Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
^Season 2^ Eps 29


__ADS_3

"Ardi,Randi !!"


"Andri !!"


"Ayo ,ayo silahkan masuk,duduk dulu" Tutur Naura.


"Kamu Ayahnya Aluna ?"Tanya Papi Andri.


"Iya,kamu ?"


"Iya Aku Papinya Arka "


"Wah,kalian emang ditakdirkan berjodoh untuk bersama lagi,ckckckck" Seru Randi.


"Apa kabar Ar ?" Sahut Papi


"Ckck,takdir emang mengajak gue bercanda,calon besan lagi loe,gue sehat,"Seru Ardi.


"Papi,kenal sama Om Ardi ?" Tanya Arka .


"Iya,kita teman waktu SMA dulu"


"Ck,teman makan teman" Celetuk Ardi.


"Mas,kenapa ngomong kaya gitu sih !!!" Tegur Naura.


"Mereka ini dulu musuh bubuyatan Ra,mereka selalu bersaing dalam segala hal,pada tidak mau kalah" Celoteh Randi.


Ya Papi Andri dan Ayah Ardi memang saling kenal sejak SMA bersama Randi juga,mereka sempat bersahabat namun karena wanita membuat hubungan mereka sedikit renggang dan setelah lulus ,mereka berpisah.


"Iya dan dia selalu mengambil apa yang gue punya" Celetuk Ardi lagi.


"Siapa bilang gak gitu ya Ar,dianya aja yang pengennya sama gue,bukan sama loe"Balas Papi .


"Mami gak ngerti ,kalian ngomongin apa ?kalau emang kalian saling kenal harusnya ,saling sapa yang benar" Omel Mami.


"Dia yang mulai Mi,sepertinya dia masih dendam sama Papi,karena dulu pacarnya Papi rebut"Seru Papi.


Pernyataan Papi membuat beberapa pasang mata disana menertawakan Ardi.


"Ya ampun ,jadi Ayah punya pengalaman seperti itu ya" Ujar Arsyil sambil tertawa.


"Diam kamu !!!"Sentak Ardi.


"Mas udah iih.."


"Iya malu maluin kalian ini,inget niatnya mau apa sekarang,udah jangan ada dendam lagi Ar,dia bakalan jadi Besan Loe"Kelakar Randi.


Ardi mendengus kesal,dia tidak menyangka kalau Orang tuannya Arka,orang yang dia kenal dulu.


"Maafkan kelakuan suami saya ya.." Terang Naura.


"Sama suami saya begitu,begini kedatangan kami kemari,kalian juga sudah tau pasti mau apa,kami selaku Orang tuanya Arka mau meminta maaf atas kelakuan dia ,terutama pada Aluna anak kalian,saya sebagai Orang tua merasa sangat malu mengingat apa yang dia lakukan."


"Sungguh kalau saja Kami tau kejadiannya saat itu mungkin kami akan menyuruhnya cepat untuk bertanggung jawab,namun dia harus dihukum dengan cara lain." Tutur Mami


"Mami Arka dan Papi Arka, semua sudah berlalu, Aluna sudah bangkit dari masa menderitanya,dia sudah bisa menjalani hari harinya kembali,dan sekarang Aku bersyukur ternyata Arka mau mempertanggung jawabkan kesalahannya"Tutur Naura.


"Gue emang sempat kecewa akan apa yang telah anak loe lakukan pada anak gue,bahkan selama lima tahun dia menderita,dia tidak mau mengenal dunia luar,rasa trauma nya masih sangat banyak,Gue sempat mencari siapa yang sudah melakukannya, namun selama itu Aluna hanya diam tidak memberi tahu siapa,dia hanya takut yang katanya keluarganya Arka orang yang berkuasa"


"Ck ,ternyata benar ,Loe ternyata Orang tuanya"Ujar Ardi.

__ADS_1


"Gue gak jadi menikahkan mereka"Ujar Ardi lagi tiba tiba ,membuat mereka kaget.


"Mas.." Tegur Naura


"Aku tak seburuk yang kamu kira Ardi,kalau anak aku melakukan kesalahan tentu dia harus dihukum,kalau saja aku tahu saat itu,aku pun akan menghukumnya dan akan memberikan keadilan pada Aluna,dan juga jangan bawa bawa masalah dulu Ar,"Tutur Papi


"Gue masih marah sama loe "Kelakar Ardi lagi.


"Ayolah Ar,jangan mempersulit mereka karena masalah kita dulu"


"Mas iih kamu ya.."Tegur Naura lagi.


"Gue yakin anak loe bakalan nyakitin Aluna,dulu aja dia sudah membuat Anak gue menderita" Cetusnya lagi.


"Mas,udh iih" Cecar Naura


"Gak Ra,aku gak percaya dia bisa membahagiakan Aluna"


"Om.."


"Udah Ar,loe jangan bawa masalah dulu dulu,si Arka kan sudah mau bertanggung jawab sama Aluna, jangan karena masalah pribadi loe,loe korbankan anak loe" Omel Randi.


"Arka.."Sahut Naura


"Iya Tante.."


"Tante memang bukan Bunda kandungnya dan bukan yang melahirkan Aluna, namun Tante sangat menyayanginya melebihi apa pun, maka Tante minta bahagiakan dia ya,jangan buat dia menangis"


Arka sempat kaget mendengar kalau Naura bukan Ibu kandung Aluna.


