Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^ Season 2^Eps 36


__ADS_3

Mentari telah menampakan sinarnya,dua sejoli yang sedang dimabuk cinta itu masih betah dibawah selimut.Arka cuma bilang hanya satu kali,namun nyatanya malah minta lagi dijam 2 malam mereka terbangun dan melakukannya lagi.


"Hmmmm.."Aluna hendak bangun,namun Arka masih saja bergelayut di dada Aluna.


"Kak Arka bangun iih.."Decaknya


"Masih mau gini"Manjanya


"Iih Kakak kita udah kesiangan,kita melewatkan Shalat Shubuh,gara gara Kakak nih" Omelnya sambil cemberut.


"Astagfirllah,sekarang jam berapa ?" Tanya nya setelah bangun dari tidurnya.


"Jam 8.."Keluh Aluna.


"Ya ampun Maaf yang,"Ucapnya sambil menyengir kuda.


"Gara gara Kakak ini,udah gak Shalat terus kan gak bisa lihat pantai dipagi hari"Omelnya lagi.


Cup


"Kakak iih.."Arka malah mencium bibir Aluna.


"Abisnya gemesin kalau kaya gitu,ya Maaf deh gak akan lagi"


"Mana yakin gak akan lagi,semalam Kakak buat aku lelah tau !!"Decaknya.


"Tapi enak kan ?"Kelakarnya


"Apaan gak ya,awas ah mau mandi udah gerah ini"Aluna berdecak lagi sambil menyingkirkan tangan Arka.


"Mandi bareng Yang biar cepet"Pintanya menahan tangan Aluna.


"Gak ah,yang ada bukan mandi ,nanti lain lain lagi"


"Gak beneran,kita mandi bareng,sini aku gendong" Lantas sedetik kemudian Arka menggendong Aluna ke kamar mandi.


"Kak turunin iih"Aluna meronta ,namun Arka tak menggubrisnya.


Dan benar saja apa yang Arka katakan,mereka hanya mandi saja.


***


Dan mereka selesai mandi.


"Apa masih sakit ?" Tanya Arka diselanya pakai baju.


"Masih Kak,masih perih" Keluh Aluna.


"Gimana dong,masih mau jalan jalan nya ?"


"Iya masih lah Kak,masa kita udah disini gak dinikmati jalan jalannya"


"Iya,tapi aku kasihan sama kamu"


"Gak terlalu perih kaya semalam kok,tadi juga kan udah berendam air hangat"


"Ya udah yuk sarapan pagi dulu"Ajak Arka menuju ke restoran yang ada disana.


Mereka menikmati sarapan pagi dengan suasana pagi yang menyejuk kan.


"Sayang ,sekarang kita mau kemana lagi ?kamu pengen kemana lagi?"


"Hmmm,aku pengen belanja deh,belanja oleh oleh buat orang rumah" pintanya


"Terus juga masih pengen jalan jalan keliling pulau ini,masih banyak yang belum dijelajahi Kak"


"Iya,,iya ayo semua demi kamu Sayang"


"Makasih.."

__ADS_1


"Iya,oh iya ini kan ini hadiah dari Ayah,aku juga mau ngasih hadiah pernikahan kita,kamu pengen kemana lagi setelah ini ?"


"Pengen kemana ya ?emang kita ada waktu gitu ,kan masa cutinya udah mau berakhir Kak"


"Bisa nambah cuti lagi,bilang aja ke Papi,aku masih pengen ngabisihin waktu sama kamu,kalau kita udah bekerja kan,yang aku takutkan aku sibuk"


"Emmmm,ya terserah deh Kakak mau bawa aku kemana ,kemana pun aku mau asal sama kakak"


"Bisa aja kamu,Ok "


"Yuk pergi sekarang kan ?"


"Iya ayo"


Mereka pun berjalan jalan lagi mengelilingi pulau itu,keindahan pulau itu terasa sangat nyata,hati penuh kedamaian saat disana.


Tak lupa Aluna juga berbelanja oleh oleh untuk semua keluarganya .


"Kak ayo fotoin aku "Pintanya



Senyum itu sungguh indah,seperti tempat itu yang sama indahnya.


Arka semakin gemas pada Aluna,melihat senyum nya saja jantungnya sudah berdebar debar,kalau saja berada di dalam ruangan ,Aluna sudah habis diterkam nya.


"Kamu cantik banget sih,Aku makin cinta sama kamu"Ucapnya sambil memeluk tubuh Aluna.


"Emang dari kecil aku udah cantik Kakak"


Mereka duduk disebuah kursi ,dengan diatas pohon .


"Aluna.."


"Iya Kak.."


