Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik

Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik
Episode 90


__ADS_3

Kejutan untuk Vanya


Hari pun sudah mulai gelap, di kediaman keluarga Ferari akan ada acara makan malam keluarga,dan tanpa Vanya ketahui Kakak angkat dari Vanya akan pulang ke Indonesia,dan tuan Alfian Adam Ferari sudah berencana mendatangkan El,dan juga Kakaknya. sebenaranya Aldo telah mengangkat dua anak dari panti asuhan,itupun terpaut cukup jauh usianya. El masih berusia 3,5 tahun sedangkan Kakaknya yang bernama Neysa berusia 14 tahun,Aldo mengangkat Neysa sebagai anaknya bukan tanpa alasan, ia mengangkatnya karena untuk menemani sang Ibu,,sedangkan mengangkat El karena ia sangat kasihan mendengar kisah dari El yang ditinggalkan oleh kedua orangtuanya yang sudah meninggal,jadi ia berniat mengangkatnya,sementara El dan Kakaknya sudah dijemput oleh orang suruhan tuan Adam,yang menarik adalah Vanya belum pernah sama sekali bertemu dengan Kakak dari El. saat ini Vanya sedang menuruni tangga,dengan mengedarkan pandangannya ke arah ruang makan, ia heran melihat meja makan yang sudah tertata rapi.


" Ada acara apa ini..?? batin Vanya heran..., dan Mommy dari Vanya yang melihat anaknya sedang menuruni tangga,ia langsung berkata: " Vanya...., sini sayang bantuin Mommy sama mbak Yati buat menyiapkan makanan... " ucap sang Mommy pada Vanya, tapi Vanya pun mengerutkan keningnya bingung.


" Sebenarnya ada acara apa sih Mom... kok jamuan makan malamnya tak seperti biasanya...?? " tanya Vanya, sambil berjalan menuju meja makan.


" Hmmm.. mau tahu saja... apa mau tahu banget...." ucap Valen menggoda anaknya.


" Issshh... Mommy... Vanya itu tanyanya serius kali Mom... " kata Vanya kesal dengan jawaban sang Mommy, sambil mendudukkan pantatnya di kursi.


" Ck... sudah jangan banyak tanya...,cepat bantuin Mommy sama mbak Yati,keburu Daddy dan para tamunya datang loh... " titah sang Mommy pada anaknya..., Vanya pun langsung menuruti perintah dari Mommynya.


" Ok Mom... " ucap Vanya sambil berdiri dari tempat duduknya segera menuju ke dapur mengambil makanan untuk disediakan di atas meja makan,tak berselang lama makanan pun sudah siap untuk dimakan,dan Vanya yang sedang duduk di meja makan bersama sang Mommy pun dikejutkan dengan kedatangan seseorang yang tiba-tiba menutup kedua mata Vanya dengan kedua telapak tangannya.


Greepp


" Siapa ini....??? " tanya Vanya pada seseorang yang telah mention kedua matanya, dan seketika Orang itu berkata: " Coba tebak... ini siapa hayooo...." tanya orang itu pada Vanya, yang masih ia tutup dengan telapak tangannya...,Vanya pun terkesikap mendengar suara tersebut,sontak Vanya pun langsung melepaskan tangan orang itu, lalu berbalik badan dan berkata: " Ferdi.... aaaa....!!! " teriak Vanya histeris, ia benar-benar terkejut dengan kedatangan Kakak Angkatnya yang hanya terpaut satu tahun. ia pun memeluknya dengan riang, ia tak menyangka jika sang Kakak tiba-tiba pulang ke Indonesia. Yaa seseorang itu adalah Ferdi Kakak angkat dari Vanya.


" Vanya...nggak usah teriak-teriak,Nak.... " ucap sang Mommy.


" Vanya seneng banget tau nggak sih Mom.... "jawab Vanya sambil merangkul Ferdi Kakak Angkatnya.


