Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik

Kisah Cinta Ceo Dan Dokter Cantik
Episode 29


__ADS_3

Kedatangan Vitalia


Aditya tengah menuju bandara untuk menjemput sang adik yang baru pulang dari Luar Negeri, menyelesaikan studinya. Di tengah perjalanan Aditya dibuat terkejut dengan kabar dari sahabatnya yang sekarang merupakan asisten pribadi dari Aditya, siapa lagi kalau bukan Aldo.


" Halo do... ada apa menghubungiku...?? tanya Aditya dingin.


" Dit.... ada yang berusaha ingin menjatuhkan perusahaan Wijaya Group..., dengan meretas segala informasi yang berhubungan dengan perusahaan dit...


" Bagaimana bisa.....??!!! lo sudah cek semua kan do.... , saya yakin do ini pasti ada campur tangan dari orang besar di balik semuanya.


" Sudah... tenang saja..,gue udah antisipasi sebelumnya.. ,, gue curiga ini perbuatan dari salah seorang mafia, dia berusaha merebut aset dan juga seluruh harta milik keluargamu, dit.... dan satu lagi lo harus hati-hati, mereka bisa saja berbuat macam-macam dengan dr.Erlin... , apalagi dia sedang dekat denganmu." ucap Asisten Aldo.


" Tak akan kubiarkan mereka menyentuh apa yang sudah jadi milikku.... do... mereka harus tau itu.... !!!! " tegas Aditya, lalu mematikan ponselnya.


tut...


Aditya pun merasa ada perasaan yang tidak enak, dia mulai berfikir siapa yang berusaha menjatuhkan dan merebut perusahaan Wijaya Group.


" Ck.....siapa.. yang sudah berani bermain main denganku.... " gumam Aditya dalam hati,sambil menyetir mobilnya menuju bandara.


Sesampainya Aditya di bandara, Tiba-tiba ada suara yang memanggilnya.


" Wooiiiii..... teriak Vitalia di seberang sana sudah setia menunggu sang kakak.


" Astagaaaa... Vita...." ucap Aditya tersentak kaget dengan teriakan sang adek.


" Makanyaaa jangan melamun gitu napa... , mikirin apa sih lo kak...., adeknya datang bukannya disambut malah ngelamun. " ucap Vitalia kesal pada kakaknya.


" Hmmm... nggak ada...,, i am sorry my little girl


" its ok... Vita maafin... tp ,,Yakin...?? nggak ada...apa-apa... ???" tanya Vitalia, dan hanya dijawab deheman oleh Aditya, dengan di ikuti Vitalia dari belakang, karna Aditya berjalan cepat.


" Hmmmm " ucap Aditya lalu masuk ke dalam mobilnya, sang adek pun pun merasa jengkel dengan jawaban kakaknya,yang ia pikir kenapa bersikap cuek padanya.


" Yeeee.... dingin amat sih lo... sama adek sendiri.... heran guee sama lo kak.... , bisa-bisanya ada wanita yang mau sama lo kak....,gue yakin wanita lo kepepet banget mau nerima lo....haha... " ucap Vitalia tanpa berfikir panjang, sambil tertawa mengejek.


" Enak saja..... ,jaga ucapan lo Vit.... !!! kekasih gue bukan orang seperti itu..." bentak Aditya tak Terima dengan ucapan sang adek.


" hahaha..... gitu aja marah...,, biasa aja kelesss.... ucap Vitalia sambil tertawa mengejek. memang Vitalia ini adalah seorang wanita yang humoris,sederhana,dan sangat ramah, tak jauh berbeda dengan sifat Erlin sahabatnya.


" Makanyaaa... jadi orang tuh jangan kayak tembok...kasian kekasih lo kak... hihihi.... " balas Vitalia terkikik geli menggoda sang kakak.


" Hmmm sudaahh ngocehnya.... !!?? kjangan bikin kakak pusing dengerin ocehan lo daritadi dek... ucap Aditya sambil membenarkan sabuk pengamannya, lalu melajukan mobilnya.


" Lahh kan Vita cuma memastikan saja...., apa bener yang dikatakan mamah...


" Dasar kepoo..... " ucap Aditya.


" Laahhh.... gue juga harus tau kali kak.... buat memastikan saja,kalau kakak bener-bener dengan wanita baik-baik... bukan seperti si wanita ular itu....." ucap Vitalia.


