Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik

Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik
Episode 55


__ADS_3

Resepsi pernikahan mereka pun selesai, kini tiba saatnya kedua insan yang sedang dimabuk kasmaran memadu kasih di malam pertama.


Malam Pertama yang tertunda


Setelah selesai resepsi pernikahan mereka Aditya dan Erlin memutuskan untuk beristirahat di kamar hotel yang sudah disiapkan oleh orangtuanya..


"Huh... Alhamdulillah... akhirnyaaa.. kelar jugaaa.. ucap Erlin sambil mendudukkan b*kongnya di atas ranjang... ia mulai akan berganti pakaian, seketika ia terhenti karna melihat Aditya yang sedari tadi hanya mengamatinya saja...


" Ngapain sih liat-liat... udah sana...mandi lalu ganti baju... "ucap Erlin salah tingkah,


"Astagaaa istriku ini kenapa sih...?? hmm ya sudah deh kalau gitu aku mandi duluan..." ucap Aditya kesal pada sang Istri.


"Oh ya Yang...."ucap Aditya terhenti.


"Apalagi sih....??" tanya Erlin heran dengan tingkah suaminya.


"Hehehe... apa sayang mau ikut mandi denganku.... ?? ucap Aditya menggoda Erlin.


Gleeekkk...Erlin menelan ludahnya kasar.


ia seketika berfikir nanti akan mengerjai suaminya.


"Sudaaahh.. buruan sana...., nanti gantian..."ucap Erlin memutar bola matanya jengah.


"Liat saja nanti... aku akan mengerjai kamu mas... hahahaha..." gumam Erlin dalam hati, sambil tersenyum menyeringai.Erlin berfikir untuk memanggil Aditya dengan sebutan Mas,karena bagaimanapun ia adalah suaminya sekarang. Erlinpun melepaskan semua aksesoris yang ia pakai, termasuk telah melepaskan penutup kepalanya atau hijabnya, seketika Aditya yang sudah keluar dari kamar mandi melihat Erlin dengan tidak memakai jilbab pun tertegun...,ia tak percaya bahwa istrinya adalah sosok seorang wanita yang benar-benar sempurna baginya.


"Sayang.... , panggil Aditya pada Erlin.Erlin yang sedang sibuk membersihkan riasannya,seketika ia pun menoleh ke belakang,


Deg...


"Jantung gue.... kenapa seperti mau copot..., sudah jadi istrinya tapi kenapa tetep saja begini..sih... "batin Erlin..


"Eh... Mmass... sudah selesai... " ucap Erlin sambil menelan ludahnya susah payah, karna ia melihat suaminya hanya dengan menggunakan handuk yang melilit dipinggang, yang terlihat hanya perut sixpacknya,,dengan rambut yang masih terlihat basah,dan tetesan-tetesan air yang menetes di tubuhnya membuat Erlin tertegun.ia berusaha memalingkan wajahnya kearah lain, tapi lagi-lagi Erlin digoda oleh sang suami.


"Sudah yang....,,Sayang... kamu terlihat sangat cantik,jika melepas hijabmu... ucap Aditya sambil menghampiri Erlin yang masih di depan meja rias, lalu memeluknya dari belakang.


Blussss....


seketika wajah Erlin berubah seperti kepiting rebus.


"Ihh.. mass kamu apaan sih...jangan coba menggodaku...,aku mau mandi..."ucap Erlin berusaha mengalihkan perhatian.


"Cieee.... ada yang malu nih.... "goda Aditya pada sang istri, Erlin pun hanya memutar bola matanya malas. Ketika Erlin dikamar mandi Erlin ingin membuka kancing bajunya,tapi ia kesulitan untuk membukanya...


"Isshhh... gimana ini susah banget sih..."ucap Erlin sambil berusaha meraih resleting baju dibelakang. seketika Erlin punya ide.


"Ah iya... kan ada Mas Aditya..,,gue suruh dia saja..." ucap Erlin


"Eh tunggu.. tunggu... bagaimana bisa dia membuka kancing bajuku.... ,, mmm tapi mau gimana lagi... nggak ada cara lain lagi..."ucap Erlin lalu membuka knop pintu kamar mandi.


Erlin yang melihat suaminya sedang menelpon seseorang, ia urungkan niatnya untuk menanggilnya, tapi ketika ia berbalik Aditya melihatnya..


"Loh.... sayang... kamu kenapa kok belum mandi??? katanya mau mandi???"

__ADS_1


"Emmm...maass... boleh nggak aku minta tolong sesuatu sama mas....ucap Erlin sambil menghampiri Aditya. Aditya pun mengerutkan keningnya.


"Katakan padaku apa yang kamu inginkan... hemmm... ucap Aditya santai.


"Mass... bisa nggak bukain resletingku... ucap Erlin meminta tolong pada suaminya.


