
Pengakuan Aldo dan Penolakan Vanya
Ya seseorang itu adalah Aldo..., kedatangan Aldo seketika membuat seluruh orang yang ada di ruangan itu terkejut.
" Siapa yang omong kosong...??, yang jelas Aku tidak omong kosong Aldo... " tegas Vanya menjawab ucapan dari Aldo, sambil menatap tajam ke arah Aldo.
" Cukup Vanya...!!, Daddy tidak percaya apa yang dikatakan olehmu..." ucap tuan Ferarri.
" Ck..., Daddy sama Mommy kan memang sedari dulu mengharapkan hubunganku dengan Aldo bukan..??, dan tentang hal ini.., Vanya tidak akan pernah menuruti keinginan kalian titik...!!" tegas Vanya.
" Vanya..??, Kau...??" ucap Aldo terhenti sambil mengepalkan tangannya, geram dengan ucapan yabg di lontarkan oleh Vanya.
" Kenapa...??, ini bukan urusanmu...!! " bentak Aldo sambil menunjuk-nunjuk ke arah Aldo.
" Ini urusanku Vanya....!!!, bagaimanapun caranya Aku akan tetap menikah denganmu dan juga dengan Kekasih ku secara bersamaan...
Buuukkk...
pukulan bogem mentah melayang di pelipis sisi kiri Aldo.
" Berarti benar apa yang dikatakan Vanya..., benar-benar baj*ng*n Kau...!!" ucap tuan Ferrari murka dengan apa yang ingin dilakukan Aldo.
" Stop Dad...!!, Aditya sangat berharap selesaikanlah dengan cara baik-baik... bukan dengan kekerasan... " ucap Aditya berusaha mengingatkan pada tuan Ferrari yang merupakan Daddy dari Vanya.
" Kalau Dia tidak bisa berbuat baik dengan anak Saya..., lantas apa pantas Dia diperlakukan baik dihadapan semua orang..??, tidakk Aditya..., ucapannya saja sudah membuatku geram..." ucap tuan Ferarri tersulut emosi.
" Jadi ternyata selama ini Kau bertingkah baik dihadapanku dan Istriku ternyata ada tujuan tersendiri rupanya... " sambung tuan Ferarri lagi.
" Bukan seperti itu Om.., tapi... " ucap Aldo terhenti, karena terpotong oleh ucapan seseorang, yang berkata:" Sekarang sudah tahu kan Dad.. Mom..., jika Aldo itu adalah pria br*ngs*k yang pernah aku temui di dunia ini... "
" Cukup dokter Vanya..., Aku tak butuh ocehanmu.., yang Aku butuhkan adalah keputusanmu..., menikahlah denganku atau Kau akan kehilangan Ibu dan anak-anak... " ancam Aldo dengan nada meninggi, membuat Vanya membelalakkan matanya lebar-lebar mendengar perkataan Aldo.
" Apa katamu....??, Ingat Aldo Aku berhak atas mereka, jangan mengancamku jika Kau saja tak mampu merawat Ibu dan anak-anak..." balas Vanya tak terima dengan perkataan Aldo.
" Tapi Dia Ibu ku Vanya..., dia bukan Ibumu..., asal Kau tahu anak-anak juga anak-anak angkatku bukan anak-anakmu... " ucap Aldo.
" Ya... Kamu benar.., Ibu Irma memang bukan Ibu kandungku, tapi hargailah Ibumu sedikitpun Aldo..., apa Kamu tega melihat Ibumu seperti itu berjuang sendirian menafkahi anak-anak..." ucap Vanya dengan penuh penekanan.
" Dan Ya... mengenai anak-anak Kau memang benar.., Kau adalah ayah angkat dari anak-anak, tapi cuma ayah angkat Do..., nggak lebih...!!, asal Kamu tahu Do.... Aku juga Ibu angkat dari Anak-anak... " ucap Vanya penuh dengan penekanan, berusaha tetap tegar. Ia benar-benar tak terima ketika Ibu Irma dan Anak-anak yang akan dijadikan alasannya.
" Vanya..., biarkanlah Ibu Irma ikut saja dengan Aldo.., itu hak Dia..." ucap Aditya memotong pembicaraan.
" Tuan..., Kau boleh saja menyuruhku begitu, tapi Saya melihat saja tak ikhlas..., jika Ibu Irma selalu tersiksa melihat Aldo bersama wanita lain..., bahkan karena Dia lah Aldo berubah secepat itu... " ucap Vanya dengan tatapan membunuh ke arah Aldo.
