
Pukul 02.00 dini hari.
Setelah lelah melakukan pergumulan diatas ranjang tadi mereka tertidur sambil berpelukan,Namun Aluna terbangun karena merasa lapar,dilihat Arka terlelap dengan tengkurap,Aluna bangun dari tidurnya,dia pakai baju tidurnya dan melangkah ke dapur.
Di rumah sudah sepi,mungkin karena sudah malam juga malah mau ke subuh.Aluna mencari makanan yang bisa dimakan ,namun hanya ada biskuit saja.
Dan tiba tiba dia ingin sesuatu,dia naik ke atas dan membangunkan Arka.
"Kak..Kak Arka bangun" Arka masih bergeming
"Kak ..." Sekali lagi Aluna menggoyangkan badan Arka namun masih sama.
Aluna nampak berfikir lalu dia teriak "Maling....!!!!"
Jelas Arka terhenyak dari tidurnya,"Mana maling nya mana ??" Dia celingukan ditempat tidur,Aluna malah cekikikan.
"Yank kamu gak apa apa ?malingnya mana ?"
"Hahahah,Kak itunya tutup dulu iih,Maaf gak ada Maling kok" Aluna berkata .
"Hah !!maksudnya gimana ?"
"Hahahahah,maaf Kak aku berbohong,abisnya kakak susah dibangunin nya dari tadi"
Bahu Arka merosot dia sudah dikibuli istrinya sendiri,dia lantas duduk kembali dan mengenakan celana boxernya.
"Iih kamu Yank bikin kaget aja,gimana kalau aku jantungan coba" Gerutunya .
"Heheh,maaf Sayang ,maaf ya" Aluna memegang dada Arka dan dia memasang wajah yang so imut.
"Jangan gitu mukanya,nanti kamu aku makan lagi" Kelakarnya.
"Emang aku makanan" Cebik Aluna.
"Ada apa Yank bangunin tengah malam gini ?"Tanya Arka dengan mata yang masih mengantuk
"Aku laper.."
"Laper !!jam segini ?"
"Iya,aku mau dibikinin nasi goreng sama kamu Kak ,kamu yang masak"Rengek Aluna.
"Hah !!apa kamu bilang ,kamu mau aku yang masak ?Ya ampun Yank,pegang kompor aja aku gak pernah"
"Ayolah Kak ini kan kemauan anak kita juga,ya..ya..ya" Aluna mengedip ngedipkan matanya.
"Tapi Yank ,aku gak bisa masak iih"
"Bisa,ayo pokoknya turun.." Aluna memaksa Arka untuk turun ,dengan tanpa baju dan hanya memakai celana panjang saja,Arka sudah ada di depan dapur dengan memakai afron terlihat dia begitu seksi.
Aluna yang duduk di depan begitu terpesona melihat Arka seperti itu," Kamu seksi Kak"Ucapnya sambil terkikik geli.
Arka hanya cemberut,seumur umur baru kali ini dia menyentuh alat alat dapur.
"Yank,lepas iih geli tau,katanya suruh masak tapi malah peluk peluk"
"Abisnya Kakak seksi sih ,"Aluna malah memeluk Arka dari belakang.
__ADS_1
"Yank ini gimana lagi ?" Arka sedang kebingungan saat itu.
"Iih kamu mah Kak,gini nih,ini gini,lalu gini dan gini" Terang Aluna sekarang malah bergantian Arka yang memeluk Aluna.
"Terus,,terus Yank ?"
"Terus kasih ini,lalu gini ,dan gini" Aluna menjelaskan nya pada Arka,namun dia baru sadar saat Nasi goreng itu sudah mau jadi.
"Iihh Kak Arka kenapa jadi aku yang masak !!kan aku minta dibuatin kakak" Alun cemberut dan terus menggerutu.
Tapi dia tetap menghabiskan nasi goreng itu dengan lahap,dan diwaktu itu mereka habiskan untuk berdebat di dapur,hingga sampe jam tiga mereka baru melanjutkan tidurnya.
***
"Mami..." Aluna teriak dan berlari menemui Mami dan Papi.
"Eh..Eh jangan lari lari Lun,inget ada nyawa disini" Tegur Mami sambil mengusap perut datar Aluna.
"Hheheh,maaf Mi habisnya kangen sama Mami sama Papi juga." Jelasnya.
"Mami juga kangen kamu,tapi harus ingat disini ada calon cucu Mami.Makasih ya sayang,kamu jaga kesehatan jangan kecapean ,jangan stres apa lagi" Tutur Mami.
