
Semenjak kepergian papih dan mamih dari rumah sakit, Erlin pun hanya diam dan menatap Aditya yang kembali disibukkan dengan pekerjaannya.
" Dit..... maafin aku ya.... ucap Erlin lirih..
Aditya yang merasa dipanggil pun segera melangkah ke tempat tidur Erlin.
" Kenapa... ?? hemmm?? " tanya Aditya halus.
" Sebenernya... aku juga dijodohin sama anak temen mamih ku dit... aku bingung harus gimana... maafin aku selama ini tidak memberitahumu... " ucap Erlin penuh penyesalan sambil menundukkan kepala.
" Heyyy... Er... liat... liat aku... ucap Aditya sambil memegang dagu Erlin untuk menatapnya.
" Sudah jangan minta maaf... ,, ini semua bukan salahmu..., kita jalani saja..... dan biarkan waktu yang menjawab semuanya, its ok.... " ucap Aditya sambil menangkup wajah Erlin.
Erlin pun hanya menganggukkan kepalanya saja mengiyakan perkataan Aditya. Aditya pun lalu memeluk Erlin berusaha menenangkannya, dan pelukannya kali ini dibalas oleh Erlin.
" Thanks ya... dit... kamu beneran nggak papa dit... kalau nantinya kamu harus berperan jadi kekasihku... ?? " tanya Erlin masih dalam pelukan Aditya.
" Ssstttt... No.... Erlin... kamu jangan minta maaf... karna aku juga kan yang pertama kali buat perjanjian,, karna perjodohan sama wanita yang tak ku kenal, aku terpaksa melakukan semua ini Er... maaf... " ucap Aditya sambil melepaskan pelukannya, lalu menangkupkan kedua tangannya tanda aditya untuk minta maaf.
Erlin pun hanya menggelengkan kepala sambil memegang tangan Aditya.
" No.... Dit... ,,jangan begitu.... kamu nggak salah... , thanks ya dit entah bagaimana jika tak ada kamu selama ini... hiks... hiks... hiks... apalagi kamu sampai terluka dibuatnya...hiks....hiks.... ucap Erlin sambil menangis.
" Heeeyy... cantik kenapa kamu menangis.... sudahlah... biarkan waktu yang menjawab semuanya, its okey..... ,kalau soal itu... sudah jangan pikirkan lagi..aku sekarang baik-baik saja bukan....hemm.... " ucap Aditya sambil memeluk Erlin dan mengusap air matanya.
Erlin yang dipeluk hanya mengangguk pelan di pelukan Aditya.
" Biarkan seperti ini dulu dit...,, Yaa Allah.. ada apa denganku?? kenapa setiap aku bersama Aditya..., aku ngerasa nyaman... " ucap Erlin dalam hati.
" Oh Tuhan... rasa apa ini...??entahlah... kenapa hatiku menjadi tenang bila kau ada disisiku Er...?? " tanya Aditya dalam hati.
__ADS_1
Sementara dilain tempat adek dari Aditya Bramasta Wijaya yang bernama Vitalia Bramasta Wijaya sedang dalam perjalanan menuju Indonesia , karna selama ini Vita berada di Luar Negeri untuk melanjutkan studinya sedari lulus SMA. dia adalah seorang dokter bedah yang sangat jenius, bahkan dia adalah sahabat dari dokter Erlin sekaligus adik dari Aditya, tanpa sepengetahuan Erlin,ternyata Vita merupakan adek dari seorang CEO sekaligus direktur utama RS Wijaya tempat ia bekerja, yang kini sedang dekat dengannya, karna Vita merahasiakan Identitasnya sedari SMA dengan nama Vitalia Putri, tak ada yang banyak mengetahui kalau sosok adek dari Aditya ini merupakan orang yang sangat misterius.
" Maahh... Vita sekarang udah dibandara nih...,, kakak mana, kok di hubungi susah banget tuh anak.... " ucap Vita di seberang sana.
" kakak kamu sedang sibuk dek.... ya wajar kalau kakakmu nggak menjawab telpun mu...
" Mamah kenapa terlihat panik sih...?? rileks mah.... are you okey.... ??" ucap Vita menenangkan sang mamah.
" Itu lohh... kekasih dari kakakmu itu sedang sakit dek... hiks.. hiks... mamah sekarang baru perjalan ke RS milik keluarga Wijaya... hiks.." ucap mamah Ita dengan perasaan khawatir.
" Hah.... kekasih..??? kakak punya kekasih?? yang bener saja... , kok kakak nggak pernah cerita ke guee sihh..." batin Vitalia.
" Halo nak..... kok diem .... ?? "tanya mamah Ita.
