Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 2^ Eps 37


__ADS_3

Empat hari sudah mereka habiskan waktu diLombok tepatnya di Gili trawangan,tempat yang indah itu kini harus mereka tinggalkan.


Tempat yang menjadi saksi penyatuan cinta mereka itu,mereka harus segera pulang.


"Rasanya masih betah disini kak.."


"Ya udah kata aku juga kita pindah kesini sayang"


"Ya gak bisa segampang itu kak,nanti kapan kapan kesini lagi ya" Aluna bergelayut manja ditangan Arka.


"Iya sayang boleh,buat kamu apa sih yang gak "


Mereka pulang memakai pesawat lagi,tapi mereka memilih pulang ke Bandung,dan setelah melewati beberapa jam perjalanan mereka tiba dibandara dengan selamat,mereka juga disambut oleh Ardi dan Naura.


"Ayah..Bunda" Teriaknya sesaat sudah melihat mereka.


"Sayang..gimana liburan nya menyenangkan kan?"Tanya Naura.


"Iya,Bun sangat malah aku gak pulang dari sana"


"Arka gak nyiksa kamu kan?"Tanya Ardi selanjutnya.


"Gak nyiksa,cuma buat aku lelah" Ucap Aluna dan dapat tatapan dari Arka.


"Lelah dibawa jalan jalan maksudnya Ayah"Aluna terkekeh melihat raut wajah Arka.


"Ya udah yuk kita pulang,mau pulang kemana nih?"


"Iih Bunda,ya pulang ke rumah,aku belum siapin barang barang aku kalau pindah ke rumah Kak Arka"


"Gak apa apa kan Kak ?"Tanya nya pada Arka


"Gak apa apa kok ,lagian kan besok lusa juga kita akan pergi lagi" Tutur Arka.


"Pergi kemana lagi ,emang belum puas apa ?" Ujar Ardi.


"Belum Ayah,aku mau bawa dia lagi ke suatu tempat"


"Kemana ?"


"Mas,udah kemana pun mereka pergi jangan ikut campur kenapa,inget Aluna sudah tanggung jawabnya Arka" Tutur Naura


"Iya..iya" Ardi mengalah.


***


"Wih ..yang pulang Bulan madu bahagia banget kayanya" Ucap Arsyil yang masih ada dirumah.


"Iya dong,kamu kenapa masih dirumah,belum berangkat ke kampus?"


"Belum,dosennya juga ga akan datang"jawab Arsyil sambil menglengos pergi.


"Ayah pamit ke tempat kerja lagi ya,tadi cuma ijin sebentar" Ujar Ardi.


"Iya Ayah,hati hati" Ucap semuanya.


"Ya udah kalian istirahat dulu sana"Ujar Naura.


"Iya Bunda"Jawab mereka berdua berbarengan.


"Duh lelahnya.." Keluh Arka sambil berbaring ditempat tidur.


Sedangkan Aluna memilih membereskan baju dari dalam koper ke lemari yang sebelumnya sudah dicuci.


Arka bangun dari tidur ,dia lantas memeluk Aluna dari belakang."Kamu gak lelah Yank !!nanti aja beres beres nya,"Ucap Arka ,tapi sambil menggendong tubuh Aluna ke tempat tidur dan membaringkannya disana.


"Kak Arka ngapain sih,aku gak lelah perjalanan,aku lelahnya karena Kakak" Ocehnya


"Hahahah,udah istirahat dulu Sayang,jangan kecapean dulu,besok lusa kita harus pergi lagi" Ucap Arka ,sambil memeluk Aluna dan menelusupkan wajahnya di dada Aluna.


"Kakak geli iih jangan gitu,katanya ngajak istirahat tapi malah gak bisa diem gitu"Omel Aluna.


"Abisnya aku suka banget ini"Ujar Arka masih sambil memainkan kedua dadanya Aluna.


Dan mereka malah manja manjaan disana.

__ADS_1


** "Syil..kamu gak akan ke kampus kan ?"


"Gak Bunda,kenapa ?"


"Jemput Deva sana,Bunda mau masak dulu buat nanti makan malam"


"Ok ,siap Bunda"


"Syil.."Panggil Bunda lagi


"Apa Bunda.."


"Beberapa hari ini kok Bunda gak lihat Raisa kesini,kemana dia ?kalian lagi berantem ?kamu serius gak sih sama dia Syil ?jangan kaya Ayah kamu deh,cuek cuek banget gitu,kalau hilang tau rasa " Oceh Naura


"Ya ampun Bunda bisa nanyanya satu satu aja,pusing aku jawab yang mana dulu"Decak Arsyil.


"Ya jawab aja semua pertanyaan Bunda Syil"


"Iya kita lagi berantem,puas Bunda"


"Ya ampun Syil,kamu sebagai laki harus banyak ngalah deh.."


"Abis aku gak suka,dia mah gitu"


"Hmmm..kalau emang udah gak cocok,ya udah jangan diterusin,kasihan juga Raisanya makin tambah berharap sama kamu Syil"


"Tapi Arsyil sayang Bun"


Naura terkekeh,anak laki lakinya itu benar mirip dengan Ardi.


"Ya udah pertahanin aja"


"Udah ah,aku mau jemput Deva dulu" Ucapnya sambil pergi.


Naura menggelengkan kepalanya.