" Nggak akan.... dek...., dan tak akan pernah....!!! karna dia sudah menghianatiku. " ucap Aditya dingin sambil menatap kedepan.


" Huh.... syukurlah.... kalau lo sudah bisa move on dari wanita ular itu.... ucap Vitalia.


" Terus yang jadi pertanyaan itu,, kenapa kakak nggak pernah ngasih tau ke Vita sih, kalau kakak sudah punya kekasih...., " ucap Vitalia menyelidik.

__ADS_1


" Ck... sudah... jangan banyak tanya... , lagian masak semua harus kakak ceritain sama lo dek... , kan gak juga.... ucap Aditya.


" Hemmmm..., Awas aja kalau dia bukan wanita baik-baik....!!! " tegas Vitalia sang adek sambil melipat kedua tangannya, lalu melihat ke arah cendela.


Mereka pun akhirnya sampai di suatu tempat, bukan di mansion yang mereka tujuan melainkan ke rumah sakit..., Vitalia pun dibuat bingung oleh sang kakak, bisa-bisanya nggak mengantar sang adek pulang ke mansion dulu, malah langsung mampir ke rumah sakit.


" Heh... kak... kok kesini sih.... ?? tanya Vitalia bingung pada sang kakak, yang bisa-bisanya membawanya ke RS bukan ke mansion.


" Sudah jangan banyak tanya... !! turun... !! ucap Aditya dingin lalu keluar dari mobilnya.


" Astagaaaa... yaa Tuhan... kenapa gue harus punya kakak kek tembok gini sih... ?? "gerutu Vitalia sambil keluar dari mobil sang kakak.


" kenapa diam disitu... dek..., ayo....!! ucap Aditya pada sang adek.


" Nggak gue disini ajaaa..... !! balas Vitalia masih kesal dengan sang kakak.


" Hemmmbb yasudah... kamu yakin nggak ikut, dek..?? tanya Aditya lembut.


" Yakin lah.. ngapain juga nggak yakin.... " ucap Vitalia percaya diri.


" Yakin... nggak mau ketemu dengan kekasih kakak..???


" Hemmm....


" Ehh tunggu.. tunggu... , yang bener nih kak.... " tanya Vitalia memastikan kebenaran ucapan sang kakak.


" Ck... ya bener lah sayang, ngapain kakak bohong..,, tadi saja keponya setengah mati, ya sudah kalau nggak mau ketemu dengannya, kita pulang saja... " ucap Aditya, lalu berjalan keluar RS, tapi di hadang oleh sang adek.


" Isshhh ck berhenti kak...,!! gue penasaran tauk.... ucap Vitalia.


" Hmmm yasudah ayo.... " ajak Aditya masuk kedalam RS, dengan menggandeng sang adek.


" Tuan Aditya bersama siapa dia...?? ucap suster di seberang sana, dan di dengar oleh para dokter yang sedang bercengkrama, pandangan pun langsung tertuju pada Aditya yang menggandeng tangannya dengan seorang wanita.


" Erlin... kasian kamu.... kamu sudah dipermainkan dengan orang yang kamu suka,lihat saja nanti tuan Aditya..., anda sudah berani menyakiti Erlin dibelakangnya tuan Aditya... ." batin seorang dokter tampan yang melihat mereka.


Sedangkan di kamar Erlin, Erlin merasa kesepian karna mamih sama papih Erlin mendadak pulang ke rumah yang berada di luar negeri sedang menyelesaikan urusannya. , sedangkan sang kakak menemani Eyang di mansion sanjaya karna Eyang sedang sakit karna terlalu memikirkan Erlin yang masih terbaring di RS.


" Sepi banget sih.... ,, keluh Erlin.


" Aditya daritadi kemana ya kok nggak kesini-kesini..??? segitu sibuknya dia.... " tanya Erlin dalam hati.


" Ishh kenapa gue jadi mikirin dia sih... apa peduli gue... sama manusia dingin itu....?? "ucap Erlin merutuki kebodohannya, karna sudah berfikir yang tidak-tidak.


Tak lama kemudian ada suara ketukan pintu yang berhasil membuyarkan lamunan Erlin.


Tok.. tok.. tok...


" Masuk saja... ndak dikunci....


Ceklek...


