Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik

Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik
Episode 163


__ADS_3

Saling Menyalahkan


"Kalau dia bukan pria brengsek lalu apa Vanya.., bahkan Dia sudah berani merebutmu dariku..." ucap Exsel. Vanya pun juga tak mau kalah lalu berkata, "Kalau Kau mengakui Aku ini milikmu, Lalu mengapa dulu Kau malah pergi meninggalkanku Exsel...??" ucap Vanya berbalik tanya pada Exsel. Exsel pun menjawabnya, "Karena Kau tak mau menikahi denganku Vanya... !!, Aku butuh ketenangan waktu itu.. !!" jawabnya dengan penuh penegasan. Vanya pun justru tak mau kalah Ia pun berkata, "Seharusnya juga kalau Kau mencintaiku, perjuangan cintamu bukan malah pergi meninggalkanku Ex.." ucap Vanya sambil menahan sesaknya di dada mengingat masa lalunya dulu.


"Kau sudah membalik pertanyaan ku tadi Vanya... !!" bentak Exsel tak terima dengan yang diucapkan Vanya.


"Memangnya kenapa kalau Aku membalik kata-katamu..??, tak ada salahnya bukan dengan ucapan ku.. ??" tanya Vanya memastikan. Exsel yang merasa terpojokkan pun mengayunkan tangannya ke arah Vanya dan berkata, "Vanyaaa Kau... !!" ucapnya terhenti sambil menghentikan tangannya untuk menampar Vanya. Vanya yang melihat Exsel mengurungkan niatnya untuk menampar nya pun berkata, "Kau apaaa, haaa... ??, ayo tampar kalau berani... !!, kenapa berhenti haaa... !!" serunya melawan Exsel. Exsel yang merasa dirinya bersalah pun mulai tergagap.


"Tidak Vanya... Aku..." ucapnya terhenti.


"Aku kenapa haaa, jawab Aku Exsel...?!" tanya Vanya lantang. Exsel yang merasa dirinya kalah pun justru kalah mencoba mengalihkan pembicaraan dengan berkata, "Pengawal cepat bawa pulang Bayi itu pada orangtuanya dan biarkanlah Vanya bersamaku." tutur Exsel pada pengawalnya. Exsel pun lalu berkata lagi, "Dan Kau Vanya, aku akan membawamu kesebuah tempat dimana orang tidak akan bisa menemukanmu Vanya..." sambung Excel memberi perintah pada pengawalnya.


"Brengsek Kau Exsel..., di kasih hati tapi tak tau diri... !!" lantang Vanya melawan Exsel. Exsel pun membelalakkan matanya terkejut dengan penuturan Vanya yang diluar dugaannya. "Tutup mulutmu Vanya... !!" teriak Exsel tersulut emosi karena tingkah dari Vanya yang membuatnya geram. Exsel pun Lalu menyeret paksa Vanya kesebuah tempat.


*****


Sementara disisi lain kini tampak para anggota keluarga baik dari keluarga Wijaya, Sanjaya dan keluarga Ferrari yang sudah mulai mengkhawatirkan keadaan Vanya dan Baby Daffa. Ya mereka sudah diberi kabar pada Clara dan Dina jika Vanya dan Baby Daffa sedang diculik.


Dikediaman keluarga Ferrari.

__ADS_1


"Dad..., bagaimana dengan putri kita..., apalagi Dia dengan keadaan hamil..., bersama Babby Daffa pula..." ucap Valen pada sang suami mengkhawatirkan putrinya. Tuan Ferrari pun menjawabnya dengan berkata, "Kau tenang saja Mom..., Vanya pasti bisa melindungi dirinya, Anak kita kan punya ilmu bela diri." tandasnya.


"Tetap saja tidak tenang Dad...,


"Kau tenang saja Aldo bersama Aditya baru mencari keberadaan Vanya dan just Baby Daffa Mom.., ada Alex juga yang membantu mereka.." ucap Tuan Ferrari berusaha menenangkan hati sang Istri.


*****


Sedangkan di kediaman keluarga Wijaya, kini tampak Tuan Wijaya beserta sang Istri dan Tuan Sanjaya beserta sedang Istri sedang berkumpul. Dan ketika mendengar kabar tentang Baby Daffa yang diculik bersama Vanya mereka sangat terkejut ternyata penculikan itu dilakukan oleh Exsel. Ya mereka memang mengetahui tentang Exsel mantan tunangan Vanya karena Vanya sendiri merupakan sahabat dari anak-anak mereka sejak jaman SMA.


