Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik

Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik
Episode 161


__ADS_3

Kembalinya Mantan Tunangan Vanya.


Sontak Aditya pun lalu mematikan teleponnya sebelah pihak, dan langsung memberi instruksi pada Aldo agar segera menancapkan gasnya menuju rumah pemberian mendiang Edward pada Vanya. “Aldo cepat..., kita harus segera ke rumah Vanya..!!” seru Aditya tampak begitu khawatir, begitu pula dengan Aldo yang tanpa di beri aba-aba pun sudah menancapkan gasnya dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Sementara Erlin sedari tadi ada perasaan tak enak ketika berada di ruang perawatannya bersama para Sahabatnya yang sedang menunggunya. Erlin pun membuka obrolannya, “Aduuuhh.., Din.. Ra.. kenapa perasaanku nggak enak ya dari tadi..” ucapnya dan Clara pun lalu menjawabnya, “Erlin kalu mereka belum pulang berarti ya mereka masih di tempat dimana Aditya menghukum Risa dan Keluarganya lah...” tuturnya, dan Dina pun lalu ikut menimpali pembicaraan tersebut dengan berkata, “Betul tuh kata Clara.., mending Lo sekarang istirahat, jangan berpikiran yang enggak-enggak, okey...” ucap Dina berusaha menenagkan perasaan Sahabatnya itu.


“Tapi Din..., Ra... Aku...” ucap Erlin terhenti tiba-tiba karena ponsel milik Erlin yang tergeletak di atas nakas pun berbunyi.


Dreett.. dreett.. dreett...


Mereka pun lalu mengarahkan pandangan ke ponsel milik Erlin termasuk sang pemilik ponsel. “Er..., ada telepon dari rumah Vanya.”


“Vanya..??, ada apa tengah malam menelponku..??” ucap Erlin bertanya-tanya dan mendapatkan balasan dari Dina dengan mengendikkan bahunya tanda tak tahu. Clara pun lalu berkata, “Ya sudah angkat saja Er... !!” ucapnya memerintah Erlin agar mengangkat ponselnya. Erlin pun lalu menjawabnya, “Hmmm baiklah..” jawabnya lalu meminta ponselnya pada Dina yang sedang memegangnya.


Tut..


Sambungan telepon pun terhubung.


“Assalamualaikum Bunda... Hikss.. hikss...” ucap Neysa sambil menangis sesegukan. Ya orang yang menelpon Erlin adalah Neysa. Neysa sendiri menghubungi Bundanya/Erlin karena telepon dengan Ayahnya Aditya dimatikan makanya Ia lalu berniat mengubungi Erlin yang juga sudah dianggapnya sebagai Bundanya setelah Vanya.


“Wa’alaikumsalam, Loh..., Kak Neysa kenapa nangis.. ??” tanya Erlin panik karena mendengar suara Neysa yang tampak sedang menangis sesegukan. Neysa pun lalu menjawabnya, “Bunda Erlin.. hikss.. hikss.., Bu.. Bunda Vanya sama De.. de.. dek Daffa hilang Bunda... hikss... hikss...”


“Hilang gimana Neysa..??, Halo..” ucap Erlin tampak mengerutkan keningnya bingung sementara Clara dan Dina ikut panik mendengar jika Neysa sedang menangis diseberang sana. “katakan padaku Kak Ney...” ucap Erlin bertanya lagi pada Neysa, tapi Neysa tak menjawabnya, justru Ia menyerahkan telepon rumahnya pada Art yang kini sedang berada di samping Neysa.


“Halo..., Nyonya Erlin..” ucap Art tersebut membuka obrolannya dengan Kakak majikannya.


“Mbak Yati..., Ney kenapa malam-malam begini menangis.. ??” tanya Erlin penasaran dengan apa yang terjadi.

