Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 3^ Part 4


__ADS_3

Al,,sudah cukup jangan berpura pura aku tau siapa kamu,dari mana asal kamu ?cukup hentikan" Ujar Arsen dengan menarik tangan Alya.


"Aku berpura pura !!untuk apa ?kamu menguntit aku hah ?aku bisa laporkan kamu ?dan apa yang kamu tau,tidak sperti apa yang kamu lihat,aku bilang kita tidak satu level !kamu hanya orang miskin yang tidak punya apa apa !!pergi sana,risih aku deket kamu " Decak Alya lagi sambil menghempaskan tangan Arsen. 


Arsen mulai termakan omongan Alya,apa mungkin yang selama ini dia cari tau tidak seperti kenyataan yang ada,dengan tergesa gesa Arsen mengikuti Alya,hingga dia melihat sudah ada mobil sport mewah sedang menunggu dan Alya langsung masuk ke dalam mobil itu. 


Arsen membulatkan matanya,siapa yang menjemput Alya ?kenapa Alya menaiki mobil mewah itu,yang dia tau mobil itu harga ratusan juta. 


Arsen ingin mengikutinya namun dia bingung mau naik apa untuk mengejarnya,maka dia akan melakukannya besok besok lagi . 


*** 


Dan keesokan harinya Arsen akan mengikuti Alya,dia menyuruh Dani untuk menemaninya memakai mobil Dani dan Dani setuju. 


"Bantuin gue bro,kok gue jadi merasa bingung sama Alya ya,setau gue kan dia hanya anak dari orang biasa,mana yang benar ya !!" 


"Sudah kita ikutin aja nanti,gue bantuin loe kok,tapi kalau loe lebih penasaran lagi coba aja tanya bagian Tata usaha," Saran Dani. 


"Bisa aja,tapi pasti gak akan kasih itu kan data penting,pusing gue" Decak Arsen. 


Bel pulang sekolah berbunyi  Arsen sudah siap siap bersama Dani,dan melihat mobil mewah itu dan Alya sudah masuk ke sana. 


Dani mengendarai mobilnya mengikuti mobil yang dinaiki Alya secara perlahan supaya tidak ketahuan,dan mereka mulai memasuki sebuah perumahan elite,terdapat bangunan bangunan mewah disana,yang sudah diperkirakan hanya kalangan atas yang bisa tinggal disana ,seperti rumah yang dirinya tempati. 


Mobil mewah Alya masuk kepekarangan rumah yang terlihat besar dan pagar yang menjulang tinggi,Alya nampak turun dari mobil dan masuk ke rumahnya,disusul seorang paruh baya yang diperkirakan itu supir. 


Arsen semakin tidak mengerti,apa benar ini kenyataan nya kalau Alya juga orang yang berada,kebingungannya semakin diperjelas saat ada satpam komplek yang bertanya pada Arsen karena merasa curiga pada mereka. 


"Mohon maaf kalian sedang apa ?dan sedang cari siapa ?"Tanya pak satpam itu. 


"Oh,maaf Pak saya mau tanya yang menempati rumah itu siapa ya ?"Tanya Arsen pura pura. 


"Oh,itu Pak Gunawan dan bu Merlin, anaknya Non Alya yang baru saja pulang sekolah" Jelas pak satpam 


"Alya !!jadi benar nama anak tadi Alya pak ?" 

__ADS_1


"Iya benar,kalian ada perlu apa sama Non Alya ?"  


"Tidak pak,tidak apa apa,terima kasih pak" 


Arsen masih terbengong dimobil ,dan Dani sudah mengendarai mobilnya keluar dari komplek itu,mereka menghentikan acara menguntit Alya nya. 


*** 


Hari hari berikutnya Arsen masih belum puas,dia takut dan berpikir kali aja kemarin hanya akting Alya saja,dia mengikuti Alya lagi dengan memakai motor punya Pak Agus tukang kebunnya itu,walaupun sempat dilarang oleh Arka karena belum punya SIM,tapi Arsen nekat 


Dan kenyataan itu lagi lagi dia dapatkan,Alya masih diantar jemput dengan mobil yang sama,dan pulang kerumah itu lagi. 


Arsen mau menyerah dan mempercayai kalau Alya memang anak orang berada,tapi dia tidak bisa menyerah untuk mendapatkan Alya,dia tidak peduli meskipun Alya terus menolaknya,dia akan merebut hati Alya,karena dia tulus menginginkan Alya. 


