Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik

Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik
Episode 58


__ADS_3

"Mas... siapa mas...??


"Aldo Yang....


"Kenapa...?? tanya Erlin penasaran. tapi Aditya hanya diam saja, bingung untuk menjelaskan pada sang istri.


"Aditya... kenapa diam nak... Istrimu sedang bertanya padamu...


"Pah... dokter Irsyad sudah bebas...


"Apaaa..... ?? semua terkejut mendengar dr.Irsyad telah bebas.Aditya mengira teror itu berasal dari dr.Irsyad.


"Mass... berarti benar, dia nggak main-main dengan ucapannya mas.... ucap Erlin panik.


"Sayang.... sayang... ssssstt... tenangkan pikirmu... ok... ada Mas disini... " ucap Aditya berusaha menenangkan sang Istri.


"Aditya... kamu mendapatkan informasi dari mana kalau manusia br*ngs*k itu telah bebas... ??" tanya tuan Wijaya pada Putranya.


"Dari Aldo Pah.... Ada yang meneror perusahaan Wijaya Group Pah..." ucap Aditya.


"Siapaaa....???"tanya tuan Wijaya dan tuan Sanjaya serempak.


"Aditya curiga, ini ulah dari dr.Irsyad.


"Bagaimana bisa nak... , orang itu bukannya sudah di penjara...?? ucap Mamih Dewi.


"Tapi dia sudah bebas dari tahanan Mih..., dia mendapatkan jaminan bebas dari orang tuanya.


"Terus.... kita harus bagaimana Mas...??" tanya Erlin cemas.


"Sayang... kamu nggak usah takut okey... kita secepatnya akan pergi bulan madu tanpa mereka ketahui, sementara soal dr.Irsyad kita serahkan semua pada Aldo..." terang Aditya pada sang Istri.


"Benar...Nak.... kamu tidak usah khawatir... ada asisten Aldo yang akan mengatasi orang itu...,dan mengurus kerjaan Aditya " ucap tuan Wijaya pada menantunya.


"Benar kan Mas....??" tanya Erlin pada suaminya.


"Iyaa sayang... sudah.. kamu nggak usah takut....,, banyak yang membantu kita nanti..." ucap Aditya sambil menenangkan sang Istri. Erlin hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


Malam pun tiba Aditya,dan Erlin pun kini telah bersiap-siap untuk berangkat berbulan madu ke negara X yang merupakan tempat tinggal dari Clara. Aditya hanya ingin membahagiakan sang istri, dia tidak mau istrinya terluka sedikitpun,dr.Irsyad adalah sebuah ancaman bagi hubungannya dengan sang Istri. akhirnya ia berfikir untuk membawanya ke Negara X untuk berbulan madu disana, menurutnya Erlin akan aman jika di negara X karena ada Alex dan Clara yang akan membantu menjaga Erlin.


Di Rumah Sakit


Terlihat seorang dokter cantik nan imut sedang berjaga di bangsal RS Wijaya siapa lagi kalau bukan dr.Vanya Pricilia Ferari, yaa Vanya adalah seorang dokter spesialis bedah, sekaligus sahabat dari dr.Erlin Putri Sanjaya, ia sedang sibuk mengutak-atik handpone, karena baginya jaga malam tak ada teman itu membosankan,, biasanya Erlin lah yang menemaninya, ia tau bahwa Erlin malam ini berangkat bulan madu jadi ia tak berani memaksa Erlin untuk berjaga malam.

__ADS_1


" Duhh.... gusti... sepi banget sih.... " gumam Vanya, sambil mengetuk-ngetuk meja menggunakan pensilnya... Tiba-tiba ada seseorang yang membawa temannya masuk ke ruang IGD


" Dokter... tolongin sahabat saya dok... dia banyak mengeluarkan darah..." ucap pria yang membawa temannya. Vanya lalu melihat ke arah orang yang dibawa oleh temannya pun terkejut"


" Tu..tuan Aldo..... ??? kenapa dia bisa seperti ini...??? tanya Vanya pada seseorang yang membawa Aldo ke RS.


" Teman saya terkena tembakan dok...


" Apaaa...., ??!!


" Sus.... tolong bawa pasiennya ke ruang operasi sekarang juga Sus... , dia kehilangan banyak darah.. pastikan dia mendapatkan donor darah.."titah dr.Vanya pada perawat yang bersamanya.


" Baik dok...


Vanya pun segera memberi informasi ke rekan dokter yang lainnya untuk mendampinginya membedah pasien, ia lalu menuju ruang operasi dengan terburu-buru, sedangkan Aldo sudah di gledek dengan menggunakan bad RS menuju ruang operasi. disela-sela Vanya akan masuk ke ruang operasi, orang yang sedang bersama Aldo menghentikannya..


" dok...dokter... ,keadaan sahabat saya dok...


" Maaf tuan kita nggak punya banyak waktu..ucap Vanya dingin, lalu menutup pintu ruang operasi.