" Ehh mah... I am sorry ma, Sudah lah ma jangan nangis gitu mah... ,, kok kakak nggak pernah kasih tau kalau punya kekasih mah... ?? " tanya Vita pada sang mamah.
" Iyaaaa..... ,, mamah juga kaget ketika kakak kamu membawanya ke mansion Wijaya bersamanya...., apalagi yang bikin mamah syok itu kekasih kakakmu itu adalah seorang dokter spesialis jantung yang sampai saat ini menangani mamah... " ucap Mamah Ita panjang lebar.
" Dokter....mah..?? yang bener saja mah... ?? tapi yakin kan mah kalau dia orang baik-baik... ?? " tanya Vitalia menyelidik.
" Yakin sayang.... dia anak baik.... yasudah kalau gitu... kamu hati-hati di jalan..., kalau sudah sampai di Indonesia kabari mamah..., mamah mau menjenguk calon kakak ipar mu dulu...,kebetulan ini mamah juga sudah sampai di RS " ucap Mamah Ita pada anaknya.
" Okey.... mah... ,, daaahh.... Assalamu'alaikum... " ucap Vitalia.
" Wa'alaikumsalam.... balas Mamah Ita.
Di Rumah Sakit
Mamah Aditya yang baru saja tiba di RS, segera menuju ke resepsionis untuk menanyakan dimana ruangan tempat Erlin di rawat.
ketika berjalan menyusuri lorong RS, mamah Aditya melihat sahabat dari dr. Erlin yaitu dr. Vanya, mamah Ita pun segera menghampirinya.
__ADS_1
" dokter Vanya.... tunggu....!!!
" Iya... bu... ada apa...??? lohh ibu bukannya pasiennya dokter Erlin bukan...?? tanya Vanya.
" Iya betul...dok...,, saya pasiennya sekaligus calon mertuanya dr.Erlin...." jawab Mamah Ita menjelaskan.
Tapi dr.Vanya pun tak percaya begitu saja dengan orang yang bicara tentang masalah pribadi seseorang, apalagi itu menyangkut pribadi sahabatnya sendiri.
" Ahh ibu.... bisa saja bu...hehehe... " ucap dr.Vanya sambil tertawa kecil.
" Bener dok... saya nggak bohong... , saya calon mertuanya dr.Erlin... ucap Mamah Ita pada dr. Vanya.
" Hehe.. iya bu... , terus tadi ibu manggil saya ada apa bu.... ?? tanya dr.Vanya mencairkan suasana.
" Dok... saya mau ketemu dengan dr.Erlin.... saya mendapat kabar bahwa dr.Erlin di rawat di RS bersama anak saya" ucap Mamah Ita pada dr.Vanya.
dokter Vanya pun mengerutkan keningnya bingung dengan perkataan Ibu paruh baya tersebut.
" Maksud Ibu??? anak anda, yang mana ya bu?? setahu saya dr.Erlin bersama kekasihnya yang menyelamatkannya.
" Kekasih dr.Erlin adalah anak saya dok.... ,
" Ibu.. jangan bercanda bu.... karna setahu saya, dr.Erlin adalah kekasih dari pemilik RS ini bu... jadi mana mungkin anak ibu bersama dr. Erlin... ucap dr.Vanya.
" Saya nggak bercanda dokter Vanya,, yasudah kalau dokter Vanya nggak percaya..., saya permisi... ucap mamah Ita kesal dengan dr.Vanya lalu meninggalkan dr. Vanya yang bingung dan diam di tempat.
" Ini kenapa jadi gini sih....ada-ada saja.... ngaku-ngaku calon mertua lagi....,, hmmm.. apa jangan-jangan beneran lagi.... ??? whattt.... astaga Vanya... lo bego banget sih... " gerutu dr.Vanya sambil menepuk jidatnya, merutuki kebodohannya.
" Ehhhh..... Ibu... tunggu.... bu... " teriak dr. Vanya sambil berusaha mengejar mamah Ita yang sudah terlihat agak menjauh.
" lo bego banget sih Van... bisa-bisanya bilang begitu sama ibu tadi,,bisa mampus guee... kalau beneran beliau mamah dari tuan Aditya...." gerutu Vanya masih berlari mengejar mamah Ita.
__ADS_1
Karna selama ini keluarga Wijaya sangatlah menutup rapat-rapat dalam menjaga privasi keluarga, bahkan seorang Nyonya besar (mamah dari Aditya) dari keluarga Wijaya pun tak banyak yang tau wajahnya seperti apa dan bagaimana penampilannya, itu pun atas keinginan dari seorang istri Wijaya sendiri yaitu mamah Ita.