"Kalau begitu sini mas bantu... ucap Aditya lembut


"Tapi mas harus janji ya.... jangan aneh-aneh...."ucap Erlin pelan pada Aditya.


"Iya sayang....,, yasudah sini berbaliklah... tiitah Aditya..,lalu ia pun membukanya,, seketika Aditya meneguk salivanya kasar,,karena melihat punggung Erlin yang terlihat mulus,putih bersih..


Gleekkkk.... ,, Aditya masih tertegun.


"Mass sudah belum sih.... ucap Erlin pada Aditya yang sedari tadi hanya bengong melihat punggung Erlin yang putih dan mulus.


"Mass.... panggil Erlin lagi, berhasil membuyarkan lamunan Aditya.


"Eh..... iyaaa sudah sayang... ucap Aditya.


"Hmmm syukurlah... Trimakasih mas sudah membantuku..."ucap Erlin tersenyum lega.


"Untukmu apa yang enggak sih sayang... , yasudah sana cepat mandi...,,mas akan menunggumu.... " ucap Aditya lirih sambil menyibakkan rambut milik Erlin. Erlin yang merasa diperlakukan seperti itu pun merinding dengan perlakuan suaminya. mata mereka saling beradu pandang.,


"Mass... hentikan... jangan seperti ini...aku mau mandi..."ucap Erlin sambil menatap intens wajah Aditya, yang terlihat tampan. begitu pula Aditya yang menatap sang Istri dengan tatapan tak dapat diartikan. jarak antara mereka sangatlah dekat,lama-lama semakin dekat, dan hidung mereka saling bersentuhan, kini bergantian bibir mereka saling beradu,akhirnya terjadi lum*tan demi lum*tan yang sangat lama, sampai-sampai Erlin terengah-engah kehabisan nafas..ia berusaha memberontak untuk melepaskan pagutannya, dengan memukul dada bidang suaminya.


"Mmm mass.. sudah...aku kehabisan nafas.. ucap Erlin lirih.


"Hmmm... maaf Yang..."ucap Aditya sambil mengusap bibir Erlin.


Setelah selesai mandi, Erlin melihat sang suami belum tidur... ia langsung menghampirinya,tapi belum sampai ia membaringkan tubuhnya di samping Aditya, Erlin ditarik oleh sang suami, untuk naik di atas ranjang..dan....


Sreetttt...


Bruuukkkk....


Erlin jatuh tepat diatas dada bidang Aditya.


"Astagaa mas.... "Erlin terpekik karena terkejut ditarik oleh sang suami, ia memukul-mukul dada bidang sang suami, berusaha untuk menghindar tapi sialnya Erlin tak sanggup melepaskan pelukan Aditya karena memang tubuh Aditya lebih besar di banding tubuhnya.


"Sayang... sini dong... jangan menghindar lagi...."ucap Aditya.


"Tapi mas.... "ucap Erlin terhenti, kini ia sedang berfikir untuk mengerjai sang suami.


"Nggak tapi-tapian Yang....., Oh iya....mas belum pernah kamu bilang cinta sama mas... coba mas pengen denger kamu sebenarnya cinta nggak sih sama mas...??" tanya Aditya serius sambil membelai rambut Erlin yang berantakan, dengan posisi yang sama masih di atas tubuh Aditya.


"Emmm.... itu... aku... ,, I.. love... you... mas Aditya... ucap Erlin lirih, seperti sedang menggoda suaminya.


"Apaaa....??? bisa ulangi sekali lagi dong Yang... kurang jelas....


"I love you my husband...


"Sekali lagi dong Yang....

__ADS_1


"Isshhhh mas Aditya...ucap Erlin sambil menyembunyikan wajahnya di dada bidang milik suaminya.


"Hehehe sudah nggak usah malu Yang...." ucap Aditya tapi tak dihiraukan oleh Erlin.


"Teruss mas Aditya cinta nggak nih sama Erlin...???" tanya Erlin serius.


"Sayang.... kamu tau kan aku cinta sama kamu sejak dari awal kita ketemu....


"Haahh.... bagaimana bisa... mas.. kok.... " ucap Erlin terkejut dan terhenti, karena mulutnya di bekap oleh tangan Aditya.


Ssssttt....


Jangan banyak tanya lagi Yang,, karena aku benar-benar mencintaimu.... I love you to my Wife... " ucap Aditya lirih sambil menyibakkan rambut Erlin, lalu mengecul bibir Erlin. Erlin yang merasa diperlakukan seperti itu hati rasanya ingin terbang...


"Sayang sekarang ya....


"hehehhee.... gue bakal ngerjai Lo mas hihihi..."batin Erlin terkikik geli.


"Sayang...kenapa malah menertawaiku sih..." ucap Aditya melihat sang Istri tertawa.


