Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik

Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik
Episode 51


__ADS_3

Mansion Wijaya


Para tamu dari keluarga besar Wijaya maupun dari pihak keluarga Richard, berkumpul untuk menunggu dimulainya acara ijab qabul kedua mempelai yaitu Aditya dan Clara. Ya setelah mengetahui Clara hamil, tuan Wijaya akhirnya memberi tahu kepada orang tua Clara yang sedang berada di luar negeri,karna memang mereka sudah lama tinggal di Luar negeri semenjak Clara meninggalkan Aditya dulu.., dan kini mereka pun menyetujui pernikahan itu dilaksanakan di Indonesia, mereka bersedia datang untuk menghadiri pernikahan putrinya dengan mantan tunangannya dahulu.


" Clara sayang....,, Congratulations putriku...., akhirnya kamu menikah juga dengan Bramasta Wijaya.. " ucap Mommy Clara senang,karena putrinya menikah dengan mantan tunangannya dulu.


" Iyaa dong Mom... ,, ini semua berkat baby dalam kandunganku " jawab Clara dengan penuh percaya diri.


" Mommy harap... pernikahan ini, adalah pernikahan sungguhan Ra.... bukan permainan... ucap Mommy Reni penuh harap, yaa Mommy Clara bernama Renita Stuard yang berprofesi seorang dokter.


" Sudah lah Mom.... Mommy tenang sajaaa... okey....,, Aku dan Aditya pasti bahagia kok Mom...


" Hemm.. baiklah... tapi Mommy rasaa ada yang kamu sembunyikan dari Daddy sama Mommy... " ucap sang Mommy menyelidik.


" Mommy.... Please.... ,, kali ini percayalah padaku.... aku tidak melakukan hal yang bukan-bukan... ini adalah babyku Mom... ucap Clara memelas berusaha meyakinkan sangat Mommy.


" Iyaa Mommy percaya padamu, tapi ingat... kalau kamu bohongin Daddy dan Mommy tentang semua ini, Mommy harap kamu jangan pernah kembali menjadi seorang model lagi,,tapi lanjutkanlah kuliahmu di bidang kedokteran. Yaa sebenarnya Clara juga merupakan seorang dokter tapi ia memutuskan untuk meneruskan kariernya menjadi seorang model internasional, daripada berprofesi menjadi seorang dokter, menjadi dokter memang bukan keinginannya dari dulu, ia kuliah di kedokteran karena keinginan sang Mommy, karna bagi Clara Mommy nya itu sosok yang sangat menakutkan baginya jika berurusan dengan sang Mommy.


" Tapi.... Mom....


" Tak ada tapi tapian Ra.... ,, yang terpenting kamu tidak mempermalukan keluarga Richard lagi... ucap Mommy Reni memperingatkan anaknya.


Tak lama kemudian ada suara ketukan pintu, yang berhasil membuyarkan obrolan antara anak dan ibu itu.

__ADS_1


Tok.. tok.. tok..


" Permisi Tante... Emm itu... Clara sudah disuruh turun sama Mamah, karena sebentar lagi acaranya segera dimulai... ucap Vitalia berusaha seramah mungkin, karena apa yang sebenarnya ia rasakan saat ini hanyalah rasa cemas menunggu kedatangan Erlin yang tak kunjung datang.


" Oh... Baiklah nak... Clara sudah selesai kok... Yasudah Ra ayo, Mommy tunggu dibawah..


" Okey Mommy...


" Oh yaa.. Vitalia... ,, tolong kamu temani calon Kakak Ipar kamu buat turun ke bawah ya nak...,titah Mommy Renita pada Vitalia.


" Eh.. emm iyaa tante... " ucap Vitalia pasrah, padahal dalam hatinya ingin menolak. disaat mommy renita sudah keluar dari kamar Clara, ia lalu menghampiri Clara, yang sedang bersiap untuk turun.


" Ra.... sebenarnya apa maumu.. haa???


" Heh.... ,, baru juga calon belum jadi... gumam Vitalia pelan, sambil tersenyum sinis.


" apa katamu??? tanya Clara geram dengan pernyataan Vitalia.


" Bukan urusan Lo...,, ck sudah buruan Lo... sudah ditunggu dibawah noh... ,, titah Vitalia, dengan ketus.


" Ck.... bawel... liat saja nanti Lo bakalan nyesel setelah Lo membela wanita jelek itu... ucap Clara dengan penuh percaya diri.


" guee kalau nggak disuruh nyokap Lo... gue juga nggak bakal mau, tapi gue terpaksa ngelakuin semua ini demi menyelamatkan harga diri keluarga gue... , dan yaa apa kata Lo tadi..??? nyesel...??? nggak gue nggak akan pernah nyesel... ,, tapi Elo yang bakalan nyesel karena ulahmu sendiri... " ucap Vitalia penuh penekan.

__ADS_1


" Maksudmu..... ?? tanya Clara mengerutkan keninngnya bingung.


" Pikir saja sendiri... ,, bentar lagi Elo juga bakal ngerti.... ucap Vitalia ketus.... ,ia lalu pergi meninggalkan Clara sendirian di kamar sendirian, Clara pun mulai berfikir keras, ia merasa ada sesuatu yang disembunyikan Vitalia.


" Sebenarnya ada apa sih... kok perasaan gue nggak enak ya...??? tanya Clara dalam hati., kemudian ia segera tersadar dalam lamunannya.


" Sial.... , tungguin... gue... , teriak Clara, karena Vitalia meninggalkannya, padahal Vitalia disuruh oleh mommy Renita, untuk mendampinginya untuk turun ke bawah, tapi nyatanya Vitalia meninggalkannya sendirian.


sedangkan waktu tak terasa terus berjalan,, jam sudah menunjukkan pukul 10.00 wib. Aditya sedang cemas menunggu kedatangan Erlin dan kedua sahabatnya, yang sedari tadi belum ada kabar, apalagi Vitalia sang adik ia juga tak mendapatkan info lagi, karna masalah jaringan.


" Bagaimana ini....??? sebentar lagi ijab qobul akan segera dimulai,, sementara Erlin ,dan yang lain belum ada kabarnya... gumam Aditya dalam hati, sambil mengusap wajahnya kasar. . pikiran Aditya tampak sangat kacau, ia tak menyangka bahwa akan terjadi seperti ini. t


" Kamu kenapa dit...??? tanya tuan Wijaya pada Aditya.


" Hmmm nggak ada apa-apa kok Pah... ,, jawab Aditya dingin.


ak berselang lama Clara turun dari tangga didampingi oleh Vitalia., seketika semua mata tertuju pada Clara, ia pun tersenyum penuh percaya diri, mereka semua takjub dengan penampilan Clara, terkecuali Aditya, ia memandang Clara dengan tatapan dingin. Clara akhirnya duduk disamping Aditya, yang akan mengikrarkan pernikahan mereka.


Pak penghulu pun lalu berkata


" Bagaimana tuan Aditya dan para saksi sudah siap..??? tanya pak Penghulu. Aditya hanya mengangggukkan kepalanya pasrah.


" Baiklah kalau begitu langsung kita mulai... ucap pak penghulu..,,

__ADS_1


" Tunggu......


__ADS_2