Arsyil mengendari motornya untuk menjemput Deva,diperjalanan sebelum sampai sekolah Deva tanpa sengaja dia melihat Raisa sedang mengobrol dengan laki laki yang Arsyil tak tau siapa itu,Arsyil berhenti dan melihat ke arah Raisa,nampak Raisa sedang tertawa tawa bersama laki laki itu.


Arsyil mengepalkan tangannya ,ubun ubunnya sudah memanas,dia menghampiri Raisa dengan amarah yang dihatinya.


"Arsyil.."


"Ternyata kamu lebih bahagia sama dia,baiklah aku akan melepasmu" Ucapnya lagi


"Syil,maksud kamu apa ?" Raisa menarik tangan Arsyil.


"Kamu tanya maksud aku apa ? Melihat ini sudah jelas kamu lebih bahagia tanpa aku,aku sadar diri selama ini tidak pernah membuat kamu bahagia,maka sudah aku akan membiarkan kamu bahagia tanpa harus dengan aku"


Arsyil melengos pergi dan hendak menaiki motornya,namun dicegah oleh Raisa.


"Syil tunggu kita harus bicara ,aku gak bisa diem diem man terus sama kamu"


"Aku gak ada waktu,aku permisi" Ucapnya lagi sambil menyalakan motornya.


"Syil..tunggu " Teriak Raisa.


Arsyil tak menggubrisnya,dia berdecak decak sendiri diperjalanan,dia mengomeli diri sendiri,kenapa harus punya sifat yang cuek.


***


"Assalamualaikum,Tante Naura Arsyil ada ?"


"Eh si cantik Raisa,kenapa baru kesini lagi ?biasanya tiap hari pasti kesini ?"


Raisa hanya menyengir kuda


"Tuh Arsyil lagi ditaman belakang"Tunjuk Naura.


Raisa menemui Arsyil.


"Syil.."Panggil Raisa.


"Sa,ngapain kamu ada disini !!"


"Aku mau kita bicara Syil"

__ADS_1


"Tunggu,aku bawa dulu kunci ,kita ngobrol diluar saja" Ujar Arsyil,


"Kalian mau kemana ?"Tanya Naura.


"Mau ke depan dulu bentar Bun,nanti sebelum magrib kita pulang kok"


"Oh,ya udah..hati hati kalian"


Arsyil membonceng Raisa,hingga sampai di sebuah taman,disana masih ramai.


"Apa yang mau kita bicarakan ?" Tanyanya setelah duduk disebuah kursi.


"Syil,kemarin kamu salah paham,kemarin itu kakak sepupu aku,anaknya Tante Karin adiknya Ibu"Terang Raisa.


"Terus ?" Tanggapan Arsyil sedikit membuatnya kecewa.


"Iya kamu salah paham,jangan menganggap itu siapa siapanya aku,karena hati aku masih milik kamu,maafkan sikap aku yang masih kekanak kanakkan sama kamu Syil"


Arsyil menghela nafas "Aku yang harusnya minta maaf sama kamu,aku banyak yang gak mengerti soal kamu,aku yang terlalu ceuk sama kamu,Maaf kan aku"


"Gak kok Syil,aku juga yang salah,jadi kita baik kan nih ?,"


"Kamu maunya bagaimana ?"


"Iya aku mau nya selalu sama kamu kaya gini"


"Maunya" Arsyil menggengam tangan Raisa erat.


"Kamu kemarin cemburu ya Syil ?"


"Cemburu,gak "


"Ahh..bohong aku tau kamu cemburu sama aku,iya kan iya kan !!"


"Iya wajarlah kalau cemburu,namanya juga sayang"


Raisa tersenyum ceria,Walaupun mereka tidak tau sampai kapan mereka bertahan dengan hubungannya,tapi saat ini dia masih ingin tetap seperti ini.


***


"Kak ..Mami sama Papi masih di Surabaya ?" Tanya Aluna saat mereka kini sudah berada di dalam kamar,sesaat setelahnya selesai makan malam bersama.


"Iya mereka masih diSurabaya,Papi masih disibukkan dengan pekerjaan,dan Mami mau menemani Papi "


Aluna manggut manggut saja "Tidur yuk Kak,ngantuk ini" Ajak Aluna.


"Tunggu jangan dulu tidur" Ujar Arka.


"Kenapa,jangan minta lagi deh ,aku cape Kak"Ucap Aluna sambil cemberut.


Pletak ,,satu sentilan mendarat di kening Aluna


"Jangan mikir gitu,aku gak akan minta itu sama kamu,aku akan simpan tenaganya buat nanti Honey Moon Kedua "Kelakarnya.


"Sakit iih Kak Arka,ahh bakalan habis lagi deh aku" Aluna menepuk jidatnya sendiri.


"Aku cuma mau ini dulu,boleh ya ?" Ucapnya sambil menunjuk ke dada Aluna,tempat itu menjadi tempat favoritnya Arka.


"Iih dasar Mesum" Decak Aluna ,namun dia pasrah saja,Arka yang sedang memainkannya.


Seperti biasanya setelah puas bermain disana ,Arka akan mengecup kening Aluna.


Cup


Lanjutnya di bibir Aluna.


Cup


Kecupannya agak lama disana.


"Selamat malam dan mimpi Indah Sayang"


Lantas setelahnya mereka tertidur dengan posisi saling berpelukan.


***

__ADS_1


__ADS_2