Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 2^ Eps 44


__ADS_3

"Sebarkan,lakukan apa yang aku pinta,aku ingin melihat mereka hancur sehancurnya"


***


Satu minggu kemudian seperti yang pernah Arka bilang Mami dan Papi datang berkunjung.


Ya Saat ini Mami dan Papi ada diBandung,Mami akan menginap selama satu minggu,sedangkan Papi hanya satu malam,karena masih disibukkan dengan beberapa pekerjaan.


"Duh Mami kangen kamu " Ucapnya saat mereka sedang berada diruang keluarga,kumpul bersama.


"Luna juga kangen Mami"


"Sayang,Arka berlaku baik kan selama ini ke kamu nak ?"


"Alhamdulillah baik kok Mi,baik banget malah"


"Kalau dia nakal,tendang aja kepunyaannya" Kelakar Papi.


"Sayang,kalian gak lagi menunda kehamilan kan ?"


Ya usia pernikahan mereka sudah berjalan kurang lebih dua bulan mau menginjak tiga bulan,Arka Dan Aluna memang mau menunda,tapi karena Arka tidak mau Aluna memakai alat kontrasepsi apa pun,jadi mereka melakukannnya kalau tidak pakai pengaman ya Arka mengeluarkannya di luar,tapi sejauh ini mereka lebih sering melakukannya tanpa pengaman.


Dan sejauh ini pula Arka selalu kecerobohan mengeluarkannya di dalam,Namun mungkin mereka belum ada waktunya untuk diberi kepercayaan itu.


"Gak kok Mi,kita mah segimana dikasihnya aja,tapi kayanya emang belum aja"Tutur Aluna dengan nada sendu.


"Sayang maafin Mami,bukan Mami maksa ,kamu jangan sedih ya,terus aja berusaha dan ikhtiar terutama" Ucap Mami sambil memeluk Aluna.


"Iya Mi,doakan kita aja ya"


Mereka masih berbincang bincang kecil ,hingga sampai malam mereka mengobrol dan setelah lelah mereka masuk ke kamar masing masing.


***


"Yank.."


"Apa Kak .."


"Pengin .."


"Pengin apa ?"


"Udah dua minggu libur kan,kemarin datang bulan, terus kemarin kemarin kamu tidur duluan terus,mau dikelonin ini"


Ya akhir akhir ini Arka memang disibukan dengan pekerjaannya,di selalu pulang malam.


"Heheheh,kasian kamu Bayi ku"


"Mau ya sekarang.."


"Hmmmm,gimana ya kasih jangan ya"


Arka yang tak sabaran ,lantas dia membuka satu persatu kancing piyama Aluna.


"Awww..sakit Kak,pelan pelan napa kak !! Arka sudah membuka piyama Aluna dan dia sedang bermain di area kesukaannya.


"Semoga kali ini ada dede bayinya disini,"Ucap Arka sambil mengelus perut rata Aluna.


"Amin.."


Malam ini Arka melahap habis Aluna,hasratnya sudah tidak tertahan kan ,maka malam itu dia habiskan waktu bersama Aluna diranjang tentunya.

__ADS_1


Peluh keringat membasahi kedua,Aluna sudah beberapa kali pelepasan, begitupan Arka tapi Arka selalu memintanya lagi,katanya biar lebih cepet hadir dede bayinya.


Hingga sama sama sudah lelah mereka tertidur dibawah selimut yang sama,masih saling berpelukan,dan masih mencari kehangatan satu sama lain.


***


Pagi Hari.


Seperti biasa Aluna tidak pernah absen melakukan ibadah nya setelah tadi bergelut kembali didalam kamar mandi,karena Arka kembali melahap nya lagi,dia bergegas turun ke lantai bawah .


Disana sudah ada Mami "Mami selamat pagi"Sapa Aluna sambil memeluk Mami.


"Selamat pagi juga Sayang.."


"Mi lagi apa,aku bantu ya"


"Mami lagi bikin sarapan buat kalian,Sayang Arka bermain kasar ya semalam ?" Tiba tiba tanya Mami.


"Hah !! bermain apa Mi ?"


"Leher kamu tutupin dulu Sayang,masa mau kerja begitu,Arka ya ga tau tempat aja"


"Eh,astagfirllah " Aluna segerq berlari ke dalam kamar ,dia lihat disekujung lehenya dan bagian dadanya banyak tanda merah dari Arka.


Sedangkan Mami dan Bi Sumi terkekeh melihat itu.