"Bunda Naura itu adik kandung Alm Bunda Nayla ?aku baru denger ceritanya dari Arsyil kemarin"


"Aku salut sama Bunda Naura,pasti saat itu sulit baginya,harus menikah tanpa adanya cinta,bahkan lebih parahnya Bunda menikah dengan Ayah yang notabennya masih Kakak Ipar,namun berkat kesabarannya akhirnya Bunda mendapatkan cintanya dari Ayah,hingga saat ini deh."


"Luar biasa ya Bunda Naura,itu pasti sulit baginya"


"Iya,aku menyayanginya seperti ibu kandung ku sendiri,beliau mengajarkan aku banyak hal"


"Semoga Bunda dan Ayah selalu diberi kesehatan" Tutur Arka.


"Amin"


***


Ditempat lain


"Syil..Nanti kalau bulan madu kita ke lombok juga ya,aku pengen kesana iih"Seru Raisa menggebu.


Pletak


Lagi lagi sentilan jari Arsyil beri buat Raisa.


"Aww...iih Arsyil kebiasaan iih sakit tau"


"Udah tau sakit,tapi kalau ngomong kemana aja,kamu tuh kalau mikir jangan kejauhan,keseringan nonton drama nih" Omel Arsyil.


"Ya ampun Syil,cuma berharap lagian gak salah berharap juga"


"Tau ah ngomong sama kamu aneh aneh aja"


"Biarin aja,walau nanti gak sama kamu,aku tetap mau minta kesana titik"


"Ya udah sendiri aja sana"Ketus Arsyil.

__ADS_1


"Gak akan sendiri,mau sama suami aku tapi bukan kamu"


"Heh,mana bisa begitu ?"


"Ya bisalah,tinggal putus sama kamu,terus cari lagi yang lain"


"Yakin bisa putus sama aku ?"


"Bisa,banyak kok laki laki yang lebih dari kamu"


"Ok ,fix silahkan cari yang lebih dari aku" Arsyil berdecak kesal.


Begitupun dengan Raisa sama sama kesal sama Arsyil.Mereka pun berpisah jalan,Raisa pulang sendiri ,Arsyil pun juga begitu.


Raisa tadinya gak sungguh sungguh ,namun sikapnya Arsyil membuatnya begitu kesal .


( Ya kakak nya lagi bahagia,adiknya lagi galau🤭)


***


Malam sudah datang Aluna dan Arka sudah kembali kepenginapan.Aluna memborong banyak hadiah.


"Kak Arka.."Saat ini mereka sudah duduk di tempat tidur dengan berselonjoran kakinya.


"Apa Yang"


"Kak,awas iih berat"Ucapnya pada Arka yang sedang asyik mengdusel duselkan wajahnya di kedua dada Aluna.


"Apa sayang"


"Nanti pulang dari sini,kita pulang kemana ?"


"Ke Bandung dong Yang,tapi gak lama kita berangkat lagi Honey moon kedua"


"Emang mau kemana lagi ?"


"Ada deh rahasia dan kejutan,ini kan hadiah Yang masa dikasih tau"


"Ya ..ya baiklah "


"Yang.."


"Apa ?"


"Pengen lagi"


Aluna berdecak kemarin malam sudah minta padahal sudah dia kasih sampai 3 ronde,ya ampun suaminya ini gak puas apa !!


"Kan kemarin malam udah kak"


"Ya beda itu kan kemarin malam,sekarang beda lagi mau ya" Ujarnya masih sambil memainkan buah dada Aluna.


"Satu kali aja tapi.."Rengek kan Aluna.


"Iya ..iya" Dan tanpa aba aba Arka langsung menerkam Aluna,pertama dibibir ,turun keleher ,turun lagi ke dua dada yang dia sukai,dia berikan tanda cintanya disana bukan disana saja dibeberapa tempat lainnya.


Aluna meremang menahan gejolak panas ditubuhnya.


"Hmmmmm..Kak" De**hnya.


"Iya sayang keluarkan saja,aku suka itu" Ujar Arka.


Kini rasa trauma itu hilang dengan sendirinya, terganti dengan rasa yang tidak bisa diungkapkan. Aluna sudah ikhlas memberi tubuhnya untuk pria yang saat ini berada diatasnya,yang statusnya sudah menjadi suami.


Kewajibannya sebagai seorang istri dia memberikannya, satu hal yang saat ini dia pikirkan, dia ingin selalu bersama suaminya itu,melalui banyak hal nantinya,hidup bersama mengarungi rumah tangga yang Sakinah, Mawadah,Warahmah.


Dan kamar itu dipenuhi suara de***han dari keduanya, peluh keringat membasahi kedua tubuh mereka.


Penyatuannya pun kembali menyatu malam itu,dan akan menjadi candu bagi keduanya.

__ADS_1


***


__ADS_2