Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik

Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik
Episode 172


__ADS_3

Rela Melepas Mu.


Setelah Dina masuk ke dalam, Exsel pun membuka suaranya dengan berkata, “Vanya, sekarang terserah padamu, asalkan Kau dan anak-anak senang, dan mulai sekarang juga Aku akan berusaha menjauh darimu walaupun tak semudah dengan apa yang Ku ucapkan, setidaknya Aku mencoba untuk menjauh darimu.”ucapnya. Vanya pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Maafkan Aku Exs, Aku ...” ucapnya terhenti karena mulutnya ditutup oleh Exsel lalu berkata, “Ssssttt .., stop Van ..., Aku tak ingin Kau berbicara lagi, tapi Aku hanya ingin Kau dan Aldo hidup bahagia bersama.” ucap Exsel lalu meraih tangan Vanya dan menariknya untuk dituntun ke arah Aldo.


Aldo yang merasa Dirinya dihampiri oleh Exsel dan Vanya yang sedang digandengnya pun hanya menatap heran. Sesampainya Exsel dan Vanya tepat dihadapan Aldo, Exsel pun berkata, “Aldo, Aku titipkan Vanya padamu, jagalah Dia, jadikan Dia pendamping hidupmu, Aku sangat berharap Kalian dapat bersatu kembali.” ucap Exsel sambil menyatukan kedua tangan Vanya dan Aldo.


Sedangkan Vanya yang merasa Exsel rela melepasnya pun lalu berkata,”Exsel, apa yang Kau ...” belum sempat Vanya menyelesaikan ucapannya, Exsel pun berkata, “Aku rela melepasmu, Van, ini demi kebaikan Kita bersama.” ucap Exsel berusaha menyatukan kembali tangan Vanya dan Aldo yang sempat terlepas.. Aldo pun lalu menyambungnya dengan berkata, “Exsel, terimakasih Kau sudah mengerti perasaanku.” ucap Aldo lalu melepas tangan Vanya, karena sebenarnya Vanya sendiri risih, dan Aldo merasakan itu.


“Hmmm, dan Aku sangat berharap Kau bisa menjaga Vanya dan anak-anak dengan baik, terutama untuk anak yang di dalam kandungan Vanya, tapi jika terjadi sesuatu dengan Vanya dan anak-anak itu karena ulah Mu, Aku tidak akan tinggal diam begitu saja, ingat itu ... !!” tegas Exsel memberi peringatan kepada Aldo.


Aldo pun lalu menjawabnya dengan berkata, “kau tenang saja, Aku akan berusaha menjaga dokter cantikku ini dengan baik ...” ucap Aldi sambil merangkul Vanya. Sedangkan Vanya yang dirangkul oleh Aldo pun berusaha melepaskan rangkulan Aldo, karena Ia tidak mau jika sampai Exsel sakit hati melihatnya bermesraan dengan Aldo tepat dihadapannya.


“Ehemm ..., Vanya, Aldo, Tuan Aditya, Erlin, kalau begitu Aku pergi dulu, sampaikan salam pada anak-anak dan yang lainnya .., Aku akan kembali lagi setelah Aku menikah nanti.” ucap Exsel lalu beranjak pergi. Akan tetapi ketika Exsel melangkahkan kakinya pergi, tiba-tiba saja Vanya memeluknya dari arah belakang.


Greeppp ...

__ADS_1


“Exs ..., jangan tinggalkan Aku ...” ucap Vanya berhasil menghentikan langkah Exsel. Exsel pun lalu membalikkan badannya lalu berkata, “Vanya, jangan berkata seperti itu, Kau tahu Aldo sangat mencintaimu, dan Aku hanya ingin Kau bersamanya ..”


“Tapi Exs, Aku ...” ucap Vanya terhenti karena dipotong oleh Exsel yang berkata, “Tak ada tapi-tapian, Van ..., mengertilah ... !!, bahkan Kau sudah memutuskan pilihanmu, dan Aku senang dengan pilihanmu, bahwa Kau tidak salah untuk memilih. ” ucap Exsel sambil tersenyum semanis mungkin berusaha menutupi rasa kecewanya lalu mengusap-usap rambut Vanya.


Vanya yang merasa Dirinya diperlakukan semanis itu pun lalu memeluk tubuh Exsel dan berkata, “Maafkan Aku Exs, jika selama ini Aku ada salah ..” ucapnya sambil memeluk Exsel, dan Exsel pun lalu membalas pelukan Vanya dan berkata, “Kau tidak bersalah Van, yang salah itu Aku, kenapa dulu Aku meninggalkanmu dan tidak memperjuangkanmu, dan sekarang Aku menerima akibatnya dari perbuatanku dulu padamu ...” ucapnya. Sementara Aldo yang melihat Vanya dan Exsel saling berpelukan pun berusaha menahan amarahnya yang hampir meledak.


