
Bulan madu
Kini Aditya dan Erlin sudah tiba di negara X pukul 09.00 pagi waktu negara X,sedangkan di Indonesia masih jam 05.00. Pasangan pengantin baru itu pun langsung menuju Villa milik keluarga Sanjaya bernama "Sweet room Village" yang terletak di pinggir Pantai yang sangat terkenal di negara X... , rencananya mereka akan menghabiskan waktu untuk berbulan madunya di negara tersebut, dengan menikmati keindahan pantai dan suasana kota X yang sangat cocok bagi pasangan yang sedang berbulan madu.
Tak lama Aditya,dan Erlin kini sudah sampai Villa tersebut, yang menjadi tempat persinggahan selama berada di Negara X untuk berbulan madu.
" Huh.... akhirnya sampai juga.... " ucap Erlin sambil berjalan ke arah jendela, lalu menyibakkan gordennya,, dilihatnya pemandangan pantai sangat menakjubkan,dengan suara deru ombak yang terbawa oleh hembusan angin..
" Waaahhh.... MashaaAllah... indah sekali ciptaan Allah..." gumam Erlin kagum..,, seketika Erlin terkejut dengan pelukan seseorang yang memeluknya dari belakang, siapa lagi kalau bukan sang suami yang memeluknya
" Lebih indah lagi memandang kamu istriku.... ucap Aditya,lalu berbisik pada telinga sang Istri. Erlin yang diperlakukan seperti itu, merinding dibuatnya.
" Emmhh... Mas... jangan seperti itu... , geli Mas..." ucap Erlin, merasa risih karena tingkah Aditya.
" Kenapa...?? hemm...?? tanya Aditya sambil berbisik.
" Issshhh mas... hentikan... ,, apaan sih..." ucap Erlin lirih.., tapi jantungnya kini sedang berdegup kencang.
" Astagaaa jantung gue... " batin Erlin.
" Hehehehe.. Iyaa deh Iyaaa.... ucap Aditya sambil tersenyum ke arah sang Istri.
" Terus... kapan dong buat dedeknya.. ?? tanya Aditya pada sang Istri.
" Haaa.... "ucap Erlin terkejut.
" Kok Haaa.... sih....Yang....?? protes Aditya.
" Ehh... eng.... enggak maksudku.. emm.... " ucap Erlin gugup.
" Ssssstttt.....diamlah... " ucap Aditya sambil menatap intens wajah Erlin, begitu juga sebaliknya Erlin kui menatap intens sang suami.
" Tapi Mas.... aku....." ucap Erlin terhenti.
" Ssstttttt.. diamlah sebentar... ,setelah itu pejamkan matamu... " titah Aditya pada sang Istri,Erlin pun menuruti perintah dari sang Suami. dengan tangan yang menyentuh bibir Erlin dengan membentuk angka satu. detak jantung mereka pun berdegup kencang,seakan sedang pertama kali jatuh cinta., wajah mereka saling berdekatan hembusan nafas mereka kini saling beradu, sudah tidak ada jarak lagi diantara mereka, lama semakin lama wajah mereka saling berdekatan,, dan akhirnya hidung Aditya bersentuhan dengan hidung Istrinya,lalu kini bibir Aditya menyentub bibir Erlin, tak lamapun lum*tan demi lum*tan terjadi diantara sepasang kekasih yang sedang memadu kasih, disaksikan oleh deru ombak di pantai dengan hembusan angin yang berhembus...,menyejukkan suasana menjadi sangat romantis. mereka begitu menikmati suasana,sampai pada akhirnya Erlin kehabisan nafas meminta sang suami untuk menghentikan aktifitasnya untuk melepaskan pagutannya.
" Sayang... buat dedek yuk.... " pinta Aditya pada sang Istri.
" Tapi Mas....aku... masih... beluumm selesai... heheheh " ucap Erlin tersenyum kuda.
" Terus.. selesainya kapan dong Yang.. masak dari kemarin belum selesai..." kesal Aditya.
" Sabar dong Mas... belum waktunya.. " ucap Erlin sambil mencubit hidung suaminya gemas.
" Hmmm.... iya dehhh... " ucap Aditya mendengus pasrah.
" Tapi Sayang janji yaa... kalau sudah selesai...kita buat adek ya sayang... " ucap Aditya.seketika wajah Erlin berubah bersemu merah seperi tomat.
Bluusshhh.....
" Issshhh.... dasar Mesum....." ucap Erlin.
__ADS_1
" Hehehehe nggak papa kali, Yang... kan sama istri sendiri... jawab Aditya sambil mencubit pipi sang Istri.
" Tapi nggak gitu juga kali Mas..." protes Erlin.
" Terus gimana dongs.... kan Mas suka banget liat kamu malu-malu gitu...." goda Aditya pada Istrinya.
" Gombal deh..... "ucap Erlin tersipu malu.
" Tuh kan malu lagi....
" Masss.. cukup....jangan menggodaku. !!! ucap Erlin dengan nada tinggi.
" Hahahaha... iyaaa sayangku... , Ya sudah kalau begitu kita siap-siap Yang..." ucap Aditya.
" Kemana Mas...???
" Jalan-jalan dong sayangku...cintaku... , kan kita kesini buat bulan madu..., masak iya kita disini cuma tiduran terus di villa... "
" Hmmm iyaaa iyaaa....lagian kan aku cuma nanya Mas...gitu aja lebay banget sih...." ucap Erlin memutar bola matanya malas melihat sang suami, yang mendadak sok romantis.
