Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik

Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik
Episode 49


__ADS_3

Ketika mereka dalam perjalanan, mereka di hadang oleh sekelompok orang...,,mereka pun berhasil menghentikan mobil Erlin yang dikendarai oleh Aldo...,siapa sangka ternyata sekelompok orang tersebut, salah satunya adalah dr.Irsyad...,ia telah berhasil mengetahui keberadaan mereka berempat... ,


Cittt...... gubrakkkk....


" Berhenti..... !!!! kalian keluar sekarang juga.... !!!" titah dr.Irsyad. sementara Erlin dan dr.Mirna terbelalak kaget jika yang berusaha menghentikan mobilnya adalah dr.Irsyad yang sangat terkenal ramah jika menghadapi pasien.


" Hah... dr.Irsyad.... ucap Erlin dan Mirna tak percaya.


" Bagaimana bisa.... dia mengetahui semuanya Hans....?? tanya Erlin heran, karena setahu Erlin, Hans dan Aldo begitu juga mbak Mirna sangatlah handal dalam hal strategi, tapi karna mereka lupa satu hal.., yaitu memakai mobil milik Erlin, seharusnya mereka memakai mobil yang lain untuk menghilangkan jejak mereka.


" Karna kita melupakan satu hal Nona... , kita sedang menggunakan mobil anda Nona... ucap Hans pada Erlin.


" Maksudmu karna kita sedang menggunakan mobilku lantas mereka mengetahui semuanya gitu...??? tanya Erlin.


" Benar Nona.... ucap Aldo.


Lalu dr.Irsyad dan anak buahnya pun berusaha untuk mendobrak pintu mobil Erlin,tapi tak berhasil karna mereka berempat tak segera turun.


" Turun kalian semuaaaa... teriak dr.Irsyad sambil mendobrak-dobrak pintu mobil milik Erlin... , dan akhirnya Hans dan Aldo pun turun dari mobil...


" Hey.... dokter... apakabarmu....?? sapa Hans sambil tersenyum menyeringai.


" Siapa Lo..... , ?? ngapain Lo sama wanitaku...." tanya dr.Irsyad dengan tatapan yang mematikan.


" Haah apaaa wanitamu.... katamu...??? hahahah.... ngimpi Lo.... " ucap Aldo lalu ,ia melayangkan bogem mentah kearah dr.Irsyad,


Buk... buk.. buk.... , lalu menendang perutnya sangat kencang


Bukkk....


" Asshh... ku**ng a*jar kau..... ,, ayo serang.... " titah dr.Irsyad pada anak buahnya., sambil memegang perutnya kesakitan.


Ctak.... ctakkk..... buk.... buk... kreekkk... " pukulan tinju Hans,dilayangkan pada salah satu anak buah dr.Irsyad.


Aaarssgghhh.. teriak anak buah dr.Irsyad kesakitan.


" Dasar... badan gedek tapi nggak ada nyali...." ucap Aldo lalu...


" buk...buk....buk... buk... bukk.. buk.... " tendangan Aldo dilayangkan oleh tiga anak buah dr.Irsyad sekaligus...


Sementara dr.Irsyad berusaha membuka mobil Erlin tapi tidak bisa karna Erlin berhasil menguncinya.,


" Erlin... bukaaaa... kataku...,, bukaaa.... !!! teriak dr.Irsyad, tapi tak dihiraukan oleh Erlin.,saking geramnya ia segera mengambil sebilah kayu untuk memecah kaca mobil Erlin...,akan tetapi tiba-tiba....


" Bukkkk...... " pukulan bogem mentah dari Hans pun melayang kearah dr.Irsyad.


" Arrghhh..., k**ng a*jar.... teriak dr.Irsyad kesakitan, sambil memegang bibirnya yang berdarah karna pukulan dari Hans., ia pun membalas dengan pukulan,tapi tak mengenai Hans, yang ada Hans malah berbalik menyerangnya.


" sreetttt.... pukulan dr.Irayad meleset, dan tangannya berhasil dicekal lalu dipelintir oleh Hans.


" Mau apa Lo.... ??? jangan coba-coba mengganggu Nona Erlin.... " ucap Hans sambil memelintir tangan dr.Irsyad kebelakang.

__ADS_1


" Aashhh... ,dasar br*****k .... ,siapa Lo sebenarnya " ucap dr.Irsyad sambil teriak kesakitan.


" Kau... tak perlu tau siapa aku... " ucap Hans, sambil mengunci tangan dr.Irsyad.


" Nona Erlin... cepaaattt... anda pergi sekarang jugaaa.... " teriak Hans, terdengar oleh Erlin dan Mirna dari dalam mobil.


Erlin pun tanpa berfikir panjang, lngsung pindah tempat,melompat ke depan lalu menyetir mobilnya untuk melarikan diri...


" Ayo... Er.. cepetan... " ucap Mirna panik.


