Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik

Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik
Episode 142


__ADS_3

Kedatangan Aldo


Sementara di sisi lain Aldo kini sedang berkunjung ke sebuah Lapas tempat Ayahnya di tahan. Ia sengaja berkunjung ke Lapas untuk menjenguk sang Ayah, sedangkan Istri kedua dari tuan Ferdinan atau Mama Tiri Aldo justru sangat bahagia karena dirinya dengan leluasa menguasai perusahaan milik Suaminya untuk menggantikan posisi Suaminya sementara waktu.


Ia sebenarnya sudah dari dulu mempunyai niat jahat tersendiri menjadikan Ferdinan sebagai Suaminya, bukan tanpa sebab kekayaan dari keluarga Aldo sebenarnya juga tak kalah kaya dengan keluarga Aditya, meskipun Aldo sendiri menyembunyikan semua oleh banyak orang begitu pula dengan Ibu kandungnya yaitu Ibu Irma, akan tetapi setelah kejadian yang menimpanya bertubi-tubi membuat identitasnya terbongkar dengan sendirinya, Aldo yang dulu di kenal sebagai orang yang sederhana, sekarang justru di kenal sebagai orang yang kaya.


" Ayah... bagaimana kabarmu..??" tanya Aldo yang sedang menengok sang Ayah di dalam tahanan.


" Ayah baik Do..." jawab tuan Ferdinan.


" Lalu bagaimana denganmu, Nak...??" tuan Ferdinan menanyakan kabar, dan Aldo pun men jawab:" Baik Yah..., hanya saja perusahaan yang Ayah pimpin menjadi terpuruk semenjak kepemimpinan Mama.."


" Hmm... mau bagaimana lagi, ini memang kesalahan Ayah Do..., dengan menjadikanmu sebagai korban, dan membuatmu kehilangan segala-galanya hanya menuruti ambisi Mama mu..." tutur tuan Ferdinan


" Maksud Ayah apa...??, ambisi yang bagaimana...?? tanya Aldo bingung dengan maksud perkataan sang Ayah.


" Sebenarnya Ayah disuruh Mama Tiri mu agar mendekati keluarga Laras dan keluarga Ferrari agar kita bisa menambah pundi-pundi keuangan, Ayah sendiri bingung harus bagaimana dan harus memilih siapa.., akhirnya Ayah memutuskan agar Kamu menikah dengan Laras, dan menjadikan dokter Vanya sebagai Istri kedua mu..., tapi sayang takdir berkata lain..., Laras telah berpulang..." jawab sang Ayah panjang lebar.


" Hmm..., untuk apa disesali yang sudah terjadi Yah..., apalagi Ayah sudah membunuh nyawa dua orang sekaligus secara diam-diam, bahkan Ayah telah membunuh orang-orang disekitar Aldo..., untungnya Aditya tidak mencabut pemberian perusahaan cabang yang telah diberikan kepadaku..." balas Aldo dingin.


" Maafkan Ayah Do..., Ayah berjanji akan menebus semua kesalahannya padamu..." ucap tuan Ferdinan pada sang anak.


" Memangnya Ayah mau berjanji apa..??"


" Ayah berjanji akan perbaiki lagi hubunganmu dengan dokter Vanya, agar tidak ada jurang pemisah diantara kalian.. " jawab sang Ayah.


" Tapi Yah..." ucap Aldo terhenti.


" Tidak ada tapi tapian lagi, Do.. kalau Kau benar-benar cinta sama Vanya buktikan, Do.. pergilah ke RS, temui Dia minta maaflah..." titah sang Ayah pada Anaknya.


" Apa Ayah yakin Dia akan memaafkan ku..?? tanya Aldo memastikan.


" Ayah yakin dengan usahamu akan membuahkan hasil.., kalau pun Dia belum memaafkan mu tetap berusaha lah rebut hatinya jadikan Dia Istri mu satu-satunya..." balas tuan Ferdinan.


" Baik Yah..., tapi sepertinya sulit bagiku merebut hatinya kembali, yang ada di sorot matanya hanya lah kebencian, Yah..." kata Aldo putus asa.


" Tapi Kau mencintainya bukan...??"


" Perasaan tak bisa dibohongi Yah..., ya memang Aldo masih mencintainya..." jawab Aldo dingin.


" Kalau Kau sungguh-sungguh mencintainya, jangan menyerah begitu saja Aldo...!!" tegas tuan Ferdinan.


