Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
#Bab 40 "Mencoba Percaya"


__ADS_3

#Pov Naura


Pagi itu seperti hari buruk ku,dengan mata kepala ku sendiri aku melihat Ka Ardi sedang memeluk Ka Bella dengan tanpa pakaian,dan pikiran buruk pun berkeliaran diotak ku, Aku marah,aku sedih dan tentu aku terluka.


Aku tau kita menikah karena paksaan dan keadaan,tapi aku tak pernah berpikir kalau ka Ardi sebegitunya tak menginginkan aku.


Aku pikir setelah kejadian kemarin kemarin berlibur dengannya membuat dia mau menerimaku. Tapi setelah melihat kejadian tadi, Rasanya tidak..


Aku hanya bisa menangis ,dan aku pergi dari tempat itu tanpa mendengar penjelasannya,aku hanya terlalu takut untuk mendengar penjelasannya,walaupun begitu banyak pertanyaan dalam benakku ini.


Hubungan apa yang mereka jalani,atau mereka sudah saling kenal lama kah?,atau memang mereka sudah menjalin hubungan saat sebelum menikah dengan ku..!! Rasanya aku tak percaya,dulu dia kakak iparku ,pria yang begitu mencintai ka Nayla,tapi apa sekarang yang aku lihat.


Sungguh saat ini hatiku sangat terluka,aku berniat untuk pulang tapi entah aku malah membelokan setir motorku ke arah rumah Bunda,dengan perasaan yang masih kalut tanpa memikirkan hal selanjutnya,aku menangis tersedu sedu dipelukan Bunda.


Aku tau harusnya aku tidak disini,dengan aku disini dirumah Bunda hanya akan memperkeruh suasana,hingga akan membiarkan mereka ikut campur urusan kita,yang seharusnya hanya kita yang menyelesaikannya.


Tapi karena terlanjur menangis,aku hanya berkata aku sedikit berselisih paham dengan ka Ardi saat Bunda terus bertanya ada apa denganku..


Sesaat setelahnya Ka Ardi datang,tapi entah aku tak mau melihatnya,hati ku sungguh terluka,hingga aku mengusirnya pergi dari situ. Ka Ardi pun pergi,tapi tidak keluar rumah hanya menjauh dariku.


Bunda kembali menenangkan ku,terlihat dari raut wajahnya kalau beliau merasa curiga akan kita,tapi beliau tidak mau bertanya banyak,hingga aku pun merasa lelah karena banyak menangis,aku terlelap tidur di sofa.


Dan saat aku terbangun ka Ardi sudah tidak ada,Bunda kembali memelukku dan menangis ,aku tak mengerti ada apa dengan Bunda,hingga Bunda pun menceritakan kalau ada seseorang yang mengirimi dia foto saat Ka Ardi dengan Ka Bella.


Bunda sangat marah hingga mengusir ka Ardi dari rumahnya,itu yang dikatakan asisten dirumah Bunda.


Hingga malam pun tiba,ya memang tadi siang Bunda menyuruh Ka Ardi datang lagi setelah Ayah pulang. Dan disinilah kami berada.


Ayah sempat memukul Ka Ardi sesaat dia datang,tapi aku mencegahnya,dan saat ini ka Ardi menceritakan semuanya pada kami.


Awalnya aku tidak percaya,tapi saat melihat matanya tidak ada kebohongan dari matanya,hingga membuat aku sedikit goyah.

__ADS_1


Dibenak ku masih banyak pertanyaan,apa benar sebegitu obsesinya ka Bella yang ingin memiliki ka Ardi ..!! Akupun memutuskan mencoba percaya padanya.


Ya aku serahkan semua pada ALLAH SWT,insya Allah akan terjawab jika itu benar atau salah.


Ka Ardi mengajakku pulang,dan aku pun mengiyakan ajakannya. Selama diperjalanan pulang aku hanya diam,begitupun dengan Ka Ardi tapi tangan kirinya tak lepas dari tanganku,seakan dia terus meminta untuk percaya padanya .