***


"Bunda.." Naura mengelus rambut Aluna dan memberikan pelukan padanya.


"Naura istri kedua saya,Bundanya Aluna sudah meninggal saat dia masih bayi,Dia yang merawat Aluna hingga kini" Terang Ardi.


Kedua Orang tua Arka dan Arka sendiri hanya menganggukan kepalanya,tanda mengerti.


"Insya Allah Om,Tante aku akan membahagiakannya, mencintainya,menjadikannya satu satunya dihati aku,jadi gimana Om aku gak jadi ditolak kan !!" Tutur Arka


"Awas aja kalau kamu berani menyakitinya,maka kamu harus hadapi Saya"Cetus Ardi.


"Ar,awas kamu jangan mengecewakan Papi lagi" Tegur Papi sambil memukul Bahu Arka.


"Loe udah maafin gue kan Ar,sorry lah dulu kan gue masih labil" Ujar Papi


"Ck,kalau bukan karena anak gue,ogah gue maafin loe"


"Sudah,,sudah silahkan diminum dan dimakan, kasihan makanannya melihat kalian dan dari tadi mereka gak dilirik lirik" Celetuk Randi,membuat ruangnya itu menjadi penuh tawa.


"Jadi kapan kita akan melangsungkan acaranya ?" Papi memulai lagi pembicaraan itu.


"Lebih cepat lebih baik Papi,Om" Celetuk Arka.


"Gak sabaran banget jadi anak" Omel Mami.


"Kita tergantung gimana baiknya aja,kalau harus secepatnya ya tidak apa apa secepatnya,kita tanya dulu pendapat kedua anak kita aja"Ucap Ardi.


"Gimana Nak,kamu maunya kapan ?" Tanya Naura pada Aluna.


"Tadinya Aluna pengen sesudah Wisuda aja,tapi gimana baiknya aja" Tutur Aluna.

__ADS_1


"Mending lebih cepat lebih baik Lun,enak kalau udah nikah ada yang meluk" Celetuk Randi


"Kakak iih kalau ngomong tuh ya" Sentak Lista.


"Tau nih Papah kalau ngomong gak pernah disaring" Kali ini giliran Raisa yang nyerang Papahnya.


"Ampun ampun ladies"


Semua orang selalu dibuat tertawa oleh kelakuan Randi.


"Begini saja bagaimana kalau 3 bulan lagi,kebetulan saat itu hari jadi pernikahan aku sama Maminya Arka,ya sekalian syukuran juga gitu" Saran Papi.


"Itu mah kamu ngambil kesempatan biar gak ngeluarin uang"Celetuk Ardi.


"Enak aja,uang aku gak akan habis"Celetuk Papi,membuat suasana jadi sepi,Papi menelah kata katanya,dia sadar sudah salah bicara.


"Udah ,udah acaranya mau di adain dimana ?"Naura mencoba mencairkan suasana.


"Aku pengin disini aja"Saran Ardi.


"Bagaimana kalau kita buat dua acara saja,disini juga diSurabaya,karena keluarga saya banyak yang di Malang" Saran Papi.


"Terserah,yang pasti saya mau juga di adakan disini"


***


Mereka sempat menegang karena berselisih pendapat,yang ini mau itu ,yang itu mau ini.


Namun pada akhirnya mereka sepakat akan mengadakan pesta pernikahan kedua anaknya 3 bulan kemudian yang akan di adakan di dua tempat Bandung dan Surabaya.


Setelah sore hari mereka pamit pulang ,namun tidak dengan Arka dia beralibi masih ingin berbincang bersama Arsyil,namun kenyataannya dia masih pengen sama Aluna.


Ditaman belakang Aluna,Arsyil,Arka dan Raisa sedang bercanda dan berbincang bincang ala kadarnya.


Sedangkan Naura dan Lista sedang berkutat didapur menyiapkan makan malam mereka.Ardi dan Randi mereka sedang berbincang juga diruang keluarga.


"Kak Arka menginap aja disini ,nanti kita maen PS bareng kayanya seru" Ajak Arsyil.


"Aku sih setuju aja,tapi gimana tuan rumah aja"Jawabnya sambil menaik naikan kedua alis ke arah Aluna.


"Gak ya,nanti kalian berisik" Cetus Aluna.


"Ya gak rame lah kalau gak berisik" Kelakar Arsyil,dan dapat sambutan tos dari Arka.


"Tau ah,aku mau bantu Bunda sama Tante aja,Raisa ayo ikut Kakak"


"Eh,,iya Kak"


* Malam pun tiba


Makanan sudah siap saji dimeja makan,meka makan jadi penuh diisi semuanya,suasana semakin riuh dengan adanya mereka terutama Randi tak selalu mengeluarkan jokesnya.


"Udah..udah ah jangan bercanda aja ,ayo makan dulu"Omel Naura.


"Ayo Arka dimakan"


"Iya Tante" Senyumnya mengembang


Dan makan malam pun berlangsung,Arka merasa sangat senang ada ditengah tengah keluarga Aluna,dia juga akhir akhir ini selalu dapat perhatian lebih dari kedua Orang tuanya,Semua berbeda tidak seperti saat saat dulu,kini dia merasakan kebahagiaan itu.


**⚘⚘**

__ADS_1


__ADS_2