
Vanya yang salah tingkah
Erlin pun segera mengambil dokumennya, Dan
Greepp....
" Eittssss... Kau gagal Risa..., dan Kau kali ini kalah..." ucap Erlin tersenyum penuh kemenangan, bercampur amarah yang mengebu-nggebu, mengingat sang Suami yang sudah membela Risa terlalu berlebihan.
" Erlin...., berikan dokumen itu padaku sekarang juga atau..." ucap Risa dipotong oleh Erlin.
" Heh... atau apa...???, Kau mau mengancamku..??, Aku tidak takut....!!" tegas Erlin melawan Risa, seketika Risa hanya diam menatap tajam Erlin, tidak menjawab perkataan Erlin.
" Risa, Kau kenapa hanya diam...?? hmm..?? apakah Kau..." ucap Erlin terhenti karena melihat Risa yang akan memukulnya, sontak Ia pun lalu menepisnya.
Greeppp...
Kreekkk....
" Arrggghh..." rengek Risa kesakitan.
" Jangan mencoba melawanku Sa...., Aku bukan wanita lemah yang seperti Kau pikirkan..., ingat itu...!!" tegas Erlin, lalu segera pergi dari parkiran menuju ke dalam RS.
" Erlin... dasar wanita m*rahan..." seketika itu pula Erlin menghentikan langkahnya, karena ucapan Risa yang membuat amarahnya memuncak.
Plaaakkk...
tamparan keras dilayangkan oleh Erlin di pipi sisi Kiri Risa, sontak Risa pun tak terima dan membalasnya, dan
Grepp...
" Jangan berharap Kau bisa melawanku Sa..., Kau bukan tandinganku... ingat itu...!!" ucap Erlin. Ya disaat mereka sedang bertengkar ternyata banyak mata yang melihat ke arah mereka, bahkan Vanya, Dina dan Clara yang melihat pun tersenyum penuh kemenangan, melihat aksi dari Erlin.
" Rasain Lo Sa...., Erlin Lo lawan... kalah Lo..." ucap Dina bersemangat.
" Ck... Elo Din... jangan sombong dulu napa..." timpal Vanya.
" Yee..... gimana sih Van.., kan memang Erlin pemenangnya..." ucap Dina.
" Eh... ssstttt..., lihatlah Aditya datang tuh..." timpal Clara memotong perdebatan kedua Sahabat nya, sambil menunjuk ke arah Aditya yabg baru saja datang dengan menggunakan mobilnya.
" Apaaa...???" Vanya dan Dina pun seketika terkejut.
" Vanya cepat hentikan mereka sekarang juga..., atau sesuatu yang tidak diinginkan akan terjadi..." ujar Clara meminta agar Vanya segera menghampiri Erlin dan Risa yang sedang berseteru.
" Okey Ra..." jawab Vanya, Ia pun segera menghampirinya.
Erlin pun kini terus mencengkeram kuat tangan Risa, dan kebetulan sang Suami pun melihat aksi Istrinya yang sedang bertengkar dengan Risa, Ia pun segera menghampirinya, akan tetapi tiba-tiba saja ada yang memanggilnya.
" Aditya... tunggu...!!" teriak seseorang itu, Ya orang itu adalah Clara, Aditya pun lalu menghentikan langkahnya, dan berkata:" Clara.., ada apa Kau memanggilku...??" tanya Aditya pada Clara.
" Emm... Dit..., apa Kau masih percaya pada Risa, dibanding Istrimu sendiri...??, lihatlah dokumen yang ada di tangan Erlin itu adalah dokumen yang dicuri oleh Risa, dan Erlin berhasil merebutnya, Kami tak tahu jika saja tadi Erlin tidak datang kemari, Aku yakin hubungan kalian pasti hancur karena ulah Risa..." jelas Clara menjelaskan kejadian yang sebenarnya, sementara Aditya hanya diam menatap sang Istri dan Risa yang masih beradu argumen, bahkan menggunakan otot, dan Vanya yang baru saja datang pun melerainya.
" Risa... katakan padaku, maksudmu itu apa dengan mencuri dokumen Suamiku...?? tanya Erlin pada Risa, belum sampai Risa menjawabnya, Vanya menyela pertanyaan tersebut, dengan maksud ingin melerainya.
" Erlin... sudah Er... tenangkan dirimu, dan Kau Risa... Gue minta pergi Lo dari sini jangan bikin ulah lagi..." ucap Vanya dengan penuh penekanan.
" Heh... cih..., Kau ingin tahu Aku mencuri dokumen untuk apa??, yang jelas Aku ingin merebut Aditya darimu Erlin Putri Sanjaya..." jawab Risa menjawab pertanyaan Erlin dan mengabaikan ucapan Vanya yang melerainya, seketika Erlin pun membulatkan matanya terkejut, dan..
