Menikah Dengan Kakak Ipar

Menikah Dengan Kakak Ipar
#Bab 38 "Rencana Jahat Bella"


__ADS_3

"Apa aku gak begitu baik buat kakak,apa yang aku lakuin ini ga ada apa apa nya buat kakak,sampai kakak lakuin ini sama Naura,kalau memang kakak gak bahagia sama Naura,lepaskan Naura ka.."


"Ra,ini salah paham..tolong dengerin dulu kakak.."


"Kakak mau bilang apa,sudah jelas apa yang aku lihat kaaaa....."Teriak Naura


"Pergi dari sini,pergi dari hadapan aku...pergiiiiiiiiii..."Teriak Naura kembali.


*****


"Lihat saja ,aku bakalan pisahin siapa saja yang dekat dengan kamu Ardi,aku bakalan lakukan apa saja untuk mendapatkan kamu..dan kamu anak bau kencur jangan berharap kamu bisa dapatkan Ardi sepenuhnya.."Batin Bella.


Setelah pertemuan nya dengan Naura dan juga Ardi,Bella semakin murka saat dia tahu siapa istri Ardi,dan dia juga sedang merencanakan sesuatu untuk membuat Naura dan Ardi berpisah..


Ambisinya yang mencintai Ardi membuatnya semakin ingin memilikinya,dengan segala cara dia akan lakukan.


****


"Udah jam 9 ka Ardi ko belum pulang ya,handphonenya juga ga aktif.."Gumam Naura dengan nada cemas.


Ya semenjak sore handphonenya Ardi gak aktif,padahal sebelumnya dia mengabari Naura kalau dia akan segera pulang.


Naura juga sudah menelepon Randi,dan Randi bilang kalau Ardi sudah menuju ke tempat pulang saat tadi keluar kantor pukul 4.


Naura masih gelisah menunggu Ardi,dan bingung kemana suaminya itu.Hingga kantuk pun menghampirinya ,dan dia pun terlelap tidur di sofa ruang tamu.


Hingga pagi pun tiba ,Tapi Ardi masih belum terlihat pulang.Naura memicingkan matanya saat mendengar suara tangis Aluna di dalam kamar,dia pun berlari dan segera menggendong Aluna.


Rasa cemas dan campur dengan rasa curiga menyelimuti Naura ,bagaimana tidak dalam semalam Ardi masih belum pulang.


Setelah meredakan tangis Aluna,Naura bergegas mencari handphone nya,dia membuka handphonenya dan mendapat chat wa dari orang yang tidak dikenal,orang itu memfoto bagian belakang Ardi dan seseorang,orang itu juga bilang kalau dia memfoto itu sebuah hotel,dia bilang kalau dia mengenal aku dan Ardi,makanya dia memberitahu aku foto itu .


Naura kaget melihat foto itu,walaupun hanya dari belakang ,tapi Naura bisa lihat jelas kalau itu suaminya Ardi,dan dia sedang merangkul seorang wanita,bahkan posisinya saat sedang akan membuka pintu kamar hotel.


Naura pun bergegas ke kamar mandi ,dan siap siap untuk mengecek ke hotel yang diberitahu orang tadi,tapi sebelumnya dia menitipkan Aluna dulu di tempat Bunda.


Setelah itu dia bergegas pergi dan sampai lah dia hotel yang dituju dan segera masuk dan mencari kamar yang dia tau sebelumnya.


Dengan bertanya pada resepsionis dia pun menemukan kamar yang dia tuju.


Naura mengetuk pintu berkali kali dengan perasaan yang campur aduk.Tapi pintu tidak mau terbuka,dan dengan bantuan petugas hotel dia bisa membuka pintu tersebut,awalnya petugas itu tidak mau,tapi karena Naura memohon dan mengatakan kalau itu suaminya.


Naura masuk ke dalam kamar tersebut..dia amat sangat terkejut melihat Ardi yang tertidur dengan memeluk Bella.Naura berteriak histeris .


"Kakak....!!!!!""

__ADS_1


Ardi memicingkan matanya ,dia kaget melihat dirinya ditempat lain,dan dia lebih kaget saat disebelahnya ada Bella,dan dia beralih menatap Naura.Dia memakai bajunya dan segera menghampiri Naura .


Naura masih menangis,air matanya sudah berjatuhan dengan deras dipipinya,dia tidak menyangka apa yang baru saja dia lihat.


"Ra,dengerin kakak dulu Ra.."


"Lepas...lepasin tangan kakak dari tangan Naura.."


"Ra please kakak juga ga tau kenapa kakak bisa ada disini,please dengerin kakak.."


Bella yang masih ada dibalik selimut dia tersenyum licik,betapa bahagianya rencananya itu bisa berhasil.Tapi dia pura pura menangis seakan akan dia korban.


"Ardi kamu harus tanggung jawab apa yang kamu lakuin sama aku semalam,kamu harus tanggung jawab Ardi.."Seru Bela sambil menangis pura puranya.


