Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 2^ Eps 41


__ADS_3

"Lun,kamu lagi apa disini ?beberapa bulan gak ketemu,kaya yang udah lama banget"Ujar Seva


"Aku tadinya mau makan siang,sekalian aja disini Kak Agung ngajak ketemuan Kak Arka" Jelas Aluna.


"Oh..apa ada hal penting ?gimana apa kamu bahagia ?" Tanya Seva.


"Kayanya sih gitu,entah mengenai apa,ya jelas bahagia Sev,kamu tau gak Kak Arka memanjakan banget aku,sumpah dia berbeda saat yang kita kenal waktu SMA"


"Emmm,sombong kamu "


"Makanya cepet nikah dong,jodohnya masih belum kelihatan aja"


"Ah sabar aja lah,ngapain juga buru buru"


"Tuh sama Kak Agung aja gimana ?nanti aku bilang sama Kak Arka"


"Ogah ah,sama cowo kaya gitu,gak asyik"


"Apanya yang gak asyik,emang udah dicoba ?"


"Tau ah,jangan ngomongin dia deh" Tolak Raisa,tapi matanya meliriknya ke arah Agung.


***


Dilain tempat.


"Raisa.."Teriak Aldo teman yang waktu itu sempat deket sama Raisa.


"Eh iya Kak Aldo"


"Kamu mau kemana ?ayo pulang bareng aku," Ajaknya pada Raisa.


"Eh,iya aki emang mau pulang,tapi aku lagi nunggu Arsyil Kak"


"Kamu baikan lagi sama dia ?masih mau bertahan sama cowo cuek kaya gitu?".


"Dia emang cuek,tapi aku tau dia punya cara sendiri perhatian sama aku Kak".


"Pacaran sama cowo cuek gitu,yang ada bakalan buat kamu BT Sa,dia pasti bakalan selalu gak peka sama kamu ,kamu pasti gak akan bahagia" Ocehnya


"Yang menentukan bahagia apa gaknya bukan Kak Aldo,tapi aku yang menjalaninya"


"Kak Arsyil emang cuek,tapi aku yakin dia menyayangi aku dengan caranya,jadi Kak Aldo jangan melihat dari sisi luar saja"


"Raisa tunggu.." Teriak Ald sambil memegang tangan Raisa.


"Lepasin kak.." Tolak Raisa.


"Kamu tau kan aku suka sama kamu,aku bisa lebih membahagiakan kamu Sa,dari pada dia yang gak pernah peka sama kamu ?"


"Terserah Kakak ya,tapi aku bahagia sama Arsyil, lepasin Kak"


"Gak kamu harus ikut aku sekarang" Raisa meronta minta dilepaskan,namun Aldo masih terus menarik tangan Raisa.


"Lepasin Kak.."

__ADS_1


Tak lama "Lepasin tangan dia " Teriak Arsyil dari kejauhan.


Raisa menangis sambil berjongkok. "Kamu gak apa apa ?Ada yang sakit ?"Tanya Arsyil.


Raisa menggeleng dengan masih berlinang air mata.


"Apa yang loe lakuin sama Raisa hah !!" Teriak Arsyil sambil meraih kerah Aldo


"Gue cma mau ngerebut dia dari loe,loe tuh gak bisa ngebahagiain dia,sadar ga loe ?selama ini dia tersiksa sama loe,loe selalu gak peka padanya ,harus nya sebagai laki loe peka banyak apa yang dimau cewe" Ocehnya.


"Diem loe bang**t"Arsyil hendak memukul Aldo,namun Raisa mencegahnya.


"Syil,jangan.." Ucap Raisa.


Arsyil melepaskan Aldo,"Loe kali ini bisa lolos,tapi tidak nanti,jangan ganggu Raisa lagi"Tegasnya


Arsyil membawa Raisa dengan digengam nya tangan Raisa posesiv.Dia membawa Raisa duduk di bangku taman sekitar kampus yang kosong.


"Kamu gak di apa apain kan tadi ?"Tanyanya.


"Gak Syil,dia cuma menarik paksa tangan aku untuk ikut bersamanya"


"Tapi gak menyakiti kamu kan?" Sambil meraih tangan Raisa dan melihatnya.


"Gak Syil gak apa apa"


"Sa.." Panggil Arsyil


"Iya.."


"Apa kamu bahagia sama aku ?tidak,apa selama ini aku tidak membahagia kan kamu ?"