" Iya mbak.... , " jawab Erlin langsung tancap gas,meninggalkan Aldo dan Hans,yang masih saling beradu kekuatan, agar Nona mereka bisa selamat, dan mendapatkan bukti secepatnya.


Sementara matahari pun sudah mulai merangkak naik.., jam menunjukkan pukul 05.00 pagi , Erlin dan Mirna yang selamat pun lalu memikirkan caranya agar sampai ke tempat tujuan tanpa adanya Hans dan Aldo, Erlin pun akhirnya menepikan mobilnya.


Cittttt....


" Mbak kita harus gimana nih sekarang?? bagaimana bisa tanpa adanya Aldo sama Hans...??


" Kamu tenang Er... , coba kamu hubungi Hans... titah Mirna pada Erlin., sebelum Erlin menghubungi Hans , ponselnya pun berbunyi


dreett... dreet...


" Halo.... sayang....


" Adityaaa... ???


" Sayang bagaimana keadaanmu hmm.." tanya Aditya diseberang sana penuh khawatir.


" Alhamdulillah baik Dit....,, tapi aku sekarang....


" ck... sial handphone gue lowbat... , nggak bawa charger lagi... ucap Erlin kesal.


" Ehhh.. liat Er... itu yang naik sepeda motor itu bukannya Hans sama Aldo... ??? tanya Mirna sambil melihat Hans dan Aldo yang terlihat dari kaca spion.


" Astagaa... iyaaa... , ayo kita hentikan mereka...." ucap Erlin lalu turun dari mobilnya, menghentikan Hans dan Aldo.


" Hans ... Aldo.... panggil Erlin.


" Nona.... kalian disini....??? ucap Hans.


" Iyaa... sudah cepetan kita nggak punya banyak waktu lagi."ucap Erlin pada Hans dan Aldo., lalu mereka berdua ikut masuk ke dalam mobil Erlin. Erlin dan mirna pun berpindah tempat di tempat duduk belakang.


" Bagaimana keadaan kalian...??? tanya Erlin


" Baik Nona...


" Baik Dok...jawab mereka berdua serempak.


" Huh... syukurlah kalau begitu... , oh ya terus tadi merekaa.... ??? tanya Erlin terhenti.


" mereka sudah diamankan oleh warga sekitar Nona..., dan dibawa ke kantor polisi." ucap Hans.

__ADS_1


" Alhamdulillah... akhirnya mereka tertangkap juga.... huh... " ucap Erlin sambil menghembuskan nafasnya pelan.


" Berarti memang benar... selama ini ternyata banyak yang bermain dibelakangku..." ucap Erlin lagi.


" Iyaa Er.... mereka sangat berambisi untuk menghancurkan hubungan kalian, apalagi ini berhubungan langsung dengan perusahaan Wijaya group yang menjadi taruhannya. " sambung Mirna.


" Maksudmu....??? tanya Erlin mengerutkan keningnya.


" Yaa dok.... ,benar yang dikatakan Nona Mirna..., karna tuan Alex telah bekerjasama dengan perusahaan Wijaya group...,, apalagi tuan Aditya, melakukan taruhan untuk mendapatkan anda... dan menaruhkan sebagian dari aset perusahan Wijaya group, dok..." ucap Aldo menjelaskan. Erlin pun terbelalak kaget mendengar ucapan dari Aldo.


" Apaaaa.....??? Astaghfirullahalazim Dit...., benar-benar Lo.... !!! " geram Erlin penuh emosi. ia tak terima jika ia dijadikan bahan taruhan.


" Lantas bagaimana jika Aditya kalah Do....,?? tanya Erlin cemas.


" Dengan sangat terpaksa tuan Aditya melepaskan aset miliknya dan juga..... " ucap Aldo terhenti, menatap spion belakang.


" Dan juga menyerahkan diriku ke tuan Alex itu maksudmu....,, Crazy...... benar-benar crazy.... Arrggghhhhh..... " ucap Erlin tersulut emosi, sambil memijit pelipisnya.


" Erlin tenangkan dirimu....,, itu tak seperti yang kamu bayangkan Er....!!! " ucap dr.Mirna menenangkan Erlin..


" Perjanjian itu sebetulnya sudah tidak berlaku karna tuan Alex membatalkannya karna ia sadar bahwa dirinya telah mencintai Clara..." terang dr.Mirna lagi.


" Tapi mbak... tetap sajaaa Aditya pernah melakukan itu padaku.... " ucap Erlin tak terima.


" Benar apa kata Nona Mirna, Nona Erlin...,, yang terpenting kita harus cari satu bukti lagi..., apakah benar tuan Aditya melakukan hubungan I*tim dengan wanita itu...,, karna hanya itu satu-satunya bukti agar tuan Alex percaya pada kita,bahwa anak dalam kandungan Nona Clara adalah anaknya...,, dan memang setahuku Nona Clara hanya berhubungan dengan satu orang yaitu dengan tuan Alex. cara itu jugalah agar setengah aset dari Wijaya group tak jatuh ke tangan tuan Alex,itupun karna hasutan Nona Clara... " jelas Hans.