__ADS_1


“Emmm anu Nyonya...” jawab Art itu bingung ingin menjelaskannya dari mana. Erlin pun lalu membalasnya dengan berkata, “Anu apa Mbak..??, kalau ngomong yang jelas dong Mbak..., jangan bikin bingung


Saya.” Balas Erlin yang mulai panik karena seperti terjadi sesuatu. Art itu pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Nyonya Erlin..., Nyonya Muda sama Baby Daffa hilang Nyonya, sepertinya mereka berdua sedang di culik..” terang Art yang bernama Mbak Yati itu di seberang sana.


Seketika saja membuat Erlin terkejut, bahkan tak bisa bersuara sama sekali ketika mendengarkan kabar tersebut. Seketika pun Ia menjatuhkan ponselnya.


Pletak....


“Tidak itu tidak mungkin... !!” seru Erlin sambil menggelengkan kepalanya pelan. Sementara mbak yati yang masih berada di seberang sana belum mematikan teleponnya pun tampak panik mendengar Kakak dari majikannya berteriak histeris mengingat hilangnya Vanya bersamaan dengan hilangnya anaknya.


Sementara Dina dan Clara lalu mencoba bertanya pada Sahabatnya yang terlihat syok setelah menerima telepon tersebut. “Erlin..., ada apa..??” tanya Dina bingung. “Iya Er katakan pada Kami, apa yang sebenarnya terjadi.. ??” sambung Clara bertanya pada Erlin. Bukannya menjawab Erlin justru membuka selang infusnya yang sedang menancap di tangannya sambil berkata, “ Aku harus pergi dari sini Din.., Ra.. !!” serunya.


Seketika saja Dina dan Clara terkejut dengan apa yang dilakukan Sahabatnya, “Erlin apa yang Lo lakukan..” ucap Dina dan Clara bersamaan. Sedangkan Erlin tak menghiraukan ucapan kedua Sahabatnya lalu menuruni ranjangnya dan segera keluar dari ruangan tersebut. Dina dan Clara yang tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi pun hanya saling pandang, lalu berteriak.


“Erlin tunggu.. !!” teriak Dina dan Clara secara bersamaan segera menyusul Sahabatnya yang sudah keluar ruangan.


*****


“Tapi dok.., hikss.. hikkss.. Anakku dok.. Dia hilang bersama dokter Vanya.” Ucap Erlin sontak membuat Dina dan Clara yang mendengarnya pun terkejut. Berbeda dengan dokter Amelia yang justru tak acuh mendengarkan alasan dari Erlin. “Sekarang masuk lah ke ruangan jangan beralasan lagi dokter Erlin karena Aku tak mau jika berurusan lagi dengan Suamimu itu.. !!” titah dokter Amelia pada Erlin. dokter Amelia pun lalu mengarahkan pandangan pada Dina yang sedang bersama dengan Clara, Ia pun lalu berkata, “Suster Dina..., kenapa malah diam disitu..??, ayo buruan bantu dokter Erlin kembali ke ruang perawatannya... !!” Titah dokter Amelia pada Dina. Sontak membuat Dina terkejut, karena setahu Dina dokter Amelia  orang yang sangat baik, tapi ternyata seperti mempunyai sisi lain di dalam dirinya.


“Ehh... emmm... baik dok..” jawab Dina seadanya.


“Setelah ini Aku akan memberikan mu obat penenang agar besok Anda sudah diperbolehkan pulang dokter Erlin..” ucap dokter Amelia dingin, sedangkan Erlin sedari tadi hanya bisa terdiam ketika dokter Amelia berbicara karena Ia sendiri bingung dengan apa yang harus Ia lakukan sekarang. Ia pun menuruti saja perintah dari dokter Amelia untuk kembali ke ruang perawatan.


*****


Setelah kembali ke ruang perawatan Erlin bukannya berbaring di tempat tidur tapi justru malah mengambil ponselnya kembali. Dan disaat dirinya mau mengambil ponselnya, ponsel milik Dina pun berbunyi.

__ADS_1


Dreett... Dreett.. Dreett...