Sementara Aditya dan Erlin sudah terbang menggunakan jet pribadi milik Aditya. mereka terbang ke negara X untuk berbulan madu, bahkan mereka belum tau mengenai kabar dari asisten Aldo.


Hans yang berada di RS menemani Aldo, kini ia merasa cemas karena kondisi Aldo terdapat banyak tembakan, ia berusaha menghubungi seseorang, tapi tidak ada jawaban dari orang itu..., seseorang yang Hans hubungi ialah Aditya, sahabat mereka sekaligus bos dari mereka, akan tetapi ponsel Aditya tetap tidak dapat dihubungi olehnya, padahal ia ingin mengabarkan bahwa Aldo terkena tembakan dari orang tak dikenal.


sementara Aditya dan Erlin akhirnya sampai di negara tujuannya untuk berbulan madu, tak lama ponsel Aditya berbunyi..


" Tuan....,, Aldo masuk rumah sakit, dia terkena tembakan oleh orang tak dikenal ucap Hans memberitahu Aditya.


" Apaaa....?? bagaimana bisa...??? ucap Aditya terkejut.


Flashback on


" Tuan Aldo awas....." teriak salah seorang petugas pengamanan perusahaan Wijaya Group. Aldo yang mendengar teriakan itu segera bersembunyi di depan pintu perusahaan.


Dor.... dor... dor.....


suara tembakan itu dilontarkan oleh orang tak dikenal,memakai baju hitam-hitam dengan wajah bertopeng..


" Hans cepat turun kebawah ada penyusup... ucap Aldo dalam telpon.


" Baiklah gue kesana....


Hans yang belum sampai tiba-tiba melihat seseorang ingin menembak Aldo dari arah belakang, ia berlari menghampiri orang yang akan menembaknya, seketika sang penembak sudah terlanjur melepaskan tembakan ke arah Aldo... dan...

__ADS_1


Dor.... dorr.... dor... dor....


" Aldooooo..... !!! " teriak Hans.... , lalu sang penembak mengarahkan tembakannya ke arah Hans tapi di tepis olehnya


Brak..... , pistol sang penembak pun terjatuh.lalu Hans mencengkeram kuat baju yang dikenakan sang penembak itu


" K*r*ng a*ar..... beraninya kau.... "ucap Hans pada sang penembak misterius itu., dengan melayangkan pukulan bogem mentah ke arahnya...


Buk.... buk.... buk.... buk...


tak sampai situ Hans juga melayangkan tendangan ke arahnya...


Buk......


" Arrghhh... teriak sang penembak kesakitan.ia sudah berlari tergopoh-gopoh ketakutan. Sementara Hans segera membawa Aldo ke dalam mobil untuk dibawa ke rumah sakit,ketika Hans memasukkan Aldo ke dalam mobil tiba-tiba...


dor.... dor...


tembakan dari arah belakang dilontarkan oleh sang penembak,,yang berusaha menembakkan ke arah Hans tapi gagal, karena Hans sudah merangsek masuk ke dalam mobil. tak lama orang-orang yang melontarkan tembakan itu mengikuti Hans dan Aldo dari belakang mobil yang mereka tumpangi.


" Sial.... dia mengikutiku..... " ucap Hans sambil menyetir mobil. ia berfikir langsung menghubungi pihak kepolisian setempat, melihat kondisi Aldo yang sudah tidak sadarkan diri, ia harus segera di bawa ke rumah sakit.


" Halo....


" Bram.... tolong ke jalan merpati, sekarang juga ada yang berusaha mencelakaiku... cepat...


" Siaapp komandan... kita kesana sekarang juga....


Hans akhirnya mengeluarkan pistolnya untuk melawannya


dor... dor.... dor... dor...


tembakan dilayangkan oleh Hans mengarah ke mobil orang-orang penembak misterius itu. tak lama setelah Hans melayangkan tembakan teman Hans dari pihak kepolisian pun datang dari arah berlawanan dan berhasil menghentikan mobil dari orang-orang misterius itu..


Flashback off


" Begitu tuan....


" Gue yakin Hans, itu ulah dari dokter brengsek itu.... " ucap Aditya penuh emosi sambil mengepalkan tangannya. Erlin seketika terkejut apa yang dikatakan oleh sang suami.ia lalu mulai menyimak pembicaraan sang suami dengan Hans.


" Hans kita tak boleh gegabah untuk menghancurkan orang seperti dia... buat keluarganya hancur sehancur-hancurnya dengan cara halus Hans....,dan ingat jangan sampai ada orang yang tau tentang itu.... " tegas Aditya di seberang sana, Erlin yang berada di samping Aditya bergidik ngeri mendengarkan percakapan sang suami dari telpon.


" Siaap... tuan.....

__ADS_1


Tut.....


sambungan telpon pun dimatikan sebelah pihak oleh Aditya.Erlin yang berada disamping suaminya ingin menanyakan sesuatu tapi ia urungkan niatnya untuk bertanya, ia tak mau pikirannya kacau ketika sedang berbulan madu.


__ADS_2