" Ayah berjanji setelah kalian menikah Ayah tidak akan memanfaatkan kekayaan dari keluarga Ferrari..., kita sendiri sebenarnya sudah jaya Do hanya saja Ayah bingung kalau tidak menuruti perkataan Mama Tiri mu Ayah akan ditinggalkannya, tapi untuk kali ini Ayah menyesal dan berjanji jika akan ada yang menghalangi hubungan kalian apa lagi memanfaatkan Vanya, bilang sama Ayah, Ayah akan membantumu sebisa mungkin, karena ini semua adalah kesalahan Ayah juga..." tutur tuan Ferrari panjang lebar.


" Terimakasih Yah..., Aldo berjanji akan menjadikan Vanya menantu di rumah Ayah..." ucap Aldo.


" Dan satu lagi Do.., mengapa Ayah memintamu menikah dengan Vanya, ya.. karena selama ini Ayah mengetahui rahasia kalian Do..." sambung tuan Ferdinan.


" Maksud Ayah..??" tanya Aldo bingung.

__ADS_1


" Kalian menyembunyikan identitasnya kalian sebagai orang yang sederhana, hanya demi melindungi Ibu mu dan anak-anakmu.. " balas tuan Ferdinan.


" Hmm ya Ayah Kau benar, Aldo benar-benar takut Ayah sama Mama menyiksa mereka, apalagi kondisi Ibu tidak seperti dulu Yah, Dia mudah rapuh semenjak Ayah membawa wanita lain ke dalam rumah..." jawab Aldo.


" Maafkan Ayah Aldo..., ini semua karena Ayah yang egois..., Kau tahu sebenarnya Ayah masih mencintainya, tapi di sisi lain Ayah juga terlanjur mencintai Mama Tiri mu.., dan setelah kejadian ini Ayah tersadar bagaimana Mama Tiri mu hanya memanfaatkan harta kekayaan Ayah saja.." ucap tuan Ferdinan, tapi belum sempat Aldo menjawab, tiba-tiba saja ada seorang petugas kepolisian datang.


" Mohon maaf tuan waktu kunjungan Anda sudah habis..."


" Hmm baiklah..." jawab Aldo dingin.


" Ayah.. kalau begitu Aldo pamit dulu..." ucap Aldo seraya berpamitan pada sang Ayah.


" Iyaa Nak.., secepatnya jadikan Vanya senagai Istri mu.. rebut hatinya jangan menyerah jika Dia menolakmu...." ucap sang Ayah memberi pengertian pada sang Anak.


" Baik Yah... Terimakasih.." ucap Aldo dingin, dan mendapapatkan anggukan dari sang Ayah, lalu pergi dari tempat itu.


*****


Sementara Vanya terlihat dengan sangat telaten menangani pasien yang menjalani rawat jalan pasca operasi, Dia adalah seorang anak purnawirawan di kota S, selain itu Dia juga ada lah seorang militer angkatan darat jepang yang sedang berlibur ke Indonesia.


" Tuan..., luka anda nampaknya sudah mulai mengering, anda bisa merawat luka anda sendiri dengan cairan NaCl, nanti akan Saya resepkan... " ucap Vanya, sementara sang pasien hanya diam saja menatap intens wajahnya Vanya, yang merasa ditatap pun merasa risih.


" Hemmm... dehem Vanya seketika membuyarkan lamunan pasien tersebut.


" Tuan akan Saya resepkan obatnya, tolong tunggu sebentar.." ucap Vanya sambil berjalan ke arah meja kerjanya untuk menuliskan resepnya.


" Baik dokter..." jawab pasien tersebut, waktu Vanya sedang menuliskan resepnya, seorang militer tersebut menatap sebuah foto yang ada di meja Vanya yang sangat tidak asing baginya.


" dokter.. mohon maaf kalau boleh bertanya, selain dari sakitku ini.." ucap militer tersebut meminta ijin pada Vanya.


" Baiklah..., memangnya apa yang Anda ingin bicarakan Tuan...?? tanya Vanya dingin.


" Apa Dia Suami Anda..??" ucap pasien tersebut malah berbalik tanya.


" Hmm ya.. Anda benar Dia Suamiku, dan Dia telah tiada..." jawan Vanya dingin.


" Apa... ??, Edward..." ucap pasien tersebut terkejut, sontak membuat Vanya bingung mengapa pasien yang Ia tangani mengenal Suaminya.


" Kenapa tuan tiba-tiba terkejut...??, dan mengapa Anda menyebut nama Suamiku..?? tanya Vanya penuh selidik.