“Halo..., maaf ini dengan siapa..??” ucap Dina membuka obrolan, karena Ia tidak mengetahui siapa orang yang telah menghubunginya. “Hai Suster Dina yang paling cantik... Kau mengenalku tidak..??” ucap orang yang berada diseberang sana malah berbalik tanya. Sontak membuat Dina terkejut ketika mengenal suaranya lalu berkata, “Exsel..., Ka.. Kaauu...” ucap Dina tergagap karena tak percaya dengan suara siapa yang Ia dengar sekarang.


“Yaa... ini Aku, mantan tunangan Vanya, coba sekarang lihatlah ke layar ponselmu, Aku akan menunjukkan mu sebuah kejutan melalui video call.” balas Pria yang bernama Exsel tersebut. Ya memang Vanya dulu sempat pernah tunangan dengan seorang Pria dan Pria itu bernama Exsel, sayangnya sebelum melangkah sampai jenjang pernikahan, Vanya memutuskan hubungannya tanpa memberikan alasan.


Kini Dina pun lalu mengarahkan pandangan ke arah layar ponsel miliknya, betapa terkejutnya Ia melihat seseorang itu. “Astaga Vanya... !!” seru Dina dengan membelalakkan matanya terkejut melihat Vanya yang sedang di sekap dengan diikat di kursi, sementara Baby Daffa tertidur lelap di ranjang kecil. Tanpa ba bi bu Erlin yang melihat Sahabatnya tampak terkejut pun lalu mengambil ponsel Dina, dan


Sreettt..


Betapa terkejutnya Ia melihat Vanya dan Baby Daffa yang sedang disekap dengan kedua tangan diikat di kursi, sedangkan ia juga melihat Baby Daffa yang tertidur pulas. Ia pun lalu  berkata, “Yaa Allah Baby Daffa.., Vanya... hiks.. hikss..” ucap


Erlin sambil menangis sesenggukan dengan menutup mulutnya menganga tak percaya. Orang yang berada diseberang sana pun lalu menjawabnya, “Akhirnya Nyonya Aditya keluar juga.” ucap Exsel orang yang menyekap Vanya dan buah hatinya. Erlin pun membulatkan matanya tak percaya dengan siapa yang Ia lihat.


“Exsel..., apa yang Kau lakukan..???, bahkan Kau sedang menyekap Vanya, dan Anakku.” ucap Erlin bertanya dengan Exsel mengerutkan keningnya bingung, mengapa setelah sekian lama menghilang Ia baru muncul lagi setelah Vanya/Sahabat maupun Adik Iparnya sudah menikah dan akan mempunyai anak. Exsel pun lalu menjawabnya, “Karena Sahabatmu sudah berani meninggalkanku waktu itu Erlin.” tegas orang yang bernama Exsel dingin.


“Itu dulu Exsel, dan Lo nggak tahu alasannya, jadi Gue mohon sama Lo.., lepaskan Vanya dan Baby ku, mereka tidak bersalah Exsel..” balas Erlin penuh rasa cemas, seraya memohon pada Exsel yang berada di seberang sana.


“Apaaa..??, jadi ternyata itu adalah Bayi mu??, okey baiklah Aku akan melepaskan Bayi mu tapi tidak dengan Vanya ku.. !!” balas Exsel diseberang sana sambil tersenyum menyeringai.


*****


Tahan dulu ya guys.., Sebelumnya Author minta maaf ya jika update nya terlambat karena Author sedang banyak pikiran nih, Dan karena memang author baru fokus ke novel Dokter Misterius VS Mafia Kejam


Makin seru kan ceritanya.., ternyata dokter Vanya pernah bertunangan dan Ia menggagalkannya..., hmmm kira-kira apa yang membuat dirinya menggagalkan tunangannya itu yaa... ??, lantas mengapa justru Exsel baru muncul setelah bertahun-tahun menghilang tanpa kabar.. ??


Jangan lupa tinggalkan jejak Vote, LIke, Komen Yaa... Terimakasih... 🥰🥰🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2