Naura membulatkan matanya,dia semakin terluka mendengar pernyataan Bela.Tangisnya semakin menjadi.


"Ra please jangan dengarkan dia,itu gak seperti apa yang dia bilang,sungguh kakak tidak tau apa apa Ra.."Ucap Ardi yang masih terus berusaha memegang tangan Naura ,tapi lagi lagi Naura menepisnya.


"Lepas...!!!"Naura pergi meninggalkan Ardi dengan motor yang tadi dia pakai,dengan kecepatan tinggi dia mengendarai kendaraan nya tidak menuju rumahnya tapi menuju rumah Bunda .


Ardi pun bergegas mengikuti Naura.


****


Flashback On


"Bro,gak mampir mampir dulu kemana gitu..?"


"Gak,gue masuk langsung pulang,pengen peluk bini gue.."


"Ck,mentang mentang punya bini loe.."


"Ya iya lah,makanya cepet nikah.."


"Ya belum ada jawaban gue.."


"Hahahah nasib loe emang..Sabar bro.."


Ardi pun bergegas masuk ke dalam mobilnya dan mengendarainya,saat baru satu kali belokan,dia melihat Bella yang hampir tertabrak olehnya,dia pun turun dan menghampiri Bella.


"Kamu kenapa Bell !!ga papa kan ..?"


"Aku gak papa Ar,Ar tolong bawa aku dari sini,tolong Ar aku mohon..."Mohon Bella.


"Emang kamu kenapa Bell..?"

__ADS_1


"Please aku mohon,nanti aku ceritakan ,sekarang aku mohon bawa aku pergi dulu dari sini.."


"Baiklah.."


Bella pun naik ke dalam mobil Ardi masih sambil menangis..Ardi hanya diam,tanpa banyak bertanya,walaupun dia penasaran ada apa.


Ardi mengendarainya mobil menuju ke kediaman Bella,tapi Bella menyuruh Ardi mengantarnya ke tempat sodara nya.


Setelah sampai disana Bella bergegas turun,tapi tidak dengan Ardi,Ardi masih bergeming ditempatnya,sampai dirasa Bella sudah turun diapun menyalakan mesin mobilnya,tapi terhenti tatkala ada sesorang yang mengetuk pintu mobilnya.


"Ardi ya.."Ucap orang itu


Ardi membuka kaca jendela nya,nampak teman lamanya dulu waktu SMA,dia pun turun dan mengobrol dengan temannya itu,karena masih kangen sudah lama tak bertemu ,orang itu pun menyuruh Ardi masuk ke dalam rumahnya.


Ardi pun tak menolak,didalam rumahnya mereka mengobrol ngobrol,hingga tak terasa waktu sudah magrib,Ardi bergegasa akan pulang,tapi saat akan pulang di belakang ada yang memukulnya,hingga dia jatuh pingsan tak sadarkan diri.


Dan saat itulah Bella melancarkan rencananya,sesorang itu juga saudaranya Bella yang sama sama bekerja sama dengan nya,dengan imbalan uang pastinya .


Ardi dibawa ke sebuah hotel,dia ditidurkan disitu,Ardi sempat sadar tapi dia kembali tertidur saar Bella mencampurkan obat tidur ke dalam minuman Ardi,hingga dia tak sadarkan diri sampai pagi itu..


Flashback Off


****


Ardi sudah berada di rumah Bunda dan dia bergegas masuk,nampak terlihat Naura yang sedang menangis dipelukan Bunda.Bunda tak mengerti yang tiba tiba Naura datang dan menangis seperti itu.


Ardi menghampiri Naura dan Bunda.


"Ra,kakak mohon kita bicarakan dulu ,dengarkan kakak dulu Ra.."


"Apa aku gak begitu baik buat kakak,apa yang aku lakuin ini ga ada apa apa nya buat kakak,sampai kakak lakuin ini sama Naura,kalau memang kakak gak bahagia sama Naura,lepaskan Naura ka.."Masih dengan sesegukan ,Naura mengutarakan hatinya


"Ra,ini salah paham..tolong dengerin dulu kakak.."


"Kakak mau bilang apa,sudah jelas apa yang aku lihat kaaaa....."Teriak Naura


"Pergi dari sini,pergi dari hadapan aku...pergiiiiiiiiii..."Teriak Naura kembali.


"Ra.."


"Ar,Bunda tak mengerti apa yang terjadi sama kalian,tapi mungkin saat ini Naura ingin sendiri dulu,biar Bunda yang bicara sama Naura"


"Ini salah paham Bunda,Ardi ingin kalian percaya sama Ardi.."Ucapnya lagi .


"Iya Ar,biar Nanti kamu jelasin sama Bunda apa yang terjadi,tapi sekarang tolong biarin Naura sendiri dulu.."

__ADS_1


Dengan wajah lesu Ardi pun melangkah,memilih duduk dikursi belakang,dia masih memikirkan apa yang terjadi tadi malam,seingat dia kemarin sore dia berada dirumah Sandi teman lamanya itu,tapi kenapa tiba tiba dia berada dihotel.


****


__ADS_2