" Ferdi..., kenapa Elo kalau pulang nggak bilang-bilang sih..., kan Gue bisa jemput Elo... " ucap Vanya.


" Mana bisa sih Van... kata Mommy Elo baru saja sembuh dari sakit... "ucap Ferdi.


" Kan sekarang sudahh sembuh " ucap Vanya tak mau kalah.


" Iyaaa benar kamu sudah sembuh.... tapi bukan berarti kamu langsung beraktifitas kan, Van.... " ucap Valen menimpali obrolan Vanya dan Ferdi.


" Benar yang dikatakan Mommy Van..." ucap Ferdi memberi pengertian Adiknya.

__ADS_1


" Isshh Mommy..., Vanya jadi curiga deh jangan-jangan Mommy sama Elo sudah bersekongkol nih... " selidik Vanya.


" Yaa kan memang sengaja buat kejutan,Van..." jawab Valen sambil berjalan menuju ruang keluarga.


" Tuh dengerin Mommy... kurang sayang apa coba sama kamu.... " ucap Ferdi.


" Iyaaa iyaaa...,ya sudah ayo ikut Mommy ke ruang keluarga..." jawab Vanya


" Ok...,Oh ya Mom..., Daddy mana....??" tanya Ferdi pada Valen, sambil berjalan ke ruang keluarga, sementara Vanya masih setia merangkul Kakak Angkatnya.


" Daddymu katanya lagi ada urusan sebentar, paling sebentar lagi juga sudah selesai urusannya.. " jawab Valen sambil mendudukkan pantatnya di sofa ruang keluarga, sementara Ferdi hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


Tak berselang lama tuan Adam pun tiba di rumah Keluarga Ferrari, ia langsung masuk ke dalam rumahnya bersama dua anak kecil, yang satu di gendong dan yang satu di gandengnya...,dan setelah sampai ke dalam rumah El pun meminta tuan Adam untuk menurunkannya dari gendongannya,ia pengen jalan sendiri,lalu El pun mengedarkan pandangannya, ia melihat bunda dokternya yang sedang duduk ngobrol bersama.


" Bunda dokter....!!! teriak El sambil berlari ke arah Vanya,seketika Vanya sangat terkejut dengan kedatangan seorang anak kecil,lalu menengok ke arah sumber suara,ia bahkan tak percaya kalau barusan yang memanggilnya itu adalah El.


" Lohhh.... El... kamu kesini sama siapa sayang..??? " tanya Vanya ramah pada El yang kini sudah ada di depannya..., sedangkan Ferdi masih bingung dengan siapa anak kecil itu.


" Itu sama Kakak El,dan Opa Adam..." jawab El.


" Itu loh bun.... " ucap El sambil menunjuk ke arah belakangnya, sontak membuat Vanya tak percaya dengan apa yang ia lihat.


" Daddy.... loh Daddy kok bisa sama anak-anak sih..., terus Ibu mirna mana...?? " ucap Vanya tiba-tiba khawatir kenapa El dengan Kakaknya tidak ada yang mendampinginya.


" Hmmm sudah kamu tenang saja..., tadi anak buah Daddy ke rumah Ibu Mirna, sempat Ibu Mirna melarang, tapi Ibu Mirna akhirnya menyetujuinya dan mengijinkan itupun Daddy yang tadinya masih dikantor harus turun tangan langsung ke rumah Ibu Mirna, karena Ibu Mirna tak percaya pada orang-orangnya Daddy... "terang tuan Adam pada sang Anak.


" Oh begitu..,terus tuan Aldo..gimana...apa sudah tau Dadd.... " tanya Vanya pada Daddynya.


" Belum...tapi kami tenang saja...,yang terpenting Ibu Mirna sudah mengijinkannya.


" Hmmm baiklah...." ucap Vanya, ia pun langsung mengedarkan pandangan kesamping Daddynya dilihatnya Kakak dari El.