Aluna memberengut kesal ,Arka yang melihatnya segera menghampiri "Yank,kenapa lari lari sih !!ada apa?"


"Nih ulah Kakak,aku jadi malu sama Mami dan Bi Sumi"Sambil menunjukan deretan tanda itu.


"Itu tuh bukti cinta aku Yank,tutupi aja pake ini"


"Ya papa kali Yank,jangan cemberut gitu dong"


Cup


Dengan gerakan cepat Arka mengecup Pipi Aluna.


Cup


Dikecupnya lagi bibir Aluna.dan terakhir dikening Aluna cukup lama.


Cup.


Aluna tentu saja bersemu merah diperlakukan seperti itu.Setelahnya mereka bersiap siap dan turun ke bawah,Aluna yang tadinya berniat membantu Mami ,malah gak jadi.


Pas turun makanan sudah siap.


"Aduh Mi maaf aku jadi gak jadi bantu tadi"


"Gak apa apa sayang,ayo dimakan"


Aluna seperti biasa selalu menyiapkan dulu untuk suaminya,selanjutnya baru dirinya.


"Arka kamu agak gemukan ya ?kayanya tiap hari dikasih makan yang banyak ya sama Aluna ?" Tanya Mami.


"Tentu Mi,dia sangat perhatian sama Arka,"


Mami nampak senang ,Anak dan menantunya sebahagia ini,Semoga selalu dan berlangsung lama,walaupun dihatinya selalu penuh kegelisahan.


Dan setelah selesai mereka bergegas pergi.

__ADS_1


"Mi,aku tinggal dulu gak apa apa ?"


"Iya Sayang gak apa kok,nanti Mami juga mau cek Butik Mami yang ada disini,jadi Mami gak terlalu Bete banget"


"Oh ya udah deh,Mi kita berangkat ya"


"Hati hati Sayang"


***


Seperti biasa mereka bekerja selayaknya Karyawan dan Atasan, Dan pukul 4 Aluna pulang lebih dulu ,tapi Arka masih disana katanya masih ada yang harus dikerjakan.


Tok..tok..tok.


"Masuk.."Titah Arka.


Aluna masuk ke dalam ruangan Arka.


"Kak Arka,belum selesai kah ?"


"Eh,Yank belum..kamu pulang duluan gak apa ?pesen grab aja ya,aku pesenin"


"Masih banyak banget kah ?nanti pulang jam berapa ?makan malam dirumah gak ?"


"Sayang nanyanya satu satu,aku usahain makan dirumah ya,nanti aku chat"


" Emmm,jangan telalu cape Kak,ya udah aku pulang duluan ya"


"Iya,hati hati ya sayang"


Arka sempat mencuri ciuman dari Aluna,dia kecup,dia lu**t,dia hi**p dan dia la**p bibirnya Aluna.


Setelah itu Aluna pulang dengan gr** yang tadi sudah dipesankan Arka.


Aluna sudah ada dirumah,dia melewati ruang tamu ,lalu ruang keluarga setelah sebelumnya dia ucapkan salam.


Langkahnya terhenti saat dia mendengar sesuatu di televisi,dia melirik ke arah televisi,dia sangat terkejut saat itu menampilkan wajahnya.


Nafasnya tercekat,dada bergemuruh,tubuhnya bergetar hebat,dan tak lama dia tak sadarkan diri dengan masih memakai pakaian kerjanya.


"Dek Luna.."Teriak Bi Sumi yang melihat itu,Bi sumi sangat kaget tentunya.


Dia memanggil beberapa pelayan yang lain,untuk membopong tubuh Aluna ke sofa.Bi Sumi lantas menelepon Arka dan Mami.


Tak lama Mami yang lebih dulu datang,dia menghampiri Aluna.


"Bi,ada apa dengan Aluna ,dia kenapa Bi ?Tanya Mami khawatir.


"Bibi juga gak tau Nyonya,tadi Bibi sudah melihatnya tergeletak dilantai"


"Aluna sayang bangun nak"


Tak lama terdenger Dering telepon Mami.Disana menampakan nama asisten Papi.


Tak lama menerima telepon itu ,tiba tiba Mami ikut pingsan,Bi Sumi semakin dibuat khawatir.Dia harus bagaimana,dan tak tau apa yang terjadi.


"Aluna...!!! Teriak Arka


"Mami...!! Teriaknya lagi


***

__ADS_1


__ADS_2