di atas tubuhnya.
“ Ssstt...sayang...jangan berisik...” ucap Adiya pada sang Istri sambil menutup mulut Istrinya menggunakan telapak tangannya\,dan kini mata mereka saling beradu pandang\,lama-kelamaan mereka terhanyut dengan suasana. Aditya pun kini sudah mel*mat bibir sang Istri habis-habisan\,dan Erlin pun juga membalasnya..\,setelah mereka lama berc*uman\,Erlin pun melepas p*gutannya\,karena kehabisan nafas.
“ Mas... aku lelah...” ucap Erlin lirih,sambil menatap Aditya yang sedang memeluknya.
“ Sayang... bukannya tadi sudah berjanji,tak akan menghidar dariku lagi..hmmm” ucap Aditya.
“ Iy..iyaa sih... tapi kan belum mandi Mas...” ucap Erlin berusaha menghindari tatapan sang
Suaminya,dan melepas pelukan suaminya,lalu menuju ke meja rias untuk melepas
jilbab,aksesoris, dan sneli yang ia kenakan..
“ Bohong.... aku bahkan tau kalau kamu sudah mandi di RS tadi Yang..,sudah jangan banyak alasan..., pokoknya malam ini aku meminta hakku yang sempat tertunda malam itu Yang...” ucap Aditya sambil menatap Erlin dari belakang,yang terlihat di cermin,membuat Erlin jadi salah tingkah.
__ADS_1
“ Eh...mmm..Mas...jangan menatapku...” ucap Erlin gugup,sambil membuka jilbab yang ia kenakan.
“ Hehehe...kenapa...hmmm...??” ucap Aditya terkekeh geli melihat istrinya yang salah tingkah,lalu ia memeluk
Erlin dari belakang,dan berkata..
“ Sayang...bolehkah aku meminta hakku malam ini...” ucap Aditya lagi,sontak Erlin berbalik badan
“ Tapi Mas....” ucap Erlin terhenti seketika,karena mulutnya kini sudah dilahap habis oleh Suaminya.sontak
membuat Erlin membelalakkan matanya lebar-lebar karena kaget dengan ulah suaminya..,setelah cukup lama akhirnya mereka pun menghentikan ci*mannya,lagi-lagi Erlin dibuat kebahisan nafas.
“ Bagaimana...Istriku...?? tanya Aditya pada sang Istrinya lagi..,Erlin pun hanya mengangguk menyetujui sang Suami..,Aditya pun seketika langsung membopong tubuh Istrinya ke atas ranjang,dan satu persatu pakaian yang mereka kenakan kini sudah mereka lepas,kini mereka polos tanpa sehelai benangpun,dan terjadilah pergulatan panas diantara pasangan pengantin baru tersebut...******* demi ******* sangat nyaring ketika mereka melakukan penyatuan,bahkan Erlin terpekik karena pertama kali melakukannya...,malam semakin larut pergulatan mereka tidak cukup dilakukan hanya sekali,bahkan lebih dari satu kali mereka melakukannya,hingga mereka akhirnya kelelahan...,lalu mereka menyudahi aktifitasnya,dan tertidur sampai pagi hari. Erlin pun terbangun dari tidurnya,dan mengerjap-ngerjapkan matanya,ia menatap Suaminya yang masih terlelap dalam tidurnya,dengan posisi memeluknya.
“ Ternyata Suamiku sangat tampan...” ucap Erlin sambil tersenyum menatap Suaminya.
“ Hmmm....memang aku tampan sejak dulu,Yang...” ucap Aditya yang masih memejamkan matanya,seketika Erlin terbelalak melihat suaminya berkata seperti itu,tapi masih memejamkan mata.
“ Mas bangun...ini sudah subuh loh...” ucap Erlin pada sang Suami,sambil melepas pelukan Suaminya.
“ Sebentar lagi Sayang....” jawab Aditya,sambil merubah posisi tidurnya.
“ Isshh...ck...ya sudahlah kalau begitu..aku mau mandi dulu...” ucap Erlin,lalu menuruni ranjang,sontak Erlin terpekik kesakitan dibagian sensitivnya..
“ Aw....” pekik Erlin,membuat Aditya terbangun dari tidurnya
“ Sayang....ada apa...???” tanya Aditya pada sang Istri.
“ Ehh...mmm..enggak kok Mas.. nggak kenapa-kenapa...” ucap Erlin,sambil menahan rasa perih.
“ Kamu yakin...Yang..?? Ck..sudahlah Yang... jangan berbohong....” ucap Aditya,yang tiba-tiba langsung berdiri,dan membopong tubuh sang Istri untuk membawanya ke kamar mandi.
“ Mas... apaan sih...turunin nggak aku bisa jalan sendiri...” ucap Erlin sambil memukul-mukul dada bidang suaminya.
__ADS_1
“ Ck..sudah nurut saja sama Mas...” ucap Aditya sambil membopong sang Istri..,dan akhirnya mereka berdua melakukan ritual mandinya bersama,lalu setelah itu mereka melaksanan sholat subuh berjamaah.