" Lantas kenapa tuan Alex menuruti ucapan dari wanita ular itu... ??? katanya bukan orang jahat tapi kok.... ??!! " tanya Erlin bingung dengan sifat tuan Alex.


" Iyaa Nona.. sebenarnya tuan Alex orangnya tidak jahat,, hanya saja dia terhasut oleh omongan Nona Clara dan saking cintanya tuan Alex padanya,, keinginannya pun selalu ia dikabulkan, ya jadinya seperti sekarang ini Nona....,, selain itu tuan Alex dan Nona Clara juga berusaha menutup-nutupi hubungan mereka,


" Kenapa.....??? tanya Erlin penasaran.


" Karena Nona Clara meminta tuan Alex,agar tidak bercerita kepada tuan Aditya bahwa mereka ada hubungan..,,, dan tuan Alex sempat bingung juga.... ,, apa yang ada di pikiran Nona Clara,jelas-jelas Nona Clara sudah mengungkapkan perasaannya padanya...,, dan tuan Alex terpaksa memenuhi keinginannya,, tapi tuan Alex pun bingung untuk menuruti permintaan Nona Clara yang satu ini... "ucap Hans terhenti.


" Apaaa....permintaan wanita itu Hans....??? tanya Erlin penasaran dengan cerita dari Hans.


" Keinginannya ya itu tadi Nona... ingin menguasai sebagian besar aset dari perusahaan Wijaya group dan menikah dengan tuan Aditya Nona.....,, bahkan tuan Alex disuruh Nona Clara agar menikahi anda Nona Erlin.... ,lantas tuan Aditya dan tuan Alex mempunyai kesepakatan untuk memenuhi keinginan Nona Clara, karna waktu itu tuan Aditya sebenarnya di ancam oleh tuan Alex untuk menyetujui kesepakatan itu Nona.. ,,tuan Aditya pun akhirnya menyetujui semuanya,, karna ini taruhannya anda Nona Erlin... "ucap Hans. Erlin pun membelalakkan matanya, saking terkejutnya...


" Apaaaa....??? jadi Adityaa.. dia melakukan semua ini demi aku... ??? terus dokter Irsyad...?? tanya Erlin lagi.


" Yaa... ,, dia juga sangat berambisi memiliki anda dokter Erlin... tapi tuan Alex mengatakan bahwa jika anda nanti menjadi Istrinya,, maka anda juga akan menjadi istri dari dr.Irsyad.... ,dan itu merupakan permintaan dari Nona Clara...dok... " ucap Aldo menjelaskan.


" Haaah...bagaimana bisa wanita itu berbuat seperti itu terhadapku?? Astaghfirullahaladzim.... kok jadi serumit ini sih...." ucap Erlin sambil memijit pelipisnya.


" Tapi anda beruntung dokter Erlin... disaat itu kami berdua langsung datang ke tempat tuan Alex,karena diutus oleh tuan Aditya,, agar tuan Alex membatalkan perjanjiannya untuk mendapatkan anda, dan setelah kita berunding,, akhirnya tuan Alex pun setuju karena ia memang sangat mencintai Nona Clara...,, jadi ia urungkan niatnya untuk menikahi anda dokter Erlin... ,tetapi Nona Clara dan dr.Irsyad tak mengetahui hal ini, makanya dr. lrsyad berusaha menghadang kita...,sedangkan Nona Clara, masih ngotot ingin menikahi tuan Aditya dan merebut aset perusahaan Wijaya group, dengan dalih,tuan Adityalah yang telah menghamilinya " ucap Aldo.


" Lantas... bagaimana dengan perusahaan Wijaya Group nantinya...??? tanya Erlin lesu.


" Tenang saja Nona Erlin itu semua sudah di atur...,dengan bukti-bukti yang kita dapat nanti,otomatis tuan Alex akan membatalkan pengalihan setengah aset Wijaya Group"ucap Hans berusaha menenangkan Erlin.


" Apa yang dikatakan Aldo dan Hans memang benar Er...mereka sengaja datang ke tempat tuan Alex, dan tuan Alex pun menceritakan semuanya...,, tenang saja dia nanti juga akan membantu kita...setelah misi kita ini selesai Er...

__ADS_1


" Hah.... yang benar mbak...??? tanya Erlin penasaran


" Iyaa... sayang... masak mbak bohong sama kamu...,,, yasudah yang terpenting sekarang kita harus cari bukti satu lagi, okey sist... ucap Mirna menenangkan Erlin.., Erlin hanya menjawab dengan menganggukkan kepalanya saja, tanda mengerti.


__ADS_2