" Jadi benar bukan kalau di foto itu Edward.." balas pasien tersebut.


" Yaa Dia adalah Edward Suamiku..." jawab Vanya dingin.


" Perkenalkan nama Saya Gerry..." ucap pasien tersebut sambil menyodorkan tangannya, sayangnya uluran tangan ya tidak di balas oleh Vanya.


" Ya Saya dokter Vanya.., lalu apa hubungan Anda dengan Suamiku??" ucap Vanya penuh dengan pertanyaan.


" Hmm jadi begini dok.. Saya ini sebenarnya adalah temannya yang menjadi anggota militer di Jepang..., kebetulan Saya pulang kesini untuk berlibur, selain itu Saya kesini juga sudah berjanji untuk menjemput temanku, siapa lagi kalau bukan Suami Anda dok..." jawab Gerry.

__ADS_1


" Tapi Dia sudah meninggal tuan..." ucap Vanya melemah.


" Yaa.., Aku pun terkejut ketika Anda bilang Edward telah tiada, tapi mumpung Saya masih disini, Saya mau menyampaikan tugas yang diberikan oleh Edward padaku, misi pencarian dari Adik tuan Aditya membuahkan hasil..." jelas Gerry, sontak membuat Vanya membulatkan matanya terkejut.


" Apa...??, jadi benar Mas Edward sedang mencari keberadaan Vitalia??" ucap Vanya dengan nada terkejutnya.


" Loh Anda kenal dengan Adik dari Aditya...??" ucap Gerry malah berbalik tanya pada dokter Vanya.


" Kenal tuan Dia ada lah Sahabatku..., lalu bagaimana dengan kondisi nya???" tanya Vanya lagi, Ia terlalu bersemangat menanyakan hal tersebut apalagi mendengar jika Gerry menyampaikan kabar tentang Adik dari Aditya.


" Dia terlihat baik-baik saja hanya saja Dia mengalami bilang ingatan yang cukup serius..." terang Gerry.


" Astagaaaa... lalu bagaimana??"


" Kakak Sepupu dari tuan Aditya lah yang mengawasinya dari kejauhan, karena Nona Vitalia sudah menjadi bagian keluarga lain, dokter Vanya.." jelas Gerry pada Vanya yang sudah berdiri dari tempat duduknya.


" Mm Mbak Mirna..., lalu apa maksud Anda dengan menjadi bagian keluarga lain..?? tanya Vanya bingung.


" Mohon maaf dokter Saya tidak boleh menyampaikan kesiapa pun..." balas Gerry


" Tapi Tuan ini sangat penting bagian... mohon katakan padaku Saya berjanji akan merahasiakan tentang hal ini dari yang lain..." ucap Vanya berdiri seraya memohon pada Gerry, seketika saja ada seseorang yang tiba-tiba masuk ke ruangan Vanya tanpa permisi


Ceklekk...


Sontak Vanya dan Gerry pun melihat ke arah pintu.


" Aldo..." gumam Vanya pelan, masih terdengar oleh Gerry.


" Oh ya kalau begitu Saya permisi dulu dok.. " pamit Gerry mempunyai kesempatan untuk kabur dari tempat tersebut, karena pertanyaan Vanya sangatlah rahasia.


" Hmmm... baiklah... jangan lupa resepnya di ambil di apotik RS... balas Vanya sambil menghembuskan nafasnya kasarnya.


" Ok... siap dokter Vanya..." jawabnya, sementara Aldo yang berada disini hanya diam menyimak obrolan antara pasien dan dokter.


" Siapa Dia...??" tanya Aldo dengan tatapan penuh kecurigaan.


" Bukan urusanmu..., ada apa Kau kemari?? tanya Vanya mengernyit bingung dengan kedatangan Aldo yang tiba-tiba.


" Vanya.... sebenarnya Aku kesini... mau meminta maaf sama Kamu.." ucap Aldo menghampiri Vanya lalu meraih kedua tangan Vanya.


" Aldo apa-apaan Kamu..., lepas nggak...!!" seru Vanya, berusaha melepaskan genggaman tangan Aldo.


*****


Bersambung...


Hmmm apakah Vanya akan memaafkan Aldo...?? lantas bagaimanakah usaha Aldo untuk merebut hati Vanya kembali??


Jangan lupa Vote, Like, Komen, dan Favorite Yaa... Terimakasih 🙏🙏🥰🥰

__ADS_1


Seperti biasa sambil menunggu Episode berikutnya yuk baca novel author.



__ADS_2