Kita sudah sampai dirumah,aku menidurkan Aluna ditempat tidurnya,dan aku bergegas untuk ke kamar mandi. Setelah itu aku merebahkan tubuhku ditempat tidur,aku merasa lelah dan akhir akhir ini juga aku sering merasa pusing terkadang mual.


Tapi sebelum aku memejamkan mataku,Ka Ardi terlihat masuk ke dalam kamar,dia mengelus rambutku dan mendaratkan ciuman keningku.


"Ra,percaya lah sama kakak,dengan kamu percaya itu akan jadi kekuatan buat kakak,kakak pasti akan menemukan buktinya.."


Aku bangun dari rebahan ku,aku memegang tangan Ka Ardi.


"Ka,mungkin kakak tau saat ini Naura sangat terluka,,berat untuk percaya setelah apa yang Naura lihat,tapi satu hal Naura bakalan serahkan semuanya pada Allah SWT,dengan begitu semua akan terbukti nantinya,Allah aja mampu memaafkan hambanya apalagi kita sebagai manusia.."


"Makasih Ra,maafin kakak.."


Ka Ardi memeluk ku dan kembali mendaratkan kecupan dipucuk kepalaku beberapa kali,terdengar sesegukan sepertinya dia menangis.


****


"Lepasin Ar sakit....!!!"


"Gue tau ini rencana loe,loe maunya apa sih Bel,gak bisa apa lihat gue bahagia,dari dulu loe terus ganggu gue.."Bentak Ardi pada Bella.


"ya gue pengin milikin loe lah.."Batin Bella


"Maksud kamu apa Ar,disini gue korban,loe udah ambil keperawanan gue dan loe harus tanggung jawab Ar.."Ucap Bella lagi dengan wajah palsunya.


"Denger ya gue gak merasa gue udah ngelakuinnya sama loe,gue benar benar yakin ini rencana busuk loe ,asal loe tau gue akan kemakan rencana loe ini,gue yakin loe udah gagal..!!!"Ucap Ardi masih dengan nada geram,ingin rasanya dia melayangkan pukulan kewajah penuh kepalsuan itu.

__ADS_1


"ck,,sejauh apapun loe gakkan nemuin rencana gue Ardi sayang,itu baru rencana A,tunggu rencana B nya ya sayang ku.."Batin Bella kembali dengan menyunggingkan senyum liciknya.


"Ar,kamu sungguh tega ya,kamu harus tanggung jawab Ar.."


"Wow..wow..wow Si nene sihir ini ternyata aktingnya sungguh bagus ya..sangat pantas dijuluki ratu akting.."Ujar Randi yang tiba tiba datang.


"Apaan sih si kutu kupret ini ikut campur aja urusan gue ..".


"Kalian sungguh kejam ,apalagi kamu Ar setelah kamu lakuin itu kamu mau pergi gitu aja,kamu sungguh kejam Ardi hiks..hiks..hiks..."


"ck,Air mata Buaya tuhhhh...!!!"


"Udah lah Ran kita pergi aja.."Ajak Ardi.


"Awas aja loe nene sihir.."ucap Randi lagi.


Mereka pun bergegas pergi dari sana dan menuju ke ruangan Ardi.


"Sialan emang tuh nene sihir,aktingnya luar biasa,ingin gue tampol tuh muka palsunya itu.."Gerutu Randi..


"Hhhhh...apa lagi gue Ran,gimana apa yang udah loe dapat Ran..?


"Kemarin gue ke hotel tempat loe itu,tapi gue tanya tanya ga ada yang lihat loe disana,gue coba lacak no yang kirim foto ke Naura juga Bunda,gak kelacak Ar.."


"Arghhhhh,,gimana ini Ran..!!"


"Sabar bro,gue bakalan cari lagi..Naura gak marah lagi sama loe..?"


"Gue ga tau dia marah apa gak,tapi melihat sikapnya dia seperti biasanya,tapi gue tau hatinya terluka.."


"Naura memang sama dengan Nayla,punya hati yang tulus dan selalu memaafkan orang lain.." Ujar Randi

__ADS_1


"Sabar bro.."Ucapnya lagi dengan menepuk pundak Ardi.


***


__ADS_2