"Kamu lucu tau nggak sih mas...." ucap Erlin.seketika Aditya mengerutkan keningnya,lalu mendudukkan dirinya,dan Istrinya tepat disampingnya...,belum sampai Aditya berucap, sang Istri mulai ******* habis-habisan mulut sang suami...,,setelah lama berciuman akhirnya melepaskan ciuman mereka dengan nada terengah-engah...


"Kamu sudah berani menggodaku Yang... awas saja kamu yang..." ucap Aditya lirih.


kemudian setelah itu Erlin berniat menegejai sang suami agar gairahnya terbangun. mereka pun beraksi kembali,bibir mereka kini telah menyatu,bahkan ******n demi ******an mereka terdengar sangat merdu..,,aksi mereka tak berhenti sampai disitu,kini Erlin berusaha melepaskan pakaiannya berniat untuk menggoda suaminya...,dan Aditya pun terkejut dengan perlakuan sang Istri.. yang tiba-tiba berubah 180°,, ia pun tak menyia-nyiakan kesempatan itu,Aditya yang masih bertelanjang dada dengan menggunakan celana kolor langsung menghampiri Istrinya yang sudah melepaskan pakaiannya tinggal sebuah bra yang menutupi g*n*ng k*mbar milik Erlin.tak lama setelah itu Aditya langsung membuka bra yang dikenakan Erlin,dari belakang, Erlin pun bergidik ngeri, ia pun tak sanggup melihat seseorang yang sudah melepaskan pengait branya, yaitu suaminya sendiri. Rasanya ingin mengumpat tapi ia urungkan niatnya,karena memang sedari awal ia ingin sekali mengerjai suaminya untuk membangunkan gairahnya...,,selain itu ia juga berfikir biar bagaimanapun Aditya adalah suaminya sendiri, jadi nggak ada salahnya kalau Aditya bersikap seperti itu.. Aditya pun langsung m*r*m*s p*yd*r* milik Erlin, Erlin pun merasakan sesuatu diluar nalar pikirannya, kini aksi dari seorang Aditya pun tak sampai disitu, ia langsung membaringkan tubuh Erlin di atas ranjang lalu mer*b* seluruh tubuhnya.... ,Erlin yang merasa diperlakukan seperti itu menggel*nj"ng... ,setelah sampai dibagian sensitif Aditya membunjuk istrinya agar mau berhubungan b*dan dengannya..


"Sayang sekarang yaaa...."ucap Aditya yang ingin segera menuntaskan hasratnya.


"Tapi mas...."ucap Erlin terhenti.


"Tapi apa... hmmm...,, kamu nggak mau sama suamimu sendiri... ?? tanya Aditya yang terlihat sedang kesal dengan ulang istrinya.


"Maasss... bukan begitu.... tapi...."ucap Erlin terhenti sambil melirik kearah Aditya yang sedang terlihat kesal.


"Tapi apa.....haa....??!!! bentak Aditya tersulut emosi, Erlin tak menyangka Aditya bahkan menggertak dirinya.


"Astagaaa.... bodoh banget sih guee... kenapa jadi seperti ini sih...?? sudahlah kita liat alurnya batin Erlin.


"Kenapa kamu hanya diam Erlin...??"tanya Aditya lembut,menatap wajah Erlin..,ia heran pada sang istrinya,, biasanya jika berdebat dengan sang Istri bakal menjawab, tapi kali ini tidak.


"Emm itu... mass... akuu.... sedang ada...halangan... maafkan aku.... hhehehe..." ucap Erlin sambil nyengir kuda, seperti orang yang tak bersalah...


"Arrrggghhh... sial.... kenapa nggak bilang dari tadi sih Yang...."ucap Aditya kesal sambil mengacak-acak rambutnya sendiri,karena ulah sang Istri


"Maafkan aku.... mas...."ucap Erlin tak tega melihat sang suami menahan hasratnya.


"Siaaalll.... "umpat Aditya langsung buru-buru masuk ke dalam kamar mandi menuntaskan hasratnya.


"Astagaaa... kasian suamiku....,,maafkan aku mas... aku bener-bener minta maaf..."ucap Erlin lirih sambil menatap punggung sang suaminya. Aditya yang sudha menuntaskan hasratnya langsung menghampiri Erlin yang sedang menunggunya di atas ranjang...


"Sayang... maafkan aku.... aku tidak bermaksud...." ucap Erlin terhenti.


"Iyaaa...Yang... sudah.... nggak papa...,, ayo buruan tidur, nanti kesiangan... " ucap Aditya sambil membelai rambut sang istri.

__ADS_1


"Tapi kan Erlin belum bisa buat mas seneng..." ucap Erlin.


"Sayang....kan masih ada banyak waktu... jadi jangan berfikir yang tidak-tidak okey...." ucap Aditya lalu mengecup dahi sang Istri.Erlin hanya menganggukkan kepala saja,tanda mengerti..., mereka pun akhirnya terlelap dalam tidurnya.


__ADS_2