Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik

Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik
Episode 89


__ADS_3

Sedangkan kini Erlin sudah berada di kamar milik Suaminya, ia benar-benar sangat kesal dengan ulah Suaminya yang selalu menggodanya.... setelah ia membersihkan diri, tiba-tiba saja Aditya muncul di depan pintu kamar mandi, tepat di depan Erlin.


Cekleekk....


" Hah.... Astaghfirullahal'adzim... Mas... " Erlin tersentak kaget melihat sang Suami tepat ada di depannya, dengan membekap mulutnya sendiri.


" Sayang... jangan ngambek dong Yang... nanti mukanya jelek loh... " ucap Aditya lirih berusaha merayu sang Istri,lalu memeluk,dan menatap manik mata Istrinya.


" Apalagi sih Mas....lepasin nggak....sudah sana minggir...aku mau lewat dulu..." ucap Erlin ketus.


" Sayang... tatap mataku sebentar saja... " rayu sang Suami.


" Tapi Mas... aku... " ucap Erlin tersentak karena mulutnya di bungkam oleh telapak tangan Aditya.


" Ssstttt.... sayang... jangan bicara lagi..." ucap Aditya lirih tepat di depan telinga Erlin, membuat Erlin merinding ditempat.


" Mas hentikan..., ucap Erlin lirih dengan nafas yang tak beraturan.


" Love you my Wife.... " ucap Aditya lirih.


" Love you to my Husband...," ucap Erlin, lalu berusaha melepaskan pelukan dari sang Suami, tapi Aditya tak melepaskannya begitu saja.


" Mas...,sudah ya... lepasin nggak...,aku mau ganti baju dulu..."ucap Erlin.


" It's ok... tapi dengan satu syarat..., kita sehabis ini bikin Aditya Junior.., bagaimana..??,apa Istriku yang cantik ini setuju... ??" tanya Aditya masih memeluk erat sang Istri sambil menatap mata Erlin dalam-dalam.


" Hmmmm...,iy iyaaa... tapi Mas mandi dulu sana... bau.... " ucap Erlin sambil menutup hidungnya berusaha menghindar, dan ia pun berhasil, lalu Erlin segera mengganti bajunya.

__ADS_1


" hehehe biarin bau.. lagian Istriku juga menyukainya bukan... " ucap Aditya kemudian menghampiri Istrinya yang sudah selesai mengganti bajunya,lalu menggelitiki Erlin dari belakang.


" hahahaha sudah mas hentikan geli tau hahahaha.... " teriak Erlin keras membuat Vitalia yang baru pulang dari RS dan akan memasuki kamarnya,terkejut dengan teriakan Erlin dari kamar sang Kakak, ya kamar milik Aditya rupanya masih sedikit terbuka,dan lupa tidak dikunci.


" Astagaaaa...., mereka baru ngapain sih..berisik amat...." ucap Vitalia,lalu berniat menghampiri kamar Aditya yang berada bersebelahan dengan kamarnya.


" Aduhh mas... geli..." ucap Erlin pelan tapi masih terdengar di luar kamar termasuk Vitalia langsung mendengarnya, ia berusaha mendekat lagi ke depan pintu kamar Aditya,lalu ia membulatkan matanya seketika,melihat pintu kamar sedikit terbuka,dan Vitalia pun berniat menutupnya agar tidak ada yang melihat dan mendengarnya pikirnya. tapi sebelum Vitalia menutup pintu kamar Kakaknya, ia malah mendengar suara dari Erlin yang berkata:


" Aduuhhh Mas cukup....perutku sakit tau..." ucap Erlin sambil ngos-ngosan yang berada di dalam kamar.


" Habisnya kamu juga nggak nurut sih sama Mas...itu sebagai balasannya..." ucap Aditya, seketika Vitalia yang Ada dibalik pintu pun hanya bisa melongo mendengarkan ucapan Kakak dan Kakak Iparnya,entah pikirannya kini sedang berkelana kemana-mana, ia benar-benar tidak bisa berfikir jernih kali ini.


" Haaa....Astaghfirullahal'adzim gilaaakk...mereka bener-bener nih ya...." ucap Vitalia sambil mengelus-elus dadanya dan membungkam mulutnya sendiri, ia sebenarnya berniat masuk ke kamar sang Kakak tapi ia urungkan, lebih baik ia menutup pintunya saja, ia tak mau mengganggu proses pembuatan proyek mereka saat ini,pikirnya, dan ketika ia menutup pintu kamar sang Kakak, Erlin mendengarnya dan melihatnya.


" Ehh siapa tuh Mas....?? tanya Erlin sambil melihat ke arah pintu, sedangkan Aditya hanya mengendikkan bahunya tanda tak mengetahui, lalu Erlin pun menghampirinya, sedangkan Aditya masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Ceklekkk...,


" Vitaliaaa... Elo...?? ucap Erlin sambil melihat ke arah Vitalia yang baru akan masuk ke kamarnya.


" Ck... kebiasaan deh kalian ini... kalau lagi bikin proyek itu ditutup dong pintunya...untung saja nggak ada yang liat.... " protes Vitalia, tapi Erlin hanya tertawa terpingkal-pingkal.


Wakakakakak.....


" Lagian siapa juga yang bikin proyek... kamu ini ada-ada saja Vit... ,kita di dalam itu cuman lagi bercanda saja kok...nggak lebih..." ucap Erlin menjelaskan.


