
Sampailah ditempat yang dituju,tadinya Ara tidak mau kesana ,tapi Arsen memaksanya.Mereka pun berkeliling sekitaran sana tepatnya di Alun Alun Bandung,disana masih terlihat ramai.
Setelah puas jalan jalan mereka memilih duduk di kursi kursi yang ada disekitar Braga,banyak muda mudi disana.
"Ara,duduk lah dulu..ada ingin aku bicarakan sama kamu" Ujar Arsen.
Alya mengerti ,akhirnya dia memilih untuk berbohong meminta Aldi mengantarnya kesuatu tempat,padahal memberi ruang untuk Arsen dan Ara.
"Ada apa Nio ?" Tanya Ara..
"Ara,aku tau kita kenal dan pernah bersama sama saat kita kecil,bahkan aku pernah bilang juga aku suka sama kamu,tapi tak lama kamu bilang akan pindah dari Bandung,dan saat itu kita berjanji untuk saling menunggu,lalu kini kita sudah bertemu kembali,dan pasti kamu menagih janji itu padaku,iyakan ?" Jelas Arsen.
"Iya dong,selama ini aku berharap bisa bertemu sama kamu lagi,janji itu aku masih ingat,kamu yang menyuruh aku untuk menunggu,dan bila nanti kita ketemu lagi,maka kita akan memulai kembali.Kini kita sudah bertemu lagi,jadi bagaimana kita sekarang ?" Tanya Ara antusias.
Arsen menghela nafas kecil "Ara aku tau janji itu berat,tapi Maafkan aku Ara,seiring berjalannya waktu semua bisa berubah,aku tau ini pasti akan sangat melukai kamu,tapi bagaimana pun juga aku harus mengatakannya pada kamu.Ara.." Arsen memegang Tangan Ara,ada terbesit rasa bersalahnya.
"Kalau aku boleh jujur,aku memang senang bertemu kamu lagi,kamu juga sudah tumbuh menjadi wanita yang cantik,tapi Maafkan aku tidak bisa menepati janji itu,karena kini dihati aku sudah ada orang lain " Jelas Arsen.
Deg
Ara menatap wajah Arsen,wajahnya Ara sudah sendu ,sudah ingin menangis "Nio,tidak bisakah kita mencoba untuk memulai kembali ?mungkin waktu pernah merubah perasaan kamu,tapi kalau kita mencobanya kembali,kenapa tidak Nio !!" Sahut Ara .
"Maaf Ara,tapi aku sudah akan menikah dengan nya ,sungguh aku minta maaf Ara,maaf juga sempat memberi harapan sama kamu,aku ingin kamu mengerti saat ini,kalau cinta tak bisa dipaksakan "
"Siapa dia Nio ?apa itu Alya ?kamu jahat Nio,aku jauh jauh dari Malang,untuk bisa bertemu dengan kamu,berharap kita akan memulai kembali setelah hari itu,tapi aku malah mendapat kabar tak enak begini,kamu jahat Nio" Akhirnya tangisannya Ara pecah,Arsen merasa iba ,tapi dia tidak bisa berbuat apa apa,ada hati yang harus dia jaga.
"Maafkan aku Ara,hanya itu yang bisa aku katakan sama kamu,semoga kamu dapatkan laki laki yang terbaik lebih dari aku yang bisa membahagiakan kamu"Ujar Arsen lagi.
Ara masih menangis,dengan menangkupkan kedua tangannya,Aldi dan Alya sudah datang ,Alya pun tak tega lalu dia peluk Ara.
"Ara,maafkan kehadiran aku sudah menggantikan kamu dihati Arsen" Ujar Alya
Ara malah tambah menangis,hingga Alya membiarkanya Ara meluapkan rasa kesalnya itu,karena Alya juga mengerti .
***
Setelah puas menangis,dan Ara pun sudah tenang.
"Alya,aku akan merelakan Nio buat kamu ,kamu harus janji menjaganya ya,maafkan aku juga yang tiba tiba datang kembali ,walaupun aku berharap andai saja aku datang sebelum Nio kenal kamu.Tapi ya sudahlah,aku pun tak bisa memaksakan semuanya harus sesuai apa yang aku mau"Ujar Ara mencoba menguatkan dirinya
__ADS_1
"Maafkan aku ya Ara ,semoga kamu dapatkan laki laki yang baik untuk kamu,kita pulang ya" Ajak Alya.
"Iya Ara,kita pulang ya" Ajak Arsen juga "Maafkan aku ya Ara".
"Iya ya sudah,tapi aku tak mau pulang kerumah kamu Nio,aku mau kehotel saja," Ujar Ara.
Arsen dan Alya saling berpandangan,tapi mengiyakan apa yang Ara katakan.Lalu mereka pergi dari sana ,Arsen mengantarkan Alya dulu.
"Sampai bertemu besok ya,besok aku jemput lagi,selamat malam" Ujar Arsen.