*** 


"Desi,Meli ,Anggun..kalian mau kemana ?ayo ke kantin bareng" Pekik Queen 


"Kamu bawa bekel banyak gak ?kita lagi gak bawa uang banyak,kalau ke kantin yang disana kan harga nya mahal mahal" Ujar Anggun. 


Senyum ceria nampak dari raut wajah mereka bertiga,mereka senang bisa memanfaatkan Queen jadi mereka bisa makan enak. 


Dikantin mereka memesan makanan yang mahal mahal yang jarang mereka makan,karena memang keadaan mereka tidak seperti Queen,tapi Queen biasa aja,baginya yang terpenting dirinya punya teman. 


Naya yang baru tiba disana,merasa geram nelihat ketiga nya yang selalu ingin makan enak tapi maunya gratis. 


"Hay Nay,ayo ikut gabung,kamu pilih aja mau makan apa,aku yang bayar Kok" Desis Queen. 


"Gak,makasih Queen aku masih mampu kok,kamu gak usah repot repot bayarin orang" Ketus Naya,dia merasa kesal pada Queen karena gampang dibodohi itu  


"Heh,Nay jangan sombong deh,bersyukur Queen mau traktir kita,jangan mentang mentang kamu orang yang punya,sok begitu"Ketus Desi. 


"Maaf aku bukan sombong,hanya saja aku tidak mau keenakan makan dan dibayari orang lain,nanti malah jadi kebiasaan " Pekik Naya. 


"Cukup Nay !!kamu kenapa sih,tiap aku punya niat baik kamu selalu kaya gitu !!kalau emang gak mau ya udah bilang aja gak mau"Sentak Queen 

__ADS_1


"Dengerin tuh ,Queen aja gak masalah traktir kita,kenapa jadi kamu yang ribet sih !!" Ketus Anggun kali ini. 


Naya semakin kesal pada Queen,ya sudahlah terserah,yang penting dirinya sudah berusaha mengingatkan.pikir Naya,lalu dia pergi dari sana.  


*** 


Dirumah malam hari. 


"Ar,kamu lagi apa ?Ayah mau bicara sama kamu !!"Ajak Arka yang melihat Arsen sedang duduk di balkon kamarnya. 


"Eh,Ayah ..lagi cari angin Yah,tadi abis belajar,ada apa Yah ?bicara disini aja " Arsen menepuk kursi yang kosong disebelahnya. 


Arja duduk disana,"Ar,kamu sudah 17 tahun ,Ayah mau belikan kamu motor,karena kamu sudah mempunyai kartu penduduk ,kamu mau motor apa ,?tapi motor ya,kalau mobil belum waktunya" Tutur Arka 


Mata Arsen berbinar bahagia "Serius Ayah mau beliin ?" 


"Iya kan di ulang tahun kamu,yang belum sempat Ayah kasih kemarin,kamu mau motor apa ?" 


"Wah,makasih loh Yah..yang biasa aja Yah,jangan yang neko neko,yang penting bisa jalan" Kelakarnya. 


"Ya udah deh,kamu aja yang pilih,besok pulang sekolah ke kantor Ayah,kita ke sorum nya aja langsung.." Titah Arka. 


"Ok,siyap bapak negara" Kelakarnya 


Arka tersenyum dan menepuk bahu Arsen lalu dia berkata "Hey Boy,Ayah tau sekarang kamu sudah hampir mau dewasa,Ayah cuma mengingatkan jalani masa masa kamu ini dengan baik,jangan menyianyiakan waktu dengan hal hal yang buruk,terutama jaga pegaulan kamu" Tutur Arka. 


Dia memang sedikit takut,dia selalu mewanti wanti pada ketiga anaknya,supaya jangan salah bergaul,apa yang pernah dia lakukan di masa lalu,dia sangat takut akan terjadi pada anak anaknya,semoga jangan !!. 


"Insya Allah Ayah,Arsen Akan menurut apa yang Ayah katakan"  


"Good Boy.." Arka berdiri dan melangkah keluar kamar Arsenio. 


Arsen kembali menatap langit malam,pikirannya kembali tertuju pada Alya,gadis polos yang lugu yang dia tau dan dia kenal dulu,kini terasa berbeda,Alya yang sekarang sangat bersikap Angkuh. 


Tapi rasa suka dan cintanya sangan tulus,maka dia akan berjuang untuk memilikinya,mengambil hatinya. 

__ADS_1


***   


__ADS_2