
Di Bandung
"Huaaaa..huaaaaa..Bunda..!!!"Teriak Syila
"Kamu kenapa Syila ?" Tanya Aluna panik
"Huaaaa,,aku putus sama Rifki Bunda,huaaaaa"Tangisnya dipelukan Aluna.
"Hah !!putus ,kamu sampai nangis kaya gini !!kirain Bunda ada apa"Aluna terkekeh.
"Iih,Bunda malah ketawa..anak lagi patah hati diketawain ..Huaaaa,Bunda Jahat !!"Rengeknya lagi.
Begitulah Syila,karena merasa anak bungsu jadi manja deh.
"Iya..iya maaf,lagian kenapa bisa Putus ?"
"Rifki bilang kita gak cocok lagi,huaaaa,,Bunda aku gak mau putus sama Rifki Bunda"
"Ya,mau gimana lagi Rifki kan maunya gitu "Aluna masih mengelus rambut Syila.
"Aduhhhh Syila apaain tangisan kamu nympe sampai kamar tau gak !!" Sungut Queen.
"Aku putus kak.."Rengeknya lagi.
"Hahahahah,,kamu putus !!"Queen malah menertawai Syila,tentu saja Syila tambah meradang.
"Huaaaaaaa...Bunda,Kak Queen jahat malah menertawakan aku "Benar saja tangisannya tambah kencang.
"Habis putus gitu aja nangisnya kaya gitu lebay kamu dek !!"
"Iih..Kak Queen gak ngerasain ,karena kak Queen belum pernah pacaran !!"Sungutnya tak terima.
"Hahaha,biarin aja..jadi gak akan ngerasain rasanya patah hati,,ble.."
"Huaaaaaa,Bunda...."
"Queen..,udah kamu sana deh,malah tambah parah nangisnya" Sungut Aluna.
Queen pun mengangguk,tapi masih tertawa,saat keluar kamar berpapasan dengan Arka
"Ada apa sih Queen ?rame rame,kaya Syila yang nangis" Ujar Arka
"Emang,tuh anak bungsu Ayah lagi nangis karena patah hati,hihihi"Ucap Queen sambil berlalu.
Arka hanya menggelengkan kepalanya,dan saat ditangga mau kebawah Queen ketemu lagi sama Arsen.
Karena memang waktu saat itu ,sedang malam jadi mereka sudah ada dirumah
"Ada apa Queen ?"Tanya nya langsung.
"Biasa adik Abang,lagi patah hati katanya,tuh anak emang kalau nangis menggemparkan seisisi rumah,seakan digimanain aja"Gerutu Queen.
"Aishhh,kamu sama adik sendiri juga"
Queen melengos saja ,melanjutkan langkahnya menuju ke dapur.Memang benar apa kata Queen,tangisan Syila bisa menggemparkan isi rumah,buktinya semua pelayan pada bertanya pada Queen,emang dasar ya anak itu !!
Dikamar Aluna
Syila masih menangis dipelukan Aluna,datang Arka dan Arsen bertanya kenapa dan ada apa,Aluna pun menjelaskan.
"Udah..udah jangan nangis,laki laki masih banyak"Ujar Arka .
"Bener Syila,udah kamu jangan gini ah,cantiknya ilang tuh"Goda Arsen
"Ihh,kakak ngegombal bisanya sama Syila,ke cewek gak bisa"
"Bisa,kata siapa gak bisa" cebiknya tak terima.
"Ayo buktikan kalau Kakak bisa,bawa wanita Kakak kerumah ini !!" Sungut Syila.
Arsen sempat terdiam "okey,siapa takut" Ucapnya mengedikkan bahunya.
__ADS_1
"Udah,,udah kalian ini"Arka melerai.
Setelah beberapa menit,Syilapun menyudahi tangisannya.
***
Setelah pulangnya dari Malang,Arsen dan Alya tidak saling sapa unformal,hanya menyapa layaknya atasan dan bawahan.saja.
Mereka masih diam diam,kaya anak ABG yang lagi marahan,Sekembalinya Arsen dan Alya ke Bandung mereka menyibukkan diri masing masing.
Arsen dengan pekerjaan nya begitu pun dengan Alya,Aldi pun merasa agak heran ada apa dengan keduanya.