"Ya Tuhan..., bagaimana ini Pah..." ucap Mamah Italian khawatir. begitu juga dengan Mamih Dewi, Mamih dari Erlin juga ikut mengkhawatirkan kondisi sang cucu dan anak menantunya, "Papih Babby Daffa dan Vanya menantu kita Pih... hiksss. hiksss..." ucap Mamih Dewi pada Suaminya. Dan seketika saja Tuan Wijaya pun berusaha menenangkan mereka dengan berkata, "Sudah... sudah... lebih baik tenangkan diri kalian, kan tadi Clara sudah bilang jika Aditya dan Aldo sedang mencari mereka bersama dengan Alex dan polisi..." ucapnya.


Tiba-tiba saja ada suara yang berteriak, "Tuan..., Nyonya..kata Satpam ada Baby Daffa di depan Mansion... !!" seru Bik Sumi berteriak memanggil para majikannya. Sontak saja membuat mereka terkejut dan segera menuju ke depan mansion.


"Ya Tuhan... Baby Daffa... "ucap Mama Ita sambil menggendong Baby Daffa.


"Pak.. Satpam bagaimana bisa Baby Daffa disini...??" tanya Tuan Wijaya pada petugas keamanan tersebut.


"Saya tidak tahu Tuan.., tadi tiba-tiba saja ada seseorang yang menurunkan Baby Daffa dari mobil, Saya sendiri tak tahu siapa mereka, nampaknya mereka dari luar negeri Tuan, karena badan mereka besar-besar..." jelas Satpam tersebut menjawab.

__ADS_1


"Apa...???" ucap Tuan Wijaya terkejut.


"Lalu dimana Vanya, pak...?? sambung Mamih Dewi bertanya pada petugas keamanan tersebut. Dan petugas keamanan tersebut pun menjawab, "Kalau Nona Vanya Saya tak tahu Nyonya..." ucapnya.


"Wijaya..., sepertinya Kita harus segera menghubungi Aditya, Aldo, dan juga Alex untuk memberi tahu mereka jika Baby Daffa telah kembali, sementara Vanya belum." ucap Tuan Wijaya memberi saran pada Tuan Wijaya. Tuan Wijaya pun Lalu mengangguk mengerti dan segera merogoh ponselnya untuk menghubungi Aditya tapi sayangnya tidak bisa, dan akhirnya Tuan Wijaya pun menghubungi Aldo dan telepon pun tersambung.


"Hallo... Do..." ucap Tuan Wijaya memulai membuka obrolannya. Aldo yang berada di seberang sana pun menjawabnya dengan berkata, "Pah ada apa..??" tanyanya.


"Aldo.. Papah mau mengabari jika Baby Daffa sudah pulang ke mansion dengan diantarkan oleh orang asing." jawab Tuan Wijaya menjelaskan pada Aldo, Aldo pun bernafas lega karena mendengar berita tersebut. "Alhamdulillah.., Lalu Vanya dimana Pah..??" tanya Aldo pada Tuan Wijaya yang sudah dianggapnya seperti papahnya sendiri.


"Vanya belum pulang Do..., Baby Daffa hanya sendirian.." jawab Tuan Wijaya menjelaskan, sontak saja membuat Aldo yang berada di seberang sana membulatkan matanya terkejut Lalu berkata, "Apa...??, bagaimana bisa...??, benar-benar brengsek Kau Exsel berani-beraninya Kau membawa Vanya ku... !!" serunya diseberang sana mulai tersulut emosi. Sedangkan Tuan Wijaya yang mendengar ucapan dari Aldo pun Lalu berkata, "Aldo.. ini saatnya Kau membuktikan, jika Kau benar-benar tulus mencintai Vanya, ayo berjuanglah... jangan sampai Kau kalah lagi, dan menyesal setelah ini..." ucap Tuan Wijaya menyemangati Aldo. Aldo pun Lalu menjawabnya dengan berkata, " Baik Pah..., Aldo akan membuktikan pada dunia kalau Aku benar-benar tulus mencintai nya lebih dari apapun, dan tak akan ada seorang pun memilikinya setelah Edward." tandasnya.


"Bagus Do..., ingat jangan sampai Kau menyia-nyiakan kesempatan ini, karena ini adalah momen yang tepat untuk merebut hati Vanya.." ucap Tuan Wijaya memberi peringatan pada Aldo.


"Baik Pah..." ucap Aldo. Tanpa ba bi bu Aldo pun segera mematikan ponselnya sebelah pihak, karena Ia berpikir sudah tidak ada waktu lagi selain untuk mencari wanita yang Ia cintai.


*****


Waahhh makin seru yaaa...

__ADS_1


Lantas bagaimanakah kisah selanjutnya..??, akankah Aldo berhasil menyelamatkan Vanya dari jeratan Exsel..??


Jangan lupa Vote, Like, dan Komen Ya... Terimakasih... 🥰🥰🙏🙏


__ADS_2