Sedangkan Erlin dan Aditya yang melihat Aldo seperti menahan amarah pun lalu berkata, “Do, tahan amarahmu .., percayalah Exsel tidak akan bertingkah semaunya lagi.” ucap Erlin menghentikan niat Aldo yang sedang mengepalkan tangannya geram dan akan menghampiri Exsel dan Vanya. Aditya pun menimpalinya dengan berkata, “Benar Do, jangan sampai Vanya membencimu dengan apa yang akan Kau perbuat.” sambungnya. Seketika saja Aldo mengurungkan niatnya untuk menghampiri wanitanya dan juga Exsel, meskipun Ia harus berusaha menahan amarahnya yang sudah memuncak sampai ke ubun-ubun.


“Vanya .., Exsel .., sekarang Kalian boleh seperti itu dihadapan Ku sekarang, tapi tidak dengan besok dan seterusnya, karena Vanya adalah Wanitaku, tidak boleh ada Pria yang menyentuhnya sama sekali selain Aku.” batin Aldo.


Sementara diseberang sana Exsel pun lalu melepaskan pelukan Vanya lalu berkata, “Van, jaga Dirimu dan anak Edward baik-baik, Aku akan kembali kesini lagi setelah Aku menikah.” ucap Exsel pada Vanya. Dan Vanya pun menganggguk mengiyakan perkataan Exsel, lalu berkata, “Hmm, iya Exs, Kau juga jaga Dirimu baik-baik, ingat jangan sampai telat makan lagi.” ucapnya sambil mengusap airmatanya yang sempat keluar membasahi pipi.


“Exs, tapi jangan katakan jika Kau akan berpisah dengan Kami.” ucap Vanya.


“Tidak Van, Aku tidak akan mengatakannya, tapi Aku hanya ingin mengatakan padamu jika Aku hanya ingin melihatmu bahagia, dan mulai detik ini juga anggaplah Aku seperti Sahabatmu sendiri, jika ada apa-apa hubungi Aku, Aku akan selalu ada untukmu sebagai seorang Sahabat selayaknya Erlin, Dina dan juga Clara.” tuturnya sambil tersenyum semanis mungkin dihadapan Vanya mantan Kekasihnya yang lebih memilih menuruti permintaan anak dan suaminya yang telah tiada. Beruntungnya Exsel sudah merelakan Vanya untuk menjadi pendamping Aldo.

__ADS_1


Sedangkan Aditya, Erlin dan juga Aldo ikut tersentuh dengan perlakuan Exsel yang sangat berbanding terbalik dengan apa yang Mereka pikirkan selama ini, “Exsel, Aku sangat bersyukur sekali Kau bisa secepat ini berubah ..”


ucap Erlin menimpali obrolan berjalan menghampiri Vanya dan Exsel. Dan Exsel pun menjawabnhya dengan berkata, “Bu dokter cantik yang satu ini.., jangan heran, ini semua berkat Suamimu dan Anak-anak, Mereka semua menyadarkanku karena hidup ini juga tak semuanya menjadi milik Kita, Mereka mengajarkan Ku sebuah kasih sayang yang sangat berarti.” ucap Exsel.


“Exs, jangan berkata seperti itu, bahkan Kau sendiri adalah partner kerjaku yang paling baik, bahkan Kau sekarang sudah ku anggap Kau menjadi sahabatku sendiri.” ucap Aditya sambil berjalan ke arah Exsel dan juga Vanya.


“Iya Exs, terimakasih Kau sudah mengorbankan cintamu untukku.” Aldo mulai membuka suaranya dengan menimpali pembicaraan. Exsel pun lalu membalsnya dengan berkata, “Kalian tak perlu berterimakasih padaku dan tak perlu sungkan kepadaku, jika selama kedatanganku ke Indonesia membuat kalian tidak nyaman Aku minta maaf, dan ya sudah saatnya Aku kembali ke Singapore sekarang juga, Ku titipkan Vanya padamu, Do .., jaga Diri dan anak kalian baik-baik, Aku pergi dulu.” ucapnya panjang lebar sambil menepuk bahu Aditya dan juga Aldo. Exsel pun lalu melangkahkan kakinya pergi ,meninggalkan Vanya, Aldo, Aditya dan Erlin. Sedangkan Mereka hanya menatap kepergian Exsel dengan tatapan sendu, terutama Vanya yang tiba-tiba saja menumpahkan airmatanya dengan begitu saja.


“Exsel .., maafkan Aku, Aku lebih memilih pilihan mendiang Suamiku dan anak-anak ..” gumam Vanya pelan. Aldo yang melihat Vanya bersedih ketika ditinggal oleh Exsel pun lalu memeluknya berusaha menenangkan Vanya sambil barkata, “Vanya, sudah tenangkan Dirimu ..” ucap Aldo pada Vanya, tapi sayangnya Vanya hanya diam tak membalas pelukan dari Aldo dan menjawab ucapan dari Aldo. Sementara Erlin dan Aditya yang melihat pun merasa terharu, bagaimana pun Exsel sudah merelakan Vanya untuk menikah dengan Aldo, meskipun Mereka tak tahu hati Vanya sebenarnya menaruh hati pada siapa, tapi yang jelas Vanya sudah memutuskan untuk memilih Aldo dan Exsel pun mengalah dengan sendirinya.


****


Hmmm, kasian Exsel ya...


Lalu bagaimanakah kisah selanjutnya ..??

__ADS_1


**Jangan lupa Vote, Like, Komen ... **


Terimakasih ... ^-^


__ADS_2