" Assalamu'alaikum....


" Wa'alaikumsalam...

__ADS_1


" Lohh.. Erlin.... ini bener elo kan....??? tanya Vitalia memastikan bahwa dia adalah sahabatnya.


Erlin pun mengerutkan keningnya berusaha mengingat siapa yang sudah ada dihadapannya.


" Siapa... ya...?? tanya Erlin dalam hati, sepersekian detik Erlin pun mengingatnya.


" Vitalia..... ???


" Iya... ini gue... ,, "ucap Vitalia lalu menghampiri Erlin yang bersender di atas tempat tidurnya, lalu memeluknya.


" hehe... iyaaa Vit...." ucap Erlin


" Erlin... gue kangen sama elo tau nggak....,,ucap Vitalia masih memeluk Erlin.


" Iya... sama.... gue juga kangen lo.... ,, eh tunggu tunggu.... kok lo bisa masuk ke kamar gue....??? tanya Erlin pada Vita.


" tadinya sihh.... gue mau ketemuan sama calon kakak ipar gue... , gue penasaran tau nggak sama dia... eh taunya malah ada elo.... , mungkin gue salah masuk kamar kali ya.... ucap Vitalia menceritakan pada Erlin.


" Terus kakak lo mana???


" Dia ke toilet....


Tak berselang lama akhirnya Aditya sampai di kamar Erlin di rawat.


ceklek......


" Kakak.... , ngapain kesini...., kakak nggak salah kamar kan...??? tanya Vitalia bingung,


Erlin pun mengerutkan keningnya kenapa sahabatnya memanggil Aditya dengan sebutan kakak.


" Whaattt... ?? kenapa Vitalia memanggil Aditya kakak??? jangan jangan mereka..?? " tanya Erlin dalam hati.


" Yaa enggak lah... sayang...,terus ngapain elo disini dek..?? . " tanya Aditya.


" Yaa ketemu sahabat gue lah, dia kan sahabat gue sejak SMA kak.... ucap Vitalia.


" Iya bener dia sahabat aku dit.... ucap Erlin, Vitalia pun tak percaya apa yang sudah ia lihat sekarang.


" Ohh... jadi kalian bersahabat ya.... ??? kenapa kamu nggak cerita sih sayang hemmm.....??? " tanya Aditya pada Erlin yang sejak tadi diam tanpa kata, hanya menjawab dengan Mengendikkan bahunya,karna merasa bingung,mencerna obrolan dari kedua orang yang ada di hadapannya sekarang.


" Ehhh... Tunggu...tunggu..... Sayang...??? gue nggak salah denger dan lihat kan...." tanya Vitalia menyelidik. Erlin pun juga bingung untuk menjawab pertanyaan dari sahabatnya itu, ia pun tak menyangka bahwa sahabatnya adalah adek dari Aditya.


" Iyaaa dek... kami adalah sepasang kekasih... , Iya kan sayang..?? ucap Aditya lalu memegang tangan Erlin lalu merangkulnya.


" Ehh.. emmm Iy.. iyaaaa... bener Vit... kita adalah sepasang kekasih ucap Erlin gugup dan merasa bersalah, karna sedari tadi Vitalia melotot padanya.


" Kenapa kalian nggak ada yang cerita sihhh... " ucap Vitalia kesal pada Aditya dan Erlin.


" Gimana mau cerita Vit... ??? lagian elo juga nggak pernah cerita sama gue,kalau Aditya kakak lo... " ucap Erlin.


" Sudahh... sayang... kenapa kalian malah ribut sih.... ucap Aditya mm berusaha menenangkan keadaan.


" Huh..... yasudahlah... syukur kalau kalian bener-bener sepasang kekasih,, jadi gue nggak khawatir lagi sama kakak... " sambung Vitalia lagi,ia merasa lega kakaknya mempunyai kekasih yang tak lain adalah sahabatnya sendiri sedari SMA.


" Inget lo kak... awas aja sampai sakitin hati Erlin... gue nggak akan ngebiairin gitu saja... ucap Vitalia dengan nada mengancam.

__ADS_1


" hmmm. kakak janji.... ucap Aditya lalu menoleh ke arah Erlin.


Erlin pun hanya diam tak bisa berkata-kata, karna ia sudah membohongi banyak orang, termasuk para sahabatnya.


__ADS_2