Hingga waktu pun berlalu ,hari ini Gajian pertamanya Alya,dia tau gajinya masih belum bisa menutupi cicilan,dia jadi merasa takut akan ancaman Edwar kalau tidak membayar sesuai alya harus menikah dengannya
"Apa yang harus aku lakukan.."lirihnya.
Dia pun ke Bank untuk mencairkan gajinya yang ditransfer lewat rekeningnya,dia hanya tau gajinya yang sesuai dengan dikertas kontrak.
Tapi saat dia lihat ternyata uangnya ada lebih dari gajinya,malah 2x lipat dan lebih malah,cukup untuk menutupi cicilan yang terlewat itu.
Tapi Alya masih bingung,bukankah gajinya hanya sekian yang tertera disurat kontrak itu !!.
"Ah,aku harus bertanya ,mungkin saja salah transfer "pikirnya.
Dia pun mencoba menelepon Aldi,sambungan pertama tidak diangkat,dan kedua baru terangkat
"Hallo Al,ada apa ?" Sahut Aldi dari sana.
"Maaf Pak ganggu makan siangnya,tapi saya harus segera bertanya,apakah dari kantor tidak ada salah transfer gaji ke saya ?kok banyak yak ?"
"Itu memang gaji kamu Alya,kata Bos kita,kamu sudah banyak lembur,terus juga kamu kemarin sudah menemani menyelesaikan tugasnya diMalang,jadi itu bonus untuk kamu Al,kamu juga sudah bekerja keras selama itu"Jelas Aldi panjang lebar.
"Se..serius Pak ?jadi gaji saya segini ?"
"Yab betul Alya"
"Baik kalau begitu,terima kasih Pak Aldi"
"Ah,,tolong Pak Aldi saja yang sampaikan,terima kasih banyak"
Tut..tut..tut.. telepon ditutup langsung oleh Alya.
"Alya ,Di ?" Tanya Arsen.
"Iya pak menanyakan gajinya,katanya terima kasih banyak Pak"
"Kenapa gak dia langsung yang ucapkan pada aku !!"
"Entahlah Ar.."Aldi menggidikan bahunya
Tapi Arsen tersenyum ,setidaknya dengan cara itu dia bisa sedikit membantu Alya ,dan menghindari dari jeratan rentenir itu.
***
"Ini cicilan nya Tuan Edwar,untuk bulan depan saya akan mencicilnya lagi tiap bulan Tuan "Ucap Alya dengan menundukan kepalanya.
"Ck,,ck..tapi aku ingin lunas semua bagaimana ?" Ujar Edwar dengan liciknya.
"Ta..tapi saya cuma punya segini,tolong beri saya waktu lagi,untuk bisa mencicilnya kembali Tuan"
"Hah,buat apa harus menunggu lama lama..berikan saja tubuhmu dan menikah dengan ku,maka semua lunas ,dibayar tunai !!kamu sudah tidak perlu lagi mencicilnya itu Sayang"Ucap Edwar.
Tubuh Alya sudah gemetaran ,dia menahan tangisnya,dan tentu dia merasa sangat takut.
"Maaf Tuan,saya tidak bisa"Ucapnya gemetaran
"Tidak bisa !!ok kalau begitu 2x lipat lagi yang harus kamu bayar ,karena sudah menolak aku !!" Sungutnya marah.
"Saya mohon Tuan,biarkan saya kembali mencicil bulanan saja Tuan"Mohonnya.
"Hahahah,saya tidak pernah suka dengan penolakan,jadi sekarang pilih,menikah denganku atau cicilannya menjadi 2x lipat ?"
__ADS_1
Alya sudah tidak bisa menahan air matanya "Saya memilih cicilanya 2x lipat Tuan"Alya tau itu keputusan bodoh tapi dari pada harus menikah dengannya.
"Hahahah,kamu memang luar biasa cantik,tidak aku belum puas,baiklah cicilan tetap seperti biasa,tapi minggu depan temani aku ,kita kencan satu hari ,bagaimana ?"
"Hah !!kencan ?"
"Iya Kencan,kamu harus menemani ku seharian itu,bagaimana ?deal ?"
"Maaf saya tidak bisa Tuan,saya akan berusaha mencicil tagihan meski 2x lipat"
"Baiklah ,kalau itu yang kamu mau,rumah itu akan aku sita,dan kalian harus pergi dari sana!!"