__ADS_1
" Vanya...., Kau tidak tahu yang sebenarnya..., aku melakukan semua ini demi kebaikan Ibu dan anak-anak..." sambung Aldo berusaha menjelaskan.
" Ck... apa katamu??, kebaikan untuk Ibu dan anak-anak...??, yang benar saja... " ucap Vanya sinis.
" Yaa..., Aku sengaja menyembunyikan mereka dari Keluargaku, karena Ibu ku meninggalkan rumah karena ada Istri kedua dari Ayahku yang mengusirnya..." terang Aldo.
" Apaaa.....??? " alangkah terkejutnya Vanya dan yang lainnya, Vanya begitu menatap tak percaya dengan yang dikatakan oleh Aldo.
" Yaa..., aku sengaja menyembunyikan mereka agar terhindar dari Ayahku yang sedang mencari Ibu dan Anak-anak..., dan Kau malah merusak semuanya Vanya..., bagaimana jika Ayahku dan Ibu tiriku tahu keberadaan Ibu dan anak-anak...??, bahkan Aku tak bisa membayangkan apa jadinya mereka.... " ucap Aldo berusaha menjelaskan masalah yang sebenarnya.
" Lantas apa hubungannya denganku Do...??, kenapa Kamu ngotot ingin menikah denganku... " ucap Vanya sambil mengguncang-guncang tubuh Aldo.
" Aldo... katakan padaku..., apa maumu sebenarnya...??" tanya Vanya berteriak histeris masih sambil mengguncang-ngguncang tubuh Aldo.
" Karena Aku mencintaimu dokter Vanya..." ucap Aldo mengungkapkan perasaan yang sebenarnya.
Plakkkk....
Tamparan keras dari Vanya melayang di pipi sisi kiri Aldo.
" Cukup Aldo..., dari sini saja bicaramu cukup tak masuk akal, dan satu lagi..., Kalau Kau mencintaiku.. kenapa Kau juga ingin menikahi Kekasihmu itu...??" tanya Vanya sambil menangis histeris.
" Aku tidak bisa melepaskanmu Van.., begitu pula dengan Laras... Ayahku memintaku untuk menikah dengannya karena sebuah perjanjian, sedangkan Aku juga sangat mencintaimu Van..., bahkan Ayahku juga mengetahui jika Aku sangat dekat denganmu, dan akhirnya Ayahku juga memintaku agar menikahimu sekaligus bersama Laras...., dan jika Aku tidak menikahimu juga, lantas bagaimana dengan perasaanku, Van.... " terang Aldo jujur.
" Kau tahu tidak...., jika Kau sudah menyembunyikan rahasia sebesar ini padaku...??" sambung Vanya bertanya dengan nada meninggi, lalu menghapus air matanya, bahkan dimata Vanya terpancar aura kekecewaan dan kemarahannya pada Aldo.
" Aku menyembunyikannya darimu karena Aku ingin tahu seberapa tulus cintamu padaku dokter Vanya...." ucap Aldo.
" Cinta...??, Cinta katamu...??, apa dengan begitu bisa menyelesaikan permasalahan..??, tidak Aldo..., justru itu akan menjadi bumerang bagimu..." ucap Vanya dengan penuh penekanan.
" Dan yaa...., kalau Kau benar-benar Cinta, lalu apa maksudmu dengan menuruti kemauannya itu..." ucap Vanya bertanya pada Aldo.
" Sudah kubilang bukan.., Karena sebuah berjanjian... " ucap Aldo.
" Ck perjanjian..??, perjanjian macam itu...??" tanya Vanya sinis.
" Ayahku sudah berhutang budi dengan keluarganya, dan sebagai gantinya Aku di suruh untuk menikah dengannya Van..., akupun juga tidak mencintainya..." terang Aldo.
" Shiitt..., Kau yakin tidak mencintainya..??, sayangnya Aku tidak percaya lagi denganmu..." ucap Vanya dingin.
" Please Van..., menikahlah denganku ini semua demi kebahagiaan Ibu dan anak-anak..." terang Aldo seraya memohon pada Vanya, Ia kini benar-benar sudah hilang arah tak tahu harus berbuat apa, begitu juga dengan Vanya yang hanya terdiam seketika mendengar penjelasan dari Aldo.