" Iiihhhh... gemas deh... " ucap Aditya sambil mencubit pipi sang istri gemas.
" Mass issshhh... sakit tauk..." protes Erlin.
" Hehehe maaf sayang..., habis Mas gemas sih sama kamu... " ucap Aditya lebay.
" Astagaaa... ngimpi apa aku bisa nikah sama kamu Mas... huh... " dengus Erlin kesal.
" Eehhh... Mas... apa-apaan sih...
" Sssstttt....
" Mas sudah dong mas... katanya.... ucap Erlin terhenti, karna bibirnya telah di bungkam oleh bibir sang suami... lum*tan-lum*tan mulai terjadi, lama kelamaan mereka semakin memperdalam lum*tannya...,, hembusan nafas mereka saling beradu, tak lama Erlin berusaha menghentikan ciuman mereka dengan memukul dada suaminya, karna ia sudah kehabisan nafas.
" Trimakasih sayangku... ucap Aditya berhasil membuat sang Istri tersipu malu. Erlin pun hanya membalas ucapan suaminya dengan menganggukkan kepalanya saja...,, lalu Aditya mencium kening sang Istri dengan lembut.
" Yasudah... sekarang bersiaplah.. kita segera berangkat... , karena banyak tempat yang akan kita kunjungi nanti... " ucap Aditya.
" Serius Mas... ??" tanya Erlin memastikan.
" Iya sayang... Mas serius....,, bahkan nanti kita juga bertemu dengan Clara dan Alex...
" Benarkah Mas....??" tanya Erlin lagi.
" Iyaa sayangkuuu....
" Mass... baik banget deh.... ucap Erlin sambil mencubit pipi suaminya gemas.
" Hmmm.... dasar wanita.. ... " gerutu Aditya tapi masih di dengar oleh sang Istri.
" Sayang..... apa katamu tadi....??? tanya Erlin dengan nada tinggi, sambil melotot tajam ke arah suaminya. Aditya bergidik ngeri melihat sang Istri yang sedang marah.
__ADS_1
" Hehehehe enggak kok, Yang... kan cuma bercanda..." ucap Aditya sambil nyengir kuda merasa tak bersalah.
" Coba Mas ulangi sekali lagi... kalau berani.. apa yang Mas katakan tadi...?? " tanya Erlin lagi masih dengan nada tinggi,dengan meletakkan kedua tangannya di atas pinggangnya, seperti sedang menantang Suaminya, karena ia ingin sekali mengerjai sang Suami.
" Yang... tadi kan Mas cuma... " ucap Aditya tertahan.
" Cuma apa Mas... hmmm ??? tanya Erlin sambil bersiap menjewer kuping suaminya.
" Sudah dong Yang... kan tadi....
" Aduhh... duhh.... Yang... sakit.... Yang...
" Jangan dikira aku nggak dengar yaa Mas... , awas saja kamu...
" Iyaaa sayang... ampun... ampun... Please.... " ucap Aditya kesakitan, karena kupingnya masih dijewer oleh sang Istri.Erlin yang melihat sang suami kesakitan pun merasa iba, lalu akhirnya melepaskan jewerannya.
" Duhh sakit tau Yang...., jahat baget sih smaa suami sendiri..." ucap Aditya sambil mengelus-elus kupingnya yang sakit.
" Makanya kalau ngomong itu dipikir dulu dong Suamiku sayang.... jangan dikira Istrimu yang cantik ini nggak dengar... " ucap Erlin penuh dengan penekanan.
" Hehehe iyaaa sayangku... " ucao Aditya nyengir kuda.
" Yasudah Ayooo jadi nggak nih...?? " ucap Erlin
" Emang sudah siap Yang.... ?? ucap Aditya malah berbalik tanya pada sang Istri.
" Sudah dari tadi sayangku.... cintaku...my Husband... sekonyong-konyong koderrr.....
" Astagaaa Yang.... seperti lagu sajaaa... " ucap Aditya terkejut dengan ucapan sang Istri.
" Biarinnn..... !! " ucap Erlin ketus.
" Nggak usah ngegas kali Yang... , ngeri tau liatnya... " ucap Aditya.
" Yaa habisnyaa kamu nyebelin sih Mas.... " ucap Erlin kesal.
" Nyebelin tapi cinta kan sama Mas... ??? goda Aditya pada Istrinya.
" Issshhh Mas... apaan sih... sudahh deh gombalnya..kalau ngegombal terus kapan berangkatnya... , ayo buruan Mas.... ucap Erlin lalu keluar dari kamar yang ada di villa itu..
" Eh Yang.... tungguin... teriak Aditya yang sudah di tinggal pergi oleh Istrinya..
" Astagaaa punya Istri gini amat sih...efek pms kali yaa...?? " gerutu Aditya sambil membuka pintu mobilnya.
" Nggak usah menggerutu lagi deh mas... emangnya Istrimu ini nggak tau apa jika Mas sedang menggerutu nggak jelas... " ucap Erlin memutar bola matanya jengah sambil menatap sang suami yang sudah bersiap untuk menyetir mobil.
" Hehehehe.... iyaa sayangku... " ucap Aditya sambil menyentil dagu sang istri, tapi dalam hatinya ketakutan melihat Istrinya sedang marah.
" Hmmmm.....udah deh Mas... ayo cepetan...udah pengen jalan-jalan nih.... " titah Erlin kesal pada sang suami, yang sedari tadi entah kenapa bikin emosi.
" Siaapp tuan putriku....hehehe.... " ucap Aditya yang kali ini terkekeh geli melihat tingkah sang Istri seperti anak kecil.
__ADS_1