
"Awww,,sakit Mah,sakit.."
"Tahan dulu sayang,,Mamah mau menelepon Ardi.."
Dua bulan kemudian seperti yang sudah diprediksikan dokter ,Naura akan melahirkan diwaktu yang sudah ditentukan,hanya beda beberapa hari dari waktu itu.
Selama dia hamil dia selalu berucap ingin melahirkan ditemani Mamah dan Suaminya,dan sudah dua hari ini Naura menginap dirumah Mamah bersama Ardi juga.
Siang ini Saat Naura sedang bermain dengan Aluna,tiba tiba rasa mulas menghampiri ,awalnya hanya mulas biasa,namun lama lama semakin menjadi.
"Assalamualaikum ,Ar cepat kamu kesini kayanya Naura mau melahirkan,eh atau kamu langsung kerumah sakit aja,Mamah sama Naura naek Taksi online saja.."
Setelah menelepon Ardi ,Mamah Erin memesakan Taksi,dan tak lama Taksi pun datang,Naura digandeng Mamah sedangkan Aluna ditemani Asisten rumah Tangga Mamah.
Diperjalanan menuju Rumah sakit,Naura berusaha melafalkan doa doa,sedangkan Mamah mengelus ngelus punggung Naura dan memberi Naura ketenangan.
*Dua Minggu sebelum melahirkan,Naura meminta Mamah mengantarnya ke makan Alm Nayla kakaknya,disana dia meminta doa restu dan mengucapkan terima kasih padanya.
"Assalamualaikum ka,kakak baik ? Aku disini baik,begitu pula dengan Mas Ardi dan Aluna,aku menjaganya Kak dan selamanya akan menjaganya. Kak aku minta doa restunya ya,semoga persalinan ku berjalan lancar,dan aku mau mengucapkan terima kasih,karena kakak aku mendapatkan kebahagian ini,semoga kakak juga selalu bahagia disana kak,dan semoga kelak kita akan berkumpul kembali diSurgaNya *Amin*..Naura sayang kakak selamanya..
Rasa sayang Naura pada kakaknya begitu besar,bagaimana pun Nayla itu panutan baginya.
***
"Ar,loe mau kemana ?" Randi yang akan masuk ke ruangan Ardi melihatnya sedang terburu buru.
"Naura mau melahirkan.."Ucapnya sambil berlari keluar ruangan.
"Naura mau melahirkan ? Ok Nanti siang gue kesana sama Lista,kabarin gue Ar.." Teriak Randi,padahal Ardi sudah berlari jauh darinya.
Setelah itu dia menelepon Istrinya Lista dan memberitahu hal bahagia itu.Nada bahagia terdengar olehnya.
Ardi mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh,rasa khawatir dan bahagia sedikit menyelimutinya.
Beberapa menit kemudian dia sudah sampai dirumah sakit Ibu dan Anak yang Mamah Erin tadi sampaikan,begitu pun dengan Naura dan Mamah Erin yang sudah ada disana.
* "Sus,tolong Anak saya sepertinya mau melahirkan.."Tutur Mamah dengan khawatir.
Para suster pun berdatangan,dan membawa Naura keruangan bersalin,Selama diperjalanan menuju ruangan Naura tak berhenti meringis kesakitan.
Naura dibaringkan dibrangkar Rumah sakit,dan setelahnya dokter kandungan yang mengontrol Naura selama ini datang.
"Selamat siang bu Naura,saat cek dulu ya.."
Dokter yang bernamakan Ane itu memeriksa Naura,dan dia mengatakan pembukaan sudah hampir selesai,dia juga bertanya dari jam berapa Naura merasakan mulasnya.
__ADS_1
Hanya tinggal beberapa jam lagi sang Junior akan lahir kedunia,Dokter Ane juga bilang Untuk Naura kuat dan bersabar. Ardi dan Mamah mengelus elus punggung Naura memberinya kekuatan.
Ini memang bukan yang pertama buat Ardi menemani Istri melahirkan,namun tetap saja rasanya seperti pertama kali. Rasa khawatir dan takut menyelimutinya.
"Kamu kuat sayang,sabar ya..Hey Boy sabar ya kasihan Bundanya jadi kita harus berjuang bersama ok..!!" Celotehnya pada perut Naura dan tangannya tak berhenti mengelus punggung Naura.
Beberapa jam kemudian Dokter Ane datang dan memberitahu kalau pembukaannya sudah sempurna.
Dokter Ane juga memberikan aba aba dimana saat harus menarik nafas dan mengejan..
