Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik

Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik
Episode 31


__ADS_3

Kesalah pahaman


Sesaat kemudian sampailah Erlin diruangannya, entah kenapa Erlin begitu sangat kesal dengan apa yang tadi diucapkan oleh dokter Irsyad....


" Issshh... kenapa guee bisa sekesal ini sih.... bodoh amatlah.... itu kan urusan dia.... ngapain juga gue ikut campur... ,


" Tapi dia juga sudah janji kan sama gueee, nggak akan sama wanita lain... ,,??? Astaghfirullah... ada apa dengan gue...." gumam Erlin sambil memijit pelipisnya.


Cekleeekk...


" Erlin.... elo...???


" Apa sih Din....,, nggak usah teriak-teriak deh...


" Bukan begitu....., gue kaget saja ngapain lo kerja....?? emang udah sembuh ?? ,, dimarahin sama tuan direktur baru tau rasa lo.... !! " ucap Dina sahabat Erlin mengingatkan.


" Biarinnn... apa hak dia ngelarang-ngelarang gue kerja... lagian gue juga udah sembuh kok....tuh liat kaki gue nggak kenapa-napa kan... ucap Erlin sambil berdiri menggerak-gerakkan kakinya.


" Laaahhh gimana sih.... ,, harusnya lo itu bersyukur tau nggak Er.... , dia itu udah perhatian banget sama lo.... ,, elo nya saja kali yang ngeyel nya minta ampun... " kesal Dina, memutar bola matanya jengah memperingati Erlin, tapi tak di dengarkan.


" Gueee sangat bersyukur Din.... puasss.... !!! " bentak Erlin lalu berdiri pergi meninggalkan ruangannya.


" Laahhh... Er... mau kemana lo....??


" Guee ada urusan..... " ucap Erlin penuh emosi,


Dina pun dibuat bingung dengan tingkah sahabatnya yang tak seperti biasanya.


" Issshh Erlin kenapa sihh..... ??? lagi pms kali yaaa..... galak amat... hiiihhh... " ucap Dina bergidik ngeri melihat Erlin yang sedang marah. ia pun melanjutkan pekerjaannya.


Aditya yang sedang sibuk di ruang direktur RS Wijaya pun dikejutkan dengan teriakan seorang wanita di balik pintu..


" Adityaaaa..... sayang....


" Clara... ngapain lo kesini.... pergi.....!! " bentak Aditya.


" Tapi sayang.... tolong dong yang ngertiin aku..... maafin aku ya....


" Heh... apa...maaf... ??? nggak salah dengerkan gueee....?? mimpi kali lo....., kau saja tidak pernah ngertiin perasaanku dulu... , sekarang mudah sekali kau berkata maaf seperti itu.... ucap Aditya dingin.


Clara pun mendekati Aditya berusaha ingin memeluknya, tapi usahanya sia-sia.. karna ada seseorang yang tiba-tiba datang menemui Aditya tanpa mengetuk pintu.


Cekleeekkk.....


Erlin begitu kaget melihat Aditya sedang bersama seorang wanita di ruangannya, Erlin berusaha berfikir positif, dan menahan amarahnya.


" Erlin......

__ADS_1


" Siapaaa dia...?? apa yang dimaksud dokter Irsyad itu dia...??? penampilannya kok seperti j***** sih.... , nggak salah gue liat... ?? tanya Erlin dalam hati sambil mengamati wanita itu, dengan menyelidik.


Clara yang merasa diamati pun berkata


" Ngapain lo liat liat gue.... ?? nggak sopan banget sih.... ,,sayang berani-beraninya sih... dia masuk ke ruangan kamu nggak ketuk pintu dulu.... ucap Clara manja, Erlin yang melihat gelagat wanita itu pun memutar bola matanya jengah.


" Cukup.. Claraaa.... hentikan.... !!! bentak Aditya pada Clara,lalu menghempaskan tangan Clara yang bergelayut manja di tangannya.


" Ehemmm maaf mengganggu...,, saya permisi... !! " ucap Erlin sambil berpamitan segera pergi dari ruangan direktur RS, akan tetapi langkahnya terhenti oleh sebuah tangan yang memegangnya.


Greppp...


" Tunggu sayang....


" Cukup... dit.... nggak perlu penjelasan lagi.... " ucap Erlin dengan amarahnya, lalu pergi meninggalkan ruangan Aditya, tanpa sadar Erlin meneteskan air matanya.


" Dia siapa...... ??? " tanya Clara pada Aditya, akan tetapi tak dapat balasan dari Aditya. melainkan makian yang di lontarkan oleh Aditya.


" Puasss lo sakitin dia..., Clara.... pergi lo dari sini sekarang juga....!!! bentak Aditya sambil menunjuk ke arah pintu.


Clara hanya diam saja tak mengikuti perintah Aditya,,


" Tapi sayang..... " ucap Clara pada Aditya,tapi tak digubris olehnya.


sedangkan Aditya bergegas pergi meninggalkan Clara sendirian diruangannya, ia berlari berusaha mengejar Erlin yang tampak begitu marah padanya.