"Tapi aku tidak pernah peka sama kamu "


"Aku gak perduli,aku cinta sama kamu Syil,selama bertahun tahun aku menunggu kamu,dan mengejar kamu,apa itu tak cukup mengatakan kalau aku cinta kamu,dan aku tau kamu kaya gimana,maafkan aku kalau sering kali banyak minta ini dan itu"


"Aku akan berusaha lebih mengerti lagi kamu Syil,jadi jangan menganggap aku gak bahagia"


"Hanya saja aku takut tidak membahagiakan kamu Sa,kamu berhak untuk bahagia,tapi kalau bahagia kamu tidak dengan aku,maka pergilah"


"Syil..aku gak mau ya kamu membahas itu terus,amu bahagia sama kamu"Raisa berdiri dan hendak melangkah meninggalkan Arsyil.


"Sa,,tunggu.."


"Kamu cinta sama aku gak sih Syil ?"


Arsyil hanya diam,membuat Raisa sedikit kesal


"Kalau aku tidak cinta,ngapain aku punya perasaan cemburu sama kamu"


Raisa mendengarnya sungguh bahagia,Arsyil benar benar membalas perasaannya.


"Bertahan lah lagi sama aku "Ucap Arsyil


"Aku akan selalu bertahan sama kamu Syil,Syil kapan kamu cemburu ?"

__ADS_1


"Apa harus aku mengatakannya ?"


"Iya aku pengen tau Syil,ayo katakan"


"Waktu kamu menjauh dari aku kamu diantar cowo tadi,terus waktu kemarin kamu bercanda canda sama sepupu kamu yang sebelumnya aku belum tau dia sepupu kamu""


"Ciee Arsyil bisa cemburu juga !!" Ledek Raisa.


"Aku normal kali Sa,berhak cemburu kalau pacar sendiri lebih bahagia sama orang lain."


"Uhhh..iya iya deh,maafkan aku ya"


"Udah yuk ah ,kita pulang aku antar kamu,atau kamu mau kemana dulu,kita kencan bagaimana ?"


"Kencan ?kamu mau ngajak aku kemana ?"


"Hmmm,kalau nonton gimana ?terus nanti kita makan "


"Ayo Syil aku mau,katanya ada film yang rame juga" Raisa menggandeng tangan Arsyil.


Begitulah kiranya pasangan muda mudi , kesalah fahaman sering terjadi.Namun kembali kediri mereka bagaimana cara menyingkapinya.


***


^ Di rumah^


Setelah pertemuan tadi dengan Agung,Arka jadi kepikiran terus,dia tau bagaimana Vina.


Diruang kerja Arka masih termenung memikirkan itu,yang sangat dia takuti adalah perasaan Istrinya Aluna,dia yang pasti akan lebih tersakiti. Maka yang harus dia lakukan adalah melindungi Aluna sebisa mungkin,meskipun dia tau tidak akan selalu ada untuknya selama 24 jam.


Kelakuan dulu benar benar menjadi boomerang untuk dirinya sendiri,menyesal pun sudah tidak mungkin,kini yang harus dia lakukan adalah hidup dengan pribadi yang lebih baik.


"Kak Arka.." Seru Aluna setelah dia berniat masuk ke ruang kerja Arka,namun dia melihat Arka sedang melamun.


Alunamendekati Arka,"Kak.."


Namun belum ada sahutan dari Arka,Aluna mendesah kecil,hingga akhirnya pikiran licik dan mesum berlayar di otaknya.


Sambil terkekeh dia duduk dipangkuan Arka,dan tentu saja Arka terhentak dari lamunannya.


"Lagi ngelamunin aku ya.." Kelakar Aluna .


"Astagfirllah Yank kamu ngagetin aku deh"Omelnya.


"Abis dari tadi kamu ngelamun aja,aku panggil gak ada sahutan"


"Heheh,kamu lagi ngapain sekarang !!jadi menggoda aku hem !!"


Aluna hanya terkekeh,dia lantas turun dari pangkuan Arka.


"Kamu kenapa sih kak ?ada yang kamu pikirin?"


"Eh..kamu mau kemana ?kamu harus tanggung jawab Yank" Arka tak menyahut pertanyaan Aluna ,dia justru malah memikirkan nasib juniornya.


"Hehe,maaf aku gak ada maksud buat ngebangunin junior kamu Kak"

__ADS_1


Aluna lari dari sana dan Arka mengejarnya,"Sini kamu,aku tangkap kamu ".


***


__ADS_2