"Mas,sakit..."
"Sabar Sayang ,kamu kuat berjuanh sebentar lagi ya.."
Peluh keringat membasahi seluruh tubuh Naura,begini rasanya melahirkan berjuang antara hidup dan matinya,perjuangan seorang ibu memang sangat luar biasa itu yang dirasakan Naura saat ini.
Ardi sang suami terus memberi dukungan semangat pada Naura,meskipun tangan dan rambutnya tak luput dari cakaran dan jambakan dari Naura.
"Ayo bu sekali lagi tarik nafas dan keluarkan ,kepala bayinya sudah terlihat ini.."
"Erghhhhhhhh..." Erangan terakhir Naura.
"Oekk..oekkk..oekkk.." Suara bayi mungil menggema diruangan bersalin itu,Rasa haru dan bahagia menyelimuti mereka berdua.
"Alhamdulillah ,anak Ibu dan Bapa laki laki,lihatlah dia begitu tampan.." Seru Dokter Ane
Tetes air mata membasahi kedua pipi Naura,
"Makasih sayang sudah mau berjuang untuk anak kita,sebentar ya aku adzanin dulu dia.."
Naura masih perlu beberapa tindakan,sedangkan Ardi dia MengAdzanin anak laki lakinya itu,setelah sebelumnya dibersihkan sang suster.
***
"Aduh cucu Oma ,tampan sekali kamu.." Mamah Erin dan Bunda sangat bahagia setelah diberi ijin untuk masuk,langsung berhambur melihat Baby Boy Ardi dan Naura
.
Alhamdulillah setelah melewati masa panjang selama sembilan bulan,lahirlah Baby Boy yang mereka nantikan.
Semua keluarga bergantian berdatangan untuk sekedar menengok Naura dan Baby Boy mereka.
"Aishh,lucu dan tampan banget anak kamu Ra,jadi pengen cepet cepet lahiran .."Celetuk Lista yang sudah ada disana bersama Suami mesumnya Randi.
__ADS_1
"Tapi aku gak mau anak kita nurunin sifat kamu Mas.."Celetuknya lagi
"Ya gak bisa dong Yang,dia juga anak aku ada gen aku disana,masa kamu semua.."Keluh Randi
"Ga mau ya sifat mesumnya kamu nurun ke dia Nanti.."Lista masih mengoceh.
"Hwahahahah,,Bener tuh Ta,berdoa jangan sampai sifat mesumnya menurun ke anak kalian,kacau jadinya.." Tutur Ardi.
"S***aln loe,napa loe ikut ikutan !! Yang mesum mesum gini juga ,tapi kamu suka kan Yang.."
"Gak ya.."Kelakar lagi.
"Aish kamu,awas nanti dirumah.."
"Mau ngapain ? Berani ? "
Randi hanya cengar cengir jadinya,seperti Naura epek kehamilan merubah mood seseorang tiba tiba,Lista menjadi wanita yang gampang marah,sering mengomel pada Randi padahal sebelumnya tidak.
"Ra,sudah diberi nama Babby Boy ini,aduh gemesin banget kamu.."Ucap Lista sambil menggendong Babby Boy Naura.
"Insya Allah udah ada Ra,iya kan Mas.."
"Siapa Ra ?"
"Arsyil Putra Wijaya" Seru Ardi.
"Wah nama yang bagus,"
***
Dua hari kemudian ,Naura dan Baby Arsyil sudah diperbolehkan pulang.Keluarga yang dirumah membuat berbagai rangkaian acara pemyambutan kedatangan Baby Arsyil.
Beberapa balon menghiasi rumah Ardi dan Naura,tak lupa berbagai makanan nampak disana.Semua ini ide dari Mamah Erin,Semua keluarga sudah kumpul disana.
Sedangkan Naura,Ardi,Baby Arsyil dan Bunda yang menemani sedang dalam perjalanan pulang.
"Welcome To Home Babby Boy.." Sambutan pertama yang mereka terima dari keluarganya.
"Astagfirllah ini apa !!"Naura yang baru menginjakan kakinya ke dalam rumah,begitu terkejut melihat itu.
Naura masih digandeng Ardi karena masih terasa sakit bekas jahitan. Sedangkan Baby Arsyil digendong Bunda.
"Lihat itu Adik kamu ,lucu kan ? jadi kakak yang baik ya Nantinya sayang.." Tutur Selly yang sedang menggendong Aluna.
Kebahagian terpancar dari mereka,tidak ada kebahagian lain selain adanya keluarga.
__ADS_1
***