Alya terperangah dia ingin memohon sekali lagi,tapi tiba tiba Arsen dan Aldi datang.
"Berapa yang anda butuh ?saya akan membayarnya ?"Sentak Arsen.
"Kamu siapa ,berani beraninya ikut campur urusan saya !!"Sahut Edwar balik.
"Saya calon suaminya,jadi saya berhak ikut campur akan semua,Alya berapa sisa semuanya ?"
Alya membulatkan matanya saat Arsen bilang kalau dia calon suaminya ?apa apaan Arsen itu ngaku ngaku saja !!Pikirnya.
Alya memberi tau berapa lagi hutang nya ,"Aldi,berikan yang mereka butuhkan !!"Decak Arsen lagi.dan Aldi memberikan koper berisi Uang.Arsen sudah mewanti wanti akan hal ini,jadi dia sudah mempersiapkannya.
"Ck,,ternyata kamu punya pelindung Alya"Decak Edwar,lalu dia mengambil uang itu dan pergi dari sana.
Alya bisa bernafas lega,tapi dia jadi marah pada Arsen "Kamu apa apain sih Ars,pake ngaku ngaku segala !!dan kamu ikut campur segala urusan aku !!" Rutuk Alya kesal.
Arsen hanya terkekeh "Ayo ikut aku,aku mau membawa kamu ke suatu tempat"Arsen pun menarik tangan Alya masuk ke mobilnya dengan Aldi yang mengantarnya.
Sampailah disebuah taman ,Arsen masih menggandeng tangan Alya.Dan kini mereka sudah duduk disalah satu kursi taman disana.
Saat itu hari sudah sore menjelang malam.
"Alya,kamu tau saat pertama kali aku bertemu dengan kamu,saat itu aku terpesona akan mata kamu,dan saat itu juga aku mulai jatuh cinta sama kamu,tapi karena beberapa kejadian itu membuat kita menjadi renggang"Arsen sempat menjedanya.
"Alya,dan beberapa waktu ini kita dipertemukan
kembali ,dan kamu tau rasa itu masih sama,aku masih mencintai kamu Alya Zaskia Putri,soal aku yang sudah menikah itu bohong,aku hanya pura pura,yang selama ini yang sering menelepon saat itu adalah adik bungsuku".
Alya menatap Arsen dengan mata sendu,jantungnya berdegub kencang tak karuan,jujur dia merasa senang saat ini.
Arsen melanjutkan bicaranya "jadi Alya Zaskia Putri maukah kamu menjadi kekasih ku ?atau mau kah kamu menikah dengan ku ?"Arsen berjongkok dan menggenggam tangan Alya.
Alya terperangah tak percaya saat itu,dia menutup mulutnya dengan tangan sebelahnya.
"Kamu serius Ars ?kamu tidak sedang bercanda ?"
"Aku serius Alya,aku mencintai kamu,rasa itu masih ada dihati aku,nama kamu masih disini "Ucapnya sambil memegang dadanya.
"Terus Ara bagaimana ?bukankah dia juga cinta pertama kamu ?"
"Ara ?dia memang cinta pertama aku ,tapi waktu bisa merubah segalanya Alya,dan kamu hadir setelahnya,jadi untuk Ara biar nanti aku bicara baik baik padanya,jadi bagaimana mau tidak ?"
"Kamu memaksa ?"
"Iya aku memaksa kamu Alya ,Insya Allah aku akan membahagiakan kamu"
Alya tersenyum malu "I..iya aku mau Arsenio "Jawab Alya masih dengan tersenyum malu juga.
"Yesss..."Arsen teriak gembira
Pada akhirnya cintanya terbalas jua,sudah tidaj ada keraguan lagi ,pilihannya Alya,dari awal tetap Alya.
Arsen langsung memeluk Alya,rasa bahagi sungguh tergambar dari keduanya.
Ditempat lain di dalam mobil ,Aldi yang masih menunggu mereka.Menggerutu kesal.
"Nasib jomblo begini nih ..."Rutuknya.
Arsen memang sudah mengambil keputusan akhirnya ,kalau yang dia pilih itu Alya,walau awalnya dia berada dipersimpang jalan saat bertemu lagi dengan Ara,tapi kin semua sudah terjawab sudah hatinya berlabuh untuk siapa.
__ADS_1
***