"Iya selamat malam juga Ars,Ara bagaimana kalau kamu menginap dirumah aku saja,dari pada dihotel ?" Saran Alya pada akhirnya
Tapi Ara menolak "Tidak Alya,aku dihotel saja ya" Alya pun tak memaksanya lagi.
Setelah Alya masuk,Arsen dan Aldi mengantakan Ara kehotel yang tak jauh dari rumah Arsen,setelahnya Aldi mengantarkan Arsen sampai rumah,lalu Aldi kembali ke hotel dimana Ara menginap ,karena baju yang sempat Ara bawa masih ada dirumah Arsen.
Awalnya Aldi tak mau,tapi Arsen memaksanya,akhirnya Aldi pun mau.
***
"Ini tas kamu,kamu selalu merepotkan tau tidak!!" Cetus Aldi kesal.
Ditambah Ara yang langsung memeluk Aldi,tanpa embel embel apa pun,dia menangis dipelukan Aldi,Aldi mencoba melepaskannya ,tapi pelukannya erat sekali.
"Hey,apa apaan kamu ini !!"Pekiknya.
"Biarkan seperti ini"lirihnya masih sambil menangis,Akhirnya Aldi mengalah dan membiarkan Ara menangis lagi dipelukannya dan saat ini Aldi sudah di dalam kamar hotel bersama Ara.
Lama Ara menangis,sampai dia tertidur dipelukan Aldi,"Aisshh..ini cewek benar benar menyusahkan sekali sih !!baju gue jadi basah lagi !!" Rutuknya kesal.
Tapi tak urung dia menidurkan Ara dikasurnyq "Ni cewek kalau lagi tidur cantik juga ya,tapi kalau lagi bangun,menyebalkan sekali"Rutuk Aldi lagi,dia pun menyelimuti Ara.
Lalu dia pergi dari sana,dan dia kembali ke apartementnya sendiri.
***
Setelah dua hari diBandung ,Ara pun pamitan pada Arka dan Aluna juga Arsen untuk pulang kembali ke Surabaya.
Walaupun dengan membawa hati yang terluka,karena tidak berhasil memupuk harapannya bisa bersama Arsenio ,cinta masa kecilnya dulu.
__ADS_1
Tapi walaupun begitu juga,dia tidak mau memaksakan sebuah hati,untuk tetap memilihnya,karena dia tau kebahagiannya Arsenio itu Alya bukan dirinya.
"Om,Tante Aku pamit ya,kapan kapan Om,sama Tante main kesana ya !!pasti Mommy dan Daddy seneng deh " Ujar Ara,dia kembali ceria seperti sedia kala saat dia pertama datang.
Dia juga pamitan pada Queen,dan Syila,lalu dia diantar oleh Arsen,Alya dan Aldi lagi,karena kebetulan hari itu hari weekend.
Mereka mengantarkan Ara sampai kestasiun lagi,"Alya,aku pamit ya..nanti aku tunggu loh undangannya ya" Ucap Ara.
"Iya Ara,hati hati ya.." Ucap Alya.
Ara pamitan juga pada Arsen "Ara,sekali lagi maafkan aku ya,semoga kamu bahagia" Ujar Arsen.
"Iya Nio,justru aku berterima kasih pada kamu,karwna sudah mau jujur tentang semua,kita tetap jadi teman kan ?" Sahut Ara.
"Iya kita teman..hati hati Ara" Ujar Arsen,Ara pun tersenyum dan mengiyakan.
Lalu selanjutnya dia pamitan pada Aldi,dia ingat saat kejadian di hotel itu ,dia juga ingat sudah mengotori kemeja kerja Aldi.
"Heh,Asisten kaku nan Sombong,ini buat kamu !!" Ara menyerahkan sebuah paperbag yang isinya Kemeja untuk Aldi sebagai ganti malam.itu.
"Apa ini Nona ?"Tanya Aldi.
"Nanti saja dibukanya,aku mau mengucapkan terima kasih sama kamu pada malam itu,Thank ya" Ucap Ara
Arsen dan Alya saling bertatap pandang,Malam itu !!pikir mereka lalu terkekeh.
Aldipun mengiyakan ,lalu Ara sudah naik ke kereeta api itu,dan melambaikan tangan pada mereka bertiga.
"Cie..Aldi,apa yang terjadi pada malam itu !!" Goda Alya.
Aldi pun memberengut kesal pada Alya,"kalian kepo" Rutuknya kemudian.
"Jahat lu Di,,gak cerita cerita sama gue,tau tau malam itu aja !!kalian ngapain sih malam itu ?" Arsen menambahi menggoda Aldi.
"Udah ah,kalian pasangan super kepo.." Decaknya sambil melangkah dari sana.
Arsen dan Alya pun belum puas menggoda Aldi,sepanjang perjalanan mereka masih menginterogasi Aldi.
***
__ADS_1