Plaaakkkk...
__ADS_1
" Cukup Risa..., Kau tahu bukan Aditya sudah berkeluarga..., dengan tak tahu malunya Kau datang menghancurkan hubungan Kami..." ucap Erlin.
" Memangnya Gue pikirin..." jawab Risa sinis, sontak Aditya yang melihat perdebatan diatara keduanya pun tertegun, dengan apa yang dikatakan Risa dan sang Istri.
" Erlin..., betapa besar cintamu padaku, sehingga Kau rela melakukan apapun demi Aku..., thank you my wife..." gumam Aditya dalam hati.
" Aditya..., Kau sudah mendengar dan melihat sendiri bukan, Erlin mengatakan seperti itu karena Dia sangat mencintaimu..." ucap Clara.
Sedangkan diseberang sana Risa pun menjawab perkataan Erlin yang menyudutkannya.
" Sampai kapanpun Aku tak akan menyerah begitu saja menyerahkan Aditya padamu Erlin...!!" balas Risa.
" Cukup Sa..., Aku audah mendengarkan dan melihat semuanya...., dan maaf Risa..., jika ulahmu seperti ini mending Kau pergi dari sini sekarang juga, dan jangan pernah muncul dihadapan ku lagi..." ucap Aditya yang datang menghentikan perdebatan diantara mereka.
" Aditya Kau...??
" Yaa ini Aku..., kenapa??, apa Kau terkejut...??
" Dit ini tidak benar Dit...
" Apanya yang tidak benar..??, jelas-jelas Lo mau bertindak nekat merebut Mas Aditya dariku...
" Aditya milikku Er.., bukan milikmu...
" Apaaa...?? bisa-bisanya Kau mengakui Mas Aditya milikmu..
" Cukup Risa... hentikan semuanya..., Aku sudah beristri dan mempunyai anak... jadi tolong jangan usik Kami lagi.., dan tolong pergi dari sini sekarang juga...!!" usir Aditya sambil menunjuk ke arah keluar.
" Tapi Dit... Aku..." ucap Risa sambil bergelayut manja di lengan Aditya, sedangkan Erlin yang melihatnya pun menatap tajam Risa.
" Tidak ada tapi-tapian Risa.. cepat Kau keluar dari sini...!!" tegas Aditya lagi.
" Beraninya Kau mengusirku Aditya...!!, ingat Aditya suatu saat Kau akan menjadi milikku..., dan Kau Erlin Putri Sanjaya, Aku tidak akan menyerah begitu saja... " tegas Risa lalu berbalik badan meninggalkan Aditya dan Erlin, dan Aditya pun lalu membuka suaranya.
" Ck.. sudahlah Mas... tak ada gunanya lagi Mas meminta maaf dariku..." balas Erlin memutar bola matanya malas.
" Mas berjanji tidak akan mengkhianatimu Erlin..., karena bagaimana pun dan sampai kapanpun Kau adalah milikku... " ucap Aditya.
" Hmm terserah Mas Aditya saja..., yang terpenting setelah kejadian ini, Aku berharap agar Mas tidak membelanya lagi di depanku..., dan Kau tahu Mas jika saja Aku tidak datang kesini Kau tahu bukan akibatnya apa..." balas Erlin dingin lalu meninggalkan Aditya yang hanya mematung di tempat dengan pemikirannya sendiri.
******
Setelah kejadian itu, Vanya pun langsung menuju ke kantin untuk menemui Aldo, karena memang pekerjaan Vanya sudah selesai, dan ketika Ia sedang menyusuri koridor RS tiba-tiba saja ponselnya berbunyi.
drreeett... drreeett... dreett..
" Halo... " ucap Vanya.
" Tuan Edward Kami sudah melacak keberadaan Adik dari Kakak Ipar anda.. ternyata benar dugaanmu.. jika Nona Vitalia masih hidup..." terang orang tersebut diseberang sana ya memang saat ini Vanya memegang ponsel milik sang Suami juga, jadi Ia juga mengetahui segala sesuatu yang ada di balik ponsel milik Suaminya itu.
" Apaa... ??, katakan padaku siapa ini??"
" Loh... dok.. dokter..., ini Aku Kris teman dekat dari Edward..." ucap Kris terbata karena terkejut jika yang mengangkat telepon adalah Istri dari atasannya.
" Teman Edward??, katakan padaku sekarang juga maksudmu tadi apa??, Aku berjanji tidak akan membocorkan ini pada siapapun..." tutur Vanya.
" Tapi Nyonya, Aku menghubungi tuan Edward bukan Anda..." balas Kris.