" Apaa...?? mana mungkin Er.. Elo saja tadi teriak-teriak gituan kok...hiiih.... ngeri sendiri Gue dengernya.... bikin orang istighfar saja..." ucap Vitalia bergidik ngeri membayangkan apa yang dilakukan Kakak,dan Kakak Iparnya.

__ADS_1


" Hahahaha... astaga Vitalia... jangan mikir yang aneh-aneh deh Lo...," ucap Erlin sambil terkekeh melihat Sahabatnya sekaligus Adik Iparnya.


" Lagian Elo sih... teriak-teriak nggak jelas gitu... " ucap Vitalia kesal sambil memanyun-manyunkan bibirnya.


" Hahahaha....., makanya... buruan nikah...,emang mau jadi perawan tua...?? " ucap Erlin sambil terkekeh geli menggoda Sahabatnya sekaligus Adik Iparnya.


" Enak saja.... , belum tau saja anda... siapa saya... " elak Vitalia sambil bersedekap dada..., tiba-tiba Aditya datang dari arah belakang Erlin,dan berkata: " Ada apa Yang... kok ribut-ribut...?? " tanya Aditya pada sang Istri, seketika Erlin membelalakkan matanya lebar melihat sang Suami yang muncul hanya bertelanjang dada dengan melilitkan handuk di pinggangnya.


" Astagaaa Mas..., sana pakai bajumu... nggak malu apa dilihatin sama Adik kamu... " tegur Erlin pada sang Suami.


" Vitalia sudah biasa Yang..." terang Aditya.


" Apaaa...??? Yang benar saja Mas...??" ucap Erlin menatap tak percaya sang Suami.


" Tenang saja... Gue nggak bakalan nafsu juga sama Kakak Gue sendiri... " ucap Vitalia sementara Erlin menatap Adik Iparnya tajam,seketika Erlin pun teringat lagi dengan tingkah Vitalia, dan ia juga teringat jika dia mengerjainya di depan Suster Yuli.sontak ia pun kembali tertawa terbahak-bahak.


" Hahahaha..., kamu tuh lucu tau nggak sih Vit... " ucap Erlin sambil tertawa.


" Tuh... liat... Kakak Ipar dari tadi nggak Ada habisnya godain Gue, Kak.... " adu Vitalia pada sang Kakak, sedangkan Erlin hanya terkikik geli berusaha menahan tawa.


" Hmm... Sayang...apa benar yang dikatakan Vitalia...?? " tanya Aditya pada sang Istri.


" Wkwwkwkwk... habisnya Vitalia itu lucu tau Mas... dia mengira kalau kita itu sedang bikin proyek Aditya Junior... hahahaha... astaga Vit....nggak kuat Gue hahahaha....." ucap Erlin sambil tertawa memegang perutnya, dia berusaha menahan tawanya tapi tak bisa. sementara Vitalia menatap tajam Kakak Iparnya yang menertawainya,lalu berkata:" Awas saja Lo..Kakak Ipar...,liat saja nanti... " ucap Vitalia sambil mengerucutkan bibirnya, lalu berjalan pergi menuju kamarnya,dengan menghentak-hentakkan kakinya karna sebal.


" Dari RS sampai Mansion...bikin malu saja..." gerutu Vitalia,masih terdengar oleh Erlin,dan Aditya,sedangkan Aditya hanya diam lalu menggeleng-gelengkan kepalanya sambil memijat pelipisnya, dan berkata:" Sayang... sudah dong jangan menertawai Vitalia lagi..., kasian dia... "


" Wkwkwk... ya habis mau gimana coba Mas..., dia saja pikirannya aneh-aneh..., masa' kita lagi bercanda aja dibilang bikin proyek yang benar saja... wkakakaka..., aduh...parah memang.." ucap Erlin tertawa terpingkal-pingkal sambil memegang perutnya menahan sakit,lalu ia mendudukkan pantatnya di atas ranjang..., sementara Aditya menutup pintu kamarnya lalu membuntuti sang Istri dari arah belakang,dan ikut duduk di samping sang Istri,berkata: " Ssssttt.... " ucap Aditya sambil mengulurkan jari tangannya menyentuh bibir sang Istri, seketika Erlin menghentikan tawanya, menatap manik mata Suaminya.

__ADS_1


" Sudah jangan ketawa terus...,sekarang kita bikin proyek ya..., seperti dugaan Vitalia terhadap kita. dan sekarang kita akan membuat dugaan itu menjadi benar-benar terjadi.. " ucap Aditya sambil mendekatkan mukanya dengan muka sang Istri, sementara Erlin hanya diam, ia tak tau harus berbuat apa..percuma saja ia menghindar, karena ia juga tau tugasnya sebagai seorang Istri terhadap Suami..., semakin lama muka mereka saling menempel,sudah tak ada jarak diantara mereka, Erlin pun memejamkan matanya begitu pula Aditya,dan nafas mereka saling beradu, tak lama bi*ir mereka sudah saling menempel, dan l*m*t m*lu*at pun terjadi, lama-lama menjadi semakin candu, membuat sepasang Suami Istri itu menjadi semakin terhanyut dalam suasana...,pergulatan panas di atas ranjang pun terjadi,dan akhirnya proyek bikin Aditya Junior pun kini terjadi lagi....


...Jangan Lupa Vote, Like, dan Komennya Yaa Readers... Trimakasih ...😉🙏...


__ADS_2