" Loh... ini Kakaknya El ya...., siapa namamu sayang...??" tanya Vanya ramah, membuat gadis 14 tahun tersebut menjadi tersentuh. ia bahkan tak menyangka jika yang disebut bunda dokter oleh Adiknya ternyata sangatlah ramah padanya, berbeda dengan pikirannya yang tadinya tidak mau untuk ikut ke rumah keluarga Ferari.

__ADS_1


" Namaku Neysa..., bunda... Eh..maksudku..." jawab gadis kecil itu.


" Hmmm sudah tak apa, panggil saja saya seperti Adikmu memanggilku...,oh ya namamu sangat indah, sayang.... kamu sudah besar ya ternyata...,kenalin saya dokter Vanya,bunda dokter dari El..." ucap Vanya sambil tersenyum ramah.


" Iyaa... ,bunda Ney sudah tau..." terang Neysa sambil tersenyum ke arah Vanya, bahkan Vanya pun juga heran dengan dirinya,kenapa ia bisa langsung seakrab ini dengan Neysa pikirnya.


" Hmmm ya sudah kalau begitu...,kita makan malam ya..., El di gendong sama Bunda dokter ya...yuk.." ucap Vanya pada kedua anak tersebut, lalu menggendong El, dan Neysa pun digandengnya dengan tangan yang satunya.


" Ternyata bunda dokter yang dimaksud Adek baik banget ya... dia seperti malaikat yang dikirim pada kami... " batin Neysa.


" Tuh kan Daddy dilupakan... " ucap tuan Adam sambil berjalan membuntuti anaknya,yang sedang menggendong El dan menggandeng Neysa.


" Kaan Daddy bisa jalan sendiri... " ucap Vanya lalu mendudukkan pantatnya di kursi, meja makan sambil memangku El, sedangkan Neysa duduk di samping Vanya.


Sementara Ferdi masih bingung dengan kedatangan anak-anak tersebut, berbeda dengan Valen ia sebenarnya sudah merencanakannya bersama sang Suami, agar Vanya tidak suntuk berada di rumah.


" Oma... apa kabar... El hampir melupakan Oma nih...?? tanya El pada Valen, mommy dari bunda dokternya.


" Kamu itu El bikin gemas Oma saja....., gimana kabarmu sayang...?? tanya Valen pada El.


" Baik Oma..."jawab El.


" Kenalin Oma... ini Kakak El.., namanya Kak Neysa... " ucap El, membuat Valen semakin gemas dengannya.


" Iyaaa... Oma sudah tau sayang..." ucap Valen sambil menghampiri El yang sedang berada di pangkuan Vanya, lalu mencubit pipinya gemas.


" Anak-anak ini siapa sih Van..?? kok Daddy sama Mommy juga kelihatan akrab...." tanya Ferdi, yang dating ke meja makan menyela obrolan.


" Hmm anak-anak ini adalah anak dari pasienku.. dan mereka memanggilku seperti itu karena Gue seorang dokter...., dan mereka juga butuh kasihan sayang dariku... " terang Vanya pada Ferdi.


" Betul Fer..., kamu harus bisa contoh sikap Adikmu ini... " ucap tuan Adam pada Ferdi.


" Baik Dadd... " jawab Ferdi.

__ADS_1


" Sudah sudah.... ini jadi makan malam nggak sih, kok jadi ngobrol...?? mending kalian makan dulu deh sehabis itu baru boleh ngobrol sepuasnya..." ucap Valen pada sang Suami dan anak-anaknya, dan akhirnya mereka pun menikmatinya hidangan yang sudah disediakan di meja makan, bahkan Ferdi yang tadinya ingin bertanya ia urungkan niatnya untuk bertanya lebih, sedangkan Vanya menyuapi El yang ada di pangkuannya dengan sangat telaten,sedangkan Neysa makan sendiri karena sudah besar, usianya juga terbilang sudah memasuki masa remaja.


...Jangan Lupa Vote, Like, dan Komennya Yaa.... Terimakasih....🙏🙏...


__ADS_2