" Edward sudah meninggal Kris, jadi tolong berikan misi ini kepadaku..., Aku berjanji akan menyelesaikan misi Suamiku ini..." ucap Vanya.
__ADS_1
" Tapi Nyonya muda ini sangat berbahaya bagi Anda..." balas Kris tidak mau jika Nyonya mudanya terluka.
" Kris..., Kau tahu siapa yang kalian cari??, Dia adalah Sahabatku Kris... tolong mengertilah..." ucap Vanya pada teman Edward tersebut.
" Tidak Nyonya Kami tidak bisa mengatakan kepadamu..." ucap Kris, dan
Tut...
Sambungan telepon pun ditutup sebelah pihak oleh Kris.
" Sial..., ditutup lagi..." gerutu Vanya, Tampa Vanya sadari ada sepasang mata menatap ke arahnya.
" Sebenarnya apa yang terjadi??, kemarin ada teman Edward berprofesi sebagai seorang militer, dan sekarang...??, dia siapa...?? kenapa Vitalia menghilangnya misterius sekali..., bahkan banyak yang mengenalnya, sebenarnya siapa Vitalia...??" banyak pertanyaan dalam benak Vanya.
" Vanya Sayang..., kenapa bengong sih..?? " tanya Aldo yang tiba-tiba saja muncul di hadapan Vanya.
" Ehh Al... Aldo... loh kenapa Kamu kesini, Kan Aku mau menemuimu... " ucap Vanya terkejut karena Aldo muncul di depannya.
" Ya habisnya nungguin Kamu lama banget..." jawab Aldo.
" Ehmm.. maaf.., sudah membuatmu menunggu terlalu lama..." ucap Vanya tak enak hati sambil emnundukkan kepalanya.
" Astagaaa Vanya... ada apa dengan Lo sih.., pakai jatuh segala..., spot jantung kan jadinya.. " baton Vanya.
" Iyaa, tidak apa-apa Van..., lalu siapa tadi yang menghubungimu sepertinya serius sekali...?? tanya Aldo ngerutkan keningnya penasaran.
" Ehmm..., tadi... tidak ada Do..., itu tadi cuma client Suamiku saja..." bohong Vanya berusaha menutupi.
" Oh... begitu..." jawab Aldo.
" Sepertinya ada sesuatu yang disembunyikan dari Vanya, tapi apa...??" tanya Aldo dalam hati.
" Vanya..., kalau Kau butuh sesuatu katakan padaku, Aku akan membantumu..." ucap Aldo, dan tak disangka belum sampai Vanya menjawab, Vanya pun tergelincir di lantai, dan..
Sreettt...
" Aaaaaa....." teriak Vanya, dan..
Greepp...
Aldo pun lalu menangkap tubuh Vanya yang tergelincir, sedangkan Vanya memejamkan matanya tak berani membuka matanya.
" Vanya... Kau tidak apa-apa..?? tanya Aldo menangkap Vanya yang hampir saja jatuh ke lantai, seketika Vanya pun membuka matanya lebar-lebar siapa yang sudah menangkapnya, kini pandangan mereka saling bertemu, tatapan itu tidak dapat diartikan lagi, seolah-olah seperti sepasang kekasih yang lama tak jumpa, sedetik dua detik Vanya pun tersadar dari lamunanannya dan berdiri tegak melepaskan pelukan Aldo.
" Eh... mm Do... maafkan Aku..." ucap Vanya salah tingkah.
" Sudah tak apa Van..., ayo buruan Kita sudah ditunggu anak-anak di dalam mobil...
" Apa...??, tapi Apa Kau yakin anak-anak ikut..??" tanya Vanya tak percaya.
" Ck... iyaa kan mereka sudah Aku jemput tadi..." ucap Aldo.
" Jadi Kau yang menjemputnya..??" tanya Vanya masih tak percaya dengan yang dikatakan Aldo, pasalnya memang selama ini El dan Neysa tak pernah mau jika di ajak oleh Aldo.
" Iyaa Vanya... sudah jangan banyak tanya lagi..., ayo..." ucap Aldo lalu menarik tangan Vanya begitu saja.
******
Waduhhh... nampaknya sudah ada yang mulai so sweet nih...., hmm bagaimanakah kisah mereka selanjutnya??
__ADS_1
Oh ya dalam waktu dekat Author akan rilis novel terbaru dari Author nih... yang jelas kali ini adalah Kisah Nyata anak-anak Surga yang sudah berpulang ke rahmatullah, jadi mungkin nanti update dari Author akan sedikit terlambat nih ya... 🙏🙏
Jangan lupa Vote, Like, Komen, dan Favorite Yaa... Terimakasih 🥰🥰🙏🙏