"Iya Lun,kamu jangan kecapen ya,ada yang kamu mau gak ?" Tanya Papi.
"Iya Mami,iya Papi Insya Allah. Emmm gak Pi lagi gak pengen apa apa."
"Kalau pengen apa apa bilang ya Sayang sama Mami. Mami mau disini selama satu minggu,pengen nya terus disini biar bisa nemenin kamu"
"Iya siap Mi,bener Mi disini satu minggu Aluna jadi ada temen dong"
"Iya Sayang.."
***
Siang hari
"Luna......." Teriak Seva saat dia baru sampai dirumah nya.
"Seva..." Balas Aluna mereka saling berpelukan .
"Ya ampun aku seneng banget denger kamu hamil,aku mau jadi Tante yeah..."Seva teriak kegirangan.
"Iya Alhamdulillah Sev,ayo masuk dulu Sev" Ajak Aluna.
Aluna membawa Seva ke taman belakang untuk mencari udara segar disana .
"Sekarang usia kandungannya berapa minggu Lun ?"
"Emmm,mau jalan lima minggu Sev"
"Uhhhh,gimana rasanya ?"
"Rasanya menyenangkan,tapi banyak mual juga sama badan lemes aja"
"Jadi pengen ngerasain deh"
"Ya nikah dong,gimana sama Kak Agung ?"
__ADS_1
"Maunya gitu,tapi kayanya Kak Agung belum mau ke tahap itu,aku baik baik aja kok sama dia"
"Ya syukur deh kalau begitu,semoga langgeng aja ya"
"Iya Amin.."
Aluna dan Seva masih bercakap cakap banyak hal,Seva satu satu nya teman Aluna yang paling baik dan tentu setia,sampai sekarang pun dia masih setia disisi Aluna.
Karena merasa bosan,Aluna mengajak Seva untuk jalan jalan keliling komplek saja,Aluna juga pengen makan DimSum yang letaknya ada diujung komplek,dengan ditemani pengawal tentunya itu juga sudah atas ijin dari Mami.
"Tapi jangan jauh jauh ya Sayang,Arka udah berpesan sama Mami harus jaga kamu"
"Iya Mi tenang aja,ini kan kemauan dede utun mau makan langsunh disana"
"Iya..iya ya udah ,hati hati ya dan jangan lama "
"Iya siap Mi"
Aluna dan Seva sudah bersiap siap
Mereka pergi hanya jalan kaki,karena itu kemauan Aluna juga .
Aluna memesan sesuai yang dia mau tadi,setelah mereka sampai ditempat tujuan,Aluna makan dengan lahap.
"Lun,makannya pelan pelan deh" Tegur Seva yang melihat Aluna makan tergesa gesa.
"Ini juga udah pelan pelan Sev,anak aku kan lagi pengen ini banget" Kilahnya.
Seva hanya mencebik saja.
Tanpa mereka sadari ada yang menatap nya dari tadi ,bahkan tatapan matanya tersirat kemarahan dan kebencian.
Orang itu memfoto kegiatan Aluna dan Seva dan mengirimkannya pada seseorang.
Aluna dan Seva masih saling bercakap cakap,mereka kalau bersama kadang lupa waktu.
Tak lama telepon berdering ,terlihat nama Arka,Aluna mengangkat teleponnya segera.
"Yank,kamu lagi dimana ?sekarang kamu pulang !!" Ujar Arka dari balik telepon.
"Aku lagi makan dulu sama Seva Kak,gak jauh Kok dari rumah ,sama pengawal juga"
"Aku bilang pulang sekarang !! " Ada nada membentak disana,tentu membuat Aluna terperanjat kaget.
Arka menutup teleponnya,pengawal juga meminta Aluna segera pulang,dengan tergesa gesa dan tak mengerti Aluna dan Seva pergi dari sana.
***
Arka sedang mengerjakan laporan perusahaan,tak lama dia mendengar suara chat masuk awalnya dia mengabaikan namun melihat sebuah foto dia langsung membuka itu.
"Lihat lah mangsa menyambutku Sayang" Chat orang itu sambil mengirim foto Aluna dan Seva.
Jelas Arka murka,dia telepon orang yang mengirim foto itu,tapi langsung tidak aktif.Arka segera menelpon Aluna.Dia terlihat marah namun dia juga sedikit menyesal sudah membentak nya tadi.
Namun kekhawatiranya lebih tinggi,dia takut terjadi apa apa dengan Aluna.Dengan terburu buru dia ijin pada Erfan dan bergegas pulang kerumah.
__ADS_1
Beberapa doa dia panjatkan agar tidak terjadi apa apa pada Aluna.
***