Erlin yang berlari kecil pun tak sengaja dilihat oleh sahabat Erlin,kebetulan hari ini ia sudah diperbolehkan bekerja oleh sang kakak, karna RS Wijaya adalah milik kakak kandungnya. Ya sahabat Erlin yang di maksud disini adalah Vitalia Putri Wijaya.


Vitalia pun mengejar dan meneriaki Erlin yang sedang menangis...


" Erlin.... tunggu Er.... teriak Vitalia, sambil mengejar Erlin, akan tetapi langkahnya terhenti ketika melihat sang kakak berada di arah berlawanan,yang berlarian mengejar Erlin. Vitalia pun mengerutkan keningnya.


" Kakak...??? kenapa dia lari...??


?? ada apa ini...??? gue harus cari tau apa penyebabnya. " gumam Vitalia lalu pergi melanjutkan pekerjaannya, membiarkan sang kakak mengejar Erlin sahabatnya.


Erlin akhirnya sampai di ruangannya, sampai-sampai Suster Dina pun kaget dibuatnya.


Brakkkk....


" Astaghfirullahalazim... dokter Erlin... dokter kenapa...???


sedikit pun, tak ada jawaban dari Erlin.


" hiks... hikss... kenapa gue jadi gini sih..., kenapa sakit sekali melihat mereka berdua tadi... hiks.. hiks... , Yaa Allah... perasaan apa ini??? apa Erlin sedang cemburu dengan nya... " batin Erlin sambil


" Nggak Er.... lo nggak boleh lemah... tunjukin kalau elo nggak suka dengan Aditya... " batin Erlin lagi lalu menghapus air matanya.

__ADS_1


" dokter Erlin nggak papa kan??


" Hemmm.., nggak kok Sus... maaf menunggu....


" Okey lah.... kalau begitu....,,


ketika suster Dina akan mulai memanggil nama pasien tiba-tiba


Braakkkk.....


" Aditya... kamu apa-apaan sih.. gangguin orang sedang kerja saja....


" Er... dengerin dulu... please...


" Dengerin apa lagi....??? jelas-jelas tadi aku liat dengan mata kepala sendiri....


" Lagian kan bukan urusanku juga, kalau kamu dengan wanita j**** itu....


" Oh... jadi kamu nggak cemburu... its ok baiklah.... aku akan.... " ucap Aditya terpotong..., padahal ia sedang berusaha untuk membujuk Erlin, agar percaya padanya.


" Stop Aditya....!!! jangan berkata lagi... ,, pasienku udah banyak yang nunggu dit..., pleaseee.... tolong kamu pergi dari ruanganku...


" Kamu ngusir.....


" denger nggak sih.....


" Astagaaa..... , Iyaaa... iya... denger...,, tapi udah ya marahnya, percaya deh sama aku... ucap Aditya.


" Hemmmm..... , udah... ngomongnya?? tanya Erlin.


" Belum yang.... jawab Aditya dengan nada, melas.


" huh..... pergi nggak.... !! bentak Erlin sambil melotot ke arah Aditya, Aditya pun bergidik ngeri melihatnya. suster Dina yang menyaksikan keributan antara dua oasangvkekasihhanya diam saja menyimak.


" Iyaaa.... iyaaa sayang... aku pergi.... ucap Aditya lalu mundur kearah pintu dan pergi dari ruangan Erlin.


Erlin pun lalu menutup pintu dengan keras


Braaakkkk


" Astagaaa... kalian sebenernya ada apa sih.....?? untung saja ruangannya kedap suara...jadi pasiennya nggak pada heboh... " ucap suster Dina.


" Yee... bilang saja kalau kepo....Sus...,, yasudah Sus... cepetan panggil pasiennya, kasian udah nunggu dari tadi....


" hmmmm iyaaa iyaaa....


mereka pun akhirnya melanjutkan pekerjaannya untuk memeriksa pasien, yang sempat tertunda berjam-jam, karna keributan yang dibuat oleh sepasang kekasih...,, yang tadinya niat Erlin mau melabrak Aditya,karna Aditya sudah ingkar janji padanya, dan sudah selingkuh di belakangnya...,, malah sebaliknya Erlin lah yang dibuat cemburu oleh Aditya dengan wanita tadi, walaupun bagi Aditya dan dr.Erlin mereka sedang berpura-pura menjadi sepasang kekasih. tapi lain hal dengan orang yang melihat, mereka benar-benar seperti sepasang kekasih sungguhan yang sedang cemburu buta, melihat kekasihnya dengan wanita lain., begitu pula sebaliknya seperti tidak mau kehilangan wanitanya.

__ADS_1


..."***Semakin jauh jarak diantara dua insan, makan akan semakin dekat pula cinta yang akan mereka dapatkan"...


*FYI***


__ADS_2