Sementara yang lain hanya menatap iba Vanya yang terlihat sangat rapuh, mereka tidak bisa berbuat apa-apa selain menyaksikan perdebatan diantara keduanya.., mereka sendiri juga tak mau ikut campur urusan keduanya, karena mereka pikir ini sudah menyangkut urusan hati.
__ADS_1
" Kenapa Kau diam saja dokter Vanya.., jawab pertanyaan ku..." tegas Aldo menatap tajam Vanya yang terdiam.
" Tidak Do... maaf Aku tidak bisa menerima cintamu itu..." jawab Vanya to the point.
" Tapi Van...., bukankah Kau juga mencintaiku...?? " tanya Aldo sambil memegang kedua pundak Vanya dengan menatapnya dalam-dalam, sementara Vanya hanya terdiam mencoba mengatur amarahnya yang seakan ingin meledak begitu saja.
" Itu dulu Aldo.....!!!" tegas Vanya, sambil menghempaskan tangan Aldo, sontak sikap Vanya pun membuat Aldo begitu terkejut.
" Kau bohong Vanya....!!" balas Aldo membalas ucapan dari Vanya.
" Aku tidak berbohong Aldo...., ya.. Kau benar memang dulu Aku sangat mencintaimu, tapi sayangnya perasaanku itu sudah hilang begitu saja, ini semua karena ulahmu Aldo...!!" lantang Vanya, sambil menatap Aldo dengan tatapan membunuh, bahkan tatapannya menyiratkan seperti tidak ada kebohongan dimatanya.
" Tapi Van.... bagaimana dengan perasaanku, Ibu, dan anak-anak...???, bahkan Aku sangat mencintaimu... " ucap Aldo lagi.
" Cukuuppp Aldo..., persetan dengan cintamu itu...., apapun alasannya Aku tak mau mendengarkanmu lagi..., Dan Ya... mengenai Ibu dan Anak-anak, biarkan mereka memutuskan kemauannya sendiri, Aku jamin tidak akan ada yang mengetahui keberadaan mereka... " ucap Vanya.
" Tapi Van.... " ucap Aldo terhenti.
" Tidak ada tapi tapian Do...., ini semua karena ulahmu sendiri..., dan mulai sekarang Aku sangat memohon padamu, menjauhlah dariku.., jangan muncul dihadapanku lagi.., karena Aku akan segera menikah dengan Edward secepatnya... " terang Vanya dingin lalu menatap Edward yang berada tidak jauh darinya, bahkan perasaannya kini seperti di aduk-aduk antara ingin marah, kecewa, sedih menjadi satu, apalagi hatinya sedang dipermainkan oleh Aldo, Ia tidak bisa berbuat apa-apa selain menikah dengan Edward, apalagi Vanya sangat yakin jika keputusan yang diambilnya sudah sangat tepat.
" Vanya... apa Kau benar-benar sudah yakin dengan keputusanmu...??" tanya Aldo pada Vanya memastikan.
" Aku sangat yakin Do..., jadi jangan mencoba menghalangiku lagi... " jawab Vanya apa adanya.
" Kau akan menyesal Vanya....!! " ancam Aldo.
" Heh ... menyesal.. katamu...??, justru yang akan menyesal itu Kau Aldo...., ingat itu...!!" lantang Vanya sambil menunjuk-nunjuk tangannya tepat di depan muka Aldo, lalu berjalan keluar dari ruangan itu meninggalkan orang-orang yang masih berada disitu.
" Kami benar-benar kecewa dengan sikapmu Do... " ucap Aditya memecah keheningan, setelah kepergian Vanya.
" Kenapa tidak sedari awal Kau berkata jujur pada Kami...??, ternyata Om salah menilaimu selama ini.., mungkin tujuanmu itu memang benar, tapi caramu itu yang salah Do..." ucap tuan Wijaya.
******
Bersambung.....
**Waduuuhhh gimana nih gaesss... Vanya sudah memutuskan untuk menikah dengan Edward, lantas akankah Aldo rela melepaskan Vanya begitu saja.....???
Jangan lupa Vote, Like, Komen, dan Favorite ya.... Terimakasih 🥰🥰🙏🙏
Oh iya sambil menunggu Kisah Cinta segitiga antara Vanya, Aldo, dan Edward, jangan lupa mampir ke Novel teman Author kak Putri Nilam Sari Yaa...
__ADS_1